Pada akhirnya aku pun mau menerima ajakan Hasan untuk mampir sejenak ke rumah makan lombok ijo yang letaknya berada tidak jauh dari sini. Kami berjalan beriringan bersama menuju sana.
Rumah makan ini modelnya lesehan--duduk di tikar yang disediakan dengan meja panjang di tengahnya.
Hasan yang memesankan makanan, sedangkan dia menyuruhku untuk menunggu di meja nomor sembilan.
Aku duduk dan menunggu Hasan memesankan makanan untuk kami. Selang bebrapa menit Hasan datang sambil membawa dua gelas es teh ukuran jumbo kemudian menghampiriku dan mengatakan bahwa pelayan akan yang membawakan pesanan ayam geprek pesanan kami.
Ya, ampun. Membayangkannya saja aku sudah ngiler.
Aku memangut mangutkan kepala.
Senang bukan main. Memang siapa yang tidak senang mendapatkan tlaktiran pada tanggal tua seperti ini? Ya, walaupun tadi aku agak gengsi dan jual mahal, sih, ketika Hasan menawariku untuk makan bersama.
"Di minum dulu es tehnya," kata Hasan, kemudian aku mengangguk dan mulai meminum es teh pesananku, sebenarnya tadinya Hasan hendak mengajakku untuk makan bersama ke restoran yang agak elite sedikit.
Namun aku menolak, pertama karena pastinya harganya sangat mahal, kedua karena sungkan, toh, di sini juga kebetulan ada rumah makan yang dekat. Ketiga karena aku belum kenal dekat dengan Hasan.
Memangnya aku cewek matre apa yang mau masuk ke dalam mobil pria tampan dan mau-maunya diajak ke mana mana.
Aku harus menjaga imageku dan hatiku juga, bukan?
Sekarang yang aku mau hanyalah makan dengan tenang tanpa harus memikirkan diriku yang tadi siang baru saja di pecat.
"Jadi. Kamu akhirnya dipecat?" tanya Hasan memulai pembicaraan duluan.
Aku menganggukkan kepalaku dan memasang wajah sedih.
Kasihan sekali nasibku ini.
"Ini, Kak, pesanannya. Silakan dinikmati," kata pelayan tersebut dengan sangat ramah sambil menaruh ayam geprek pesanan kami di atas meja.
Astaga, perutku sudah meronta ronta ingin segera menikmatinya.
Aku mencuci tanganku dulu pada mangkuk yang memang sengaja di sediakan…
After Marriage
Percakapan Kecil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 258 Episodes
Comments
Bundanya Naz
tlaktir? susah aq nyebutnya.. terasa kesrimpet lidahku 😁
2021-11-29
0
Elina💞
sepertinya hasan pria yg baik dan setia
2021-06-03
0
rahma wati
lanjutt
2021-03-28
0