NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Gadis Somplak

Kisah Cinta Gadis Somplak

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: Rita Tatha

Dibalik sikap ceroboh dan somplak di antara ketiga sahabatnya, Zahra menyimpan kisah hidup yang cukup memilukan. Masa kecil bersama Yudha di sebuah Panti Asuhan, membuat Zahra menganggap Yudha sebagai kakak bahkan Zahra sangat mengagumi lelaki itu dan berharap bisa menjadi pendamping hidup Yudha selamanya—kelak.

Di satu sisi, Zahra berusaha menghindar dari Arga karena tidak ingin 'sial' jika berada di dekat lelaki itu. Setelah sebuah penolakan terlontar dari mulut Zahra, Arga memilih untuk pergi.

Namun, bagaimana jika sebuah rahasia tentang Yudha terkuak dan hal itu membuat Zahra kecewa? Akankah Zahra bisa memaafkan Yudha, atau mengejar cinta Arga yang pernah dia tolak sebelumnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rita Tatha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

01

Tok tok tok!

"Zae! Bangun, oe!" Suara Zety yang begitu melengking tidak mampu membangunkan Zahra yang masih asyik bergulat dengan selimut. Bahkan, sampai tangan Zety terasa kram, tetapi pintu tersebut belum juga terbuka.

"Zae! Bangun! Udah setengah tujuh! Katanya elu hari ini pertama kerja!"

"Elu berisik banget sih, Suk!" Margaretha menghempaskan tubuhnya dengan kasar.

"Temen elu, noh! Kalau tidur udah kaya kebo. Jangan-jangan kalau diperk*sa enggak kerasa."

"Astaga! Mulut elu laknat banget, Suk. Sama bestie kok ngomongnya gitu." Margaretha meminum teh panas yang berada di depannya.

"Mar! Teh gue!" pekik Zety, tetapi Margaretha tidak peduli dan tetap menghabiskan teh tersebut dalam sekali tenggak.

"Mending elu siap-siap aja. Bentar lagi Mas Gatra dateng, loh." Margaretha memainkan ponsel dalam genggaman.

"Elu enggak lihat? Gue udah siap, cantik gini?" Zety menunjukkan penampilannya dari atas sampai bawah. Margaretha pun memindai tubuh Zety, dan mendes*h kasar setelahnya.

"Gue tahu kalau ketemu Mas Gatra itu elu pasti dandan cantik, tapi gaya sok paling cantik," hina Margaretha. Namun, sepersekian detik kemudian Margaretha menjerit saat Zety menarik telinganya dengan kencang. "Sial! Sakit, Suk!"

"Makanya kalau ngomong jangan seenak udel sendiri." Zety pun ikut mendudukkan kasar tubuhnya di samping Margaretha.

Namun, baru saja hendak memejamkan mata, terdengar bunyi klakson dan dengan bergegas Zety keluar dari rumah. Bahkan dia menyambar tas yang tergantung di dekat sofa dengan terburu. Margaretha hanya menggeleng melihat sahabatnya.

Kasihan banget elu, Suk. Moga aja Mas Gatra bisa ngebuka pintu hatinya dan bisa mencintai elu.

***

Zahra baru saja membuka kedua mata dan dia tersentak saat melihat jam beker sudah menunjuk angka tujuh. Zahra baru mengingat kalau ini adalah hari pertama kerja. Dengan langkah yang sangat terburu, Zahra turun dari tempat tidur, mengambil handuk lalu berlari ke kamar mandi.

Tidak peduli bersih atau tidak ketika mandi, yang penting sudah bau sabun. Mandi bebek kalau kata orang-orang. Hanya butuh lima menit, Zahra sudah keluar dengan badan yang masih sedikit basah karena Zahra menggunakan handuk secara asal. Lalu dia mencari seragam yang baru diterima kemarin, masih dengan terburu.

"Elu udah bangun, Zae?" Margaretha yang baru keluar dari dapur menatap tampilan sahabatnya

"Elu jahat banget sih, Mar. Gue udah bilang hari ini gue pertama masuk kerja. Kenapa kalian enggak bangunin?" Zahra memakai sepatu lalu menali dengan cepat.

"Lah, gue sama Suketi udah bangunin elu. Eh dasar elunya aja yang tidur kaya mayat." Margaretha menimpali untuk membela diri. Zahra hanya mendecakkan lidah.

Zahra segera mengambil kunci motor tanpa peduli pada teriakan Margaretha yang akan memakai motor tersebut untuk pergi. Bagi Zahra yang terpenting saat ini adalah dirinya bisa sampai di perusahaan milik Pandu tanpa terlambat.

Selama dalam perjalanan, bibir Zahra terus saja menggerutu saat merasakan laju motornya begitu lambat seperti siput. Bahkan, berkali-kali Zahra memukul speedometer untuk meluapkan kekesalan.

"Kenapa lagi ini?" Zahra bergumam saat motornya terasa oleng. Zahra pun menghentikan motor tersebut lalu turun dari sana dan melihat ban motornya bocor.

Zahra menggeram lalu menendang kencang ban motor yang telah kempes, tetapi sesaat kemudian dia mengangkat kaki dan merintih kesakitan.

"Oh, sial banget hidup gue! Kaki gue sakit banget pula!"

"Makanya, jangan sok jagoan."

Zahra terdiam saat mendengar suara dari arah belakang.

1
Dulah Keweh
hai
pipi gemoy
👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
Rita Juwita
luar biasa...
kaki novel
/Good//Good//Heart//Heart/
falea sezi
kok be kena aids
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙮𝙪𝙙𝙖, 𝙠𝙚𝙣𝙖𝙥𝙖 𝙜𝙖 𝙘𝙗 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙨𝙚𝙢𝙗𝙪𝙝 𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙟𝙜𝙣 𝙣𝙮𝙚𝙧𝙖𝙝 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙨𝙜𝙣 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙖𝙠𝙞𝙩𝙢𝙪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙝𝙖𝙧𝙖𝙥 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙪𝙙𝙝𝙖 𝙟𝙙 𝙧𝙚𝙨𝙞𝙠𝙤 𝙢𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙙𝙖𝙝 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙙𝙞𝙡𝙖𝙣𝙟𝙪𝙩𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙙𝙖𝙝2𝙖𝙣 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙜𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙮𝙜 𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝 𝙗𝙖𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙜𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙪𝙙𝙖𝙝𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙞𝙣 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙙𝙧𝙥𝙙 𝙣𝙖𝙣𝙩𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙮𝙜 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙣𝙘𝙞 𝙙𝙞𝙖 𝙡𝙧𝙣 𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖 𝙣𝙪𝙙𝙪𝙝 𝙗𝙞𝙖𝙧𝙡𝙖𝙝 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙩𝙖𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙜𝙖𝙨𝙨 𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙪𝙢𝙥𝙪𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙚𝙨𝙚𝙢𝙥𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙟𝙡𝙨 𝙟𝙜 𝙩𝙖𝙧 𝙜𝙞𝙢𝙖𝙣𝙖 𝙟𝙖𝙬𝙖𝙗𝙖𝙣 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙟𝙙 𝙥𝙚𝙣𝙚𝙣𝙩𝙪 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙚𝙙𝙚𝙥𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
𝙗𝙖𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙧𝙜𝙖 𝙢𝙤𝙙𝙪𝙨𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙢𝙖𝙝 𝙗𝙞𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙟𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙜𝙖 𝙠𝙚𝙙𝙪𝙡𝙪𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙮𝙜 𝙡𝙖𝙞𝙣 𝙩𝙧𝙨 𝙩𝙖𝙠𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙚𝙘𝙚𝙬𝙖𝙞𝙣 𝙡𝙜 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙪𝙣𝙜𝙠𝙖𝙥𝙞𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙪 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙯𝙖𝙝𝙧𝙖 𝙗𝙖𝙠𝙖𝙡 𝙣𝙤𝙡𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙢𝙪.
Marlina Malla Cessa
bagusss cerita nyah ga ngebosenin 🥰🥰
pipi gemoy
👍🏼👏🏼☕🙏🏼
pipi gemoy
congrats Arga n Zainab 🌹
pipi gemoy
😆😆😆😆😆😆😆
pipi gemoy
Arga mulai baper seperti si panu😆😆😆👻
pipi gemoy
ya ampun nih si Zainab minta di sleding 😂😂😂😂😂
pipi gemoy
ortu Arga noh👍🏼👏🏼🌹
pipi gemoy
Yudha memenuhi janjinya dengan menjaga Zahra sampai akhir hayat 🥀
pipi gemoy
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
sempat sempat menjadikan Arga tumbal setan👻👻👻
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!