NovelToon NovelToon
TASBIH CINTA

TASBIH CINTA

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Tamat
Popularitas:557.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: tufa_hans

Zaskia terpaksa dimasukkan ke pesantren karena sikap sombong dan angkuhnya. Tidak mau mengecewakan sang papa, Zaskia pun berubah menjadi pribadi yang lebih baik. Anggi—sahabat baiknya— selalu setia menemani Zaskia ke mana pun gadis itu pergi karena mereka adalah sahabat dari kecil bahkan sudah seperti saudara kandung.

Namun, Zaskia dan Anggi sama-sama mengagumi sosok Alkan yang tidak lain adalah putra Kyai Syarif, pengasuh Pondok Pesantren An-Nur. Akan tetapi, Alkan justru dijodohkan dengan Salimah, keponakan Kyai Syarif.

Lantas, siapakah yang akan menjadi pemilik hati Alkan sesungguhnya? Zaskia, Anggi, atau Salimah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tufa_hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menangis dalam kesendirian

"Lebih baik pakai tuh kerudung, jika ingin masuk pesantren, berpakailah yang sopan!" Azka melempar kerudung Anggi tepat di wajahnya.

"Azkaaaa...!" teriak Anggi.

Sedangkan Azka lari dari kamar Anggi, Anggi yang kesel langsung mengejarnya sampai ke depan kamar Azka. Namun, Azka mengunci pintu kamarnya sehingga Anggi tak bisa mengejarnya lagi.

"Dasar anak bandel, keluar kau...!" Anggi mengedor-ngedor pintu kamar Azka. Sedangkan Azka malah tertawa puas di balik pintu karena telah berhasil mengerjai kakaknya.

Rizky yang mendengar keributan di depan kamarnya, langsung keluar untuk melihat apa yang di lakukan anak-anaknya.

"Kalian sedang ngapain?" ucap Rizky yang melihat Anggi mengedor-ngedor pintu kamar adiknya.

"Azka ngeselin Yah...! aku pengen menjewer telinganya biar dia kapok." Anggi memberenggut.

"Kalian itu ya...! sudah kayak tikus dan kucing saja. Sudah sana...! mending kamu lanjutkan mengemasi keperluanmu di pesantren dari pada meladeni adikmu, jangan lupa pakai kerudung!" ucap Rizky tersenyum.

"Iya Ayah...!" Anggi melangkah menuju kamarnya untuk menyiapkan apa saja yang harus di bawa ke pesantren.

...***************...

"Ini semua gara-gara si Raka, coba saja dia nggak cari gara-gara, pasti aku nggak akan dapat masalah," gumam Kia.

"Dia duluan yang bilang 'kan? kalau aku itu anak pungut, jadi aku hanya membalasnya saja," ucap Kia sambil mengingat kejadian yang mengharuskannya masuk ke pesantren.

"Lebih baik aku telfon Anggi saja," ucap Kia sambil mengambil ponselnya.

"Nggi...! apa bener kau akan ikut aku mondok?" ucap Kia setelah telponnya di angkat oleh Anggi.

"Ya benerlah...! mana mungkin aku tega membiarkanmu pergi sendirian, kita sudah terbiasa bersama sejak kecil, jadi kemanapun kau pergi aku akan mengikutimu," ucap Anggi tersenyum.

"So sweet banget sih...!" Kia terharu.

"Ngapain kau telpon aku? memangnya kau sudah selesai menyiapkan keperluanmu di pesantren?" ucap Anggi disebrang sana.

"Dady yang sudah mempersiapkan kebutuhanku, lagi pula aku nggak perlu bawa baju-bajuku yang di sini, soalnya di pesantren katanya harus pakai kerudung, aku mana punya pakaian yang kayak gitu?"

"Bener juga sih, sebenarnya aku juga nggak punya, tapi bunda membelikannya tadi sore untukku."

"Andai aku punya mommy pasti aku akan punya tempat untuk mengadukan keluh kesahku," Kia menundukkan kepalanya.

Sedangkan Anggi merasa bersalah karena ucapannya membuat Kia bersedih karena mengingat momynya.

"Kia, kau tak perlu bersedih bukankah bundaku juga bundamu juga?" Anggi menghibur.

"Kau bener Nggi, tapi apakah aku salah jika mengingat momy, aku merindukannya Nggi, sangat merindukannya, aku nggak tega setiap kali melihat ayah memandangi foto momy, dia selalu menangis dalam kesendiriannya, dia hanya pura-pura tegar di depanku," mata Kia mengembun.

"Kau yang tegar Kia...! kau tak boleh bersedih agar momymu tenang di sana," ucap Anggi.

"Kau benar Nggi, aku harus semangat. Andai dady mau menikah lagi, mungkin aku akan tenang, tapi dady selalu menolaknya, karena dady tidak bisa menggantikan posisi momy dihatinya dengan orang lain."

"So sweet banget sih dady Renald." Anggi terharu.

"Sudah ah, kita tidur dulu agar besok nggak kesiangan," ucap Anggi.

"Ya sudah aku tutup dulu telponnya ya...? selamat malam..., mimpi indah adikku sayang," ucap Kia.

"Semoga kau juga mimpi indah,"

Kia menutup telponnya, lalu saat menoleh ternyata dadynya sudah berdiri di ambang pintu kamarnya, membuat kia terkejut.

"Dady...!" ucap kia.

...🍒🍒🍒🍒🍒...

...TBC...

Jika ada yang berkenan mampir ku ucapkan 'Terima kasih'

1
lilis indri hastuti
cie2 arofah penasaran ya sama kia
lilis indri hastuti
semoga alkan dan kia berjodah/Drool/
lilis indri hastuti
mulai seru nieh
lilis indri hastuti
kangeeen
lilis indri hastuti
lanjut thor
lilis indri hastuti
Alhamdulillah semoga sesuai harapan/Heart/
Dyah Oktina
rasa sakit yg raka buat kali thor...
Dyah Oktina
namanya mirip kakak adek... ardian...adrian.... jd suka bingung 🤭✌️😁
Dyah Oktina
Waduh... raka... Kamu mendua kan.. kasihan anggi... kenapa ngak terus terang sampai ortunya kla sdh menikah ... kan jd ada 2 hati mungkin lebih yg tersakiti kan kamu pengecut raka
Dyah Oktina
wah... kla begitu kasihan anggi.. d jodohkan.. mana masih punya pacar😔
Dyah Oktina
😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Dyah Oktina
semangat terus thor.. 💪🏻💪🏻💪🏻
Suparti Fadhil
hadeh kisah Aska sm Zahra digantung jg g ada kelanjutannya
Suparti Fadhil
biasanya kyai itu sangat bijaksana banget kok dipart ini sy g melihat wibawanya pak kyai y
Rina Yulianti
lanjut tapi jangan pisahkan kia dan alkan ...semoga kia nya sembuh
fa _azzahra
ko pas menyematkan cincin ga diwakili oleh orang tuanya ya.bukan nya ga blh bersentuhan laki dan perempuan bkn mahram
fa _azzahra
lbh enak dibaca kalau jangan pakai kata 'kau tapi 'kamu🙏🙏
lutfia aliya
😭😭😭
lutfia aliya
mewek thor 😭😭😭
Magdalena
ok kk menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!