Mengkisahkan seorang wanita miskin yang sangat beruntung,di cintai oleh banyak orang - orang di sekeliling nya,meski pun semua tidak selalu berjalan dengan mulus.
Begitu banyak cobaan dari ketidak sukaan orang pada nya dan pada akhirnya membuat Hidup Kinanti tidak tenang,akan kah ada hari bahagia untuk diri nya?
Yuk di baca!!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
02 - Pengeroyokan
Kinanti pun berangkat ke tempat kerja nya setelah berpamitan dengan Kedua orang tua nya,ia mengunakan motor milik bapak nya yang sudah tua,tapi terawat dan bisa di gunakan Kinanti untuk bekerja.
Saat di jalan.
Kinanti yang sedang dengan santai nya membawa motor dan melihat seseorang sedang di pukuli di jalanan sepi,Kinanti yang melihat tentu saja jadi panik dan segera menepi kendaraan nya.
"Hei,kalian ngapain,tolong!!! Tolong!!!."Teriak Kinanti dan membuat beberapa orang lekas berdatangan.
Beberapa orang yang sedang memukuli seseorang itu lekas melahirkan diri saat mendengar teriakan Kinanti dan melihat Orang - orang mulai berdatangan. "Sial."Ucap salah satu dari mereka.
Dengan cepat Kinanti menghampiri Seorang pria yang tergeletak di trotoar jalan dengan wajah lebam akibat pukulan.
"Kamu tidak apa - apa?." Tanya Kinanti pada orang itu.
"Gak apa - apa,makasih ya."Pria itu tersenyum sembari menahan rasa sakit.
"Kamu kenapa di pukul,jangan - jangan kamu maling ya?." Tanya Kinanti.
"Emang nya aku ada tampang maling?,ganteng gini di bilang maling,liat itu mobil punya ku."Kata Pria itu.
"Lalu kenapa kamu di pukul?." Tanya Kinanti lagi.
"Bantu dulu kek bangun,kamu gak kasian apa liat tergeletak disini."Ucap Pria yang bernama Shammy.
Kinanti pun lekas membantu pria itu dan membantu nya berdiri lalu menuntun nya untuk duduk di dalam mobil,mobil itu terbuka dan kinanti nyakin itu memang mobil nya. "Kamu beneran gak apa - apa?,Muka kamu sampai bonyok begitu." Tanya Kinanti merasa ngilu melihat luka di wajah pria itu.
"Gak apa - apa,gue kan cowok kuat,santai."Ucap Sham.
"Alah,kuat - kuat,tadi ajak mati kutu di pukulin." Kinanti menghela nafas karena Sham masih saja bisa bercanda di kondisi nya yang seperti saat ini.
Ingin tetap di pandang cool oleh Kinanti,Sham mengelus rambut nya sembari menjawab ucapan kinanti.
"Tadi itu 4 lawan 1,pasti lah aku kalah,coba aja kalau 1 lawan 1,pasti habis mereka."Ucap Sham dengan sombong nya.
Kinanti yang mendengar pun menjadi malas untuk mendengarkan ucapan Sham,ia lalu melihat jam di tangan nya,15 menit adalah jam ia masuk kerja.
"Astaga,aku telat."Kinanti lekas meninggalkan Sham yang masih mengoceh sembari menahan rasa sakit melihat Kinanti Pergi.
"Hei,mau kemana,kita kan belum kenalan."Ucap Sham agak berteriak dan membuang nafas dengan tidak semangat.
Namun seketika senyum nya melebar saat mengingat Kinanti yang tadi menolong nya. "Dia manis juga."Ucap Sham dan menutup pintu mobil,lalu kembali menjalankan mobil nya.
Shammy.
Seorang pria berusia 23 tahun,yang selalu ceria dan cool di mana pun ia berada,seorang mahasiswa populer di sebuah kampus.
•••
Kinanti mengebut untuk sampai di kantor tempat ia bekerja. dengan cepat memarkirkan motor nya dan berlari masuk ke dalam kantor sebelum ia di marahi oleh atasan nya di bagian office girl nya.
"Kinanti."Teriak Sofi sahabat seprofesi nya.
Kinanti yang menoleh sembari berjalan tanpa sengaja menabrak seseorang di depan nya dan membuat tubuh kecil nya itu terjatuh di lantai.
"Auh..."
"Kamu tidak apa - apa?." Tanya Seorang yanh di tabrak Kinanti.
Kinanti lalu mengangkat kepala nya,melihat sosok yang berdiri di hadapan nya itu. Dengan cepat ia berdiri dan menganggukkan kepala nya.
"Maafkan saya pak."Ucap Kinanti.
"Lain kali,jalan pakai mata mu. tidak semua kata maaf bisa memperbaiki sesuatu."Ucap Pria itu dan berjalan pergi dari hadapan Kinanti.
"Ya ampun,sombong banget sih."Ketus Kinanti dalam hati.
kasihan Sham berharap SM Kinanti tp Kinanti nya sok cuek