NovelToon NovelToon
Sekotor Itukah Aku

Sekotor Itukah Aku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Lili Hernawati

ٱلْخَبِيثَٰتُ لِلْخَبِيثِينَ وَٱلْخَبِيثُونَ لِلْخَبِيثَٰتِ ۖ وَٱلطَّيِّبَٰتُ لِلطَّيِّبِينَ وَٱلطَّيِّبُونَ لِلطَّيِّبَٰتِ ۚ أُو۟لَٰٓئِكَ مُبَرَّءُونَ مِمَّا يَقُولُونَ ۖ لَهُم مَّغْفِرَةٌۭ وَرِزْقٌۭ كَرِيمٌۭ

"Wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan reski yang melimpah (yaitu:Surga)" [QS. An Nuur (24):26].

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lili Hernawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Zahra Affianisha

         Hai, kenalkan nama aku Zahra Affianisha. Islam banget bukan?

           Tetapi nama aku jauh berbeda dengan gaya hidup aku. Yeah, kalian semua pasti tau lah. Anak zaman sekarang. Sudah bisa dibayangkan? jika belum bisa, sini deh aku deskripsi kan.

         Aku terlahir dari keluarga yang menganut islam secara kafah.

       Aku, anak ketiga atau terakhir dari tiga bersaudara. Kakak ku yang pertama bernama Muhammad Affianka Razi.

        Dia secara fisik tampan, tinggi, kulit putih, hidung mancung, intinya dia the best lah. Sifatnya ke siapa pun terkesan cuek dan dingin. Jangankan ke orang lain, aku saja yang menjadi adiknya ia tidak terlalu bersikap baik. Tetapi, jika itu adalah kakak aku yang kedua, uh, ia sangat friendly.

        Kakak ku yang pertama ini adalah kakak yang nyebelin.

        Mengapa?

        Karena jika ada perdebatan atau masalah apalah yang terjadi di rumah, pasti selalu disangkut pautin sama kehadiran ku. Yeah, aku dibanding-bandingkan dengan kakak ku yang ke dua. Dia bilang aku cewek begok lah, cewek gak jelas, cewek liar, cewek gak punya malu, cewek gak punya masa depan lah. Intinya aku selalu salah dimatanya!

            

      Ya, terserah. Aku memang tidak seperti kak Annisa.

      Aku memang liar.

      Aku memang bego.

      Aku memang tidak punya malu.

        Aku memang tidak punya masa depan. Tetapi apa kalian tau?

         

          Aku begini karena kalian semua! karena kalian hanya sayang dan perhatian dengan kak Annisa. Ah, ok, jangan bahas kak Razi lagi. Nah, sekarang kita ke kakak ku yang nomor dua.

          Yap, namanya Annisa. Atau nama panjangnya Annisazaki Affian. Yah, dia adalah anak kesayangan di keluarga ku. Semua perhatian dan kasih sayang dikeluarga ku, di tumpah dan diberikan hanya untuk kak Annisa. Iya sih aku sadar, aku dan dia sangat jauh berbeda. Dia adalah wanita yang sempurna dan memenuhi harapan kedua orang tua ku.

         Kita tidak perlu membicarakan masalah fisiknya, karena seperti yang kalian pikirkan ia tidak jauh berbeda dengan kakak ku yang pertama. Dengan aku mengatakan dia adalah gadis yang sempurna, itu sudah menunjukan kualitas sebagai seorang gadis.

         Siapa yang tidak ingin seperti dia, sudah sempurna dan jadi kesayangan di keluarganya. Tetapi jika aku mengikuti jejak nya, menjadi wanita muslimah,  maka orang tua ku akan berpikir bahwa aku ingin mendapatkan pujian dari mereka atau apalah. Jadi, aku lebih memilih jadi diri aku sendiri, mungkin. Oh ya, ini yang paling penting dari dia, dia sudah hafal Al-Qur'an 26 juz. Hebat bukan?

        Beda dengan aku, boro-boro hafal Al-Qur'an, baca saja aku tidak bisa. Hehehe...udah jelas kan perbedaan aku sama dia?.  Sekarang kita beralih ke orang tua ku, yap umi dan abi ku.

       Umi ku bernama Fatimah Asakiah, yah sama halnya dengan kak Annisa, mereka berdua tidak jauh berbeda.

       Menurut ku mulai dari sifat, sikap, sopan santun, dan tentu nya semua apa yang dimiliki umi pasti ada pada kak Annisa.

        Umi adalah tipe orang yang sabar. Paling sabar ngeladenin dan ngehadepin aku di antara mereka. Dia anggun, intinya umi ku spesial. Setiap aku mendapatkan masalah, umi adalah orang pertama yang selalu ada buat aku. Yang selalu belain aku, saat abi dan kak Razi ngeroyok aku dengan segudang kata-kata yang menurut ku itu adalah sebuah penghinaan. Tetapi terserahlah, apa aku harus peduli?. Mau marah, toh mereka makin berulah. Jadi, setiap ada masalah dengan mereka terkadang aku lebih baik diam. Udah, ah, sekarang kita ke abi aku.

      Nama abi aku Muhammad Affiarul Hadi. Dia adalah pemimpin yang tegas di keluarga ku. Abi ku sebelas dua belas dengan kakak aku yang pertama. Kesannya, keras kepala. Kehidupan aku dengan mereka sangat bertolak belakang. Mereka sangat islami, sedangkan aku? lebih memilih dunia yang bebas. Yap, pergi clubinglah, weekend, jalan-jalan sesuka hati aku, tentunya aku tidak sendiri. Aku punya sahabat yang selalu ada buat aku. Daripada mereka,

          "JAHAT".

Bersambung..

1
Ettysutrisno Lvchaca
sejauh ini msih bingung dan g ngerti alur nya..
Zainab Ddi
makasih author Uda tamat ceritanya bagus 💪🏻💪🏻💪🏻😍😍😍selalu untuk bekarya
Zainab Ddi
tasain
Zainab Ddi
lanjut baca
Zainab Ddi
ditunngu kelanjutan nya
Zainab Ddi
ooh jodoh Alif bukan Annisa
Zainab Ddi
Alhamdulillah akhirnya sah Zahra kaget dan seneng ya
Zainab Ddi
dikerjain keluarga nya zahra
Zainab Ddi
😭😭😭
Zainab Ddi
😭😭😭 Alhamdulillah ketahuan
Zainab Ddi
lanjut baca
Zainab Ddi
😭😭😭terharu
Zainab Ddi
Zahra nasibmu😭😭😭
Zainab Ddi
sebenarnya Razi ini kakak kandung bukan
Zainab Ddi
lanjut baca
Zainab Ddi
kasian Zahra orangtuanya pilih kasih aku jg pernah ngalamin itu 😭😭😭sakit emang
Zainab Ddi
💪🏻💪🏻💪🏻 author
Yaser Levi
razi sialannn ganggu aja..ya tuhan..😂😂😂😂
Yaser Levi
memang si zahra begooooo..napa juga bilang iya aku terima lamaran alif..bloooonnnn gak kira2 hadeuh
Yaser Levi
pesantren abal2🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!