...Volume 1...
...Bab 1...
...Laki-laki berwajah Malaikat...
Melihat pria dingin yang tertidur pulas akibat obat milik nya , Risa dengan cepat Memindahkan tangan kekar yang melilit pinggang nya yang ramping . Dengan susah payah Risa menyingkirkan tangan besi itu , mengutuk pinggang nya cukup sakit lengan pria ini terlalu kuat . Pinggang nya yang ramping mengalami ngilu , Risa bahkan berjalan dengan tertatih-tatih sebagai ganti nya .
'' Mengutuk , sakit sekali ''
Risa mengambil ponsel dari dalam saku baju nya , karena dia sudah memasuki sistem Vila ini . Walau itu hanya setengah saja sudah beruntung , dia tidak berani melangkah terlalu jauh . Jika tidak dia pasti akan ketahuan , melihat lokasi nya saat ini . Wajah dibalik topeng itu mengerut ,mengapa lokasi nya sangat jauh .
Kali ini ia akan berhati-hati , mengapa dia bisa bertemu dua orang pria dalam sehari . Dan tempramen mereka sangat aneh , Risa tidak memusingkan dan memikirkan hal ini lebih jauh lagi . Risa berjalan pergi tanpa menengok ke belakang , Risa memilih jalan pintas tercepat ia khawatir Blair kembali mencari nya , senior nya pasti menggila lagi karena ia pergi tanpa pamit bahkan tersesat saat ini .
Risa melewatinya jalan setapak , dia baru melihat hamparan rerumputan hijau yang luas . Mengapa ia merasa Vila ini jauh lebih besar , tidak ini benar-benar sangat besar . Saat ia masuk ke berbagai tempat ia bahkan tidak melihat tembok pembatas , yang berarti wilayah bagian selatan Sekolah Menengah Pertama Seika Maria ini Sangat luas . Atau mungkin lebih luas dari pada sekolah itu sendiri , jangan berpikir ia lebih memilih mencari jalan keluar saat .
Benar saja saat ini Blair sedang puyeng akibat Risa , Blair hanya meninggalkan gadis kecil itu sebentar . Mengapa dia menghilang dalam sekejap mata , mengutuk seharusnya ia menyeret gadis kecil itu ikut dengan nya . Dan menyuruh nya menunggu di dalam vila , kemana perginya gadis kecil itu . Dia ingat ponsel , mengapa ia sangat bodoh apa guna nya ponsel untung nya dia sudah menyimpan nomor ponsel gadis kecil itu .
Blair mencoba menghubungi Risa , namun telpon tidak diangkat itu mati
Sekali lagi ia mencoba menghubungi nya , ponsel nya berdering berkata di luar jangkauan . Kemana pergi nya gadis itu , tunggu sebentar jika para iblis itu kembali dan bertemu Risa , apakah Dia akan baik-baik saja . Atau Risa sudah di tangkap oleh iblis itu , dan sekarang mereka mengancam dan mengurung nya di suatu tempat matilah . Blair cepat-cepat menghubungi seseorang dengan kontek '' ''Iblis Cantik '' dia ragu-ragu tapi dia sudah menekan nya . Telpon nya terhubung , Blair menarik nafas dingin .
'' Dimana kamu ? , apakah kalian sudah sampai ?'' Suara Blair gugup karena belum mendengar jawaban dari orang seberang telpon .
Suara yang menawan dan magnetis menyapu pendengaran Blair '' Ada apa apakah teman baik ku sangatlah merindukan kami ''
''Jawab saja jangan berbelit-belit ''Blair sedang tidak ingin bercanda ria , dia khawatir .
'' Mengapa nada teman baik ku ketakutan , apakah kamu dalam masalah '' Suara itu masih menawan dan sedap di dengar .
Tapi bagi Blair itu berbeda '' Tidak apa-apa , apakah kalian sudah di Vila '' Nada Blair semakin gugup .
'' HM Jika sudah ada apa ? '' Suara di sebrang telpon menjadi nada main-main .
Blair menegang '' Kamu apakah kamu ada di dekat Taman Mawar ? ''
Orang di sebrang telpon tersenyum smirik '' Iya lantas ? '' , Tubuh Blair menegang dan takut , saat ucapan berikut nya terlontar ketakutan Blair semakin menjadi '' Oh ya aku bertemu dengan seorang gadis manis baru -baru . Aku bertanya-tanya mengapa ada seorang gadis yang berkeliaran dengan santai di tempat yang berbahaya ini .
Tubuh Blair menggigil '' Kamu ... kamu apakan gadis itu jangan macam-macam '' Peringat Blair .
'' Ho .. ho ... Teman baik ku seperti nya mengenal gadis manis itu ''
Wajah Blair memucat seketika '' Kamu jangan berbuat terlalu jauh , gadis itu di bawah pengawasan kepala sekolah . Kita tidak tahu identitas apa yang dimiliki gadis itu ''
'' HM ... Aku tahu , tapi dia sangatlah menawan bagaimana menurut jika gadis manis itu menjadi ipar masa depan mu '' Ucap nya terkekeh .
'' Kamu gila !! ,dimana dia sekarang aku harus membawa nya kembali . Waktu kunjungan nya sudah habis ''
Orang di seberang telpon mendesah dan berkata dengan sedih '' Dia pergi setelah memukul ku , itu sakit sekali bibir ku bengkak . Tapi kamu tahu kemana arah dia berlari , ke timur kamu tahu kan di sana ada dia ''
Wajah Blair yang tadi nya rileks menjadi pucat padi berikut nya , mengapa gadis kecil itu membuat masalah . Dia baru saja lepas dari satu iblis , mengapa ia berlari ke sarang iblis lain nya . Dia tidak berani menelpon orang itu , dan juga nomor nya sudah berkali-kali masuk ke dalam daftar hitam pria gila itu . Blair menutup telpon 6 frustasi , haruskah ia menunggu nya saja atau apa . Tapi melihat sebuah pesan masuk ke ponsel nya , Blair akhir nya bernafas lega . Gadis kecil nakal itu akan segera kembali , untung nya dia selamat .
Risa melihat ponsel nya yang terus berdering , ia tidak melihat siapa yang menelpon nya ia malah mematikan ponsel milik nya. Ia tidak bisa sibuk dengan hanya melihat ponsel setiap waktu , dia seperti pencuri yang mengendalikannya mengendap saat ini . Dia hanya tidak ingin bertemu dengan salah satu orang gila lagi . Sudah cukup untuk hari ini dia bertemu dengan dua orang pria sinting , jika bertambah satu lagi dia akan menghabisi nya langsung di tempat .
Waktu berikutnya ucapan Risa pun terkabul , dia jatuh dan terpental . Dua menabrak sesuatu benda yang keras dan padat , mengapa ia terjatuh sekarang bukan nya dia yang akan menolong orang yang biasa nya menubruk nya , baru kali ini dia harus menubruk seseorang . Pantat nya sangat sakit , jalan setapak ini di tempa dari bebatuan . Walaupun diperhalus tetap saja itu batu masih sama keras nya .
Bruuk
Risa tidak bersusah payah ingin meminta maaf atau apapun , ia langsung berdiri dan hendak pergi tapi tangan nya di tahan oleh sebuah tangan dingin yang besar . Saking dingin nya membuat tubuh Risa reflek menghempaskan nya .
'' Maaf '' Risa berkata rendah tanpa memandang ke arah orang itu .
'' Kamu pikir ingin pergi kemana '' Suara dingin menyapu pendengaran Risa .
Risa menatap ke arah orang yang dia tabrak , dia belum pernah melihat wajah laki-laki yang begitu cantik . 'Cantik' Konyol mana ada Laki-laki cantik , tapi tampilan orang di depan nya cukup menawan . Wajah yang mirip malaikat Surai hijau yang mengkilap dan bulu mata panjang yang lentik , dan tak lupa mata besar hijau . Ya laki-laki ini benar-benar seperti elf asli , tapi mengapa aura orang ini sangat suram .
'' Lepas kan '' Risa masih berkata dengan sopan .
Namun laki-laki cantik ini bahkan menggenggamnya dengan lebih kuat , Risa merasakan tangan nya sakit . Laki-laki cantik ini memegang tangan nya terlalu kuat .
'' Ouch ''
'' Siapa kamu ? '' Wajah laki-laki cantik itu mengkerut dan nada tidak senang .
'' Bukan siapa-siapa , jadi bisakah sekarang Tuan ini melepaskannya tangan saya ''
Risa sudah berkata sepanjang ini , namun laki-laki cantik itu tetap tidak bergerak . Wajah Risa menjadi muram , saat ia akan meninju wajah laki-laki cantik itu dengan tangan nya yang lain . Tangan nya malah di tangkap .
'' Saya tanya sekali anda siapa ? ''
Suara Laki-laki cantik itu makin dingin , Risa dapat jelas merasakan bahwa laki-laki cantik ini sangat berbahaya .
'' Tuan tangan saya juga sakit ''
Risa berusahalah untuk tetap tenang dan tidak marah Laki-laki cantik ini , semakin Risa berusaha semakin laki-laki cantik mengeratkan tangan nya . Namun sesuatu aneh terjadi , laki-laki cantik itu menarik Risa kedalam pelukan nya . Risa menabrak dada bidang yang keras lagi , Risa berteriak di hati nya '' Hidung ku '' . Mengapa ia di peluk lagi , apakah hari ini adalah berpelukan . Ini sudah ketiga kali nya dia dipeluk oleh orang asing tanpa izin . Dia marah saat ini , dia dapat dengan jelas merasakan nafas dingin laki-laki cantik itu ada di leher nya . Apa yanh dilakukan laki-laki ini , apakah laki-laki ini juga cabul .Risa menggertak kan gigi nya , dia marah saat ini sudah cukup dia mengalami hal sial .
'' Lepas kan , jika tidak kamu menyesal ''
Risa meraung-raung di dalam pelukan laki-laki cantik , tangan nya di tahan oleh laki-laki cantik . Laki-laki cantik itu masih menghirup bau menenangkan dari leher Risa , dia merasa sangat tenang . Emosi nya selalu tidak stabil , tapi mengapa saat ia mencium bau aneh dari tubuh gadis ini ia merasa sangat tenang .
'' Tetap seperti ini dan Diam-lah !!! ''
Risa ingin memukul wajah laki-laki cabul ini , apakah orang ini anjing mengapa dua mengendus leher nya . Dia rasa kejadian ini sangat familiar , ia ingat laki-laki kelumpuhan wajah juga mengendus juga . Sial apakah hari ini April Mop , mengapa orang-orang sinting ini mengendus leher nya dengan semangat .Merasa perlawanan Risa melemah , laki-laki cantik itu mengeratkan pelukannya lagi . Sekarang dia ingin membawa gadis ini ke laboratorium nya untuk di teliti .
Namun sebelum laki-laki cantik itu dapat bereaksi , leher nya di gigit oleh gadis kecil itu dan dia mendorong gadis kecil itu , ia pikir gadis kecil itu akan terjatuh siapa sangka . Gadis kecil melompat dan mendarat mulus , ia melihat sebuah bola di tangan gadis kecil . Dan bila itu di lemparkan pada nya , ternyata itu bola gas .
''cough cough ''
Dia terbatuk-batuk akibat asap yang menggumpal , mengapa seorang gadis kecil membawa bom asap . Jika dia bertemu lain kali awas saja .
Risa sudah berpikir panjang dan akhir nya memilih menggigit leher laki-laki cantik itu , benar saja dia berhasil . Saat dia di dorong pergi dia langsung melompat dan mendarat dengan mulus , ia ingat masih memiliki bom asap di kantong baju nya . Dia pun melempar kan nya '' Rasakan '' Dia kesal karena hari ini ia bertemu laki-laki sinting bahkan itu ada tiga orang . Ia mengirim pesan pada Senior nya untuk menunggu nya , dia hampir sampai di dekat Vila . Dan saat ia sudah mencapai Vila , ia melihat Blair yang muka nya sepucat kertas .
''Seniour ''
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 131 Episodes
Comments
penggemar_Uangkecil?!
p
2023-04-11
1
DNK • SLOTH SINN
kesialan selalu menimpa si mc di novel apapun itu
2021-06-08
1
i'm fine💘
Kak up dong suka banget deh sama ceritanya 😍😍😍
2021-03-20
1