Tubuhku terasa kaku seperti tidak dapat kugerakkan sama sekali ketika Ikram melakukan hal itu.
Tampak dia begitu marah membuatku ketakutan. Ikram menarik rambutnya kebelakang dan napasnya berembus tidak karuan.
Aku menunduk ke bawah menatap pecahan kaca yang berceceran lantai. Bibirku bergetar dan aku menangis tertahan.
Aku tidak pernah melihat Ikram semarah ini. Meskipun dia tidak main tangan dan tidak memukulku tetapi aku benar-benar takut dan tidak berani menatapnya saat ini.
Kutekuk lututku, aku mencoba memunguti pecahan kaca di lantai mengingat sekarang di rumah ini hanya ada aku dan Ikram saja.
Jadi mau tidak mau aku yang harus membersihkan kekacauan ini karena sebelumnya pembantu kami sudah di liburkan selama satu minggu dengan alasan supaya tidak menganggu privasiku dengan Ikram ketika nantinya kami hendak bermesraan ataupun berhubungan intim setelah hari-hari pernikahan.
Tapi itu semua tinggalah rencana.
Karena pernikahan kami berdua kini sudah hancur.
Seperti pigura berisi foto pernikahan kami ini.
Aku memekik kecil ketika merasakan perih di jari telunjukku akibat tergores pecahan kaca dari pigura.
Aku mencoba mengibaskan jari telunjukku yang mulai mengeluarkan darah. Lukanya cukup lebar. Setelah itu aku mengisap jari telunjukku untuk meredakan rasa perih, lalu aku membungkus tanganku dengan ujung bajuku.
"Bukannya itu mirip sama kamu?" kata Ikram yang dari tadi masih berdiri di dekatku. Aku menggigit bibirku, bahkan dia tidak peduli sedikit pun kepadaku dan tidak panik sama sekali ketika tanganku terluka. Kenyataan itu lebih menyakitkan daripada tergores kaca pigura ini.
"Kaca yang udah pecah nggak akan bisa dibenerin kebentuk semula lagi, An. Sekeras apa pun kamu mencoba nyatuin lagi pecahan kaca yang udah rusak itu, tetep aja tanganmu bakalan terluka. Dan kamu nggak bakalan paham kalau saat ini kamu lagi nyakitin semua orang terdekat kamu, An."
Setelah itu Ikram berjalan pergi menjauh dariku. Aku masih menahan tangis sambil membersihkan kembali pecahan…
After Marriage
Drama Apa Lagi?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 258 Episodes
Comments
Heny Ekawati
lebih baik cerai aj lah an dri pada hidup sama lelaki yg gk bisa ngehargai lo lo pisah terus tobat jdilah wanita yg bermartabat
2021-06-19
0
Heni Husna
sedih banget😭😭😭😭😭😭
2021-05-21
0
eka pratiwi
laki2 Mana yg gk sakit,kalo sdh di bohongi ,apalagi sdh gk perawan,jalan terbaik mmng pisah sajalah
2021-04-23
0