...Volume 1...
...Bab 1...
...Menguping...
Lorong
Risa berjalan menjauh dari Ruang Kesehatan , tangan nya agak nya berdarah . Blair memegang tangan nya terlalu erat , darah itu menetes ke rok lipat hitam Risa . Wajah Risa menjadi jelek , Risa membatalkan kembali ke kelas ia memilih berbelok berlawanan arah dengan menuju arah Kelas Roket , wajah Risa sangat kesal tangan nya tidak berhenti mengeluarkan darah .
Risa berjalan menuju taman yang sangat sepi di sebelah selatan , tidak ada yang pernah kemari . Risa menuju ke salah satu bangku taman dekat dengan pohon yang rindang , Risa meletakkan kain kasa . Risa membuka kain kasa yang membungkus tangan nya , kain kasa itu berlumuran darah milik nya . Sangat lah banyak , Risa mengambil kapas dan mengelap darah nya . Risa selalu membawa kemana-mana semprotan anti septik di saku baju nya , Risa menyemprotkan cairan anti septik itu ke tangan nya . Pendarahan nya pun berhenti , Risa mengambil kain kasa bersih dan membalut tangan nya lagi . Gerakan Risa sangat ahli seolah-olah ia sudah terbiasa membalut luka .
Risa mengambang ponsel dari saku baju lain nya , dan membuka nya lalu mencari kontak dan mengklik sebuah nomor , Ponsel nya akhir nya terhubung .
''Pak tua berikan aku ijin untuk tidak menghadiri kelas ''
'' Kamu baik-baik saja , tangan mu bukan nya terluka kamu bisa kembali ke vila '' Orang di sebrang telpon sangat khawatir
'' Ternyata Kakek ku tersayang sudah melihat forum itu ya ''
Suara Risa dengan main-main
'' Huh benar , jadi apakah kamu akan membiarkan saja atau aku akan mengurus nya untuk mu '' Tanya kepala sekolah
Risa menatap pergelangan tangan nya yang di balut , dia tersenyum tipis dan berkata .
'' Tidak perlu aku bisa mengurus nya sendiri ''
'' Sudah kuduga , baiklah tapi tangan mu baik-baik saja kan ? '' Nada kepala sekolah masih khawatir
'' Sudahlah aku baik-baik saja , sampai jumpa ''
Tuttt
Risa langsung menutup telpon itu , ia mengklik sebuah situs dan memasuki nya sebentar . Setelah itu ia beralih melihat beberapa post tentang diri nya , ia tersenyum misterius dan menyeringai di detik berikut nya .
'' Aku hanya ingin bersekolah dengan tenang , walaupun ini sangat membosankan ''
Risa mengetik beberapa macam simbol dan angka , sebuah tulisan yang rumit muncul di layar ponsel nya . Setelah beberapa lama mengetik angka dan Simbol-simbol aneh , 30 detik kemudian dia berhasil dan sebuah tanda peringatan muncul di ponsel nya .
''Berhasil memasuki sistem "
Risa tersenyum tipis ia berhasil masuk ke sistem forum sekolah nya , dia menemukan id yang memposting tentang diri nya . Dia bahkan dengan tega menghapus orang itu beserta Vidio dan foto tentang diri nya , dia melihat Vidio tentang FL Kaila harus kah ia menghilang kan nya juga . Dia pada akhirnya juga menghilangkan tentang post milik Kaula sekaligus , dia menyeringai ada beberapa tikus yang menguping ternyata .
" Keluar !! , Tidak baik menguping pembicaraan orang lain sangat tidak sopan "
Risa berkata dengan dingin .
Sebuah bayangan keluar dari balik pohon di belakang Risa , kedua orang yang menguping tidak lain Louis dan Keith .
Kelas Roket
Louis sangat marah saat melihat forum sekolah , ia ingin melihat murid baru itu dan menghajar nya habis-habisan . Ia bahkan hampir lupa bahwa murid baru itu ialah seorang gadis .
''Sialan siapa yang memposting kejadian tadi di forum sekolah ? ''
Suara Louis sangat dingin dan menyapu teman sekelas nya , teman sekelas nya tidak berani berbicara . Ada seorang gadis yang gemetar tanpa sebab , Louis melihat nya dan menatap gadis itu dnegan dingin .
''Apakah itu kamu ? ''
Gadis itu gemetar ketakutan '' Maaf '' Hanya kata itu yang dapat di ucapkan gadis itu , tubuh nya gemetar dan telah menyusut . Dia sebenarnya kesal dengan murid baru itu , mengapa ia melawan pangeran Louis nya jadi saat itu ia tanpa pikir panjang memposting video itu , namun tanggapan yang ia dapatkan sungguh mengejutkan .
'' Berhenti di sana Louis dia seorangpun gadis kamu tidak akan memukul nya kan ''
Keith menahan Louis agar tidak memukul gadis kecil itu , Keith menatap nya '' pergi!'' . Gadis itu berlari kencang dan dengan wajah ketakutan , ia bahkan menabrak orang di depan nya .
Keith menatap Louis yang telah dikuasai oleh amarah nya , dia cukup kesal dengan teman nya ini , dia menunjukkan post lain nya pada Louis .
'' Lihat tangan Viyona terluka akibat ulan mu Louis kamu seharusnya meminta maaf ''
Louis menatap post itu , dia melihat Viyona yang tengah sibuk membalut luka di tangan nya . Tatapan tajam dan dingin nya menghilang , entah mengapa ia merasa bersalah di hati nya . Dia tidak menyangka kulit Viyona begitu lembut dan halus , dan bahkan mudah sekali lecet .
Kaila yang telah melihat pertengkaran antara Louis dan Viyona dengan nyata bahkan kesal , anak sombong itu menyakiti Viyona bahkan membuat tangan nya memerah itu lecet .
'' Anak sombong kamu harus pergi cari Viyona dan minta maaf pada nya !! ''
Entah mengapa hati Kaila sakit bercampur marah , saat melihat Viyona terluka ia bahkan tidak mengenal nya . Tapi mengapa ia sangat khawatir dengan kondisi Viyona.
Louis menatap Kaila kesal , mengapa gadis ceroboh ini ikut campur dengan masalah nya sih .
'' Louis kali ini aku setuju dengan Kaila , kamu sudah keterlaluan tangan Viyona terluka akibat ulah -mu dia itu seorang gadis ingat itu Louis ''
Louis menatap tajam Keith , dan pandangan nya beralih pada ponsel nya dan menatap wajah cantik Viyona , dan beralih menatap tangan nya yang memerah dan lecet .
''Baik aku akan meminta maaf pada nya , tenang lah ayo pergi cari murid baru itu ! ''
Louis menarik tangan Keith dan menyeret nya keluar , dia berjalan menuju Ruang kesehatan dan saat itu juga Viyona batu saja keluar dari sana .Louis tertegun saat melihat pergelangan tangan Viyona yang menitik-kam darah . Dia terpana dan diam di tempat nya , Keith menyenggol nya .
'' Cepat kejar Viyona , kamu sudah keterlaluan kali ini Louis tangan nya bahkan berdarah . Namun mengapa ia keluar dengan membawa kain kasa ? ''
Louis menatap Viyona rumit , dan menarik Keith dia mengikuti kemana pergi nya Viyona . Louis diliputi dengan rasa bersalah , dia diam-diam mengikuti kemana pun Viyona pergi . Dia melihat Viyona yang berbelok dengan cepat mengejar nya dan bersamaan Keith yang di tarik oleh Louis .
Keith sangat kesal dan melepas pegangan Louis dari nya , dia sedari tadi di seret oleh Louis sialan ini . Ia tidak berani berbicara sepatah kata apapun , takut Viyona mendengar mereka .
Louis dan Keith akhir nya berhenti dan memandang Viyona dari kejauhan , Louis dan Keith mendekat dan bersembunyi dibalik pohon di belakang bangku tempat Viyona duduk . Louis dan Keith tertegun , saat melihat Viyona membuka ikatan kain kasa di tangan nya , darah merah itu banyak sekali yang berceceran di tanah . Namun Viyona dengan cepat mengelap dengan kapas .
Louis memperhatikan Viyona dengan cekatan membalut luka nya sendiri , dari mulai Viyona menyemprotkan anti septik ke luka nya . Louis mengetahui luka Viyona pasti terasa perih saat si semprot anti septik , tangan Viyona berhenti mengeluarkan darah dan dia melihat Viyona langsung membalut luka dia melilitkan kain kasa itu ke pergelangan tangan nya , Tatapan Louis semakin rumit .
Sedangkan reaksi Keith agak tidak wajar , ia merasa Viyona sangat aneh . Dia merasa melihat orang lain saat melihat Viyona , dia bingung sekarang . Memperhatikan gerak-gerik Viyona yang seakan sudah biasa membalut luka kecil itu sendiri , seharus nya orang seperti Viyona terutama ia seorang gadis . Mungkin balutan kain kasa itu tidak akan Serapi yang di buat Viyona , Gerakan Viyona yang sangat ahli dan sudah terbiasa , seakan ia sudah membalut luka beberapa kali . Ia mulai mencurigai identitas Viyona kali ini , benarkah ia hanya sepupu jauh dari kepala sekolah.
Louis dan Keith menatap Viyona dari balik pohon , tatapan mereka menajam saat Viyona mengambil ponsel nya dan menelpon seseorang . Mereka hanya bisa mendengar suara Viyona dan tidak terlalu jelas mendengar orang di telpon .
...''Pak tua berikan aku ijin untuk tidak menghadiri kelas ''...
...'' Kamu baik-baik saja , tangan mu bukan nya terluka kamu bisa kembali ke vila '' Orang di sebrang telpon sangat khawatir...
...'' Ternyata Kakek ku tersayang sudah melihat forum itu ya ''...
...Suara Risa dengan main-main...
...'' Huh benar , jadi apakah kamu akan membiarkan saja atau aku akan mengurus nya untuk mu '' Tanya kepala sekolah...
...Risa menatap pergelangan tangan nya yang di balut , dia tersenyum tipis dan berkata ....
...'' Tidak perlu aku bisa mengurus nya sendiri ''...
...'' Sudah kuduga , baiklah tapi tangan mu baik-baik saja kan ? '' Nada kepala sekolah masih khawatir...
...'' Sudahlah aku baik-baik saja , sampai jumpa ''...
...Tuttt...
Namun mereka berdua akhir nya mengerti siapa yang dihubungi Viyona , ternyata itu ialah kepala Sekolah .Akan tetapi mengapa Viyona sangat tidak sopan pada Kakek nya sendiri , ia bahkan menyebut nya dengan sebutan Pak tua . .
Keith merasa ada yang janggal dengan teman baru mereka ini , dia dapat dengan samar-samar mendengar orang yang berbicara di telpon . Kepala Sekolah yang ia tahu ialah orang yang bermartabat , dan benci orang yang memerintah nya . Keith merasa murid baru itu menyembunyikan identitas asli nya , dan nama nya mungkin palsu . Jika ia ingin mengetahui siapa dia , Ia harus menemui Kepala Sekolah untuk bertanya . Dan Viyona sangat aneh , ia tidak mendengar dengan jelas apa yang diucapkan Viyona .
Berbeda dengan perasaan Keith yang rumit , Louis tenggelam dalam pemikiran nya . ia sangat bersalah pada Viyona , Ia menatap darah yang berceceran di tanah dengan sedih . Pasti rasa nya sakit , tapi mengapa ia harus meminta maaf pada nya . Perasaan dia tidak memegang terlalu erat tangan murid baru itu , tapi mengapa tangan nya memerah bahkan berdarah .
Louis dan Keith di kaget kan dengan suara Viyona yang dingin , mereka ternyata telah ketahuan . Mereka berdua keluar dari persembunyiannya , mereka berdua entah mengapa kesal mendengar Risa mengatai mereka penguping .
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 131 Episodes
Comments
penggemar_Uangkecil?!
p
2023-04-24
1
DNK • SLOTH SINN
emang badan mudah luka yah thor
2021-06-08
1
nasyaaa
up
2021-03-23
3