...Volume 1...
...Bab 1...
...Laki-laki Dingin...
{ keindahan musim semi : " Gadis kaya sombong menindas gadis manis " }
{ Rembulan : " Bukan nya gadis manis itu ,gadis yang berteriak saat upacara siswa baru . Dimana -mana selalu bertemu masalah -" }
{ Kecantikan Ialah seorang gadis : " Bagaimana bisa kita memiliki siswi yang kejam " }
{ Kecantikan Kecil : " Bagaimana pun juga menghina orang tua seseorang itu tidak baik , apalagi jika dianggap pelacur astaga gadis ini sudah keterlaluan " }
{ Dewi Sekolah Ialah Bayi : " Tetapi mengapa dia dibeka oleh Pangeran Seika , Tuan Muda Louis tidak pernah menghiraukan gadis mana pun kecuali Bunga Sekolah , Tuan Muda Keith juga sangat aneh mengapa dia membela gadis dari panti itu hingga sedemikian rupa " }
{ Tuan Muda : " Gadis berkepang keriting lah yang mencari masalah duluan , wajar bukan gadis itu dibela " }
{ Dewi Sekolah Ialah bayi : " Akan tetapi gadis itu hanya nilai nya yang baik , tapi latar belakang keluarga nya tidak cocok Dengan para Pangeran Seika . Khusus nya Tuan Muda Louis lebih cocok bersama bunga sekolah " }
66+++
Banyak komentar dari para siswa mengenai kejadian itu , Kaila menjadi terkenal dalam semalam . Kaila tidak menyadari apa yang baru saja terjadi , dia menjadi topik terpanas di sekolah menengah . Kaila tidak sempat untuk membuka ponsel nya , tatkala dia sibuk pergi bersama Rika .
" Kaila mengapa kita pergi ? ,bukan nya kita akan pergi makan aku lapar sekali " Keluh Rika dengan pipi menggembung
Kaila merasa penampilan Rika saat ini sangat lah imut , ia mencubit pipi yang digembungkan Rika . Rika berteriak karena cubitan Kaila cukup keras .
" Aw .. AW Itu sakit Kaila " Rintih Rika
Kaila terkekeh melihat raut wajah Rika yang kesal " Kamu ini benar-benar marah pada ku ya ? , kalau begitu selamat tinggal "
Kaila berlari meninggalkan Rika yang diam-diam mematung , setelah ia sadar bahwa dia ditinggalkan oleh Kaila dia juga berlari mengejar nya .
" Kaila gadis ini awas kamu ! , jangan sampai aku menangkap mu "
Di lain sisi Risa masij tertidur lelap di bawah pohon yang rindang , dia tidak menyadari sosok laki-laki yang memandang nya dengan tatapan dingin dan pembunuh . Laki-laki itu mendekat dan menghampiri gadis yang tertidur lelap , gadis ini sangat lah berani tertidur di wilayah nya tanpa gangguan dan kekhawatiran .
Laki-laki dingin itu mendengus dan mengambil ponsel dari saku celana nya , dia mencoba menghubungi seseorang namun panggilan nya diabaikan . Wajah dingin itu semakin dingin , dia melihatagi kearah gadis yang tengah tertidur . Pandangan nya tertuju pada bibir ceri merah muda itu , tangan mengusap bubir ceri itu . Entah mengapa tenggorokan nya terasa kering , sesat dipikiran nya terlintas bibir dingin nya menyatu dengan bibir mungil itu .
Tatapan nya menjadi dingin kembali seolah kelembutan yang baru ia tunjukkan , hanya sepintas dan lewat saja . Namun gadis ini terasa familiar bagi nya , gadis dengan surai perak rambut nya tergerai bebas akibat ia melepas ikat rambut nya , rambut nya mengkilap di bawah sinar matahari dengan Kilauan perak pada topeng yang menutupi wajah nya . Akhir nya ia mengingat gadis ini lah yanh menyelamatkan orang yang mobil mereka hampir tabrak , he ... he ... secepat ini gadis itu jatuh ke dalam genggaman nya terlalu mudah .
Risa merasa ada seseorang di dekat nya , ia segera membuka mata nya dan ter-belangak sekaligus . Mengapa ia bertemu dengan seorang laki-laki lagi , kali ini ia bertemu dengan laki-laki berwajah dingin seperti gunung es , wajah putih bersih dengan hidung mancung ,dan rahang beserta mata biru es yang tajam . Menatap nya dengan penuh selidik , Surai hitam nya yang lebih gelap dari pada malam bibir tipis pucat itu berbicara .
''Siapa kamu ? ''
Wajah Risa tidak menunjukkan ketakutan atau kekhawatiran , wajah di balik topeng itu sangat lah tenang saking tenang nya membuat suasana mencekam itu sedikit menghilang . Risa berdiri acuh tak acuh dan hendak pergi , tapi tangan nya di tahan oleh Pria dingin itu .
'' Lepas kan !! '' Tekan Risa garang
Pria dingin itu Menaik kan sudut alis nya , seolah dia tertarik tangan mungil Risa ditarik begitu saja ke arah nya . Risa benar-benar kesal kedua kali nya hidung nya tertabrak dada bidang yang keras , sebenarnya terbuat dari apa sih dada pria-pria ini .
'' Bisakah kamu melepaskan ku ? '' Risa merintih di dalam pelukan pria dingin itu , tubuh nya sakit karena pelukan Pria aneh ini .
Pria dingin itu mencium aroma yang menenangkan dari tubuh gadis ini , dia tercengang mengapa bay tubuh gadis itu membuatnya nya rileks , pikiran membunuh di pikiran nya menghilang begitu saja . Dia memejamkan mata nya dan menelisik leher jenjang putih Risa , dia bisa dengan jelas merasakan bau tubuh gadis ini sangat harum dan memikat , bau nya bagaikan taman yang dipenuhi bunga segar dan sedikit bau obat samar di tubuh gadis itu . Tanpa memperhatikan kekesalan Risa , Pria dingin itu bahkan dengan berani mengecup dan mencium leher Risa , dia membenamkan kepalanya di leher Risa .
Risa memiliki garis-garis hitam di dahi nya , dia bingung dengan perkembangan adegan ini . Mengapa kelumpuhan wajah ini terus mengendus leher nya , apakah orang ini anjing . Dan tangan nya terlalu kuat mencengkram , dia tidak bisa lolos ia harus me-lengah kan penjagaan kelumpuhan wajah ini .
'' Apakah kamu anjing berhenti mengendus , menjauh dariku !! '' Risa mencoba menggunakan kata-kata provokatif untuk membuat kelumpuhan wajah ini kesal .
Akan tetapi bukan nya kesal , kelumpuhan wajah itu malah lebih erat memeluk nya . Apakah orang ini sakit , sampai tidak bisa mengenali orang di sekitar nya .
'' Orang gila lepaskan aku , kamu melecehkan seorang anak '' Ia berharap kali ini akan berhasil .
Pria dingin itu mendengus dan menyeringai , gadis kecil pemberontak ini memiliki mulut yang beracun , ia hanya ingin menikmati ketenangan dari aroma tubuh gadis ini .
'' Dimana nya aku melecehkan seorang anak ? '' Tanya sinis .
Ekspresi wajah itu tidak cocok dengan wajah nya yang lumpuh , Risa mengutuk mengapa kelumpuhan wajah ini semakin pergi kemana-mana. Dia semakin mengeratkan pelukan nya , dan dia semakin mencium leher lebih erat . Dia khawatir itu akan meninggalkan bekas , sial jika pelukan pria ini melonggar ia akan memukul wajah tidak tahu malu terlebih dahulu . Saat ads kesempatan Rida memukul perut pria dingin itu , dan mencoba melepaskan diri nya . Tapi dia malah tersandung , dan mereka berdua terjatuh secara bersamaan .
Bruukk
Risa masih bingung dan memegang kepala nya , karena sedikit pusing untung nya topeng nya tidak terambil . Risa mendongak dan melihat wajah lumpuh pria dingin itu , sontak ia ingin mendorong nya pergi menjauh . Tapi kedua tangan nya di tahan di atas kepala oleh pria dingin itu , wajah Risa menjadi muram mengapa ia se-sial ini . Apakah ini karma akibat ia mencuri tanpa meminta izin orang lain .
'' Gadis kecil yang agresif '' Pria dingin itu terkekeh
Pria dingin itu akhir nya ikut berbaring di samping Risa , dia menarik Risa lebih dekat dan memeluk nya erat .
'' Tenang lah hanya sebentar saja !!! '' Suara Pria dingin itu rendah dan akan segera tertidur .
Risa tidak bisa memberontak di dalam pelukan Pria dingin itu , dia terjerat ke dalam nya terlalu jauh . Risa akhirnya memilih diam dan dia mendengar suara gumam an Pria dingin itu .
'' Gadis yang patuh , Tuan ini suka ''
Risa hanya menelan kebencian di dalam hati nya , kelumpuhan wajah ini dia ingin memukul wajah nya sekarang juga . Risa dapat merasakan nafas dingin di leher nya , kapan pria dingin itu sampai di leher nya . Di memeluk nya erat dan kedua tangan kelumpuhan wajah ini melingkari pinggangnya , Mendengar dengkuran halus di leher nya agak dingin , Risa menghela nafas dan merelakan diri nya menjadi guling untuk saat ini .
Tanpa Risa sadari sudut mulut pria dingin itu melengkung dan menyeringai , Pria dingin itu belum tertidur karena Risa yang tidak bisa diam . Tetapi saat Risa diam dia merasa ia sangat imut , Biarkan ia menjadi licik untuk saat ini walau ia membenci menjadi Iicik , tapi demi kenyamanannya ini biarlah .
'' Orang ini tertidur begitu saja '' Gumam Risa pelan .
Risa melihat fitur wajah pria dingin itu , kulit pria itu sangat lembut bahkan rambut nya juga sangat halus saat di sentuh , tapi pria ini juga sama cabul berwajah dingin . Mereka berdua terbaring di rerumputan hijau nan luas , angin yang berhembus sangatlah sejuk . Risa mendongak dan melihat langit biru yang cerah , dia terjebak dengan pria cabul ini di sini . Sat ia bisa melepas diri dari pria cabul ini , ia akan mencari senior nya Blair semoga dia tidak menjadi kacau lagi setelah mengetahui ia menghilang lagi .
Risa diam-diam mengeluarkan sesuatu di kantung nya , dia benar-benar beruntung membawa aroma dupa yang menenangkan ini . Risa menyebar kan bau menenangkan itu di tubuh nya , dan tak butuh waktu lama untuk bereaksi . Pria cabul itu kali Benar-benar tertidur , mengambil kesempatan ini Risa perlahan melepaskan diri dari pelukan Pria dingin itu .
Risa mengambil ponsel nya dan mencari tahu dimana dia , dia berada di sisi timur vila itu cukup jauh . Risa mencari jalan pintas terdekat , Risa berjalan pergi meninggalkan pria yang terbaring di tas rerumputan , Risa hanya tersenyum smirik , berani nya pria ini mencabulinya jadi Jangan bangun sampai pagi berikut nya .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 131 Episodes
Comments
Ddyat37 Del*
love it tidur lah spi pgi hahaha lanjuttttt
2024-01-18
0
penggemar_Uangkecil?!
.
2023-04-06
1
Alzakia_Ria
kek nya author orang blasteran, ato orang luar negri yang suka indo, maybe...soalnya ada beberapa kata yang gak sesuai sama kata after nya
2021-06-29
3