NovelToon NovelToon
Warrior Of The Seven Swords

Warrior Of The Seven Swords

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Spiritual / Kebangkitan pecundang / Epik Petualangan / Tamat
Popularitas:193.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: IAS

Ketika di Nusantara semuanya masih hidup berdampingan dengan ilmu kanuragan dan spiritual. Siapa yang kuat dialah yang bisa bertahan. Para pendekar pun saling berburu senjata pusaka dan memperkuat ilmu kanuragan agar bisa menjadi yang paling unggul.
Seorang bayi yang terlahir dari sebuah padepokan pedang terkuat, karena intrik dari orang orang dalam menjadi terbuang. Dia di larung di bantaran sungai hingga dia ditemukan oleh seorang petani.
Damar Pawitra, nama itu disematkan oleh sang bapak petani. kisah Damar pun dimulai.
Akankah Damar bisa menjadi pendekar sakti dan kembali mengambil apa yang menjadi miliknya? Siapakah sebenarnya sang petani mengapa ia memiliki pedang pusaka yang diincar banyak orang?
Baru belajar membuat genre seperti ini. Maaf jika banyak kesalahan dan belum memuaskan.
SLOW UPDATE 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IAS, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemberontakan

Sebelum membaca, Othor akan sampaikan. Ini adalah karya pertama Othor dengan genre Fantasi. Othor tidak bisa menjamin pembaca akan suka, karena pasti akan banyak yang tidak merasa puas. Silahkan memberi masukan dan kritik yang membangun. Tapi othor harap jangan menjatuhkan. dan jangan dibandingkan dengan karya yang lain karena pasti karya othor ini masih sangat jauh dari sempurna.

Terimakasih 🙏🙏

...----------------...

Petir menggelegar diiringi tangis seorang bayi. Malam gelap dengan hujan deras itu tidak menjadi soal karena pasangan suami istri itu sedang diliputi kebahagiaan. Semua itu karena kelahiran putra mereka. Putra yang ditunggu tunggu itu terlahir dengan sangat sehat.

" Selamat Ki Wiradharma, anak Ki Wira sangat sehat. Selamat Nyi Gayatri, panjenengan sungguh luar biasa."

" Terimakasih mbok. Terimakasih.".

Gayatri memeluk bayi laki laki yang dibedong dengan kain jarik lalu menciumnya. Sang suami mengusap peluh di kening sang istri. Ia sungguh bersyukur istri dan anaknya sehat.

" Matursuwun Gusti, akhirnya kita bisa memiliki putra dinda."

" Iya kakang, aku sungguh merasa senang."

Gayatri menaruh putranya itu di sebelahnya. Untuk mendapatkan bayi itu sudah banyak hal yang selama ini mereka berdua lakukan. Sepasang suami istri tersebut sudah menunggu selama 10 tahun untuk itu. Wiradharma merapalkan sedikit mantra dan melakukan sebuah gerakan.

Hiat... Hiaa... Huuufh huuuh....

Sebuah cahaya putih keluar dari tangan Wiradharma dan masuk ke dalam tubuh si bayi.

" Kakang, apa yang akan kamu lakukan?

" Aku memberikan sebagian ilmu kanuragan ku kepadanya. Itu akan memudahkan saat dia belajar nanti. Dengan ilmu kanuragan ku itu, dia juga akan terlindungi dari marabahaya."

Gayatri mengerti, dia paham dengan maksud sang suami. Di dunia ini adalah tempat pertarungan. Yang menang akan menjadi dewa dan yang kalah akan menjadi budak dan sampah tak berguna.

Tapi rupanya kelahiran seorang putra di Padepokan Pedang Sakti itu tidak disambut gembira oleh semua orang yang ada di sana. Salah satunya adalah Duranjaya.

Duranjaya merupakan adik Wiradharma tapi lahir dari ibu yang berbeda. Dari semenjak dia dibawa ke padepokan tersebut oleh sang ayah, Duranjaya sudah membenci Wiradharma. Keinginannya menguasai padepokan Pedang Sakti membuatnya memanipulasi pengikut Wiradharma agar menjadi pengikutnya. Tidak hanya itu, di luar padepokan pun ia menghasut para murid baru untuk berada di pihaknya.

" Sial, bayi itu berhasil lahir. Dia akan menjadi ancaman buatku."

" Lalu apa yang harus kita lakukan Den?"

Duranjaya menyeringai. Ia sudah memiliki rencananya sendiri.

Malam selanjutnya hujan turun kembali. Bahkan malam itu hujan semakin bertambah deras, petir menyambar. Angin berhembus begitu kuat membuat pepohonan saling bergesek satu sama lain.

Krek .... Kreeek ... Kreek ...

Bruk ... Bruuk ...

Beberapa pohon tumbang. Sentir sentir di padepokan semuanya mati. Tangis si bayi terdengar begitu kencang seakan tahu akan ada peristiwa buruk yang terjadi.

Suuussssh.... Suuuussh ...

Gayatri mencoba untuk menenangkan sang putra. Ia menggendong putranya dan menimangnya dengan perlahan. Bukannya berhenti bayi tersebut semakin kencang menangis. Gayatri pun kembali duduk. Ia mencoba menyusui sang putra namun bayi itu menolak.

" Duh Gusti, ada apa sebenarnya. Kamu kenapa to le. nangis mu kok tidak berhenti. Mbok ... Mbok tahu ndak dia kenapa. Nangisnya sama sekali ndak mau berhenti."

" Simbok juga ndak tahu den ayu. Mungkin tole takut dengan hujan petir. Biasanya kalau disusui diem den ayu."

Gayatri menghela nafasnya berat. Entah mengapa perasaannya semakin tidak karuan.

Di luar tepatnya di pendopo depan pertarungan tengah terjadi.

Trang ... Trang ... Trang..

Suara pedang saling beradu. Kedua kubu terlihat imbang. Ya Duranjaya tengah menyerang Wiradharma. Tapi bukan hanya keduanya yang beradu tanding. Tapi pengikut dari dua kubu pun saling menyerang.

Trang ... Trang ...

Pak ... Pak ...

Hiyaaaa ... Achhh... Wusss ....

Satu per satu para pengikut dari dua buah kubu berjatuhan. Bukan hanya ilmu pedang yang digunakan, namun ilmu kanuragan pun mereka keluarkan.

Huuuummmm huuuufhhh...

Wiradharma mengambil nafasnya dalam dalam dan mengeluarkannya. Tangan kirinya mengusap pedangnya dan keluarlah cahaya berwarna putih dari sana. Pedang tersebut kini menyala terang, membuat pendopo yang tadinya gelap itu kini terlihat.

Hiaaaaat ...

Wiradharma maju menyerang Duranjaya. Duranjaya pun tak mau kalah, ia juga mengeluarkan ilmu kanuragan miliknya. Ia merapal kan mantra di depan pedangnya sehingga pedangnya berwarna merah terang.

Hiaaat ... Syuuuuh ... Syuuuuh ....trang ... Trang ....

"Aaarhg .... Sial"

Duranjaya terjerembab kebelakang. Wiradharma mendekat lalu mengarahkan pedangnya tepat di leher sang adik.

" Apa yang kamu mau rayi. Mengapa kau melakukan ini semua?"

" Hahaha kakang Wiradharma, kau sungguh naif. Apa kau tidak melihat nya, apa kau tidak juga mengerti. Sudah saatnya untuk mu lengser kakang. Kau sudah terlalu lama berdiri di puncak kepemimpinan Padepokan Pedang Sakti."

Wiradharma menyeringai, ia sebenarnya sudah tahu mengenai hal tersebut. Namun Wira membiarkan dulu, ia masih berharap sang adik mau berubah. Tapi dengan adanya penyerangan kali ini menandakan bahwa Duranjaya masih bersikukuh dengan ambisinya.

" Baiklah kalau itu mau mu rayi. Aku tidak segan lagi."

Syuuuuut ....

Wiradharma mengayunkan pedangnya hendak menebas leher Duranjaya. Namun Duran jaya berhasil menghalangi pedang Wira dengan pedang miliknya.

Trang ... Trang ... Syuuuut ... Bugh ... Duagh ...

Durnajaya berhasil bangkit kembali. Pertarungan itu kembali berlanjut hingga Gayatri keluar bersama bayinya. Wanita itu sungguh terkejut melihat dua saudara itu tengah saling beradu pedang. Ia keluar dari bilik kamarnya karena ingin mencari sang suami. Sungguh ia tidak tahu jika di pendopo tengah terjadi pertempuran.

Keluarnya Gayatri menjadi kesempatan emas bagi Duranjaya untuk mengecoh fokus sang kakak.

Dan benar saja saat Wira tengah menoleh ke arah sang istri Duranjaya langsung menebaskan pedangnya.

Sreeeet ..... Argh ......!!!

Wira berteriak keras saat tangannya terkena sabetan pedang milik Duranjaya. Bahkan tangan itu terlepas dari badannya bersama pedang miliknya.

Bugh ... Bugh ...

Duranjaya berhasil melumpuhkan Wiradharma. Sedangkan di sisi lain Gayatri tubuhnya terkena tebasan pedang saat melindungi sang anak.

" Kang ... Mas ..." Gayatri jatuh tersungkur.

Huwaaaaa .... Huwaa....

Bayi itu menangis begitu keras.

" Ja ... Ha ... Nam ... Kau Du ran ja ya."

" Tck ... Banyak omong."

Syuuuut jleb....

Duranjaya menusukkan pedangnya ke tubuh sang kakak sambil menyeringai. Ia lalu berjalan mengambil bayi tersebut.

" Kalian semua dengarkan aku, jika kalian tetap ingin hidup maka bersumpah lah setia kepadaku. Tapi jika tidak maka lebih baik kalian mati di sini."

Beberapa pengikut Wiradharma nyalinya menciut saat mengetahui pemimpin mereka telah tewas. Mereka pun diam. Melawan tidak akan bisa membuat mereka menang.

" Den, mau diapakan bayi ini."

" Habisi saja. Jika tidak dia akan jadi ancaman. Buang tubuh mereka semua ke sungai. Jangan menguburnya di sini aku tidak mau menyimpan tubuh mereka itu."

Duranjaya tertawa puas. Ia benar benar berhasil kali ini. Padepokan Pedang Sakti menjadi miliknya, dengan begitu dia akan menjadi orang yang disegani di dunia persilatan.

TBC

1
christin novip
namanya beubah lagi jadi ki balaajaya ?
syah
Cerita yg menarik. Boleh buat siri ke 2 ye/Smirk/
Wan Trado
katanya di kadipaten gendingan tidak ada yg punya kemampuan kanuragan, beladiri ataupun kekuatan spiritual..
lalu bagaimana bisa panitia pelaksana mampu meletakkan token di punggung siluman harimau..??
Winter192: Duh ya ampun kk. Yg di maksud author rakyat kadipaten Gendingan itu yg g pny ilmu Kanuragan dan semacamnya.Petinggi kabupaten, punggawa, tetua kabupaten dan pengawal pastinya pny ilmu Kanuragan sesuai tingkatan. Ya hancur dong jk kadipaten Gendingan tdk pny ilmu Kanuragan sama sekali. Ya harusnya kita reader bisa mencerna sendiri setiap bacaan tanpa hrs di jelaskan scr detail outhornya🤭😄
total 1 replies
Putra_Andalas
kog terngiang² di pelupuk Mata..!?? di telinga kaleee...😂
Putra_Andalas
Nah... Gitu donk ,kan aman jadinya 👍🏻
Putra_Andalas
Pedang aja bisa Setia tuh , masa' loe nggak...
Putra_Andalas
Dewan Pengurus lebih tepat daripada Dewan Pemerintahan...emg itu Kantor Pemerintah ape..??!
ine
Lumayan
Wiwin Winarti
😁😁😁 udah elang skrg serigala,jangan2 semua hewaN mistis bakalan ikut damar🤣🤣🤣
Wiwin Winarti
Luar biasa,seru
A
bagussss bangeett
Dew666
Yah selesai😭 pdhl seru
Dew666
Liat damar kok jd keingat kei ya…. Jd rindu sm kei
Dew666
Ini karya bagus banget 👍
Dew666
Bagus critanya👍
kurnia rahayu
luar biasa 👍👍👍❤❤❤
Andri Haryono
Luar biasa
Andri Haryono
Buruk
◄✥≛⃝⃕ᴹᴿ᭄°Knight⁹⁹🦅™
keren alur ceritanya
◄✥≛⃝⃕ᴹᴿ᭄°Knight⁹⁹🦅™
keren alur ceritanya /Rose//Rose//Coffee/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!