NovelToon NovelToon
Bukan Cinta Biasa

Bukan Cinta Biasa

Status: tamat
Genre:Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:23.3k
Nilai: 5
Nama Author: Nilda

Kisah seorang Gadis Yang berasal dari Gunung Sitoli, Yang bernama Tina yang merantau ke Ibukota.

Kesulitan hidup membuatnya terpaksa mengikuti
jejak Abangnya mencari rezki di Jakarta hanya bermodalkan Ijazah Alakadarnya.

Kehidupnya berubah drastis sejak ia bertemu dengan Arkham Nicol, seorang Kontraktor dari daerah Sumatra. Pria yang sedang patah hati itu tak peduli Agama, suku, dan budaya, gadis atau janda untuk dinikahi, yang penting bisa mengobati luka hatinya.

Ia menjadi Muallaf dan hidup bahagia selama sepuluh tahun dengan Suami, melahirkan Empat anak lelaki untuknya.

Tak pernah disangka oleh Tina, perbantahan dengan orang tua dimasa muda berumah tangga menciptakan luka kecil dihati lembut suami Coolnya.

Hingga belakangan suaminya jarang tidur, banyak merenung. Mengigau saat terlelap sebentar saja. Sering berandai - andai.


Hati Tina berantakan, saat mendapati suaminya ternyata telah menikah diam- diam dengan kerabatnya, seorang janda bernama Nahda.
Ia stres, dan ingin menghancurkan dunia kalau ia bisa.


Dapatkah Tina menerima? Sanggupkah ia berbagi Cinta dengan perempuan yang ternyata sangat disayangi suaminya itu. Apa saja kegilaan
yang Tina lakukan. Bagaimana madu Yang lebih dewasa itu menghadapi kegilaannya.

Baca kelanjutan kisah ini, hanya di Manggatoon.
dalam karya berbagi Cinta.
Novel On Going ini rencananya bakal Autor ikutkan lomba Iven Manggatoon berbagi cinta.
Kasih dukungan yang banyak ya say...Ini kisah bakal Up satu Episode sehari.
like, fote, faforitkan dan kasih bintang. Ini kisah yang dekat banget dengan Autor.🙏🙏🥰💓💓💓

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nilda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Awal Jumpa

Tina menyeka keringatnya yang bercucuran, ia baru saja melayani banyak pelanggan ikan segar majikannya. Walau ia perempuan, ia cukup terampil membelah ikan kalau pelanggan minta potongan ikan besar. Atau ada yang minta ikannya langsung beres, dengan mudah gadis itu melakukannya. Maklum sudah hampir setahun ia

bekerja dipasar tradisional Rawamangun, Jakarta Timur.

Apa yang bisa dilakukan oleh seorang gadis yang hanya lulusan sekolah tingkat awal dikota besar ini selain hanya bekerja kasar? Syukurlah ia dapat kerja dipasar, kalau mau jadi Artis ngak mungkin juga. Ia tak cukup punya kecantikan dan keunikan, apalagi talenta untuk itu.

Gimana dek, laris? " tanya bang Ujang pemilik lapak ikan.

" Sukur deh bang..Hari ini kayaknya bakal ludes kaya kemarin. Dewa keberuntungan sepertinya

berpihak pada kita Minggu ini. " kata Tina riang.

" Syukurlah...Cepat habis cepat pulang. Nanti bang Ujang kasih bonus buat mejeng malam Minggu. " kata Sang Bos yang merupakan orang perantau itu

juga.

" Mejeng sama siapa, orang ngak ada yang suka sama Tina. " kata Tina tersenyum malu.

" Makanya mejeng bareng kawan perempuan, siapa tahu ntar ketemu yang kecantol.

Dari mana datangnya lintah

Dari Banda turunke padi

Darimana datangnya Cintah

Ya dari mata turun kehati. Ci...He...

Ujang menyampaikan pantunnya dengan bernyanyi sambil bergoyang konyol, tak lupa mata dikedap - kedipkan. Tak ayal membuat semua yang kebetulan sedang berbelanja disekitar mereka terkikik melihat tingkah pria setengah baya itu.

Tina juga tak tahan menawan tawanya.

" Udah...udah...Jualan dulu, ntar keasikan nonton Abang, orang jadi lupa beli. Ikannya masih ada nih." kata Tina mengingatkan Ujang.

" Ya deh...lanjutkan! " katanya menirukan kampanye presiden waktu itu.

Abang pergi cari makanan dulu, yang rajin jualannya. Ingat! bonus mejeng malam Minggu! " teriaknya sebelum beranjak.

" Ikan segar! ikan segar!...buruan buk, teh , neng, tinggal dikit lagi, habis ntar ngak ada lagi. " kata Tina berteriak.

Setengah jam Kemudian , ikan - ikan habis terjual.

Tina meregangkan tubuhnya, sembari menunggu bang Ujang tiba. Ia termenung mengenang nasipnya, dikampung susah, sudah dikotapun tetap susah. Ia dengan konyolnya mencium ketiaknya yang tentu saja bau keringat bercampur

Anyir ikan.

" Ih...siapa juga yang Sudi berkencan dengan perempuan sebau ini. " katanya mengempeskan hidungnya.

" Makanya, ntar lagi pulang, mandi lima kali, gosok gigi, gosok semua. Kalau dah wangi baru mejeng, kalau kayak gini memang ngak ada yang mau kencan, bang Ujang aja yang sudah baranak lima ogah. " kata Ujang mengejutkan Tina.

" Abang! Datang- datang ngagetin. protes Tina terkejut.

" Makanya, masih muda jangan suka melamun, ntar kemasukan hantu pasar baru tau. Mana pake jilat ketek lagi. Jorok tau! " kata bang Ujang yang membuat Tina pengen menabok bos reseknya itu.

" Mana ada begitu,bang Ujang buat malu aja, kalau bukan suami orang , udah kutabok Abang sampe pingsan." kata Tina memasang wajah marah.

" Udah...ngak usah ngambek, apalagi marah, ni gaji sama bonusnya. " kata Ujang setelah menghitung penghasilan kali ini.

Mata Tina langsung berbinar.

" Makasih Ajo Ujang yang baik dan tertampan sepasar Rawamangun. " Katanya riang sembari menyimpan uang yang diberikan pemilik lapak.

" Yang namanya perempuan, biar itu dari suku apa, bentuk model apa, tetap aja matanya akan hidup kalau sudah ketemu yang Empat segi. " kata Ujang

Kamudian.

" Yang namanya orang hidup, matanya tetap hiduplah Ajo. " Balas Tina.

" Kalau ngak ada uang, mata wanita kurang nyalang. Intinya sebagian besar yang namanya cewek itu matre! " kata Ujang langsung ke inti.

" Ngak urus, mau matre mau ngak, pokoknya ngak ada uang, langkah mandek. " kata Tina tak mau kalah.

" Iya - iya..Sekarang sudah ada uang, sekarang pulang sana, cabut. Mandi yang lama, biar ntar malam wangi. " kata Ujang mengingatkan. Cepat cari jodoh, biar ngak jadi perempuan tukang ikan lagi. " kata Ujang.

" Emang bang Ujang dah siap cari karyawan baru, kalau aku dah dapat Cowok keren, kaya yang akan membawaku keluar dari pasar ini. " kata Tina berbalik.

" Pergi sana! Cari sana! kalau udah dapat bang Ujang ikut senang. Soal lapak ikan, itu urusan belakangan. Yang penting disitu laku dulu. Baru ngomong. " kata Ujang mengibaskan tangannya.

Tina beranjak dengan senyum dikulum.

" Apa yang kukatakan barusan? Emang ada yang keren, kaya yang mau sama aku? " tanyanya bicara sendiri. Kemudian ia menggelengkan kepalanya.

" Jangan mimpi Tina...Kau cuma gadis biasa yang

cuma bisa jualan ikan saja. Sedang jualan yang lain, Tina mungkin tak mampu, apalagi kerja di Supermarket jadi SPG. Ia yang pendek, takkan bisa diterima, walau umpamanya ia tamat SMU.

Kadang ia Iri pada temannya Bute, yang tinggi putih, tamat SMA, pulang kerja gadis itu wangi, maklum ia kerja dipasar Modern.

Karna keasikan melamun, tak sadar, kaki Tina tersandung batu. Tak urung, kakinya yang hanya beralaskan sandar jepit, terluka. Induk kakinya berdarah.

Tina meringis sakit.

" Aduh...Makanya kalau mimpi jangan disiang bolong. " katanya memperingatkan diri setelah mengikat ibu jari kakinya dengan menyobek ujung lengan bajunya. Lalu Tina melanjutkan pulang menuju tempat kos- kosannya.

Setibanya di kos, Bute teman sekamarnya menyambutnya.

" Ntar malam kita jalan ya, kebetulan aku dapat jadwal of malam Minggu, ngak biasanya dapat, ini pantas dirayain. Aku baru gajian, ntar aku yang traktir. " kata Bute yang membuat Tina hampir tak percaya.

" Serius nih, ngajak aku? " tanya Tina masih kurang percaya.

" Iya lah aku ajakin kamu, masak ajakin dinding, kan

cuma kita berdua, sama lemari butut,kasur santai tipis yang ada disini. " kata Bute masih dengan nada ketusnya.

" Kok bisa ya kebetulan sekali idenya Lo sama bang Ujang kompakan gitu." tanya Tina lagi.

" Ya udah mandi sana, berendam setengah hari, biar ngak bau ikan, ntar malam biar wangi, ogah gue jalan sana cewek bau ikan. " kata Bute seraya memencet hidungnya, kalau bukan karna sekampung, dan pacaran dengan abangnya Tina, ogah juga Bute jalan sama Tina.

Tapi demi nama cinta, Bute bela- belain nahan nafas, tiap kebetulan ketemu dikos pas Tina pulang kerja. Dari pada cewek itu harus berbagi kamar dengan abangnya , seperti saat pertama Tina tiba di Jakarta setahun yang lalu.

Malam itu, mereka jalan ke salah satu clup malam

dikawasan JT.

" Apa ngak salah kita mejeng ketempat beginian? " tanya Tina ragu- ragu saat akan masuk.

" Sit...jangan brisik dan norak, nanti ketahuan kita orang baru. Ayo langsung goyang aja, ikuti gue. " kata Bute berbisik. Tinapun langsung begerak mengikuti musik, menirukan calon kakak iparnya.

" Aduh...Sakit...Tina meringis, sembari menunduk memeriksa kakinya yang tadi luka terinjak seseorang yang tampaknya berjalan sempoyongan.

" Maaf... " kata lelaki itu juga menunduk. Muka mereka begitu dekat. Dengan sigap pria itu memeriksa luka Tina yang hanya dibalut kain.

" Ceroboh sekali kau perempuan! " masa luka begini cuma dibalut kain buruk. Pria itu membuang

kain pembalutnya, sekalian mencopot sandal Tina.

Tina malu mendapat tatapan cemooh pria itu.

Sedetik berikutnya tubuh kecil Tina melayang, pria itu ternyata menggendongnya. Membawanya keluar dari Clup malam itu.

Ia membawa Tina kesebuah ruangan yang cukup indah. Ada kamar tidur empuk juga. Pria itu membaringkannya disana. Entah ruang apa yang mewah ini? tanya Tina dalam hati, membandingkan kamar kosnya yang hanya beralas kasur santai.

" Diam disini sebentar, biar kujemput kotak P3 K nya." Kata pria itu kemudian.

Tina hanya mengangguk, ia seperti sedang dialam mimpi. " Siapa gerangan pria tampan, tinggi, manis dan keren ini? " tanya batin Tina.

Bersambung...

Ini dia yang baru...Jangan lupa kasih dukungan yang banyak ya say..

1
Siti Nurjanah
nahda hamil
Siti Nurjanah
oh setega itu kau menduakan tina. pergi aja
oyen
baru kali baca novel poligami istri " nya rukun
Ferdi Ardiansyah
Yes
Dina Mustica Jaya
lanjut tor semangat
Dina Mustica Jaya
lanjut
Handayani
Benar ceritanya sangat menyedihkan
Dani Fikras Rk
aku kira Tina yang jadi juara nya thour....aku kecewa dengan peran Tina
Handayani
klo menurut aku jika Tina nggak bisa menjalaninya ya lebih
baik mundur hidup mandiri ,syukur bisa bertahan
Handayani
semoga indah pada waktu nya
Handayani
ceritanya menarik dan lucu....
Handayani
lucu....
adalahdarling
Semoga author selalu diberi kemudahan buat update.. aamiin
DazzledSweetie
Makasih Thor udah buat cerita sebagus ini‾
moon struck traveller
Like and comment dulu, ntar lanjut bacanya. Semangat nulis!
Criss Cross
Aku kepo banget lanjutannya gimana Thor! Plis jangan lama-lama ya!
Dina Mustica Jaya
lanjut
moon struck traveller
hai authorr 、 ganbatte ya, sukses teruss...
Bisikan Luar Biasa
Kumenunggu maning cerita ini huhu :(
Anidar Aja
berjusnglah untuk hidup mandiri, jangan dg susmi otang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!