"Nggak kuat, deh, Dek. Ternyata kamu berat banget," kata Ikram ketika sudah menaiki hampir setengah anak tangga. Aku cemberut dan bergerak minta diturunkan. Aku bersedekap dada dan cemberut kesal, dia ini jahat sekali.
"Jadi aku gendut gitu sampai kamu nggak kuat?!" tanyaku protes. Ikram mengangguk dengan wajah yang dibuat-buat. Aku mendengus sebal membuatnya tertawa terbahak.
"Pokoknya nggak jatah!"
Aku memeletkan lidahku kemudian naik ke lantai atas disusul dengan Ikram yang mengejarku. Dia menggelitiki perutku dan kami tertawa ketika dia berhasil menangkapku.
Dihati kecilku aku berharap kebahagiaan ini akan berlangsung selamanya. Meskipun sisi hati kecilku yang lain pun bertanya apakah kebahagiaan ini akan terus terjadi di kehidupan pernikahan kami?
Beberapa keluarga dari pihakku atau pun dari pihak Ikram masih ramai medatangi kediaman kami, terlebih lagi keluarga yang kemarin tidak sempat hadir di acara resepsi kami saat ini menyempatkan untuk datang ke rumah kami secara langsung.
Mereka mengobrol bersama, Ikram sesekali ikut bergabung diantara mereka sebagai formalitas, aku juga ikut bergabung dan ngobrol bersama meskipun aku tidak terlalu kenal dengan mereka semua yang kebanyakan dari keluarga dan kolega Ikram.
"Sumpah istri kamu cantik banget, Kram. Pinter kamu nyari pasangan," puji Tante Ikram kepadaku membuat pipiku bersemu merah. Semua keluarga Ikram sebenarnya baik—kecuali Mamanya yang seperti nenek sihir itu.
Hari semakin sore, beberapa tamu sudah berpamit pulang satu persatu menyisakkan beberapa orang saja yang sebentar lagi mungkin juga akan menyusul pulang. Mama menggengam jemariku ketika berpamit untuk pulang ke rumah.
"Kamu sering-sering, ya, main ke rumah biar Mama nggak kangen."
Mama menitikkan air mata, kemudian aku mengapus air mata yang menetes di pipi Mama.
"Anha janji bakalan sering main ke rumah, kok, Ma. Mama jangan nangis, dong. Anha, kan, jadi ikutan nangis."
Aku memeluk Mama dan menangis dipelukannya, Mama juga menangis dan mengusap kepa…
After Marriage
Malam Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 258 Episodes
Comments
Leni Eria Hassan
jodoh itu cerminan dirimu.
2021-09-29
0
Y.S Meliana
gara² g jujur dari awal nih
2021-06-23
0
Heni Husna
😭😭😭😭😭😭
2021-05-21
0