"Apakah kegelapan selalu melahirkan kejahatan?"
Di dunia tempat para dewa menulis takdir dan setiap kehidupan telah ditentukan sejak lahir, seorang raja bangkit dari jurang yang paling gelap.
Mereka menyebutnya Raja Iblis. Musuh menyebutnya bencana. Namun, di balik semua itu, ia hanya menginginkan satu hal—kebebasan.
Saat kebenaran yang selama ini disembunyikan mulai terungkap, perang bukan lagi sekadar pertarungan antara cahaya dan kegelapan, melainkan benturan antara mereka yang tunduk pada takdir... dan mereka yang berani mematahkannya.
Ketika seluruh dunia memusuhinya, apakah ia benar-benar iblis... atau justru satu-satunya yang berani menentang kebohongan?
Penyesuaian tanda baca :
Tanda "teks" itu dialog antar karakter
Tanda [teks] karakter sedang berbicara sendiri/dalam hati yaitu Monolog
Catatan : Pada Novel ini tidak ada statistik untuk darah, mana, exp, dll
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nvrisensei_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Volume 1: Pertarungan Pemimpin Naga dan Iblis
Malam ini sudah malam ke lima, saat semua ras yang ada di dunia ini terdiam ketakutan mencari tempat perlindungan dari pertarungan antar makhluk yang di luar akal mereka
Di tempat para elf tinggal, pohon dunia yang selalu melindungi mereka sudah setengah mati
Pertarungan antara sang Raja Naga Guiliem dan Raja Iblis Agung Arzhem yang mengakibatkan hampir menghancurkan seluruh dunia ini
"apa ini akhir dari hidup kita??"
Menggigil ketakutan melihat keduanya berdiri di atas langit dekatnya
Tepat diatas tempat tinggal ras elf mereka berdiri
"Ahahaa....ini menyenangkan Arzhem, aku selalu ingin melawan mu!!!"
"Selagi dewi yang menghalangi itu sudah tidak ada lagi.....!!"
Tawa sang Raja Naga yang begitu mengerikan, dengan sosok wibawa nya yang mencerminkan bahwasanya dirinya memang sudah hidup lama
Memegang tombak petir hitam Ningrath milik nya di samping nya
"hahaha lucu sekali...!"
"dirimu yang lemah, tidak akan bisa menandingi ku, Guiliem!"
Dengan tatapan tidak mengharapkan apa - apa Raja Iblis membalas ucapannya, sosok nya yang tenang tidak terpancing emosi
Pedang Zetoair milik sang Raja Iblis memiliki mata di tengah pada gagang pedang nya. Dapat menyebabkan kekacauan yang begitu mengerikan dengan sekali ayunan nya saja
Melihat kebawah, pohon dunia yang sudah hampir mati. Raja Iblis menggunakan kekuatannya untuk memulihkan kembali pohon dunia, dan membuat barrier penghalang untuk seluruh ras elf didekat nya
"membuang - buang kekuatanmu hanya untuk melindungi makhluk itu!"
"sangat tidak mencerminkan dirimu, sosokmu yang sebenernya sudah di nodai oleh dewi lacur itu....!"
Ayunan pedang menuju sangat cepat ke arah Guiliem, disertai Raja Iblis Arzhem yang melaju pesat kearahnya
"cepat sekali....!!!"
Menangkis serangan itu, dan menahan pedang Arzhem
Melihat apa yang terjadi dari tebasan itu, Guiliem terkejut. Tebasan itu melebihi apa yang telah dikeluarkan oleh Raja Iblis selama pertarungan mereka
Tebasan itu tidak hanya lewat, tetapi juga menghancurkan apapun yang dilewatinya, bahkan planet ini hampir terbelah dua
Melihat sampai ke ujung dirinya dibuat lebih tercengang ketika retakan dimensi dunia yang disebabkan oleh sekali ayunan nya
"ahahaha...bisa gawat jika aku terkena serangan tadi....!"
Memandang ke wajah Raja Iblis yang sudah sangat marah
"tutup mulut mu, dirimu yang tidak tau apa - apa jangan pernah merendahkan nya"
Mengacungkan pedang tepat searah dengan kepala Raja Naga
Mengeluarkan kekuatan yang sangat hebat, tak mau kalah Guiliem pun mengeluarkan kekuatan nya sehingga terjadi bentrokan antar kekuatan yang semakin memperparah keadaan dunia itu
Terus beradu pedang dengan kecepatan luar biasa, bahkan melebihi kecepatan cahaya hingga mengelilingi planet itu sebanyak empat kali
Dengan kemarahan Arzhem, kesenangan Guiliem bahkan bertambah, tidak ada rasa ketakutan dalam dirinya
Tebasan demi tebasan dilepaskan ke arah Guiliem, tapi dirinya hanya menangkis serangan itu
Serangan yang ditangkis itu tidak menghilang, tetapi terus melaju hingga menghancurkan apapun yang dilewatinya sebelum akhirnya meledak
Akibat pertarungan dahsyat mereka dunia itu berada di ambang kehancuran, retakan dunia dimana - mana
Dimensi kosmik terlihat jelas dari retakan itu
Hingga akhirnya Raja Iblis Arzhem merapal sihir nya, pedangnya yang di selimuti badai sihir yang sangat gelap
"Kehampaan..... Athi....."
Sebelum dirinya selesai merapal sihir itu, tiga orang keluar dari sebuah gerbang sihir di dekat retakan dimensi itu
Melihat itu, sang Raja Naga sedikit panik hingga dirinya yang sangat senang akan mencoba kabur
"sepertinya sampai disini dulu pertarungan kita, aku akan kembali dan membunuhmu Arzhem!!!"
Gerbang sihir muncul di belakang dirinya, masuk tanpa berbalik dengan ketawa nya yang sangat menyenangkan
Raja Iblis yang melihat itu, menghentikan sihirnya tanpa mengejarnya, dirinya sudah sedikit tenang
Saat ini, dia sedang menunggu ketiga orang itu muncul sepenuhnya dan bersiap kembali jika terjadi pertarungan kembali