Chapter 19

...Volume 1...

...Bab 1...

...Bertemu Pria Gila...

Asrama para murid

Sebuah bayangan melintas di sekitar lorong asrama yang sepi , dengan badan yang tertutup jubah dengan disertai sebuah topi yang menutup kepala nya . Dia celingak -celingu-kan dan melihat di sekitar-nya takut ada orang yang melihat perilaku abnormal nya, dia dengan tenang membuka pintu kamar . Akan tetapi dia di kejutkan dengan suara teriakan , dia melotot dan menutup pintu itu pelan .

Sreeek

Tuk tuk

" Astaga Ada apa dengan mu ? , Mengapa kamu membungkus dirimu dengan dan astaga kamu terluka , ayo kemari !!"

Gadis yang masuk ke Kamar tidak lain ialah Kaila , ia langsung bergegas kembali ke asrama Walaupun ia harus mengendap-ngendap . Kaila menatap sahabat nya Rika , yang sibuk mengambil air bersih untuk diri nya . Seluruh tubuh nya basah , dan bekas tamparan di wajah nya masih merah dan gambaran tangan terlihat jelas .

" Apa yang terjadi pada mu Kai ? , Kami baru saja kembali . Siapa yang melakukan ini ? Aku akan membalasnya nanti " Rika mendengus dan mengepalkan tinju nya erat .

Kaila mendesah dan meminta Rika untuk duduk " Rika tenanglah , duduk cepat ! "

Rika dengan patuh duduk di dekat Kaila , ia menaruh nampan berisi air di dekat meja . Lalu memeluk Kaila erat dan perlahan air mata jatuh .

" Maaf kan aku ! , Seharus nya aku mengikuti mu pergi tadi jika tidak kejadian seperti ini pasti tidak akan terjadi lagi , hiks hiks " Risa memeluk Kaila dengan erat

Kaila mengelus punggung Rika sang sahabat , dan mencoba untuk menenangkan nya . " Itu bukan lah salahmu Rika , tenang-lah lain kali aku akan berhati-hati lagi ya " Kaila berkata dengan lembut

Rika mengangkat kepala nya dan menatap Kaila sendu , seharus nya ia tidak menjauh dari teman nya . Teman nya pasti di tindas oleh anak-anak sombong itu , yah benar mereka pasti iri pada teman nya yang manis ,cantik , dan tentu nya pintar ini .

" Kami baik-baik saja kan , sini aku obati luka mu dan astaga kamu bahkan di siram air . Cepat mandi dan pergi ganti baju "

Rika melepas topi dan jubah yang di pakai Kaila , Risa mencium aroma samar dari topi dan jubah yang di pakai Kaila .

" Aroma yang harum , ini aroma mawar tapi ia merasa kedinginan entah mengapa " Batin nya

Kaila masuk ke kamar mandi melepas pakaian nya yang basah , dan berendam setelah nya ia tidak berani menyiram wajah nya dengan begitu saja , takut nya itu akan menjadi perih kaki nya juga sedikit sakit . Kaila keluar setelah berendam dan memandangi Rika yang memegang sebuah botol .

" Apa ini Kaila ? " Tanya Rika

Rika membuka penutup botol itu , lalu crim dengan warna kehijauan dan Aroma yang mencuat dari crim sangat lah wangi , Seperti ia mencium aroma bunga melati .

" Apa ini bau nya sangat harum , apakah ini krim untuk wajah " Wajah Rika menjadi berseri-seri dan hendak mengoleskan ke wajah nya .

Kaila menatap teman nya tak percaya , mengapa Rika berpikir salep yang di berikan teman sekelas baru nya sebagai Krim wajah , dia harap teman sekelas baru nya tidak melihat kejadian ini .

" Itu bukan Krim wajah Rika , itu salep untuk membalut luka di wajah ku "

Rika menatap Kaila dengan tajam dan penuh selidik , dan perhatikan nya mengarah ke topi dan jubah yang dipakai Kaila tadi .

" Kaila kamu menyembunyikan sesuatu dari sahabat mu ini , jadi siapa yang membantu mu . Apakah itu laki-laki atau perempuan ? "

" Itu perempuan " Ucap Kaila gagap wajah nya agak nya memerah , namun karena pipi nya bengkak Rika tidak menyadari nya .

" Benarkah ? " Rika bertanya sekali lagi dan menghela nafas lega " Syukuran lain kali jangan berkeliaran sendirian , kamu harus mengajak ku kemana pun kamu pergi mengerti "

Kaila dengan cepat mengangguk .

" Kemari aku akan mengoles kan salep untuk bengkak di wajah-mu " Rika tersenyum

Kaila duduk di dekat Rika , Rika mengambil handuk dan menyeka wajah Kaila dengan hati-hati .

" Aouch ... Aouch ... " Rintik Kaila

" Apakah itu sakit , aku akan pelan-pelan " Rika berbicara dengan lembut

Rika mengambil salep itu dan mengoles kan nya ke wajah Kaila dengan hati-hati , Aroma melati tercium di udara .

" Aroma nya sangat harum , Seperti nya ini bau melati " Ungkap Kaila

" Yah kamu benar Kaila bau nya seperti melati "

Kaila merasa kan sensasi dingin di wajah nya , dia tiba-tiba takjub itu tidak terasa nyeri sama sekali. Dia ingat perkataan teman sekelas baru nya , salep ini buatan nya sendiri . Dia merasa wajah nya tidak lagi nyeri , melainkan merasa nyaman .

" Jadi siapa yang menyelamatkan mu Kaila ? "

" Itu teman sekelas baru kita " Kaila menunduk

" Benarkah !!! , Kupikir anak baru itu sangat acuh dan benci dengan orang di sekitar " Rika takjub setelah mendengar cerita dari Kaila , mendengarkan rincian peristiwa yang dialami oleh teman nya ini . Ternyata ia salah paham dengan ketidakpedulian teman sekelas baru nya .

" Syukurlah , Seperti-nya aku harus minta maaf pada nya karena telah salah paham . Kupikir anak itu benci dengan orang di sekitar nya , nama nya Viyona kan ? " Rika agak malu saat ini

" Iya dia Viyona , nama nya cantik . Walaupun dia sangat acuh sebelum nya , nyata nya hati nya baik dia hanya tidak tahu bagaimana mengekspresi-kan di wajah nya saja "

Percakapan kedua gadis ini berhenti di situ saja , mereka berdua memilih untuk bersantai dan menunggu malam tiba . Setelah sore berganti menjadi malam , kedua gadis itu sama-sama mengisi tugas dari guru dan belajar sebentar , lalu tidur .

Keesokan harinya , Risa terbangun dari tidur nya yang nyaman , Dia menguap "Hoam".Risa bangkit dari ranjang Queen size nya dan menuju kamar mandi , berendam selama 15 menit . Keluar dari kamar mandi dan memakai seragam milik nya , menuju dapur lalu mengambil sebotol susu dari lemari es dan sereal , dia duduk di meja makan dan memakan nya sebagai sarapan , Risa terlalu malas untuk Hanya sekedar memasak . Risa mengambil tas nya lalu berjalan pergi , hari-hari nya yang membisu telah dimulai kembali .

" Semoga pagi ini berjalan mulus " Entah mengapa Risa merasakan firasat buruk

Saat dia sampai di sekolah , Risa berjalan di koridor dan mendengar suara bisik-bisik aneh para murid perempuan , firasat nya menjadi tidak baik itu sangatlah buruk .

" Wow pria itu sangat tampan , kapan kita memiliki murid setampan itu ? "

" Dia lebih tampan dari Pangeran Seika kita "

" Tidak pangeran Seika kita tetap tampan juga "

" Namun seragam dia pakai mirip dengan kita , tapi gaya nya mengapa berbeda ? "

"Itu tidak penting , dimana pria tampan itu sekarang ? "

" Entah lah dia cuma lewat di sini sebentar tadi , mengapa dia cepat sekali pergi "

Risa mempercepat langkahnya , koridor yang tadi nya ramai kini menjadi sepi lagi . Firasat nya semakin memburuk , apakah ia kembali saja ke vila dan libur hari ini .

Kelas Roket berada cukup jauh dari halaman sekolah , karena kelas nya berdekatan dengan lantai dua tempat senior tahun kedua berada .

Risa menatap sekitar dan tiba-tiba menjadi bingung , mengapa sepi sekali apakah ia terlalu pagi . Namun dia melihat benda murid tadi , jadi ada di sini insting nya tiba-tiba menajam . Pandangan nya menyelidik setiap pilar dan berucap dengan dingin .

" Keluar !! " Perintah nya

Hening ......

Tidak ada yang menjawab , kesabaran Risa sangat kecil " Kubilang keluar jika tidak aku pergi ! " Risa sudah melengos pergi

Namun sebuah bayangan melintas di depan nya , begitu cepat hingga Risa sontak mundur dan hampir terjatuh , namun sebuah tangan menarik nya . Tubuh Risa kini sangat dekat dengan orang yang menarik nya, ternyata seorang laki-laki .

" Halo Nona cantik , kamu cukup tajam juga " Anak laki-laki itu dipenuhi dengan senyuman

Risa mendengus " Lepas ! "

" Kalau aku melepas nya Nona cantik akan terjatuh " Senyuman nya semakin melebar , tapi di mata Risa itu hanya seringai

Risa menggertak kan gigi nya kesal " Lepas kan aku sekarang juga , aku tidak mengenal mu jadi jangan dekat-dekat dengan ku " Risa menampar tangan laki-laki itu kasar

Wajah laki-laki itu cemberut dan mengerut kan kening nya " Aku hanya membantu mu Nona cantik " Wajah nya di penuhi dengan keluhan , dia hanya ingin membantu Risa .

Namun , Risa bergidik mengapa laki-laki gila ini bisa sampai di sini . Mengapa ia harus bertemu lagi , Risa berusaha menenangkan emosi yang berkecamuk di hati nya , wajah nya begitu tenang namun hati nya sedang bergejolak .

" Terima kasih " Risa akhir nya memilih mengalah dan diam-diam menatap sekitar nya yang sepi , dia tidak bisa berlama-lama dengan iblis sinting ini ia harus segera pergi .

" Jadi nona cantik siapa nama mu hm ? "

Wajah tampan itu mendekat ke diri nya , Laki-laki itu jauh lebih tinggi dari Risa . Terpaksa Risa mendongak saat berbicara dengan laki-laki itu .

" Tidak penting sampai jumpa ! "

Namun , tangan nya di tahan oleh laki-laki itu lagi .

" Apa lagi ? " Tanya Risa tidak sabar

Laki-laki itu tersenyum smirik dan menatap Risa lagi " Apakah Nona tidak akan mentraktir ku makan , aku baru saja membantu mu "

Risa kesal dan ingin sekali memukul kepala pria sinting ini " Untuk apa , kamu punya kaki kan . Kamu bisa pergi ke Kafetaria sendiri " Risa sudah berbicara cukup banyak hari ini .

Laki-laki itu hanya tersenyum sebagaimana tanggapan " Nona tidak ingin memberitahu nama mu , jadi sebagai ganti nya temani aku makan dan aku tidak akan menanyakan nama nona bagaimana ? " Tawar laki-laki itu

Risa melototi nya sebagai ganti nya , ah ia mengerti jadi pria yang di maksud oleh segerombolan murid perempuan itu ternyata iblis ini , sial seharus nya ia dengan cepat berbalik pergi dan kembali ke vila nya . Risa merutuki kebodohan nya itu , firasat nya selalu benar mungkin inilah firasat buruk itu .

" Terserah jadi bisakah kamu melepas kan ku sekarang !? " Pinta Risa

Laki-laki itu tersenyum dan melepaskan genggaman nya " Jadi Nona setuju , kalau begitu sampai jumpa di kafetaria siang nanti ! "

Laki-laki itu lah duluan yang pergi , setelah mencapai tujuan nya . Risa melototi laki-laki itu , kapan dia setuju dasar laki-laki sinting , mengapa ia harus bertemu dengan nya lagi . Mengapa bertemu iblis sinting ini di sini , tidak cukup kah ia bertemu dengan nya di taman mawar tempo hari .

" Benar-benar laki-laki sial , jika bisa aku ingin mencekik nya "

Risa sudah berbicara cukup banyak hari ini , mengahadapi iblis sinting yang tidak malu . Membuat tenaga nya terkuras habis , tapi apakah ia harus pergi ke kafetaria nanti siang atau tidak . Lupakan ia bisa berpura-pura tidak mengingat kejadian ini lagi , suasana hati Risa menjadi lebih baik ia berjalan dengan santai menuju Kelas nya .

Terpopuler

Comments

penggemar_Uangkecil?!

penggemar_Uangkecil?!

p

2023-05-21

1

DNK • SLOTH SINN

DNK • SLOTH SINN

up

2021-06-14

1

Rita O.Y.Y.M🌺

Rita O.Y.Y.M🌺

nexxt

2021-03-29

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Chapter 1 dan 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Pengumuman
41 Chapter 40
42 Chapter 41
43 Chapter 42
44 Chapter 43
45 Chapter 44
46 Chapter 45
47 Chapter 46
48 Chapter 47
49 Chapter 48
50 Chapter 49
51 Chapter 50
52 Chapter 51
53 Baifumei Sejati
54 Kaila menghilang
55 Wanita Sombong
56 Kegilaan
57 Menyelamatkan Kaila
58 Gadis Misterius
59 Firasat Buruk
60 Insomnia Rein
61 Harimau Putih
62 Tersesat
63 Pertama Kali
64 Pingsan
65 Hipnotis
66 Kabur
67 Bos Besar Penjahat
68 Bertemu Kenalan
69 Kamping
70 Kamping 2
71 Gedung Terbengkalai 1
72 Gedung Terbengkalai 2
73 Gedung Terbengkalai 3
74 Terjebak
75 Bertemu Theo Lagi
76 Mari Bermain Game 1
77 Mari Bermain Game 2
78 Mari Bermain Game 3 End
79 Menghapus ingatan
80 Sasaran Gosip
81 Kembali –Nya Antagonis
82 Male Lead ke-tiga
83 Membeli Gaun
84 Bertemu Dengan Liliana
85 Kartu Keanggotaan Terbaik
86 Perayaan Siswa Baru
87 Kedatangan Empat Raja 1
88 Kedatangan Empat Raja 2
89 Putri Keberuntungan
90 Kecurigaan
91 Identitas Asli
92 Gigitan Manis
93 Pemasangan Chip
94 Bai Xiao
95 Menjual Imut
96 Sarapan Bersama
97 Identitas
98 Keluarga Tersembunyi
99 Ada Yang Salah
100 Viyona sakit
101 Jeratan Telah Di pererat
102 Bunga Sekolah
103 Pekan Olahraga 1
104 Pekan Olahraga 2
105 Pekan Olahraga End
106 Pertandingan Bola Basket
107 Kemenangan
108 Viyona Semakin Populer
109 Pergi Ke Taman Hiburan
110 Viyona Marah Sangat Imut
111 Penguntit Tercela
112 Konstitusi Khusus
113 Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
114 Senyuman Yang Manis
115 Setting Game Membingung-kan
116 Bertemu Ibu Louis Untuk Kedua Kali-nya
117 Teater
118 Scene Pahlawan
119 Permintaan Maaf
120 Makan Malam Yang Hangat
121 Tampan Bagai Malaikat
122 Lolita Nyangkut Di Pohon
123 Hari Festival
124 Menjadi Koki
125 Menjadi Sukarelawan
126 Kencan Dengan Rein 1
127 Kencan Dengan Rein 2
128 Kencan Dengan Rein 3
129 Kencan Dengan Rein 4
130 Rumah Hantu 1
131 Rumah Cinta
Episodes

Updated 131 Episodes

1
Prolog
2
Chapter 1 dan 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Pengumuman
41
Chapter 40
42
Chapter 41
43
Chapter 42
44
Chapter 43
45
Chapter 44
46
Chapter 45
47
Chapter 46
48
Chapter 47
49
Chapter 48
50
Chapter 49
51
Chapter 50
52
Chapter 51
53
Baifumei Sejati
54
Kaila menghilang
55
Wanita Sombong
56
Kegilaan
57
Menyelamatkan Kaila
58
Gadis Misterius
59
Firasat Buruk
60
Insomnia Rein
61
Harimau Putih
62
Tersesat
63
Pertama Kali
64
Pingsan
65
Hipnotis
66
Kabur
67
Bos Besar Penjahat
68
Bertemu Kenalan
69
Kamping
70
Kamping 2
71
Gedung Terbengkalai 1
72
Gedung Terbengkalai 2
73
Gedung Terbengkalai 3
74
Terjebak
75
Bertemu Theo Lagi
76
Mari Bermain Game 1
77
Mari Bermain Game 2
78
Mari Bermain Game 3 End
79
Menghapus ingatan
80
Sasaran Gosip
81
Kembali –Nya Antagonis
82
Male Lead ke-tiga
83
Membeli Gaun
84
Bertemu Dengan Liliana
85
Kartu Keanggotaan Terbaik
86
Perayaan Siswa Baru
87
Kedatangan Empat Raja 1
88
Kedatangan Empat Raja 2
89
Putri Keberuntungan
90
Kecurigaan
91
Identitas Asli
92
Gigitan Manis
93
Pemasangan Chip
94
Bai Xiao
95
Menjual Imut
96
Sarapan Bersama
97
Identitas
98
Keluarga Tersembunyi
99
Ada Yang Salah
100
Viyona sakit
101
Jeratan Telah Di pererat
102
Bunga Sekolah
103
Pekan Olahraga 1
104
Pekan Olahraga 2
105
Pekan Olahraga End
106
Pertandingan Bola Basket
107
Kemenangan
108
Viyona Semakin Populer
109
Pergi Ke Taman Hiburan
110
Viyona Marah Sangat Imut
111
Penguntit Tercela
112
Konstitusi Khusus
113
Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
114
Senyuman Yang Manis
115
Setting Game Membingung-kan
116
Bertemu Ibu Louis Untuk Kedua Kali-nya
117
Teater
118
Scene Pahlawan
119
Permintaan Maaf
120
Makan Malam Yang Hangat
121
Tampan Bagai Malaikat
122
Lolita Nyangkut Di Pohon
123
Hari Festival
124
Menjadi Koki
125
Menjadi Sukarelawan
126
Kencan Dengan Rein 1
127
Kencan Dengan Rein 2
128
Kencan Dengan Rein 3
129
Kencan Dengan Rein 4
130
Rumah Hantu 1
131
Rumah Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!