...Volume 1...
...Bab 1...
...Kamera Tersembunyi...
Rein menyesap anggur merah nya dengan tenang , dia memainkan gelas di tangan nya . Ia menatap kedua teman nya dengan tenang , iris biru dingin nya menyapu kedua orang itu . Dan pandangan nya menyapu rekaman di dalam laptop , siapa yang menyangka obat setengah jadi itu akan di curi . Seperti nya ia harus memperketat keamanan Vila ini lagi , dia berpikir sebentar penampilan pencuri ini agak mencurigakan . Dia belum pernah melihat orang dengan rambut hitam sejauh ini selain diri nya , yang artinya rambut itu hanyalah rambut palsu .
" Obay yang belum sempurna , lalu di curi arti nya sudah sangat jelas "
Setiap kata yang di ucapkan Rein sangat dingin dan terkadang singkat , tapi tumben sekali dia berbicara panjang begini .
Mill menatap Rein dengan mendengus , obat itu sangat berharga walaupun hanya produk setengah jadi . Buat apa ia repot-repot menyimpan nya di ruang bawah tanah jika itu tidak penting , Mill menatap Rein yang pikiran nya melayang entah kemana .
Rein POV
Aku tidak menyangka akan datang hari dimana aki bertemu dengan sesuatu yang menarik perhatian ku . Aku sang iblis dingin tidak pernah menunjukkan emosi yang berlebihan , selain rasa dingin bahkan kepada teman terdekat .
Aku sangat kesal karena para tua Bangka itu melempar mereka kemari , yah tua Bangka itu melempar kami berempat di tempat anak sekolah menengah . Dia jengkel saat pertama kali kemari , Vila yang di sediakan memang agak tidak sesuai dengan selera nya dan teman nya yang lain . Jadi nya mereka memutuskannya mengobrak-abrik isi Vila , mereka berempat membagi tugas masing-masing .
Jadi aku mengambil area Vila bagian Timur , Mill Barat , Theo Selatan , dan terakhir si bodoh Blair Utara . Vila ini ternyata sangat luas , dia mengklaim wilayah nya sendiri . Dia hanya menyukai ketenangan nya maka ia hanya menanam beberapa pohon rindang , dan beberapa bunga sebagai tambahan .
Suatu hari mereka berempat baru saja pergi ke ibukota , mereka kembali ke keluarga Mereke masing-masing dan berdebat hebat . Mereka sudah bosan berada di Vila yang membosankan itu , sudah dua tahun lama nya mereka berada di vila itu . Muka nya keberadaan kelas khusus kami di sembunyikan , tapi seperti tahun ini berbeda . Pihak sekolah memutuskan membiarkan murid nya mengetahui keberadaan mereka berempat , he ia sangat menantikan hari dimana para murid itu tanpa sadar menerobos ke vila milik kami , siapa yang tahu apa yang akan kami lakukan .
Setelah berdebat lama dengan tetua di keluarga kami masing-masing , kami memutuskan kembali ke vila . Mereka harus kembali ke dalam kurungan sempit itu . Di perjalanan ia selalu menatap ke arah luar mobil , mengabaikan keberadaan dua orang sinting di samping nya . Namun siapa yang mengira saat mereka akan memasuki gerbang , sebuah bayangan kecil melintas ke depan mobil mereka . Tapi untuk nya sebuah tangan tiba-tiba menarik banyangan kecil itu ke belakang ia sedikit kaget . Ternyata mobil mereka hampir menabrak seorang gadis kecil , namun perhatian nya selalu tertuju pada orang yang menyelamatkan gadis kecil itu .
Orang yang menyelamatkan nya ternyata seorang gadis pula , namun dia tidak bisa melihat fitur wajah nya karena tertutup topeng . Ia menyerengit , jarang melihat seorang gadis dengan surai perak . Setahu dia hanya keluarga itu yang mempunyai nya , namun mana mungkin mereka mengijinkan anak itu keluar .
Setelah mereka sampai kembali ke Vila , siapa yang menduga Theo malah merengek minta ingin keluar lagi di vila yang membosankan ini . Dia dan Mill hanya bisa pasrah dengan kelakuan Theo yang seperti anak kecil . Dia ditarik keluar bersama Mill oleh Theo ke mobil lagi , kali ini Theo lah sebagai pengemudi . Dia memilih duduk di belakang , Theo dan Mill yang di depan . Karena tidak tahu kami pergi kemana aku menutup mata ku dan tertidur , namun saat membuka mata ku lagi wajah ku menjadi muram dan menatap Theo sengit .
" Mengapa kemari ? "
Theo menatap kearah berlawanan .
" Mencari hiburan bukankah kalian bosan berada di vila itu terus " Ucap nya dengan nakal
Mill mendengus " Tempat yang kotor "
Mill mengambil sapu tangan nya dan menutup hidung nya.
Ia tahu Mill sangat membenci hal-hal kotor , karena Mill memiliki Msyopobia yang lumayan parah . Mill akan mandi setiap kali baju nya kotor sedikit saja .
" Ayolah kawan kita masuk !! "
Theo dengan berani menarik tangan ku dan Mill , kami akhir nya masuk ke tempat kotor itu . Theo dengan riang berbicara dengan Manajer , dia memesan kotak peribadi di lantai atas . Setelah selesai memesan , dia mengajak kami naik ke atas . Suara musik yang berisik dan aroma alkohol yang menyengat , dia sertai aroma para wanita yang berbelihan menggunakan parfum ini membuat nya ingin muntah .
Bahkan wajah Mill berubah menjadi hitam karena ia terlalu marah , Mill mungkin akan muntah sebentar lagi . Jadi mereka bergegas ke kotak peribadi di lantai atas . Yah mereka bertiga mengunjungi Bar , Bar yang terkenal di provinsi c .
Mill sudah berlari ke toilet dan memuntahkan segala macam isi perut nya , Mill lah yang paling peka dengan bau .
Aku memilih duduk di sofa dan tak lama aku membaringkan tubuh ku , mencoba untuk tidur . Namun ia terganggu akibat celoteh Theo .
" Hei jangan tidur , aku sudah bersusah payah membawa mu keluar bersenang-senang . Bawa mereka masuk.! !! "
Siapa yang peduli dengan apa yang di lakukan Theo , jadi aku memilih bangun lagi . Melihat Mill yang telah kembali , aku melihat rambut nya yang agak basah dan pakaian nya yang telah berganti , Seperti nya Mill benar-benar mandi barusan .
Pandangan ku tertuju pada ketiga wanita seksi yang masuk kemari , aku menyerengit bau parfum dan bedak yang menyengat dari tubuh wanita itu sangat kuat , Bahkan Mill pun sudah mencium bau kuat itu berbeda dengan Theo yang tengah asik menggoda wanita seksi itu dan bahkan merangkul nya .
Saat wanita itu mencoba menuangkan segelas anggur merah , wanita itu mencodongkan tubuh nya pada ku . Wanita ini berani nya menggoda nya , sebelum wanita dapat lebih dekat dengan ku aku mendorong nya pergi menjauh.
" Menyingkir !!! " Ungkap ku dingin
Suasana di kamar pribadi itu menjadi mencekam karena , wanita itu terududuk gemetar dia tahu wanita ini mencoba melakukan tugas nya , namun ia membenci nya . Aku menatap wanita yang berasa di pangkuan Theo dan menatap wanita yang mencoba mendekati Mill sekaligus ia bertriak .
" Keluar , sebelum kesabaran ku habis "
Ketiga wanita itu dengan gemetar dan wajah nya pucat ,berlari keluar dan membanting pintu dengan keras .
Braakk
Theo memandang ku dengan tatapan konyol itu lagi , lain hal nya dengan Mill yang mengambil buku untuk dia baca . Sesaat di kamar pribadi menjadi tenang dan hening , tidak sampai Theo memanggil teman mereka . Theo yang berbicara di telpon sangat asik dan melupakan mereka.berdua , aku kembali berbaring di sofa .
Beberapa menit kemudia mereka malah mendiskusikan tentang gadis bersurai perak , entah hanya perasaan nya saja kedua teman nya juga nampak penasaran . Kami pun kembali ke vila , siapa yang menyangka aku bertemu dengan gadis bersurai perak itu lagi .
Aku menatap gadis itu yang tengah tertidur di bawah pohon yang rindang , aku ingin membuka topeng itu tapi aku urungkan niat ku itu , dan tak berapa lama ia terbangun . Gadis bersurai perak itu seketika menatap nya waspada , saat gadis itu hendak berlari ia menangkap nya dan membawa nya ke dalam pelukan nya , ia mencium aroma wangi yang menyegarkan dan menenangkan , Seperti-nya aroma itu datang dari tubuh gadis ini . Jadi dia mendekat ke leher dan mengendus nya , gadis itu berusaha berontak tapi ia menekan nya lebih kuat hingga mereka terjatuh bersama . Gadis itu berada di bawah ku saat ini juga , dia kembali mendekati leher putih mulus itu kali ini ia mencium nya . Aroma itu sangat menenangkan , membuat nya mengantuk pikiran menjadi tenang . Ia menutup mata nya dan tertidur , sebelum ia benar-benar tertidur lelap ia mencium bau dupa yah bau dupa itu sangat harum , hingga membuat nya tertidur nyenyak . Namun setelah membuka mata nya lagi , gadis itu menghilang .
Jadi ia memutuskan bila bertemu lagi ia akan menangkap nya , dan mengurung nya di dalam vila .
Rein POV END
Rein yang terus melamun memikirkan gadis bersurai perak itu , ia meminum sekali teguk anggur merah di dalam gelas nya .
'' Hei Rein apa yang sedang kamu pikirkan , jangan-jangan memikirkan ipar masa depan ku ya ? ' Ucap Theo dengan menggoda
Rein menatap Theo tajam , seolah terbiasa dan kebal dengan tatapan kejam Rein . Theo mengambil cemilan dan memakan nya , lalu menatap ke arah Mill lagi .
'' Oi Mill obat mu yang hilang harus kah kita mencari nya ? ''
Mill menggeleng '' Tidak perlu , tunggu hingga sempurna '' Dia menyeringai
Karena pihak lain ingin menyempurnakan obat milik nya silahkan saja , ia akan menunggu dengan sabar . Lalu merebut. ya kembali setelah obat itu menjadi sempurna , hutang harus di bayar dengan harga yang mahal .
Theo terkekeh dan tiba-tiba mengalihkan topik .
'' Hei ku dengar sekolah kita kedatangan murid baru , dia sangat terkenal dan ternyata kerabat jauh Pak Tua itu , apa kalian tidak penasaran tebak laki-laki atau perempuan ? '' Mata Theo berbinar-binar saat mengucapkan nya .
'' Hiss seorang gadis '' Dengus Rein
Theo bertepuk tangan '' Plok plok plok ''
'' Ah layak menjadi Rein , kamu selalu tahu apa yang ada di pikiran ku ''
Mill menatap Theo jijik dan mengambil buku untuk di baca , mengabaikan sikap kekanak-kanakan Theo .
'' Apa kalian tidak tertarik ? , apabila mengetahui penampilan nya pasti kalian tertarik ''Theo tersenyum misterius
Mata Rein menjadi tajam dan menatap Theo dingin '' Gadis dengan Surai hitam , kamu curiga dialah yang mengambil obat Mill ''
Sekali lagi Theo mengangguk senang , kali ini Mill juga menatap Theo heran . '' '' ''Theo pikiran dengan baik , gadis itu baru saja datang kemari , terlebih dia keponakan pak tua itu . Pak Tua itu juga bekum segila ini untuk melakukan hal yang berbahaya ini ''
Theo mengedik-kan bahu nya seolah tidak perduli , dia mengambil laptop nya dari Rein dan sedang mencari tahu sesuatu hal.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 131 Episodes
Comments
penggemar_Uangkecil?!
.
2023-05-09
1
akuuyyy
good
2021-07-13
1
DNK • SLOTH SINN
thor apa nanti si risa bakal di kurung sama 3 demon monarch itu?
2021-06-08
1