...Volume 1...
...Bab 1...
...Pertengkaran...
Kelas Roket
Kelas Bu Winda baru saja di mulai , banyak murid yang memperhatikan penjelasan Bu Winda dengan seksama , Termasuk juga Kaila . Hanya Viyona yang menatap ke arah luar jendela , dia bosan semua materi yang di bicara guru telah ia baca dan pelajari . Karena meja nya berada di urutan kedua , dan orang di depan nya bertubuh besar . Viyona tidak perlu takut ketahuan , dia tersenyum tipis . Di luar di dapat melihat para murid laki-laki yang bermain basket , Viyona agak nya tertarik dengan permainan itu . Tapi dia cukup malas untuk bergerak jadi dia batal kan , Viyona merasa tatapan panas menatap nya dia berbalik menatap Louis dengan heran .
Louis selalu memperhatikan murid baru itu sedari dia masuk , Louis akui murid baru itu sangat cantik bahkan mungkin melebihi teman masa kecil nya Liliana Vont yang menyandang nama Bunga Sekolah tahun ini . Tapi dia agak kesal dengan sikap murid baru ini , bertambah satu lagi orang yang tidak tertarik dengan pesona nya sendiri . Pertama gadis ceroboh dan yang kedua murid baru ini , apakah ketampanan nya sudah meluntur terlalu banyak . Dia melihat murid baru itu hanya memperhatikan kejadian di luar , seolah-olah ia menganggap guru tidak ada di depan . Jadi dia menatap nya dengan benci , marah , kesal banyak sekali emosi nya yang bercampur aduk dalam sehari .
Bu Winda memperhatikan Louis yang sedari tadi memandang entah kemana menjadi kesal , dia sangat disiplin dalam apa pun . Walaupun murid nya yang satu ini berasal dari keluarga terkemuka , dia tidak bisa berbuat seenaknya di kelas nya.
'' Louis Pasteur bisakah kamu menerjemahkan kalimat no 1 kedalam bahasa Inggris !!!! '' Bu Winda dengan senyum elegan nya .
Louis tersentak dan bingung di saat berikut nya , dia menatap Bu Winda dengan kaget . Ia meneguk Saliva nya kasar , sial dia tidak melihat apa yang disebut kan Bu Winda , jadi dia hanya diam .
'' Louis Pasteur !!''
'' Bu Winda mengapa hanya saya saja yang Ibu tanya , lihat murid baru itu juga tidak memperhatikan pembelajaran ibu bukan ? ''
Kini semua pandangan murid beserta Bu Winda mengarah ke Viyona , Viyona menyerengit dan menatap Bu Winda samar . Bu Winda mengingat apa yang dikatakan Kepala Sekolah pada nya , '' Jangan membuat marah gadis itu , jika tidak konsekuensi nya mengerikan '' . Bu Winda masih bingung , mengapa dia tidak boleh membuat nya kesal bukan nya dia guru nya .
'' Viyona Vladimir gantikan Louis menerjemahkan nya !! ''
Dia tidak memberitahu mana yang harus Viyona terjemahkan , dia ingin melihat apa yang akan di lakukan murid baru nya ini .
Viyona tersenyum tipis , dan membuka buku teks milik nya .
''The morning sun shines on the shady trees, the wind blows lightly as if to make the leaves dance happily.''
''Matahari pagi menyinari pepohonan yang rindang, angin bertiup sepoi-sepoi seolah membuat dedaunan menari riang. ''
Suara halus dan enak di dengar , namun wajah nya masih sama acuh tak acuh nya . Pelafalan kalimat nya sempurna , dia seperti seorang dari luar negeri asli yang hanya datang sebentar belajar bersama mereka , mereka semua hampir melupakan bahwa murid baru itu berasal dari luar negeri .
Bu Winda tertegun sebentar bukan nya dia tidak memberitahu nya mana yang harus di terjemahkan , sebelum Bu Winda dapat sadar dari keterkejutan nya , Viyona membuat nya sekali lagi terperangah .
'' buka halaman 12 sub materi A baca teks dan coba terjemahkan sendiri . Dan baca soal lalu jawab !! ''
Viyona memandang Bu Winda dengan tatapan samar yang artinya '' Jangan mengganggu ku lagi ! ''
Para teman sekelas tersentak , monster apa yang telah memasuki kelas mereka . Murid baru itu terlalu kuat , bahkan guru di buat diam oleh nya . Bu Winda akhir nya mengerti atas peringatan Kepala Sekolah , gadis ini mungkin seorang jenius yang sedang liburan di sekolah mereka . Akhirnya dia tidak memperdulikan Viyona , dan melanjutkan pembela nya . Viyona hanya tersenyum tipis dan memandang Louis yang geram di belakang nya , bocah bau ini berani sekali menantang nya .
'' Bodoh !! "
Melihat gerakan bibir Viyona yang memanggil nya bodoh membuat nya marah , dia ingin mencekik gadis itu sekarang juga . Keith di sebelah Louis ingin tertawa keras , akan tetapi kelas masih berlangsung jadi dia mencoba menahan nya sebisa mungkin . Louis pengacau ini sekarang dikacaukan oleh murid baru itu , namun ia merasa aneh . Seharusnya seorang yang luar biasa seperti gadis baru itu pasti terkenal di lingkaran , dari gerak gerik nya yang anggun itu sudah jelas dia di besarkan oleh keluarga bangsawan di ibukota kekaisaran . Aneh nya dia tidak menemukan keluarga yang memiliki siri khas rambut hitam , Dia akan menyelidiki lebih lanjut lagi nanti nya .
Tatapan Kaila menyapu muri baru itu , ia merasa aneh mengapa ia selalu merasa murid baru ialah gadis bersurai perak . Tapi melihat tatapan acuh tak acuh dan datar di wajah nya , dia mungkin orang lain , Gadis bersurai perak itu sangat hangat bagi nya .
Kelas pertama berakhir dengan cepat , para murid berlarian menuju kafetaria . Viyona juga hendak keluar , dia akan kembali ke Vila nya sekarang . Dia sangat bosan , ternyata bersekolah lagi itu membosankan . Ia akan meminta kepala sekolah untuk cuti sebentar , pelajaran kedua nanti nya ialah matematika , Dia terlalu malas dan dia ingin meminum teh saat ini juga .
" Hei Murid Baru kamu mau pergi kemana ? "
Viyona kesal dengan anak beruang yang terus menganggu nya ini .
Louis menatap Viyona dengan arogansi seorang Tuan Muda keluarga kaya . Tidak respon khusus dari Viyona , ia hanya menatap Louis acuh tak acuh .
" Minggir !! " Wajah cantik Viyona sangat acuh dan datar .
" Murid baru kamu sangat sombong ! , jangan kita karena kamu hanya menerjemahkan materi tadi kamu akan mengalahkan ku , jangan bermimpi ! "
Viyona yang kesabaran nya sudah hampir menipis , memilih pergi dari pada akan memukul anak beruang yang bodoh ini . Louis menahan pergelangan tangan Viyona hingga tangan nya memerah , Viyona bahkan tidak merintih karena sakit ataupun apa , Dia hanya diam menatap Louis dengan dingin .
Viyona menarik tangan Louis , Louis yang tersentak tidak mempertahankan diri nya . Sehingga Viyona mampu menarik nya dan menggenggam kuat Louis , Louis merintih kesakitan .
" Aouc ... lepaskan murid baru ini sakit "
" Berisik " Dengus Viyona
Viyona yang melihat jam di tangan nya , ia menyerengit dan menarik tangan Louis lalu melemparkan Louis seolah ia barang yang ringan ke samping , Louis hampir tersandung tapi ia untung nya di tangkap oleh Keith dengan gesit .
Louis meledak marah , pergelangan tangan nya sangat sakit ."Brengsek kau , itu sangat menyakitkan . Aku akan membalasnya nanti "
Viyona berhenti di tempatnya dan menatap Louis dengan tatapan acuh tak acuh nya , ia memandang Louis dengan heran . Anak beruang ini apakah pelajaran yang ia berikan kurang atau apa .
" Bodoh !! "
Viyona melenggang pergi meninggalkan Louis yang berada di puncak Amarah nya .
" Sialan kembali kamu gadis berengsek , aku akan menghajar mu habis-habisan ''
Keith menahan Louis yang berontak , mengapa ia mempunyai teman yang tidak berotak ini . Aneh sekali dia selalu mendahului nilai nya , nasib Sial ia harus menahan amukan orang sinting ini.
'' Louis tenang lah , kamu bahkan ingin memukul seorang gadis kamu bukan laki-laki gentle '' Desah Keith pasrah
'' Aku tidak peduli , pergelangan tangan ku sakit sekali . Kami akan tahu bila merasakan nya ! ''
Keith melihat pergelangan tangan Louis yang memerah , astaga dia tidak akan berani macam-macam dengan gadis itu . Tapi untunglah teman bodoh nya mendapatkan pelajaran yang setimpal .
'' Ayo kembali !''
Louis melewati tempat Kaila duduk , Louis menatap gadis itu dengan tajam . Dia mengalihkan kekesalan nya pada Kaila tanpa sebab , Kaila balas memelototi Louis . Louis bahkan lebih kesal , Keith menarik nya untuk pergi dan meminta maaf pada Kaila dengan tatapan nya . Kaila hanya mengangguk dan melihat buku teks nya lagi , dia mengingat suara anggun dan halus itu di benak nya , pelafalan murid baru itu sungguh mengagumkan . Dia ingin sekali berteman dengan Viyona , tapi melihat nya yang acuh tak acuh dengan sekitar nya membuat nya mengurung kan niat nya .
Kaila menatap Louis dan murid baru itu dari kejauhan , mereka bertengkar Kaila ingin melerai nya . Namun ia urungkan niat nya , memang nya dia siapa . Jadi Kaila memutuskan menonton mereka bertengkar dari jauh .
Tidak akan ada yang menduga bahwa peristiwa ini akan dipublikasikan di Forum Sekolah . Viyona tidak mengetahui diri nya akan menjadi pencarian panas di sekolah nya .
Viyona menatap pergelangan tangan nya yang memerah , ia ingin kembali ke Vila milik nya tapi ia mengurungkan niat nya itu . Kaila lebih memilih untuk pergi ke Ruang Kesehatan sekolah , dia akan berisitirahat di sana tidak apa-apa membolos sehari , Viyona mengetuk pintu Ruang Kesehatan .
Tok tok Tok
'' Masuk ! ''
Viyona mendengar suara seorang wanita , jadi Viyona membuka pintu dan melihat seorang wanita berjas putih yang sedang membereskan sekotak obat . Ada seorang murid laki-laki yang kaki nya di balut , Viyona hanya menatap murid laki-laki itu sebentar dan berlalu pergi mencari salep . Ia lupa membawa salep milik nya , ia meninggal kan nya di Vila .
'' Guru dimana saya bisa menemukan salep ? ''
Wanita yang tadi nya sibuk membalut luka itu berhenti , dan menatap gadis cantik dengan Surai hitam milik nya , iris gelap nya menimbulkan aura misterius , yang membuat seseorang ingin lebih dekat untuk mengenal nya .
'' Ambil di kotak sebelah barat dekat dengan meja saya ! '' Perintah nya
Murid laki-laki itu terpesona saat melihat. Viyona , dia bahkan tidak sadar bahwa luka nya sudah di balut . Dia cepat-cepat mengambil ponsel nya dan memotret Viyona yang tengah memoles salep di pergelangan tangan nya . Murid laki-laki itu memposting nya di forum sekolah dengan hastage '' Dewi yang terluka ''
Forum sekolah di buat heboh sekali lagi , sudut yang di foto oleh murid laki-laki , Sangat menonjol kan wajah cantik Viyona . Viyona bahkan tidak peduli dengan apa yang dilakukan orang di sekitar nya , ia hanya fokus untuk membalut luka nya saja . Dia mencari tempat yang agak jauh dan mencari ranjang untuk berbaring , dia membuat diri nya tertidur dia agak lelah dan mata nya terpejam erat .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 131 Episodes
Comments
penggemar_Uangkecil?!
p
2023-04-18
1
senja
apa di sana b. Inggris materi yg susah?
2021-04-24
11
gk punya nama
nex thor
2021-03-23
4