NovelToon NovelToon
TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

TRANSMIGRASI CEIRA: TERJERAT CANDU LIAR EMPAT PENGUASA

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Harem / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: namice

Status adik angkat tak pernah membuatku aman dari mereka."

​Bertransmigrasi ke tubuh figuran yang diangkat anak oleh keluarga Sterling, Ceira berniat kabur dari alur novel. Namun, jiwa barunya yang tangguh justru memicu obsesi gelap Kaiser dan King Sterling.

Satu tubuh adik angkat, dua raga kembar, dan empat jiwa penguasa yang terobsesi mengunci hidupnya. Lari bukanlah opsi saat jerat liar mereka sudah mengunci mati.

"Mampukah dia lolos dari jerat liar mereka?"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon namice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ciuman di Balik Kaca Gelap dan Senyum Beracun di Kampus

​Pagi hari di Kediaman Sterling tidak pernah dimulai dengan ketenangan atau kedamaian yang wajar. Di dalam garasi bawah tanah yang sangat luas dan steril, diterangi pendar lampu LED putih kebiruan yang memantul megah di atas kap deretan mobil mewah berkeamanan tingkat tinggi, sebuah sedan hitam legam berlapis baja sudah siap siaga menanti. Namun, sebelum pintu berat mobil itu ditutup rapat oleh kepala pengawal pribadi, atmosfer di dalam jok belakang sedan mewah tersebut justru terasa begitu panas, pekat, dan menyesakkan dada.

​Ceira duduk terjepit di sisi lelaki yang telah merenggut seluruh kebebasan hidupnya.

​Pagi ini, Kaiser yang mengambil alih kemudi kesadaran sepenuhnya, ia telah menjelma menjadi Zero. Sifat buas, posesif mutlak, dan sisi gelap paling berbahaya yang tak pernah mengenal kata ampun. Sebelum sekat kaca privasi mobil dinaikkan sepenuhnya untuk memisahkan kabin pengemudi dan penumpang, Zero langsung bergerak tanpa aba-aba. Tangan kokohnya menyambar pinggang ramping Ceira, membawanya jatuh tersentak ke dalam dekapannya yang keras seperti dinding besi.

​"Dengarkan aku baik-baik, Kucing Kecil," bisik Zero tepat di bibir Ceira, suaranya terdengar begitu berat, serak, dan berbahaya hingga menggetarkan gendang telinga. "Hari ini hari pertamamu menginjakkan kaki lagi di kampus. Jangan pernah coba-coba menebar senyum pada pria manapun di sana, atau aku sendiri yang akan melumat bibir ini hingga habis sampai tidak ada satu pun manusia yang bisa melihatnya."

​Belum sempat Ceira melayangkan protes atau memalingkan wajah untuk menghindari tatapan itu, Zero sudah merangsek maju.

Zero langsung menciuman bibir Ceira, ciuman yang menuntut, liar, dan beringas langsung membungkam napas Ceira tanpa ampun. Zero melumat bibir Ceira tanpa belas kasihan, menghisapnya rakus hingga Ceira terpekik tertahan. Tangan besarnya mencengkeram tengkuk Ceira dengan kuat, memastikan gadis itu tidak bisa menghindar barang sedetik pun dari klaim mutlaknya.

​Saat paru-paru Ceira terasa terbakar dan pasokan oksigennya benar-benar habis, Zero menarik wajahnya sejenak. Benang perak tipis menyambung basah di antara bibir mereka yang membengkak parah. Wajah Ceira sudah merah padam, napasnya memburu dengan dada naik-turun tak beraturan.

​Namun, siksaan manis itu ternyata belum berakhir.

​Kaiser, yang kesadarannya sempat bergantian mengambil alih sesaat, mencondongkan tubuhnya dengan tatapan tajam yang menyimpan bara api cemburu membara. Pria itu melanjutkan apa yang ditinggalkan Zero. Ciuman kedua yang diberikan Kaiser terasa jauh lebih dalam, menuntut, dan seolah ingin menelan mentah-mentah bibir Ceira yang kini sudah kebas dan mati rasa.

​"Itu sebagai pengingat, bahwa bahkan sebelum kamu menjejakkan kaki di luar sana, setiap jengkal tubuh dan bibirmu sepenuhnya adalah milik kami," bisik Kaiser parau di daun telinga Ceira yang bergetar ketakutan.

​Sampai kapan semua ini akan berakhir? Batinnya bertanya-tanya cemas di tengah hantaman rasa takut mencekam. Rasanya aku tidak bisa bernapas... keempat pria ini terlalu posesif dan mengerikan. Mungkin jika hanya menghadapi satu orang, aku masih bisa melawan atau mencari celah... tapi mereka bagaikan empat orang berbeda yang satu dalam tubuh mematikan dengan kemampuan dan alter ego yang mengerikan. Empat raja iblis tampan. Bagaimana aku ahrus bertahan hidup di sangkar mereka? aku tetap harus mencari cara dan celah.

​Mobil mewah berkeamanan tinggi itu mulai melaju meninggalkan gerbang mansion. Kendaraan tersebut berjalan dengan kecepatan tinggi di atas jalan tol khusus, namun bagi Ceira, detik demi detik yang berputar terasa begitu lambat dan menyiksa. Di tengah keheningan kabin belakang, Kaiser tiba-tiba menarik tubuh Ceira lebih dekat, mengangkat dan mendudukannya secara paksa ke atas pangkuannya.

​Deg...

"Kak." ​Jantung Ceira berdegup kencang menghantam tulang rusuknya.

​"Memikirkan apa, hmm?" tanya Kaiser dengan nada suara mengintimidasi yang sarat akan bahaya, sementara jemari besar pria itu dengan lembut namun menuntut mengelus bibir Ceira yang bengkak, membuat sekujur tubuh gadis itu gemetar hebat.

​"Tidak, Kak... aku tidak memikirkan apa-apa," jawabnya gugup, berusaha menghindari manik mata kelam itu.

​Tanpa memedulikan bantahan tersebut, Kaiser mulai membuka kancing pakaian atas Ceira satu persatu dengan gerakan sabar namun mematikan.

​"Kak, aku mohon... biarkan aku kuliah dengan tenang," bisiknya dengan suara lemah, memohon belas kasihan di sela-sela ketakutannya.

​Kaiser menatap lekat-lekat manik mata indah Ceira, mematri pandangan mereka dalam jarak yang begitu dekat. "Kamu tahu, Kucing Kecil, aku paling tidak suka dibantah dalam hal apa pun," bisiknya tepat di depan bibir Ceira, menyebarkan hawa panas yang membakar.

​Kaiser langsung mencium bibir Ceira kembali dengan penuh dominasi, membuat Ceira hanya bisa terdiam pasrah. Ia tahu betul bahwa jika ia melawan, Kaiser akan berbuat jauh lebih gila dan melampaui batas kewajaran. Kaiser melumat bibir Ceira dengan hasrat yang kian menggebu-gebu. Di tengah himpitan tubuh mereka, Ceira bisa merasakan dengan jelas milik Kaiser yang mulai mengeras di balik balutan celananya, membuat sekujur tubuh Ceira menegang kaku karena panik.

​"Kamu bisa merasakannya, Kucing Kecil... jika kamu berani melawan, maka dia siap menerkammu seutuhnya di sini, tanpa peduli kita di dalam mobil," bisiknya penuh ancaman, lalu kembali mengecupi leher jenjang Ceira dengan liar.

​Kaiser menurunkan kemeja hitam yang membalut tubuh Ceira, lalu membuka pengait pakaian dalamnya dengan satu gerakan ahli. Seketika itu juga, manik mata Kaiser berubah menjadi pekat kemerahan—tanda kembalinya sang predator buas. Zero langsung menghisap kulit sensitif itu rakus, bagaikan seorang bayi yang kelaparan akan kehangatan.

​"Ah... pelan-pelan, Kak..." desah Ceira tertahan. Ia mencondongkan tubuhnya karena refleks mempertahankan diri, sementara jemarinya secara tak sadar mencengkeram erat helai rambut Zero, membuat pria itu tersenyum menyeringai dalam kegelapan. Di mata Zero, wujud Ceira yang rapuh, basah oleh peluh, dan merintih di pangkuannya terlihat sangat mematikan sekaligus seksi.

​Sentuhan menuntut dari Zero dan Kaiser terus bergantian tanpa kenal ampun, membakar akal sehat Ceira hingga mobil mewah berkeamanan tinggi itu akhirnya memperlambat lajunya.

​Beberapa menit kemudian, mobil mewah tersebut berhenti dengan mulus tepat di gerbang utama Universitas Metropolitan Eropa yang megah. Dengan kaki yang masih terasa lemas gemetar, persendian ngilu, dan bibir bengkak basah sisa ciuman brutal si kembar, Ceira terpaksa merapikan kancing pakaiannya dengan tangan bergetar lalu melangkah turun dari mobil.

​Suasana kampus pagi itu sangat megah dengan arsitektur gotik modern yang menjulang tinggi, dikelilingi halaman luas dan lalu-lalang mahasiswa dari kalangan elit global. Namun, begitu Ceira berjalan menyusuri koridor utama dengan langkah perlahan, atensi ratusan mahasiswa seketika terpaku sepenuhnya tertuju padanya. Di balik kacamata berbingkai tipis dan rambut panjang bergelombangnya yang tergerai indah, pesona dingin Ceira langsung membius siapa saja yang kebetulan melihatnya. Ia menjelma menjadi primadona baru kampus yang mematikan, memancarkan kecantikan elegan yang sulit dijangkau.

​Sayangnya, pemandangan yang memukau dan mencuri perhatian itu justru berubah menjadi duri beracun yang menusuk tajam di mata dua orang wanita yang berdiri mengawasi dari lantai dua koridor utama.

​Audrey dan Clara.

​Audrey mengepalkan kedua tangannya begitu erat hingga kuku-kuku jarinya menancap ke telapak tangan dan buku-buku jarinya memutih tanpa sisa darah. Manik mata birunya menatap tajam ke arah Ceira di bawah sana dengan kobaran amarah, kebencian, dan rasa iri yang teramat pekat hingga membakar kewarasannya. Di sampingnya, Clara meremas besi pagar pembatas koridor dengan napas memburu dan dada naik-turun menahan emosi.

​"Dia benar-benar jalang yang tidak tahu diri, Audrey!" desis Clara penuh kebencian yang meluap-luap. "Bertahun-tahun hidup menjadi bagian dari keluarga Sterling, sekarang dia mulai berani berjalan di kampus ini seolah-olah dia adalah ratu yang paling diagungkan!"

​Bibir Audrey bergetar hebat menahan geram yang teramat sangat. Obsesi dan rasa cintanya yang mendalam kepada Kaiser dan King—dua pria sempurna yang seharusnya menjadi masa depannya, namun kini direbut dan dikurung sepenuhnya oleh Ceira—telah mengubah hatinya yang dulu polos menjadi penuh racun kebencian.

​"Biarkan dia menikmati hari-hari terakhirnya memamerkan kecantikan palsu itu," ucap Audrey dingin dengan nada suara yang membuat siapa pun merinding, sudut bibirnya terangkat perlahan membentuk senyuman sinis yang mengerikan. "Segera... kita lihat bagaimana reaksi para Tuan Muda Sterling saat tahu barang simpanan kesayangan mereka mulai berani melirik dan tebar pesona pada pria lain di kampus ini."

contoh visual Ceira dan Kaiser, Zero.

1
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪😍
namice: 😘😘😘, siap kak, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku dan juga supportnya 😘😘😘💪🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
kok jadi penakut sih padahal kemarin berani loh
namice: karena ceira memiliki sisi rapuh kak, nanti akan ada dimana masa lalu Ceira kenapa memiliki alter ego kak😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku kaj😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
xuer jinghao
lanjut semangat kak 💪
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak supportnya dan juga telah membaca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹💪
total 1 replies
°RhaiKen™
gak sabar pengen adegan bucin nya para tuan ni sama Scarlett dong kak 🤭🤭✌️💞💞
namice: 😘😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Syadza
Aaaa lanjut kam thorrr, semangat moga update nya byk ya😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍
xuer jinghao
lanjut semangat kak 😍💪
xuer jinghao: sama'
total 2 replies
Irsyad layla
lagi thor GK cukup 1
namice: 😍😍😘😘😘, sudah aku kirim satu bab lagi kak😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Irsyad layla
up banyak banyak lah thor nggak cukup ini
namice: 😄😄, nanti aku tambahkan satu bab kak.... terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
kasihan clara😭😭😭
namice: 😄😄, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
lanjut........
namice: 😍😘😘, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Restu
good
namice: 😍😍😘😘😘😘, terimakasih banyak ya kak bintangnya 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 6 replies
Restu
semangat Thor......lanjut
namice: 😘😘😍, terimakasih support dan terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 3 replies
Restu
mampir thor.jangan setengah jalan thor🙏
aku tunggu👍👍👍👍
semangat......
Restu: sama-sama
total 2 replies
°RhaiKen™
/Scare//Scare/ ngeri nya KLO jdi MC cwe..
gak jdi tuker tempat ma kamu ah..atutt 🤣🤣🤣🤣 jiwa halu ku meronta 😩😩
namice: 🤣🤣🤣, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku 😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
°RhaiKen™
Keren abis pokonya...
namice: 😍😘😘🌹 dan ❤️ rose🌹 dan love ❤️ untukmu sekebon juga😘😘😘
total 5 replies
°RhaiKen™
Makin seru ceritanya..🥰🥰
aahhh...gak sabar up lgi..👏👏👏
namice: 😘😘😘... terimakasih banyak ya kak sudah baca novelku 😘😘😘😘🌹🌹🌹🌹
total 1 replies
Adidatur Rizki
kok sama sih ka,
namice: maaf kak salah kirim, sudah aku hapus dan aku ganti🙏🙏, terimakasih banyak ya infonya 🙏🙏🙏
total 1 replies
Syadza
lanjut secepatnya dongs🥰
Semangat
namice: 😍😍, terimakasih banyak ya kak sudah baca novel ku.. besok aku update doubel kak..ini novel baru tapi setiap hari nanti aku doubel up.. terimakasih banyak ya kak 😘😘😘😍😍😍
total 1 replies
Feni sang penulis novel
saya izin memberikan komentar ya dan saya izin memberikan bintang 5 kita saling bantu aja ya kak saling mendukung aja karya kita masing-masing
Feni sang penulis novel: terima kasih atas sukanya kak boleh kak di sebarluaskan ke teman-teman dari aplikasi kakak bawa novel saya yang berjudul jalan menuju masa depan tolong promosikan oleh kakak dari novel kakak pun akan dipromosikan oleh saya ke teman-teman saya terima kasih kak assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!