NovelToon NovelToon
Anugerah Cinta.

Anugerah Cinta.

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Penyelamat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bisqttz

Agatha Tatjana Putri gadis biasa yang bukan cucu atau anak dari kiai atau ustadz, yang bar-barnya bisa bikin orang berkali-bali istighfar, gadis biasa yang tiba-tiba di sukai hingga dilamar oleh anak Kiai pemilik pesantren ternama.

Gus Zayn Raffan El-fatih anak pertama dari pemilik ponpes Al-Muhadzirin ponpes yang banyak di minati, termasuk Gus Zayn nya sendiri banyak yang minat. paras yang hampir sempurna, dan pewaris.

Pertemuan yang tak pernah ia bayangin, bisa merubah jalan hidupnya, yang tadinya berniat untuk kuliah malah tinggal di lingkungan pesantren.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bisqttz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

1. Pertemuan

Malam yang sunyi gadis berambut coklat kehitaman sedang berjalan santai sambil memainkan handphone nya, sedang asik berjalan tiba-tiba ia mendengar suara anak kecil.

"To.. long, tolong, "

Gadis itu berhenti lalu memasukkan ponselnya kesaku celana, lalu berjalan ke arah sumber suara.

tanpa takut ia mendekat, setelah tiba ia melihat anak kecil sekitar 8 tahun sedang di palaki oleh pereman di dalam gang sempit.

"Woi! " teriak Agatha.

Gadis itu bernama Agatha Tatjana Putri. tanpa rasa takut ia menghampiri dua pereman itu, dan langsung menarik anak laki-laki itu dan menaruhnya di belakang dirinya.

"Siapa lo? " tanya pereman itu.

"Mau jadi jagoan lo?" tanya nya lagi.

Agatha menghadap anak kecil itu, dan sedikit menunduk sambil memegang bahunya.

"Dengerin gue, setelah gue bilang kata sekarang lo harus lari sejauh mungkin selamatin diri lo oke, kalau bisa lo balik kerumah lo, " ucap Agatha, yang di angguki kepala oleh bocah lelaki itu.

"Kelamaan tarik dia bawa kesini, " ucap pereman itu kepada temannya yang satu.

tanpa persiapan Agatha tertarik ke belakang hingga membentuk tubuh pereman yang satunya.

Agatha melihat ke bocah lalu menganggukkan kepalanya pelan dan berkata, "Sekarang!! " teriak Agatha.

bocah itu berlari dari situ, hendak pereman itu ingin mengejar langsung di tarik oleh Agatha dengan sekuat tenaga.

"Sial, " grutu pereman itu setelah berhasil di tarik bajunya oleh gadis itu.

Bruk.

Bug..

dengan keahlian sedikit Agatha melawan dua pereman itu, Agatha sedikit bonyok dan kewalahan, melawannya.

Bruk..

satu pukulan telak membuat gadis itu tersungkur di bawah tanah, tanpa berpikir panjang ia segera menggenggam pasir dan langsung membuangnya tepat mengenai wajah dua pereman itu.

Agatha tidak mau membuang waktu, ia segera bangkit sebelum berlari ia sempatkan menendang satu pereman itu dari belakang.

Gadis itu berlari menuju jalan raya, ingin menyebrang tanpa melihat kiri kanan dan akhirnya.

"Aaaaahh! " teriak Agatha saat melihat sorotan lampu dari arah kiri.

Bruk.

Gadis itu jatuh terduduk dan hampir saja tertabrak mobil kalau mobil itu tidak sempat mengerem.

"Kamu gak apa-apa Lai? " tanya seorang yang baru saja mengerem dadakan.

"Aku gapapa kak, kak Zayn nabrak orang?" tanya gadis yang nama Laila.

"Entah Lai, Coba kakak lihat dulu" Zayn turun dari mobil, dan melihat seorang gadis sedang terduduk lemah di bawah.

Zayn menyamakan tingginya dengan gadis yang masih memejamkan matanya dengan napas yang masih tidak teratur.

Zayn melihat gadis itu rambut yang berantakan wajah penuh dengan lebam, dengkul yang terluka.

Zayn menundukan pandangan nya setelah melihat gadis itu.

"Maaf saya tidak sengaja, " ucap lelaki itu.

setelah mendengar Agatha memberanikan membuka matanya, ia melihat seorang laki laki, lalu penglihatannya mengabur, dan beberapa detik, lalu terjatuh pingsan.

••••••••

Kini Zayn dan sang adik Laila berada di luar ruangan rumah sakit, ia menunggu dokter keluar dari ruangan, gadis yang hampir ia tabrak kini ia membawanya kerumah sakit.

Maaf kan hamba mu ini ya rabb sudah menyentuh yang bukan mahram hamba, hamba hanya ingin menolongnya, batin Zayn terus terusan meminta maaf.

Zayn tidak ada pilihan lain selain menyentuh dan menggendongnya masuk kedalam mobil hingga kerumah sakit. Gadis itu yang menggunakan baju santai dengan lengan pendek dan celana jeans pendek batas paha.

tidak mungkin kan ia menyuruh adiknya Laila yang badannya kecil untuk membopong Agatha.

tiba pintu terbuka keluarlah seorang dokter dengan suster di belakangnya.

Zayn berdiri dan menghampiri dokter itu untuk menanyakan keadaan gadis yang di dalam sana.

"Bagaimana keadaannya dok? " tanya Zayn.

"Tidak apa-apa dia hanya terlihat syok, dan beberapa luka yang ia dapat tidak begitu parah, nanti di obati juga sembuh. " jawab Dokter itu.

"Apa gadis ini berkelahi? atau dapat KDRT? " tanya dokter.

Zayn bingung harus jawab apa, sebab ia tidak mengetahui apa yang terjadi dengan gadis itu.

"Saya tidak tahu dok, saya hanya tidak sengaja hampir menabraknya di jalan tadi, " balas Zayn.

Dokter itu menganggukan kepalanya pelan, "Pasien boleh di jenguk, jika keadaan nya sudah tidak syok besok juga di perbolehkan pulang, " balas dokter.

setelah mendapatkan kata terimakasih dari Zayn dokter itu pergi menjauh dari ruangan itu, setelah itu Zayn mengajak Laila untuk masuk kedalam ruangan itu.

Zayn sudah menelpon kedua orang tuanya setelah telah tiba di rumah sakit tadi.

Zayn melihat gadis itu sudah sadar, dan kini gadis itu tengah duduk dengan memegangi wajahnya.

Zayn mendekat dan sedikit menjaga jarak dan pandangannya, lalu ia bertanya.

"Bagaimana keadaan kamu? " tanyanya padahal ia sudah mengetahui nya dari dokter tadi.

Laila yang berusia 15 tahun itu sedang asik duduk sambil memperhatikan kakaknya dengan seorang gadis yang, menurutnya itu cantik padahal wajahnya penuh lebam tapi masih terlihat cantik, dan kulitnya putih bersih.

Agatha melihat sosok yang baru saja bertanya tadi, "Gue gapapa, makasih ya lo udah nolongin gua"

"Sama-sama, maaf udah buat kamu syok dan hampir menabrak lo, " ucap Zayn

Lo? perasaan tadi pake kamu sekarang pake lo, dasar aneh mana bicara sama gua nunduk mulu lagi, malu apa gimana si? . batin Agatha.

"Lo kenapa nunduk mulu si, kaga pegel tuh leher? apa lo takut sama wajah gua? atau_" tanya Agatha belum selesai sudah di potong oleh Zayn.

Zayn menatapnya sebentar sambil mengerutkan dahinya, "Gua bukannya takut sama lo cuma lo bukan mahram gua, yang bisa gua tatap, " jelasnya.

Agatha menganggukan kepalanya, tiba tiba pintu ruangan terbuka menampakan dua seorang paruh baya, lelaki dan perempuan.

"Assalamu'alaikum, " ucap keduanya.

mereka yang berada di dalam sana pun serentak menjawabnya, "Waalaikumsalam."

"Abah Ummi" panggil Laila langsung mendekat dan mencium lengan keduanya, begitupun dengan Zayn.

Farah dan Hamdan melihat seorang gadis yang masih terduduk di atas kasur rumah sakit.

Farah mendekat dan duduk di kursi yang sudah di sediakan di situ.

"Nak bagaimana keadaan kamu? " tanya ummi Farah.

Agatha tersenyum, "Saya gapapa kok tan, ini mah luka kecil jadi gak berasa sama saya mah tan, " jawabnya.

Farah tersenyum mendengarnya dan menyentuh lebam di wajahnya membuat sang empu meringis kesakitan.

"Katanya gak berasa baru di sentuh dikit saja kamu kesakitan" ucap Ummi.

Agatha terkekeh pelan, "Biar terlihat baik-baik aja tan, " jawabnya.

"Jangan panggil tante, panggil sama Ummi dan Abah, " sahut Abah Hamdan yang ikut mendekat dan berdiri di samping istrinya.

Agatha tersenyum kaku, "Baik, abah, Ummi saya Agatha Tatjana Putri, Abah sama Ummi bisa panggil saya Agatha cantik, " ucap Agatha dengan pedenya membuat Abah, Ummi dan Laila tersenyum, sedangkan Zayn yang mendengarnya dengan malas.

"Kak Agatha memang cantik loh, aku aja sampai terkagum sama wajah kakak, " ucap Laila yang berdiri dari duduknya dan ikut mendekat.

"Cantik dari mana muka penuh lebam gitu, " sahut Zayn pelan namun masih terdengar oleh orang yang ada di dalam ruangan itu.

"Zayn, " ucap Abah

"Maaf Abah, " jawab Zayn.

Agatha tersenyum melihat lelaki yang baru saja meminta maaf itu, Ganteng banget yaAllah, lama-lama pengen gua nikahin juga tuh cowok. batin Agatha.

Tanpa Agatha sadari ada Farah yang memperhatikan Agatha yang terus tersenyum kepada anak sulungnya itu.

"Kamu suka sama anak sulung Ummi Agatha? " tanya Ummi.

Agatha langsung memudarkan senyumnya, dan Zayn langsung melihat kearah Ummi nya.

"Suka mah engga um, tapi tertarik aja, jarang jarang ada yang menjaga pandangan nya terhadap perempuan, " jelas Agatha.

Farah dan Hamdan tersenyum mendengarnya.

"Kamu disini tinggal bersama orang tua kamu? " tanya Hamdan.

Agatha menggelengkan kepalanya, "Aku tinggal di apartemen sendiri Abah, orang tua ku ada di kampung, aku di sini sedang kuliah, " jelas Agatha.

"Kamu ikut kami ya ke ndalam, sampai luka kamu sembuh, " kata Abah

"Tidak usah bah Agatha tidak mau lebih merepotkan kalian semua. ini saja Agatha berterimakasih. "

"Abah tidak menerima penolakan kamu nak, besok ikut Abah dan Ummi ke ndalam, sampai luka kamu sembuh. " ucap Abah tidak terbantahkan.

Gadis itu hanya mengangguk kepalanya, pertanda menyetujui ajakan Abah Hamdan, hitung hitung untuk bisa berdekatan dengan lelaki tampan itu.

Segitu dulu ya, next Chapter selanjutnya.

bye bye bye muah...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!