NovelToon NovelToon
Perjodohan Berkedok Taruhan

Perjodohan Berkedok Taruhan

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / Romansa
Popularitas:271k
Nilai: 5
Nama Author: Na_Les

Kakek Abraham mempunyai cara licik untuk menjodohkan cucu ketiganya sekaligus cucu perempuan satu-satunya, Zemira Pieters.

Ia pura-pura mengajak Zemira taruhan. Taruhannya adalah jika Zemi bisa hidup tanpa fasilitas dari Kakek Abraham selama setahun, maka Kakek Abraham tidak akan lagi memaksa Zemi untuk menikah. Tapi jika Zemi tidak bisa, maka Zemi harus menikah dengan laki-laki pilihan Kakek Abraham.

Padahal tujuan sebenarnya Kakek Abraham membuat taruhan adalah untuk mendekatkan Zemi dengan laki-laki pilihan Kakek Abraham.

Tapi ternyata laki-laki yang ingin Kakek Abraham adalah laki-laki yang pernah menolak Zemi waktu SMA.

Akankah rencana Kakek Abraham berhasil?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_Les, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perjodohan Berkedok Taruhan

PT. AP Investment.

Pukul 10.00

Leo, asisten Tuan Abraham masuk ke dalam ruang kerja Tuan Abraham sambil membawa laporan yang harus di tanda tangani Tuan Abraham.

"Bagaimana pertemuan Zemi dan David semalam? Apa sukses? Apa Zemi tertarik dengan David?" tanya Kakek Abraham sambil membaca laporan yang Leo berikan.

"Um... kalau itu, sepertinya tidak berjalan mulus Tuan." jawab Leo.

Sontak Tuan Abraham mendongakkan wajahnya.

"Kenapa? Masalah apalagi yang di buat anak itu?" tanya Kakek Abraham.

"Dari laporan Alshad, kali ini Nona Zemi bertingkah seperti perempuan jorok. Dia mengupil disaat sedang makan dan menaruh upilnya di bawah meja, terus bersendawa dengan sangat keras, lalu buang angin lalu-"

"Stop, stop, stop, stop! Tidak usah di teruskan, aku sudah bisa membayangkan bagaimana tingkah anak itu!" Potong Tuan Abraham.

Huuuh... Tuan Abraham menghela nafasnya kasar sambil menyandarkan punggungnya di sandaran kursi kerjanya.

"Entah apa maunya anak itu, bekerja di perusahaan tidak mau, menikah tidak mau, terus maunya apa? Masa mau main game sepanjang hidupnya? Apa dia tidak punya mimpi menikah dan punya anak apa?!" gerutu Kakek Abraham.

"Mungkin selama ini laki-laki yang Tuan jodohkan dengan Nona Zemi bukan tipe laki-laki Nona Zemi, makanya Nona Zemi bertingkah aneh di depan semua laki-laki itu." balas Leo.

"Terus laki-laki seperti apa yang dia mau? Sesama gamers sudah di coba, pengusaha juga sudah di coba, pembalap, artis, youtuber, selebgram, duda, semua sudah pernah aku coba jodohkan dengan Zemi, tapi semua laki-laki itu mental." jawab Tuan Abraham.

"Coba Tuan tanyakan langsung dengan Nona Zemi, sebenarnya laki-laki yang seperti apa yang dia mau." balas Leo.

Tuan Abraham terdiam.

"Saya permisi dulu, Tuan." pamit Leo dan di jawab dengan anggukkan kepala oleh Tuan Abraham.

Setelan Leo pergi, Tuan Abraham membuka laci meja kerjanya lalu mengambil foto kandidat terakhir laki-laki yang ingin di jodohkan dengan Zemi.

"Tinggal kau harapan terakhir ku, kalau kau juga tidak bisa menaklukkan hati cucuku, maka habis lah aku di gentayangi oleh almarhum orangtua Zemi dan istri ku." monolog Tuan Abraham sambil menatap foto laki-laki yang akan di jodohkan dengan Zemi.

Entah dapat wangsit darimana, tiba-tiba saja Tuan Abraham punya ide brilian cenderung licik untuk menjodohkan Zemi dengan laki-laki yang ada dalam foto.

Hehehe... Tuan Abraham terkekeh licik lalu memasukkan kembali foto laki-laki itu kedalam laci kemudian mengambil ponselnya lalu menghubungi Zemi.

Setelah percobaan sepuluh kali, akhirnya Nona Muda keluarga Pieters itu menjawab telepon Kakek Abraham.

"Apa Kek?" tanya Zemi.

"Dasar anak nakal! Kenapa lama sekali menjawab telepon Kakek, hah?! Apa kau sengaja membuat tensi Kakek naik?" omel Kakek Abraham.

"Aku lagi main game, Kek! Kalau Kakek nelpon mau bahas masalah semalam, nanti saja Kek, oke." balas Zemi.

"Benar-benar anak ini! Cepat datang ke kantor Kakek sekarang." perintah Kakek Abraham.

"Gak bisa, Zemi lagi main game." tolak Zemi.

"Oh oke, kalau begitu, Kakek blokir kartu mu, Kakek suruh orang menghack akun mu, Kakek-"

"Iya... Iya... Iya, satu jam lagi Zemi ke kantor Kakek, puas." potong Zemi.

"Gitu dong! Kakek tunggu satu jam lagi, lewat satu menit, Kakek blokir semuanya." balas Tuan Abraham lalu menutup teleponnya.

"Haish!!!" geram Zemi.

Mau tidak mau, Zemi pun berhenti main game, lalu pergi mandi dan bersiap pergi ke kantor sang Kakek.

💋💋💋

Tepat pukul 11.00, Zemi pun sampai di ruang kerja Tuan Abraham.

"Tepat waktu juga kamu." ucap Tuan Abraham sambil melihat jam di tangannya.

Zemi tidak menjawab, ia masih mengatur nafasnya yang masih ngos-ngosan karena lari-larian dari lobi.

Tuan Abraham beranjak dari kursi kerjanya lalu berjalan menghampiri Zemi kemudian duduk di single sofa sebelah Zemi.

"Mau minum?" tawar Tuan Abraham seolah-olah sedang mengejek cucunya.

"Cih! Kalau udah tau cucunya haus harusnya gak usah ditanya, tapi langsung di kasih minum." jawab Zemi.

"Dasar Kakek penyiksa cucu." celetuk Zemi.

Tuan Abraham memutar bola matanya malas lalu berdiri dari duduknya lalu menghubungi Leo dan menyuruh asistennya itu untuk membawa minuman untuk Zemi.

Setelah menghubungi Leo, Tuan Abraham pun kembali duduk di single sofa.

"Jadi ada urusan apa Kakek nyuruh Zemi dateng ke kantor Kakek?" tanya Zemi.

"Kakek rindu sama kamu." jawab Tuan Abraham dengan sorot mata yang aneh. Sorot mata yang menyembunyikan sebuah intrik.

"Gak usah basa-basi Kek, pasti Kakek mau nyuruh Zemi dateng ke kencan buta lagi kan? Zemi gak mau! Kalau Kakek maksa, jangan salahin Zemi kalau Zemi buat malu Kakek lagi." Zemi langsung mematahkan niatan Tuan Abraham.

"Haish, jangan berburuk sangka dulu. Siapa juga yang mau nyuruh kamu ke acara kencan buta." balas Tuan Abraham.

"Terus kalau bukan nyuruh kencan buta, Kakek mau nyuruh Zemi apalagi? Apa jangan-jangan Kakek punya rencana licik untuk Zemi? Iya kan?" tanya Zemi dengan tatapan mengintimidasi.

Dasar anak ini, kalau bukan saja cucu perempuan ku satu-satunya, sudah ku tukar dengan kinderjoy. Gerutu Tuan Abraham dalam hati.

Tok... Tok... Ceklek.

Tiba-tiba saja pintu ruang kerja Tuan Abraham terbuka dan Leo masuk ke dalam ruang kerja Tuan Abraham dengan segelas jus jeruk di tangannya.

"Hai Nona Zemi." sapa Leo.

"Ini saya buatkan jus jeruk spesial untuk Nona Zemi." Kata Leo lagi.

"Spesial apa? Spesial racun?" sindir Zemi.

Leo menggelembungkan pipinya menahan tawa mendengar ocehan Zemi.

"Spesial untuk menyemangati Nona Zemi dari..." Leo menggantung kata-katanya sambil melirik Tuan Abraham, seolah berkata "dari hukuman yang akan diberikan Tuan Abraham."

Zemi menaikkan sudut bibirnya.

"Saya permisi dulu." pamit Leo.

Setelah Leo keluar dari ruang kerja Tuan Abraham, Zemi menghela nafasnya kasar.

"Udah bilang aja Kakek mau hukum Zemi apa?" ucap Zemi.

"Cucu pengertian." balas Tuan Abraham.

"Jadi kamu mengaku salah atas perbuatan mu semalam?" tanya Tuan Abraham.

"Kek, Zemi minta di hukum bukan berarti Zemi mengaku salah. Kalau salah yah tetap aja salah Kakek, siapa suruh suka maksa Zemi nikah, udah di bilang Zemi belum mau nikah. Dan kalaupun Zemi mau nikah, Zemi akan menikah dengan laki-laki yang Zemi cintai, bukan laki-laki pilihan Kakek." jawab Zemi.

"Memangnya ini jaman apa nikah karena di jodoh-jodohin." gerutu Zemi pelan namun masih bisa di dengar oleh Tuan Abraham.

"Oke, kalau memang kamu gak mau Kakek ikut campur urusan pribadi mu, Kakek menyerah, Kakek gak akan jodoh-jodohin kamu lagi, tapi..." Tuan Abraham menggantung kata-katanya. Pembicaraan sudah mau masuk ke intinya.

"Tapi apa?" tanya Zemi dengan tatapan curiga.

"Tapi bagaimana kalau kita bertaruh?" jawab Tuan Abraham.

"Bertaruh?" Zemi mengernyitkan keningnya dalam-dalam.

"Bertaruh apa?" tanya Zemi.

💋💋💋

Bersambung...

1
lindsey
lanjutin dong
Indaharoen
ya ampuun thorr....aku sampai ketawa ngakak...zemi kentuut
Febriana Merryanti
wkwkwwkkkkkkk
lindsey
ini kenapa ga dilanjutin thor?
Musniwati Elikibasmahulette
dasar bejat ,lelaki iblis 😡
Musniwati Elikibasmahulette
si ravin , bar bar seperti kakek juga ya
😂😅
Musniwati Elikibasmahulette
🤣😅😅😅🤣🤣
lucu bangat thoor
Musniwati Elikibasmahulette
kamu terlalu lambat dan egois ,ravin
Musniwati Elikibasmahulette
tapi ,ada jodohku 😂😂😂😂😂
Musniwati Elikibasmahulette
lucu ya
menarik sekali karya mu ini
aku sangat suka
Ida Rosidah
ini lagi kemana ngga up", ??
lindsey
lanjut dong!!! kok mandek gini ceritanya
Trisni
lanjut kk aku tunggu
Dina Sutarlim
bagus
fian widy
👍🏻
Retno
hahahaaaa... Raviiiin... kamu jadi keringetan lg tuch,, jd bau lg kan gara" latihan push up
🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦🐝⃞⃟⃝𝕾𝕳ɳҽ𝐀⃝🥀ˢ⍣⃟ₛ♉
gercep ya semua
Ida Rosidah
up lagi dong?
Lyn
terniat banget Revin Ama Zemi sumpah sihh pasangan terabsurd, parahhhh bikin gregett.
Lyn
sabar yh Kakek, dpt cucu mantu yg sama aja kelakuannya bikin nda tenang hidupmu. wkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!