NovelToon NovelToon
Seputih Melati

Seputih Melati

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Duda / Tamat
Popularitas:65.3k
Nilai: 5
Nama Author: Dede Dewi

Melati adalah seorang gadis dengan keterbatasan fisik, yang membuat dirinya menjadi gadis yang tertinggal dari teman seusianya. Dan bermula di usia SMP, dia mulai mengenal teman dekat yang begitu baik, guru yang baik, dan tetangga yang sangat baik. Namun, di waktu itu pula, dimana cinta pertamanya harus meninggal dunia karena kecelakaan, membuat dirinya mampu berdiri lebih kuat, dan mampu mencapai suatu perubahan yang dirasanya mustahil, atas kerja keras dan usaha nya yang tak mengenal putus asa. Hal baik apa yang akan dia temui nantinya? Siapa sesungguhnya cinta pertamanya?

Bagaimana perjalanan hidup Melati? Yuk, simak cerita Seputih Melati ini sampai selesai. Jangan lupa tinggalkan jejakmu😉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dede Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Prolog

Namaku Sekar Melati Sukma. Aku biasa dipanggil Melati. Aku adalah seorang gadis yang terlahir berbeda dengan anak lain pada umumnya. Di awal kehidupanku, aku sempat kuning, karena kekurangan air susu ibu, dan diusiaku enam bulan, aku mengalami kejang cukup lama, hingga aku dinyatakan koma, dan aku harus tinggal di ruang NICU cukup lama.

Ketika aku balita, pertumbuhanku berbeda dengan teman seumuran ku. Aku selalu terlambat dalam hal perkembangan, sampai aku selalu mendapat catatan dari bidan desa saat di posyandu. Hingga aku masuk Sekolah TK, aku masih sering terkucilkan karena diriku yang berbeda. Banyak teman seumuran ku yang sudah bisa bersepeda, dan asyik bermain dengan teman seumuran, dan dengan asyiknya mereka tertawa bahagia bersama. Sedangkan aku hanya mampu melihat dari jendela kamarku. Ya, aku tidak diijinkan bapakku untuk bermain diluar, karena selain akan diejek, aku akan kecapekan, dan itu mempengaruhi kesehatan ku. Dan hal itu sangat tidak disukai bapakku, karena bapak akan sangat kerepotan jika sampai hal itu terjadi, karena ibuku jauh dariku, dia bekerja sebagai TKW di negeri jiran.

Ketika aku masuk SD, barulah aku memiliki seorang teman, dia bernama Fauzia, yang biasa dipanggil Zia. Dia adalah anak dari keluarga petani, yang kehidupannya pas pasan, tetapi dia begitu baik, dan dia selalu mau berteman denganku, meski banyak teman lain yang menghasutnya untuk menjauhiku, karena aku berbeda. Zia mengajakku untuk bergabung ikut mengaji di masjid, tentu saja untuk hal itu, bapak mengijinkanku, tetapi dengan pengawasan. Aku sangat bahagia, bisa bergabung dengan mereka, meski aku tetap terkucilkan.

Aku terlahir dengan lidah yang kurang normal, lidahku pendek, sehingga untuk berbicara, kata-kataku kurang jelas. Selain itu, sejak lahir paru-paruku memang mengalami kelainan, sehingga aku sering merasakan kesulitan bernapas, bahkan pernah aku merasa hampir mati, karena cukup lama aku kehabisan oksigen, sampai aku pingsan dan dibawa ke rumah sakit.

Bapakku adalah orang yang paling aku sayangi, karena bapak lah yang selalu sigap dengan segala keadaanku, termasuk aku yang harus keluar masuk rumah sakit untuk berobat.

Hingga di tahun kelima aku sekolah di sekolah dasar, ibuku melahirkan anak kembarnya laki-laki. Hatiku sangat bahagia, karena dengan begitu, aku akan punya teman di rumah, tanpa aku harus bermain di luar.

Ibuku sudah lama tidak kembali ke luar negeri semenjak aku kelas empat SD, dan banyak sekali larangan dari ibuku kala itu, termasuk larangan untukku bermain dengan Zia. Sebagai penghibur hatiku yang sepi, aku bermain dengan adik kembar ku. Entah apa alasannya, yang jelas, karena ibuku sangat menyayangiku dan ingin aku selalu baik-baik saja.

Akupun sudah masuk SMP, adik kembar ku sudah masuk usia dua tahun, dimana mereka sudah lepas ASI. karena sebuah keadaan, mengharuskan ibuku kembali ke luar negeri dan meninggalkan aku, bapak dan tentunya kedua adik kembar ku. Kedua adikku dirawat oleh nenekku, sedangkan ayahku bekerja juga dari pagi sampai sore.

Aku masuk SMP bersama Zia. Kami satu sekolahan, tetapi kami berbeda kelas. Aku sangat bahagia, karena aku sudah bisa bermain lagi bersama Zia dan teman-teman seusiaku.

Aku memiliki paras yang cukup cantik, dengan kulitan bersih. IQ ku juga bagus, aku termasuk anak cerdas dan pintar, sejak di Sekolah Dasar, aku selalu mendapat prestasi, sehingga mudah bagiku untuk masuk sekolah menengah pertama favorit di kotaku. Banyak guru yang menyukaiku karena kecerdasan ku, Namun, semua kehidupan ku mulai terasa berubah dan terasa lebih sulit, semenjak suatu kejadian di Usiaku remaja, tepatnya di bangku SMP.

Ikuti terus ceritaku, di bab berikutnya...

1
Nuryuniati Haryono
jalur cerita sangat menarik, terus berkarya.. 💪💪
Dede Dewi: terimakasih kak😍
total 1 replies
Neulis Saja
Thor, lanjut dong dgn putra dan putri dari para ortunya siapa tahu ada yg jadi besanan misalnya satria besanan sama keluarga melati kayanya seru yah Thor tidak menyambungkan keturunan. reader tunggu yah 🙏
Dede Dewi: siap kak. InshaaAllah author buat
total 1 replies
Neulis Saja
marwa menjadi obat bagi keluarga dari segala kepahitan, kesusahan dan kepedihan tergantikan dgn kebahagian yg tiada terkira semoga menjadi harapan bahagia bagi orang tuamu, bagi semua yg ada disekitarmu
Neulis Saja
semoga selamat sampai lahiran yah
Neulis Saja
next
Neulis Saja
udahlah jgn diingat kalau akhirnya akan merasa tersakiti dgn tindakannya
Neulis Saja
i agree with your attitude
Neulis Saja
duh pak guru udah bucin akut nyampe gak mau lepas nempel aja kayak perangko dgn amplonya
Neulis Saja
tinggal bahagia yg dirasakan berdua karena kepedihan dan kesulitan telah dilaluinya
Neulis Saja
cepet hamil biar tsabita ada temennya
Neulis Saja
ehm
Neulis Saja
hotel kali ko rumah
Neulis Saja
ehm tak berarti apa2 karena melati sdh jadi istri orang
Neulis Saja
oh panggilannya jadi mas yah ok lah gak my hubby
Neulis Saja
next
Neulis Saja
terasa beban berkurang padahal yg ngalamin melati dan pak guru kenapa serasa reader yg ngalamin yah itulah hebatnya author yg bisa membawa reader ke suasana yg ada dalam novel good job 👍
Neulis Saja
ehm sebuah pengorbanan yg luar biasa buat mereka, ugi yg telah membantu ibunya laili, pak guru yg membantu melati ketika di smp, dan melati membantu pak guru utk anak2nya yg sdh menganggap melati seperti ibunya itulah org2 yg success dlm artian telah memberikan manfaat utk sekitarnya
Neulis Saja
ehm sangat menyentuh di part ini sampai menitipkan air mata 😥
Neulis Saja
setiap kesusahan akan datang kebahagian
Neulis Saja
as a life lesson for front
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!