NovelToon NovelToon
Stand Alone

Stand Alone

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Konflik Rumah Tangga - Solidifikasi Tingkat Sosial / Tamat
Popularitas:27.3k
Nilai: 5
Nama Author: momian

Aqila nadya falisah, Atau di sapa Aqila harus menerima kenyataan bahwa ia di jodohkan dengan anak dari majikannya sendiri. Apakah yang akan terjadi dengan perjodohan tersebut? Maukah sang pria yang di kenal arogan dan dingin menerima Aqilah sebagai istrinya.

"Langit aku ingin bersamamu seperti awan yang selalu mendapingimu di kala terang dan juga gelap."


"Aku Langit yang hanya bisa kamu kagumi, tapi! tidak bisa untuk kamu miliki."

Mampukah Aqila membuat Langit tunduk padanya? atau! Aqila harus menyerah dengan semua kenyataan bahwa Langit sangat sulit untuk ia gapai?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon momian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01

"Tanda tangan! Cepat!" Pintah Langit sambil melemparkan map kehadapan Aqilah.

"Apa ini?" Tanya Aqilah sambil menatap wajah Langit yang terlihat sangat dingin.

"Itu kontrak pernikahan. Cepat tanda tangan"

"Kontrak? Tapi mas, kita baru saja menikah dengan sah di mata hukum dan agama di depan orang tua mu, kenapa harus menandatangani kontrak ini?"

"Bego! Kau pikir aku sudih menikah dengan mu?" Tanya Langit sambil mentap Aqilah. "Kau tidak layak denganku. Kau hanya wanita mata duitan yang hanya ingin menumpang hidup dengan ku."

"Mas."

"Kita menikah hanya setahun dan setelah itu aku akan menceraikan mu. Jadi cepat tanda tangan."

Bagai di sambar petir di sore hari. Aku tidak menyangka jika pernikahan yang aku lakukan pagi tadi berjalan seperti ini. Langit nama pria yang dijodohkan dengan ku tidak menerima pernikahan ini. Dia ingin menjadikan pernikahan ini sebagai nikah kontrak selama setahun. Dadaku sesak seketika, saat aku dengar dari mulutnya bahwa aku tidak layak untuknya. Harusnya ia menolak jika tidak ingin menikah, bukan justru mempermaikan pernikahan dengan nikah kontrak seperti ini.

Dan terpaksa aku harus menandatangani isi perjanjian kotrak tersebut tanpa ku baca sama sekali. Karena tidak ingin bertengkar dengannya, dengan imam yang akan jadi penunjuk arahku kedepan selama setahun.

"Kau tidur di sofa. Jangan berani naik ke atas tempat tidurku." Katanya dengan wajah yang sangat dingin. "Dan, jangan menyentuh barang-barangku." Lalu Langit menutup pintu kamar dengan sangat keras membuat diriku kaget.

Aku hanya bisa menghembuskan nafas secara perlahan, lalu mengusap dadaku dan berharap Langit hanya sedang bercanda gurau dengan perkataannya. Aku berharap Langit sedang menguji kesabaran ku dengan tingkahnya yang barusan ia lakukan padaku.

Tapi meski Langit melarangku menyentuh barang-barang miliknya, aku sebagai istri tidak menggubris ucapannya. Aku sebagai istri tetap harus melayani Langit sebagaimana istri terhadap suaminya.

Kulihat sepatu Langit berserakan di lantai, lantas aku langsung mengambilnya dan menyimpanya ke tempat sepatu agar terlihat rapi, dan setelah itu aku merapikan tempat tidur yang seprei nya berantakan

. Hingga lelah menghampiri, aku pun segerah membersihkan tubuh dan kembali keluar dari kamar menuruni anak tangga menuju dapur.

"Sayang dimana Langit?" Tanya Ibu Lisa, ibu mertuaku.

"Langit, hhm dia-,

Ibu menggenggam kedua tangan ku dan mengajak ku duduk di kursi. "Sayang, kamu harus sabar menghadapi sikap Langit yang sangat cuek dan dingin. Langit walau pun seperti itu tapi dia punya sisi yang lembut, dia tipe laki-laki yang setia. Percaya sama ibu."

"Iya Bu." Ucapku sambil menganggukkan kepala.

"Sabarlah nak, ibu tahu Langit hanya belum menerima kenyataan ini. Tapi ibu yakin, Langit pasti akan menerima mu dan mencintaimu kelak. Jadi ibu mohon bersabarlah"

Aku hanya bisa tersenyum mendengar ibu mertuaku menceritakan tentang Langit kepadaku, tentang masa kecil Langit, tentang apa yang Langit sukai dan tidak sukai. Seketika aku berharap bisa menjadi awan bagi Langit agar aku bisa selalu bersama nya dalam keadaan apapun.

Langit. Aku tidak ingin menjadi hujan yang akan jatuh ke bumi lalu meninggalkan mu. Dan aku pun tidak ingin menjadi matahari ataupun bintang yang bersinar namun akan meninggalkan mu walau sudah waktunya. Dan aku pun tidak ingin menjadi pelangi yang terlihat begitu sangat cantik, namun tetap ujung-ujungnya akan meninggalkanmu. Langit, aku ingin menjadi awan mu yang selalu ada dalam terang dan gelap mu.

.........

"Mas, kamu sudah pulang?" Tanya ku sambil menghampiri Langit.

Langit hanya diam langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur.

Lalu aku yang melihat Langit seperti itu, berbaring dengan memakai sepatu, langsung mendekat dan mencoba melepas sepatu yang Langit kenakan.

"Apa yang kau lakukan?" Tanya Langit dan tanpa sengaja kaki nya menendang tubuhku hingga aku terjatuh

"Mas, aku-,

"Jangan sentuh aku dengan tangan kotormu itu." Ucap Langit dengan tegas membuat dadaku terasa sesak.

Sekotor itukah aku di mata mu mas? Hingga memegang sepatumu pun saja kamu tidak sudi.

"Keluar sekarang juga!" Titah nya sambil menunjuk ke arah pintu.

Aku hanya bisa menurut dan keluar dari kamar, karena tidak ingin mengganggu Langit untuk beristirahat. Dan setelah beberapa saat, aku pikir Langit mungkin sudah tertidur, perlahan aku membuka pintu kamar dan masuk secara perlahan. Benar saja Langit sudah tidur dengan pulasnya.

Ini adalah malam pertama kami menjadi pasangan suami istri. Mungkin pasangan suami istri di luar sana akan menghabiskan malam pertamanya dengan hangat dan romantis. Tapi berbeda dengan aku dan Langit. Malam kami tidak ada malam seperti mereka.

1
Silvi Chen
ku kira terus tamat..ternyata masih lanjut..
yej
ya Allah dah tak tunggu² bgt kelanjutan nya, eh malah ga up up
Lisda
ko GK up lg thor
Serenarara: ubur-ubur minum selasih
coba baca novelku berjudul Poppen kak, terimakasih.
total 1 replies
。.。:∞♡*♥
biar tau rasa tuh langit, pergi yg jauh ya Aqila...
Jar Waty
lanjut thor jangan lama2 upnya
Hikmah Araffah
biarin Aqila prgi ,enk bgt setlh tau pcrnya berkhianat baru nyari Aqila ,
thorr jngn di bikin balikan sm Langit ,langit bekas si lampir
Leni marlina
Next
Aries April Liani
lnjutt thoorrr😭😭😭
naniek suhastuty
adiihh seenaknya saja langit memukul andre tanpa bertanya dulu dgn cara baik2 ...dasar langit si temperamental pantas klo aqila pergi dr sisi langit karena mana ada wanita yg bisa tahan mendapat siksa batin jg sakit fisik apalgi itu dilakukan.suami sendiri
KntRiiW 💖💖
aqilanya beneran pergi ninggalin langit,,,aku penasaran thor aqila menghilang kemana 🤔
。.。:∞♡*♥
langit sudah mulai menyesal Aqila pergi 🤧kamu akan tambah menyesal langit klo tau orang yg kamu siksa yg mendonorkan hatinya untukmu
。.。:∞♡*♥
akhirnya ketahuan juga..
Hikmah Araffah
kbnykn novel crtnya sama ,klo si laki udah di khianati sm pcrnya baru deh peduli sm istri merasa bersalah lah apa lah hadeh,istri jadi kaya Korban pelampiasan
Leni marlina
Next
Dwy Widya
jangan lama-lama up nya Thor,selalu ditunggu, sukses selalu 👍💐😘
Siti Sa'adah
akhry up jg,,wlpn sedikit
naniek suhastuty
selamat tinggal langit dr aqila
Mirta Soriale
Aqila pergi
Jar Waty
lanjut thor jangan lama2 upnya
Leni marlina
Next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!