Chapter 16

...Volume 1...

...Bab 1...

...Kamera Tersembunyi...

Rein menyesap anggur merah nya dengan tenang , dia memainkan gelas di tangan nya . Ia menatap kedua teman nya dengan tenang , iris biru dingin nya menyapu kedua orang itu . Dan pandangan nya menyapu rekaman di dalam laptop , siapa yang menyangka obat setengah jadi itu akan di curi . Seperti nya ia harus memperketat keamanan Vila ini lagi , dia berpikir sebentar penampilan pencuri ini agak mencurigakan . Dia belum pernah melihat orang dengan rambut hitam sejauh ini selain diri nya , yang artinya rambut itu hanyalah rambut palsu .

" Obay yang belum sempurna , lalu di curi arti nya sudah sangat jelas "

Setiap kata yang di ucapkan Rein sangat dingin dan terkadang singkat , tapi tumben sekali dia berbicara panjang begini .

Mill menatap Rein dengan mendengus , obat itu sangat berharga walaupun hanya produk setengah jadi . Buat apa ia repot-repot menyimpan nya di ruang bawah tanah jika itu tidak penting , Mill menatap Rein yang pikiran nya melayang entah kemana .

Rein POV

Aku tidak menyangka akan datang hari dimana aki bertemu dengan sesuatu yang menarik perhatian ku . Aku sang iblis dingin tidak pernah menunjukkan emosi yang berlebihan , selain rasa dingin bahkan kepada teman terdekat .

Aku sangat kesal karena para tua Bangka itu melempar mereka kemari , yah tua Bangka itu melempar kami berempat di tempat anak sekolah menengah . Dia jengkel saat pertama kali kemari , Vila yang di sediakan memang agak tidak sesuai dengan selera nya dan teman nya yang lain . Jadi nya mereka memutuskannya mengobrak-abrik isi Vila , mereka berempat membagi tugas masing-masing .

Jadi aku mengambil area Vila bagian Timur , Mill Barat , Theo Selatan , dan terakhir si bodoh Blair Utara . Vila ini ternyata sangat luas , dia mengklaim wilayah nya sendiri . Dia hanya menyukai ketenangan nya maka ia hanya menanam beberapa pohon rindang , dan beberapa bunga sebagai tambahan .

Suatu hari mereka berempat baru saja pergi ke ibukota , mereka kembali ke keluarga Mereke masing-masing dan berdebat hebat . Mereka sudah bosan berada di Vila yang membosankan itu , sudah dua tahun lama nya mereka berada di vila itu . Muka nya keberadaan kelas khusus kami di sembunyikan , tapi seperti tahun ini berbeda . Pihak sekolah memutuskan membiarkan murid nya mengetahui keberadaan mereka berempat , he ia sangat menantikan hari dimana para murid itu tanpa sadar menerobos ke vila milik kami , siapa yang tahu apa yang akan kami lakukan .

Setelah berdebat lama dengan tetua di keluarga kami masing-masing , kami memutuskan kembali ke vila . Mereka harus kembali ke dalam kurungan sempit itu . Di perjalanan ia selalu menatap ke arah luar mobil , mengabaikan keberadaan dua orang sinting di samping nya . Namun siapa yang mengira saat mereka akan memasuki gerbang , sebuah bayangan kecil melintas ke depan mobil mereka . Tapi untuk nya sebuah tangan tiba-tiba menarik banyangan kecil itu ke belakang ia sedikit kaget . Ternyata mobil mereka hampir menabrak seorang gadis kecil , namun perhatian nya selalu tertuju pada orang yang menyelamatkan gadis kecil itu .

Orang yang menyelamatkan nya ternyata seorang gadis pula , namun dia tidak bisa melihat fitur wajah nya karena tertutup topeng . Ia menyerengit , jarang melihat seorang gadis dengan surai perak . Setahu dia hanya keluarga itu yang mempunyai nya , namun mana mungkin mereka mengijinkan anak itu keluar .

Setelah mereka sampai kembali ke Vila , siapa yang menduga Theo malah merengek minta ingin keluar lagi di vila yang membosankan ini . Dia dan Mill hanya bisa pasrah dengan kelakuan Theo yang seperti anak kecil . Dia ditarik keluar bersama Mill oleh Theo ke mobil lagi , kali ini Theo lah sebagai pengemudi . Dia memilih duduk di belakang , Theo dan Mill yang di depan . Karena tidak tahu kami pergi kemana aku menutup mata ku dan tertidur , namun saat membuka mata ku lagi wajah ku menjadi muram dan menatap Theo sengit .

" Mengapa kemari ? "

Theo menatap kearah berlawanan .

" Mencari hiburan bukankah kalian bosan berada di vila itu terus " Ucap nya dengan nakal

Mill mendengus " Tempat yang kotor "

Mill mengambil sapu tangan nya dan menutup hidung nya.

Ia tahu Mill sangat membenci hal-hal kotor , karena Mill memiliki Msyopobia yang lumayan parah . Mill akan mandi setiap kali baju nya kotor sedikit saja .

" Ayolah kawan kita masuk !! "

Theo dengan berani menarik tangan ku dan Mill , kami akhir nya masuk ke tempat kotor itu . Theo dengan riang berbicara dengan Manajer , dia memesan kotak peribadi di lantai atas . Setelah selesai memesan , dia mengajak kami naik ke atas . Suara musik yang berisik dan aroma alkohol yang menyengat , dia sertai aroma para wanita yang berbelihan menggunakan parfum ini membuat nya ingin muntah .

Bahkan wajah Mill berubah menjadi hitam karena ia terlalu marah , Mill mungkin akan muntah sebentar lagi . Jadi mereka bergegas ke kotak peribadi di lantai atas . Yah mereka bertiga mengunjungi Bar , Bar yang terkenal di provinsi c .

Mill sudah berlari ke toilet dan memuntahkan segala macam isi perut nya , Mill lah yang paling peka dengan bau .

Aku memilih duduk di sofa dan tak lama aku membaringkan tubuh ku , mencoba untuk tidur . Namun ia terganggu akibat celoteh Theo .

" Hei jangan tidur , aku sudah bersusah payah membawa mu keluar bersenang-senang . Bawa mereka masuk.! !! "

Siapa yang peduli dengan apa yang di lakukan Theo , jadi aku memilih bangun lagi . Melihat Mill yang telah kembali , aku melihat rambut nya yang agak basah dan pakaian nya yang telah berganti , Seperti nya Mill benar-benar mandi barusan .

Pandangan ku tertuju pada ketiga wanita seksi yang masuk kemari , aku menyerengit bau parfum dan bedak yang menyengat dari tubuh wanita itu sangat kuat , Bahkan Mill pun sudah mencium bau kuat itu berbeda dengan Theo yang tengah asik menggoda wanita seksi itu dan bahkan merangkul nya .

Saat wanita itu mencoba menuangkan segelas anggur merah , wanita itu mencodongkan tubuh nya pada ku . Wanita ini berani nya menggoda nya , sebelum wanita dapat lebih dekat dengan ku aku mendorong nya pergi menjauh.

" Menyingkir !!! " Ungkap ku dingin

Suasana di kamar pribadi itu menjadi mencekam karena , wanita itu terududuk gemetar dia tahu wanita ini mencoba melakukan tugas nya , namun ia membenci nya . Aku menatap wanita yang berasa di pangkuan Theo dan menatap wanita yang mencoba mendekati Mill sekaligus ia bertriak .

" Keluar , sebelum kesabaran ku habis "

Ketiga wanita itu dengan gemetar dan wajah nya pucat ,berlari keluar dan membanting pintu dengan keras .

Braakk

Theo memandang ku dengan tatapan konyol itu lagi , lain hal nya dengan Mill yang mengambil buku untuk dia baca . Sesaat di kamar pribadi menjadi tenang dan hening , tidak sampai Theo memanggil teman mereka . Theo yang berbicara di telpon sangat asik dan melupakan mereka.berdua , aku kembali berbaring di sofa .

Beberapa menit kemudia mereka malah mendiskusikan tentang gadis bersurai perak , entah hanya perasaan nya saja kedua teman nya juga nampak penasaran . Kami pun kembali ke vila , siapa yang menyangka aku bertemu dengan gadis bersurai perak itu lagi .

Aku menatap gadis itu yang tengah tertidur di bawah pohon yang rindang , aku ingin membuka topeng itu tapi aku urungkan niat ku itu , dan tak berapa lama ia terbangun . Gadis bersurai perak itu seketika menatap nya waspada , saat gadis itu hendak berlari ia menangkap nya dan membawa nya ke dalam pelukan nya , ia mencium aroma wangi yang menyegarkan dan menenangkan , Seperti-nya aroma itu datang dari tubuh gadis ini . Jadi dia mendekat ke leher dan mengendus nya , gadis itu berusaha berontak tapi ia menekan nya lebih kuat hingga mereka terjatuh bersama . Gadis itu berada di bawah ku saat ini juga , dia kembali mendekati leher putih mulus itu kali ini ia mencium nya . Aroma itu sangat menenangkan , membuat nya mengantuk pikiran menjadi tenang . Ia menutup mata nya dan tertidur , sebelum ia benar-benar tertidur lelap ia mencium bau dupa yah bau dupa itu sangat harum , hingga membuat nya tertidur nyenyak . Namun setelah membuka mata nya lagi , gadis itu menghilang .

Jadi ia memutuskan bila bertemu lagi ia akan menangkap nya , dan mengurung nya di dalam vila .

Rein POV END

Rein yang terus melamun memikirkan gadis bersurai perak itu , ia meminum sekali teguk anggur merah di dalam gelas nya .

'' Hei Rein apa yang sedang kamu pikirkan , jangan-jangan memikirkan ipar masa depan ku ya ? ' Ucap Theo dengan menggoda

Rein menatap Theo tajam , seolah terbiasa dan kebal dengan tatapan kejam Rein . Theo mengambil cemilan dan memakan nya , lalu menatap ke arah Mill lagi .

'' Oi Mill obat mu yang hilang harus kah kita mencari nya ? ''

Mill menggeleng '' Tidak perlu , tunggu hingga sempurna '' Dia menyeringai

Karena pihak lain ingin menyempurnakan obat milik nya silahkan saja , ia akan menunggu dengan sabar . Lalu merebut. ya kembali setelah obat itu menjadi sempurna , hutang harus di bayar dengan harga yang mahal .

Theo terkekeh dan tiba-tiba mengalihkan topik .

'' Hei ku dengar sekolah kita kedatangan murid baru , dia sangat terkenal dan ternyata kerabat jauh Pak Tua itu , apa kalian tidak penasaran tebak laki-laki atau perempuan ? '' Mata Theo berbinar-binar saat mengucapkan nya .

'' Hiss seorang gadis '' Dengus Rein

Theo bertepuk tangan '' Plok plok plok ''

'' Ah layak menjadi Rein , kamu selalu tahu apa yang ada di pikiran ku ''

Mill menatap Theo jijik dan mengambil buku untuk di baca , mengabaikan sikap kekanak-kanakan Theo .

'' Apa kalian tidak tertarik ? , apabila mengetahui penampilan nya pasti kalian tertarik ''Theo tersenyum misterius

Mata Rein menjadi tajam dan menatap Theo dingin '' Gadis dengan Surai hitam , kamu curiga dialah yang mengambil obat Mill ''

Sekali lagi Theo mengangguk senang , kali ini Mill juga menatap Theo heran . '' '' ''Theo pikiran dengan baik , gadis itu baru saja datang kemari , terlebih dia keponakan pak tua itu . Pak Tua itu juga bekum segila ini untuk melakukan hal yang berbahaya ini ''

Theo mengedik-kan bahu nya seolah tidak perduli , dia mengambil laptop nya dari Rein dan sedang mencari tahu sesuatu hal.

Terpopuler

Comments

penggemar_Uangkecil?!

penggemar_Uangkecil?!

.

2023-05-09

1

akuuyyy

akuuyyy

good

2021-07-13

1

DNK • SLOTH SINN

DNK • SLOTH SINN

thor apa nanti si risa bakal di kurung sama 3 demon monarch itu?

2021-06-08

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Chapter 1 dan 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Pengumuman
41 Chapter 40
42 Chapter 41
43 Chapter 42
44 Chapter 43
45 Chapter 44
46 Chapter 45
47 Chapter 46
48 Chapter 47
49 Chapter 48
50 Chapter 49
51 Chapter 50
52 Chapter 51
53 Baifumei Sejati
54 Kaila menghilang
55 Wanita Sombong
56 Kegilaan
57 Menyelamatkan Kaila
58 Gadis Misterius
59 Firasat Buruk
60 Insomnia Rein
61 Harimau Putih
62 Tersesat
63 Pertama Kali
64 Pingsan
65 Hipnotis
66 Kabur
67 Bos Besar Penjahat
68 Bertemu Kenalan
69 Kamping
70 Kamping 2
71 Gedung Terbengkalai 1
72 Gedung Terbengkalai 2
73 Gedung Terbengkalai 3
74 Terjebak
75 Bertemu Theo Lagi
76 Mari Bermain Game 1
77 Mari Bermain Game 2
78 Mari Bermain Game 3 End
79 Menghapus ingatan
80 Sasaran Gosip
81 Kembali –Nya Antagonis
82 Male Lead ke-tiga
83 Membeli Gaun
84 Bertemu Dengan Liliana
85 Kartu Keanggotaan Terbaik
86 Perayaan Siswa Baru
87 Kedatangan Empat Raja 1
88 Kedatangan Empat Raja 2
89 Putri Keberuntungan
90 Kecurigaan
91 Identitas Asli
92 Gigitan Manis
93 Pemasangan Chip
94 Bai Xiao
95 Menjual Imut
96 Sarapan Bersama
97 Identitas
98 Keluarga Tersembunyi
99 Ada Yang Salah
100 Viyona sakit
101 Jeratan Telah Di pererat
102 Bunga Sekolah
103 Pekan Olahraga 1
104 Pekan Olahraga 2
105 Pekan Olahraga End
106 Pertandingan Bola Basket
107 Kemenangan
108 Viyona Semakin Populer
109 Pergi Ke Taman Hiburan
110 Viyona Marah Sangat Imut
111 Penguntit Tercela
112 Konstitusi Khusus
113 Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
114 Senyuman Yang Manis
115 Setting Game Membingung-kan
116 Bertemu Ibu Louis Untuk Kedua Kali-nya
117 Teater
118 Scene Pahlawan
119 Permintaan Maaf
120 Makan Malam Yang Hangat
121 Tampan Bagai Malaikat
122 Lolita Nyangkut Di Pohon
123 Hari Festival
124 Menjadi Koki
125 Menjadi Sukarelawan
126 Kencan Dengan Rein 1
127 Kencan Dengan Rein 2
128 Kencan Dengan Rein 3
129 Kencan Dengan Rein 4
130 Rumah Hantu 1
131 Rumah Cinta
Episodes

Updated 131 Episodes

1
Prolog
2
Chapter 1 dan 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Pengumuman
41
Chapter 40
42
Chapter 41
43
Chapter 42
44
Chapter 43
45
Chapter 44
46
Chapter 45
47
Chapter 46
48
Chapter 47
49
Chapter 48
50
Chapter 49
51
Chapter 50
52
Chapter 51
53
Baifumei Sejati
54
Kaila menghilang
55
Wanita Sombong
56
Kegilaan
57
Menyelamatkan Kaila
58
Gadis Misterius
59
Firasat Buruk
60
Insomnia Rein
61
Harimau Putih
62
Tersesat
63
Pertama Kali
64
Pingsan
65
Hipnotis
66
Kabur
67
Bos Besar Penjahat
68
Bertemu Kenalan
69
Kamping
70
Kamping 2
71
Gedung Terbengkalai 1
72
Gedung Terbengkalai 2
73
Gedung Terbengkalai 3
74
Terjebak
75
Bertemu Theo Lagi
76
Mari Bermain Game 1
77
Mari Bermain Game 2
78
Mari Bermain Game 3 End
79
Menghapus ingatan
80
Sasaran Gosip
81
Kembali –Nya Antagonis
82
Male Lead ke-tiga
83
Membeli Gaun
84
Bertemu Dengan Liliana
85
Kartu Keanggotaan Terbaik
86
Perayaan Siswa Baru
87
Kedatangan Empat Raja 1
88
Kedatangan Empat Raja 2
89
Putri Keberuntungan
90
Kecurigaan
91
Identitas Asli
92
Gigitan Manis
93
Pemasangan Chip
94
Bai Xiao
95
Menjual Imut
96
Sarapan Bersama
97
Identitas
98
Keluarga Tersembunyi
99
Ada Yang Salah
100
Viyona sakit
101
Jeratan Telah Di pererat
102
Bunga Sekolah
103
Pekan Olahraga 1
104
Pekan Olahraga 2
105
Pekan Olahraga End
106
Pertandingan Bola Basket
107
Kemenangan
108
Viyona Semakin Populer
109
Pergi Ke Taman Hiburan
110
Viyona Marah Sangat Imut
111
Penguntit Tercela
112
Konstitusi Khusus
113
Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
114
Senyuman Yang Manis
115
Setting Game Membingung-kan
116
Bertemu Ibu Louis Untuk Kedua Kali-nya
117
Teater
118
Scene Pahlawan
119
Permintaan Maaf
120
Makan Malam Yang Hangat
121
Tampan Bagai Malaikat
122
Lolita Nyangkut Di Pohon
123
Hari Festival
124
Menjadi Koki
125
Menjadi Sukarelawan
126
Kencan Dengan Rein 1
127
Kencan Dengan Rein 2
128
Kencan Dengan Rein 3
129
Kencan Dengan Rein 4
130
Rumah Hantu 1
131
Rumah Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!