Chapter 8

...Volume 1...

...Bab 1...

...Laki-laki Dingin...

{ keindahan musim semi : " Gadis kaya sombong menindas gadis manis " }

{ Rembulan : " Bukan nya gadis manis itu ,gadis yang berteriak saat upacara siswa baru . Dimana -mana selalu bertemu masalah -" }

{ Kecantikan Ialah seorang gadis : " Bagaimana bisa kita memiliki siswi yang kejam " }

{ Kecantikan Kecil : " Bagaimana pun juga menghina orang tua seseorang itu tidak baik , apalagi jika dianggap pelacur astaga gadis ini sudah keterlaluan " }

{ Dewi Sekolah Ialah Bayi : " Tetapi mengapa dia dibeka oleh Pangeran Seika , Tuan Muda Louis tidak pernah menghiraukan gadis mana pun kecuali Bunga Sekolah , Tuan Muda Keith juga sangat aneh mengapa dia membela gadis dari panti itu hingga sedemikian rupa " }

{ Tuan Muda : " Gadis berkepang keriting lah yang mencari masalah duluan , wajar bukan gadis itu dibela " }

{ Dewi Sekolah Ialah bayi : " Akan tetapi gadis itu hanya nilai nya yang baik , tapi latar belakang keluarga nya tidak cocok Dengan para Pangeran Seika . Khusus nya Tuan Muda Louis lebih cocok bersama bunga sekolah " }

66+++

Banyak komentar dari para siswa mengenai kejadian itu , Kaila menjadi terkenal dalam semalam . Kaila tidak menyadari apa yang baru saja terjadi , dia menjadi topik terpanas di sekolah menengah . Kaila tidak sempat untuk membuka ponsel nya , tatkala dia sibuk pergi bersama Rika .

" Kaila mengapa kita pergi ? ,bukan nya kita akan pergi makan aku lapar sekali " Keluh Rika dengan pipi menggembung

Kaila merasa penampilan Rika saat ini sangat lah imut , ia mencubit pipi yang digembungkan Rika . Rika berteriak karena cubitan Kaila cukup keras .

" Aw .. AW Itu sakit Kaila " Rintih Rika

Kaila terkekeh melihat raut wajah Rika yang kesal " Kamu ini benar-benar marah pada ku ya ? , kalau begitu selamat tinggal "

Kaila berlari meninggalkan Rika yang diam-diam mematung , setelah ia sadar bahwa dia ditinggalkan oleh Kaila dia juga berlari mengejar nya .

" Kaila gadis ini awas kamu ! , jangan sampai aku menangkap mu "

Di lain sisi Risa masij tertidur lelap di bawah pohon yang rindang , dia tidak menyadari sosok laki-laki yang memandang nya dengan tatapan dingin dan pembunuh . Laki-laki itu mendekat dan menghampiri gadis yang tertidur lelap , gadis ini sangat lah berani tertidur di wilayah nya tanpa gangguan dan kekhawatiran .

Laki-laki dingin itu mendengus dan mengambil ponsel dari saku celana nya , dia mencoba menghubungi seseorang namun panggilan nya diabaikan . Wajah dingin itu semakin dingin , dia melihatagi kearah gadis yang tengah tertidur . Pandangan nya tertuju pada bibir ceri merah muda itu , tangan mengusap bubir ceri itu . Entah mengapa tenggorokan nya terasa kering , sesat dipikiran nya terlintas bibir dingin nya menyatu dengan bibir mungil itu .

Tatapan nya menjadi dingin kembali seolah kelembutan yang baru ia tunjukkan , hanya sepintas dan lewat saja . Namun gadis ini terasa familiar bagi nya , gadis dengan surai perak rambut nya tergerai bebas akibat ia melepas ikat rambut nya , rambut nya mengkilap di bawah sinar matahari dengan Kilauan perak pada topeng yang menutupi wajah nya . Akhir nya ia mengingat gadis ini lah yanh menyelamatkan orang yang mobil mereka hampir tabrak , he ... he ... secepat ini gadis itu jatuh ke dalam genggaman nya terlalu mudah .

Risa merasa ada seseorang di dekat nya , ia segera membuka mata nya dan ter-belangak sekaligus . Mengapa ia bertemu dengan seorang laki-laki lagi , kali ini ia bertemu dengan laki-laki berwajah dingin seperti gunung es , wajah putih bersih dengan hidung mancung ,dan rahang beserta mata biru es yang tajam . Menatap nya dengan penuh selidik , Surai hitam nya yang lebih gelap dari pada malam bibir tipis pucat itu berbicara .

''Siapa kamu ? ''

Wajah Risa tidak menunjukkan ketakutan atau kekhawatiran , wajah di balik topeng itu sangat lah tenang saking tenang nya membuat suasana mencekam itu sedikit menghilang . Risa berdiri acuh tak acuh dan hendak pergi , tapi tangan nya di tahan oleh Pria dingin itu .

'' Lepas kan !! '' Tekan Risa garang

Pria dingin itu Menaik kan sudut alis nya , seolah dia tertarik tangan mungil Risa ditarik begitu saja ke arah nya . Risa benar-benar kesal kedua kali nya hidung nya tertabrak dada bidang yang keras , sebenarnya terbuat dari apa sih dada pria-pria ini .

'' Bisakah kamu melepaskan ku ? '' Risa merintih di dalam pelukan pria dingin itu , tubuh nya sakit karena pelukan Pria aneh ini .

Pria dingin itu mencium aroma yang menenangkan dari tubuh gadis ini , dia tercengang mengapa bay tubuh gadis itu membuatnya nya rileks , pikiran membunuh di pikiran nya menghilang begitu saja . Dia memejamkan mata nya dan menelisik leher jenjang putih Risa , dia bisa dengan jelas merasakan bau tubuh gadis ini sangat harum dan memikat , bau nya bagaikan taman yang dipenuhi bunga segar dan sedikit bau obat samar di tubuh gadis itu . Tanpa memperhatikan kekesalan Risa , Pria dingin itu bahkan dengan berani mengecup dan mencium leher Risa , dia membenamkan kepalanya di leher Risa .

Risa memiliki garis-garis hitam di dahi nya , dia bingung dengan perkembangan adegan ini . Mengapa kelumpuhan wajah ini terus mengendus leher nya , apakah orang ini anjing . Dan tangan nya terlalu kuat mencengkram , dia tidak bisa lolos ia harus me-lengah kan penjagaan kelumpuhan wajah ini .

'' Apakah kamu anjing berhenti mengendus , menjauh dariku !! '' Risa mencoba menggunakan kata-kata provokatif untuk membuat kelumpuhan wajah ini kesal .

Akan tetapi bukan nya kesal , kelumpuhan wajah itu malah lebih erat memeluk nya . Apakah orang ini sakit , sampai tidak bisa mengenali orang di sekitar nya .

'' Orang gila lepaskan aku , kamu melecehkan seorang anak '' Ia berharap kali ini akan berhasil .

Pria dingin itu mendengus dan menyeringai , gadis kecil pemberontak ini memiliki mulut yang beracun , ia hanya ingin menikmati ketenangan dari aroma tubuh gadis ini .

'' Dimana nya aku melecehkan seorang anak ? '' Tanya sinis .

Ekspresi wajah itu tidak cocok dengan wajah nya yang lumpuh , Risa mengutuk mengapa kelumpuhan wajah ini semakin pergi kemana-mana. Dia semakin mengeratkan pelukan nya , dan dia semakin mencium leher lebih erat . Dia khawatir itu akan meninggalkan bekas , sial jika pelukan pria ini melonggar ia akan memukul wajah tidak tahu malu terlebih dahulu . Saat ads kesempatan Rida memukul perut pria dingin itu , dan mencoba melepaskan diri nya . Tapi dia malah tersandung , dan mereka berdua terjatuh secara bersamaan .

Bruukk

Risa masih bingung dan memegang kepala nya , karena sedikit pusing untung nya topeng nya tidak terambil . Risa mendongak dan melihat wajah lumpuh pria dingin itu , sontak ia ingin mendorong nya pergi menjauh . Tapi kedua tangan nya di tahan di atas kepala oleh pria dingin itu , wajah Risa menjadi muram mengapa ia se-sial ini . Apakah ini karma akibat ia mencuri tanpa meminta izin orang lain .

'' Gadis kecil yang agresif '' Pria dingin itu terkekeh

Pria dingin itu akhir nya ikut berbaring di samping Risa , dia menarik Risa lebih dekat dan memeluk nya erat .

'' Tenang lah hanya sebentar saja !!! '' Suara Pria dingin itu rendah dan akan segera tertidur .

Risa tidak bisa memberontak di dalam pelukan Pria dingin itu , dia terjerat ke dalam nya terlalu jauh . Risa akhirnya memilih diam dan dia mendengar suara gumam an Pria dingin itu .

'' Gadis yang patuh , Tuan ini suka ''

Risa hanya menelan kebencian di dalam hati nya , kelumpuhan wajah ini dia ingin memukul wajah nya sekarang juga . Risa dapat merasakan nafas dingin di leher nya , kapan pria dingin itu sampai di leher nya . Di memeluk nya erat dan kedua tangan kelumpuhan wajah ini melingkari pinggangnya , Mendengar dengkuran halus di leher nya agak dingin , Risa menghela nafas dan merelakan diri nya menjadi guling untuk saat ini .

Tanpa Risa sadari sudut mulut pria dingin itu melengkung dan menyeringai , Pria dingin itu belum tertidur karena Risa yang tidak bisa diam . Tetapi saat Risa diam dia merasa ia sangat imut , Biarkan ia menjadi licik untuk saat ini walau ia membenci menjadi Iicik , tapi demi kenyamanannya ini biarlah .

'' Orang ini tertidur begitu saja '' Gumam Risa pelan .

Risa melihat fitur wajah pria dingin itu , kulit pria itu sangat lembut bahkan rambut nya juga sangat halus saat di sentuh , tapi pria ini juga sama cabul berwajah dingin . Mereka berdua terbaring di rerumputan hijau nan luas , angin yang berhembus sangatlah sejuk . Risa mendongak dan melihat langit biru yang cerah , dia terjebak dengan pria cabul ini di sini . Sat ia bisa melepas diri dari pria cabul ini , ia akan mencari senior nya Blair semoga dia tidak menjadi kacau lagi setelah mengetahui ia menghilang lagi .

Risa diam-diam mengeluarkan sesuatu di kantung nya , dia benar-benar beruntung membawa aroma dupa yang menenangkan ini . Risa menyebar kan bau menenangkan itu di tubuh nya , dan tak butuh waktu lama untuk bereaksi . Pria cabul itu kali Benar-benar tertidur , mengambil kesempatan ini Risa perlahan melepaskan diri dari pelukan Pria dingin itu .

Risa mengambil ponsel nya dan mencari tahu dimana dia , dia berada di sisi timur vila itu cukup jauh . Risa mencari jalan pintas terdekat , Risa berjalan pergi meninggalkan pria yang terbaring di tas rerumputan , Risa hanya tersenyum smirik , berani nya pria ini mencabulinya jadi Jangan bangun sampai pagi berikut nya .

Terpopuler

Comments

Ddyat37 Del*

Ddyat37 Del*

love it tidur lah spi pgi hahaha lanjuttttt

2024-01-18

0

penggemar_Uangkecil?!

penggemar_Uangkecil?!

.

2023-04-06

1

Alzakia_Ria

Alzakia_Ria

kek nya author orang blasteran, ato orang luar negri yang suka indo, maybe...soalnya ada beberapa kata yang gak sesuai sama kata after nya

2021-06-29

3

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Chapter 1 dan 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Pengumuman
41 Chapter 40
42 Chapter 41
43 Chapter 42
44 Chapter 43
45 Chapter 44
46 Chapter 45
47 Chapter 46
48 Chapter 47
49 Chapter 48
50 Chapter 49
51 Chapter 50
52 Chapter 51
53 Baifumei Sejati
54 Kaila menghilang
55 Wanita Sombong
56 Kegilaan
57 Menyelamatkan Kaila
58 Gadis Misterius
59 Firasat Buruk
60 Insomnia Rein
61 Harimau Putih
62 Tersesat
63 Pertama Kali
64 Pingsan
65 Hipnotis
66 Kabur
67 Bos Besar Penjahat
68 Bertemu Kenalan
69 Kamping
70 Kamping 2
71 Gedung Terbengkalai 1
72 Gedung Terbengkalai 2
73 Gedung Terbengkalai 3
74 Terjebak
75 Bertemu Theo Lagi
76 Mari Bermain Game 1
77 Mari Bermain Game 2
78 Mari Bermain Game 3 End
79 Menghapus ingatan
80 Sasaran Gosip
81 Kembali –Nya Antagonis
82 Male Lead ke-tiga
83 Membeli Gaun
84 Bertemu Dengan Liliana
85 Kartu Keanggotaan Terbaik
86 Perayaan Siswa Baru
87 Kedatangan Empat Raja 1
88 Kedatangan Empat Raja 2
89 Putri Keberuntungan
90 Kecurigaan
91 Identitas Asli
92 Gigitan Manis
93 Pemasangan Chip
94 Bai Xiao
95 Menjual Imut
96 Sarapan Bersama
97 Identitas
98 Keluarga Tersembunyi
99 Ada Yang Salah
100 Viyona sakit
101 Jeratan Telah Di pererat
102 Bunga Sekolah
103 Pekan Olahraga 1
104 Pekan Olahraga 2
105 Pekan Olahraga End
106 Pertandingan Bola Basket
107 Kemenangan
108 Viyona Semakin Populer
109 Pergi Ke Taman Hiburan
110 Viyona Marah Sangat Imut
111 Penguntit Tercela
112 Konstitusi Khusus
113 Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
114 Senyuman Yang Manis
115 Setting Game Membingung-kan
116 Bertemu Ibu Louis Untuk Kedua Kali-nya
117 Teater
118 Scene Pahlawan
119 Permintaan Maaf
120 Makan Malam Yang Hangat
121 Tampan Bagai Malaikat
122 Lolita Nyangkut Di Pohon
123 Hari Festival
124 Menjadi Koki
125 Menjadi Sukarelawan
126 Kencan Dengan Rein 1
127 Kencan Dengan Rein 2
128 Kencan Dengan Rein 3
129 Kencan Dengan Rein 4
130 Rumah Hantu 1
131 Rumah Cinta
Episodes

Updated 131 Episodes

1
Prolog
2
Chapter 1 dan 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Pengumuman
41
Chapter 40
42
Chapter 41
43
Chapter 42
44
Chapter 43
45
Chapter 44
46
Chapter 45
47
Chapter 46
48
Chapter 47
49
Chapter 48
50
Chapter 49
51
Chapter 50
52
Chapter 51
53
Baifumei Sejati
54
Kaila menghilang
55
Wanita Sombong
56
Kegilaan
57
Menyelamatkan Kaila
58
Gadis Misterius
59
Firasat Buruk
60
Insomnia Rein
61
Harimau Putih
62
Tersesat
63
Pertama Kali
64
Pingsan
65
Hipnotis
66
Kabur
67
Bos Besar Penjahat
68
Bertemu Kenalan
69
Kamping
70
Kamping 2
71
Gedung Terbengkalai 1
72
Gedung Terbengkalai 2
73
Gedung Terbengkalai 3
74
Terjebak
75
Bertemu Theo Lagi
76
Mari Bermain Game 1
77
Mari Bermain Game 2
78
Mari Bermain Game 3 End
79
Menghapus ingatan
80
Sasaran Gosip
81
Kembali –Nya Antagonis
82
Male Lead ke-tiga
83
Membeli Gaun
84
Bertemu Dengan Liliana
85
Kartu Keanggotaan Terbaik
86
Perayaan Siswa Baru
87
Kedatangan Empat Raja 1
88
Kedatangan Empat Raja 2
89
Putri Keberuntungan
90
Kecurigaan
91
Identitas Asli
92
Gigitan Manis
93
Pemasangan Chip
94
Bai Xiao
95
Menjual Imut
96
Sarapan Bersama
97
Identitas
98
Keluarga Tersembunyi
99
Ada Yang Salah
100
Viyona sakit
101
Jeratan Telah Di pererat
102
Bunga Sekolah
103
Pekan Olahraga 1
104
Pekan Olahraga 2
105
Pekan Olahraga End
106
Pertandingan Bola Basket
107
Kemenangan
108
Viyona Semakin Populer
109
Pergi Ke Taman Hiburan
110
Viyona Marah Sangat Imut
111
Penguntit Tercela
112
Konstitusi Khusus
113
Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
114
Senyuman Yang Manis
115
Setting Game Membingung-kan
116
Bertemu Ibu Louis Untuk Kedua Kali-nya
117
Teater
118
Scene Pahlawan
119
Permintaan Maaf
120
Makan Malam Yang Hangat
121
Tampan Bagai Malaikat
122
Lolita Nyangkut Di Pohon
123
Hari Festival
124
Menjadi Koki
125
Menjadi Sukarelawan
126
Kencan Dengan Rein 1
127
Kencan Dengan Rein 2
128
Kencan Dengan Rein 3
129
Kencan Dengan Rein 4
130
Rumah Hantu 1
131
Rumah Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!