Chapter 6

...Volume 1...

...Bab 1...

...Kembali Nya Para Iblis...

''Senior Blair aku ada di sini ''

Risa cukup kencang saat berteriak , Blair yang sudah gusar , takut , gempar kehilangan ketenangan dan keanggunan nya . Blair berlari kencang menuju arah Risa berdiri , tetesan keringat menembus wajah menawan Blair . Risa menatap Blair kasihan , mengapa senior nya repot-repot berlari mencari nya kesana -kemari .

''Ada apa senior ? , mengapa mencari saya '' Tanya Risa berpura-pura tidak tahu dan melupakan kejadian tadi . Seakan ia tidak pernah melakukan nya dan tidak tahu , Risa tidak berharap Blair sampai terguncang seperti ini . Wajah tenang senior nya benar-benar hilang , wajah nya di penuhi kekhawatiran , beserta takut akan sesuatu . Namun apa yang tidak mengerti .

'' Risa syukurlah aku bisa menemukan mu tepat waktu , mengapa kamu tidak menunggu ku . Jika kamu ingin ke taman belakang kamu bisa bertanya pada ku kan ? ''

Melihat tatapan khawatir Blair , Risa mendesah pelan . Sebenarnya ia ingin mencari tahu mengapa Senior nya ini begitu khawatir dan terguncang .

'' Terlalu lama '' Jawab Risa malas

'' Risa Huh kamu kan bisa menunggu , jangan menghilang begitu saja di depan ku . Aku sangat kaget dan khawatir , Vila ini sangat luas dan bukan tempat bermain '' Celoteh Blair

'' Aku bukan anak kecil ''

'' Ya tapi akan sangat berbahaya berkeliaran di Vila ini sendirian '' Desah Blair

'' Aku tidak buta arah '' Berbicara dengan wajah datar

Blair tercekik dengan perkara Risa lagi dan lagi , mengapa Risa sangat suka membantah ucapan nya ini . Ia tidak pernah mengalami hal yang sangat memalukan ini .

'' Senior mengapa aku merasa mencium bau yang sangat wangi , mungkin karena kita ada di taman bunga barang kali '' Ucap Risa dengan terkekeh

Blair tiba-tiba mendapat firasat buruk saat mendengar ungkapan Risa , ia melihat diri nya yang di basahi keringat dan saat ia mencium nya , wajah tampan nya suram dan ingin segera muntah .

'' Risa tetap diam di taman ini jangan berkeliaran lagi , kamu harus tetap diam di sini jangan pergi kemana pun '' Tekan Blair

Blair berlari dengan Sangat kencang , Risa tertawa di belakang Blair . Suara Risa tidak lah kecil dan terdengar hingga telinga Blair , Blair menunduk malu dan mempercepat langkah nya . Sekarang tinggal Risa seorang di taman bunga mawar yang luas itu .

Kelas Roket

Di dalam ruang kelas roket semua nya sangat tenang , mereka semua berkonsentrasi pada seorang guru yang menjelaskan materi di depan mereka . Terutama Kaila yang tampak sangat tenggelam dalam pembelajaran nya . Louis di belakang Kaila tiba-tiba kesal karena tidak dihiraukan .

Dia Louis belum pernah diabaikan oleh seorang gadis sampai seperti ini , dia sangat membenci gadis di depan nya ini . Berani nya dia merebut tempat nya , namun ia lebih membenci gadis bersurai perak itu yang tidak menghormati nya sama sekali . Namun dia merasa aneh mengapa Kepala sekolah memperlakukan gadis itu secara khusus , dan bahkan memberi nya kebebasan .

Dia terjebak di ruang kelas yang membosankan ini , sementara gadis bersurai perak itu bebas berkeliaran bersama Bajingan itu . Tapi jika ia memikirkan nya dengan lebih cermat lagi , Gadis bersurai perak itu sangat aneh . Rumor tidak kredibel dengan yang asli nya , bukan kan gadis bersurai perak itu berpenyakitan . Namun nyata nya tidak sesuai dengan rumor , ia merasa gadis bersurai perak jauh dari mereka .

Seakan dia hanya setitik debu di mata gadis itu , dia tidak terima mengapa gadis bersurai perak itu begitu membuat nya marah . Rasa sakit di tangan nya masih belum hilang , ia tidak akan melupakannya akun ini ia akan membayar nya nanti . Akan ada baik nya jika dia meminta seseorang menyelidiki identitas gadis itu , Bagaimana mungkin gadis yang luar biasa itu hanya dari keluarga biasa tidak mungkin . Karena Louis terlalu tenggelam dalam lamunannya , dia tidak mendengar apa yang diperintahkan guru pada nya . Guru itu memanggil-manggil nama Louis berulang kali .

''Louis Pasteur bacakan buku halaman 32 , Louis Pasteur '' Panggil Guru

Semua orang kini beralih menatap Louis yang tenggelam dalam dunia lamunan nya . Keith di samping nya terus mencoba memanggil nama Loius .

''Louis guru memanggil mu ? , hei kawan kamu dengar tidak sih '' Ucap Keith berbisik di telinga Loius

Namun Louis tidak mendengar nya sama sekali , hingga suara teriakan nyaring guru membuat nya tersentak.

''Louis Pasteur apakah kamu tidak menyukai kelas ku hingga kamu bosan dan mengkhayal sendiri ''Tanya guru itu dengan senyuman yang menyeramkan .

Louis akhir nya sadar dan berbicara tergagap .

'' Bukan begitu guru '' Bantah Louis

'' Oh benarkah sepulang sekolah salin buku pelajaran halaman 1 hingga 10 tanpa kamu ringkas paham , baiklah terima semua nya semoga hari kalian menyenangkan '' Guru pamit dan meninggal kan ruangan kelas .

Kaila yang tidak bisa menahan tawa nya akhir tertawa lepas .

''Poft ha hahahaha '' Tawa Kaila sangat keras

Wajah Louis terbakar karena amarah dan bertriak secara kasar.

'' Diam kamu gadis busuk tutup mulut kotor mu itu ! , jika tidak ''

Perkataan Louis terpotong '' Jika tidak apa ? kamu bukan dewa yang bisa melakukan apa saja '' Ejek Kaila

Dan kelas roket kini menjadi bahan perdebatan panjang antara Kaila dan Louis .

Taman Mawar

Risa duduk di salah satu Bangku taman dan menikmati semilir angin yang mengalir , ia sangat suka ketenangan . Namun ketenangan nya terganggu akibat suara piano yang mengalir tiba-tiba .

'' Mengapa ada suara piano di sini , apakah itu senior Blair lagi ''

Risa yang penasaran dengan asal suara musik yang mengguncang hati ini , suara piano itu tidak jauh dari taman mawar . Risa menyerengit mengapa suara piano itu berhenti , dan saat dia sampai di tempat kejadian dan asal mula suara piano . Hanya tersisa piano di sana dan tidak ada tanda-tanda orang yang memainkan , Risa mungkin hanya berhalusinasi jadi dia duduk di depan piano . Jari-jari lentik nya mulai berkeliaran di papan piano itu , gerakan nya gesit dan juga tepat . Suara yang mengalir dari piano yanh dimainkan oleh Risa , mengalir mengikuti semilir angin . Karena Piano ini berada dekat di sekitar taman mawar , di taman mawar itu ialah rumah kaca . Dan diluar rumah kaca juga ialah taman yang dihiasi berbagai macam bunga .

'' Prok Prok ''

Suara tepuk tangan membuat Risa berhenti memainkan piano . Wajah dibalik topeng itu menjadi dingin , mengapa ia tidak merasakan kedatangan orang ini. Apakah ia terlalu tenggelam dalam permainan piano nya , sehingga tidak sadar ada orang yang kemari . Risa tersadar dari lamunan nya saat mendengar suara menawan seorang laki-laki .

'' Mengapa berhenti cantik , lanjutkan permainan mu sungguh indah sama seperti dirimu ''

Risa dengan ekspresi suram berdiri dan berjalan pergi berlawanan arah dengan laki laki di belakang nya . Tapi tangan nya tiba-tiba di tarik ke belakang oleh laki-laki itu , Risa di bawa kedalam pelukan laki-laki itu dan suara menawan terdengar di telinga .

'' Cantik mengapa ingin pergi begitu cepat , mengapa kita tidak berkenalan dulu HM '- Ucap nya genit

Tiga garis hitam muncul di dahi Risa dia mengkerut dan ingin segera menghajar wajah laki-laki ini . Berani nya dia memeluk nya , sebelum Risa dapat bereaksi Laki-laki itu menahan tangan Risa .

'' Kecantikan kecil jangan bermain-main dengan tuan ini hm '' Nada suara nya berubah .

Risa menggertak-kam gigi nya , hidung nya sakit saat menubruk dada laki-laki brengsek ini . Mengapa dada nya sangat keras , hidung nya memerah . Dia mengutuk mengapa dia bisa se-sial ini . Saat Risa mendongak , dia bisa minat fitur-fitur wajah menakjubkan laki-laki itu . Laki-laki itu sepertinya jauh lebih tua dari Risa , akan tetapi wajah putih lembut dan rahang tajam mata yang menatap nya seperti serigala kelaparan , rambut laki-laki itu panjang dan diikat warna biru laut dari Surai laki-laki terasa familiar , dan tatapan yang penasaran dari Laki-laki itu membuat nya bergidik .

'' Jadi kecantikan kecil mengapa kita tidak berkenalan lebih jauh '' Suara samar menusuk telinga nya , dan telinga panas akibat hembusan nafas laki-laki berengsek ini .

Saat tangan laki-laki itu hendak menyentuh topeng di wajah nya , Risa dengan cepat mengelak karena tangan nya masih di genggam kuat laki-laki itu , maka kaki lah yang akan beraksi . Risa meninju wajah laki-laki itu dengan kaki nya , Laki-laki itu juga kaget sehingga di melonggarkan Cengkraman nya dari Risa . Risa dengan cepat meninju kembali dada laki-laki itu , tapi dia berwajah pahit tangan sakit mengapa dada laki-laki itu sangat keras , tangan lembut nya memerah .

Bruuk

Laki-laki itu terjatuh bukan nya marah ia malah melebarkan senyum nya , dan menatap Risa dengan mata yang panas . Dia mengusap darah di sudut mulut nya , belum pernah ia ditolak dan bahkan dipukuli oleh seseorang dan terlebih orang itu ialah seorang gadis kecil , menurut nya ini sangatlah menarik dan luar biasa . Seperti nya gadis kecil itu tidak mengetahui jati diri nya , maka nya dia sangat berani .

'' Gadis kecil kami berhasil menarik perhatian Tuan Muda ini , jadi siapa nama mu gadis manis ku atau My Lady '' Laki-laki itu menyeringai pada Risa .

Dan dalam sekejap laki-laki itu menghilang dari hadapan Risa , Risa waspada dan dia merasakan sesuatu di belakang nya . Risa dengan cepat mundur ke belakang , laki-laki menawan itu menatap nya dengan penuh minat .

'' My Lady tidak di sangka kamu sangat kuat , kamu sangat imut '' Senyuman iblis terpampang jelas di wajah nan cantik itu .

Risa tidak ingin berurusan dengan laki-laki cabul gila ini lagi , tanpa sepengetahuan laki-laki itu Risa mengambil bom asap di saku baju nya , ternyata berguna juga membawa bom asap kemana-mana ini menyelamatkan nya .

'' Selamat tinggal '' Risa tersenyum dan melempar bom asap ke arah laki-laki itu .

Laki-laki itu tersenyum menawan , melihat buruan nya kabur menambah minat nya sekarang . Buruan yang terlalu mudah di tangkap itu membosankan bukan , dia terkekeh dan menjilat sudut mulut nya yang berdarah .

'' Jangan mudah tertangkap My Lady , jika tidak Tuan Muda ini akan cepat bosan dengan mu '' Laki-laki itu juga ikut menghilang pergi .

Terpopuler

Comments

penggemar_Uangkecil?!

penggemar_Uangkecil?!

.

2023-03-31

1

Sopiaa ,

Sopiaa ,

cerita Nya Bagus Banget Aku Suka ntah Keberapa Kalinya Aku Baca,Gak Bisa Di Lanjut Yha Ka

2023-02-20

0

Resonance

Resonance

suara piano nya enak banget mau nangis gue sumpah

2021-09-30

3

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Chapter 1 dan 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Pengumuman
41 Chapter 40
42 Chapter 41
43 Chapter 42
44 Chapter 43
45 Chapter 44
46 Chapter 45
47 Chapter 46
48 Chapter 47
49 Chapter 48
50 Chapter 49
51 Chapter 50
52 Chapter 51
53 Baifumei Sejati
54 Kaila menghilang
55 Wanita Sombong
56 Kegilaan
57 Menyelamatkan Kaila
58 Gadis Misterius
59 Firasat Buruk
60 Insomnia Rein
61 Harimau Putih
62 Tersesat
63 Pertama Kali
64 Pingsan
65 Hipnotis
66 Kabur
67 Bos Besar Penjahat
68 Bertemu Kenalan
69 Kamping
70 Kamping 2
71 Gedung Terbengkalai 1
72 Gedung Terbengkalai 2
73 Gedung Terbengkalai 3
74 Terjebak
75 Bertemu Theo Lagi
76 Mari Bermain Game 1
77 Mari Bermain Game 2
78 Mari Bermain Game 3 End
79 Menghapus ingatan
80 Sasaran Gosip
81 Kembali –Nya Antagonis
82 Male Lead ke-tiga
83 Membeli Gaun
84 Bertemu Dengan Liliana
85 Kartu Keanggotaan Terbaik
86 Perayaan Siswa Baru
87 Kedatangan Empat Raja 1
88 Kedatangan Empat Raja 2
89 Putri Keberuntungan
90 Kecurigaan
91 Identitas Asli
92 Gigitan Manis
93 Pemasangan Chip
94 Bai Xiao
95 Menjual Imut
96 Sarapan Bersama
97 Identitas
98 Keluarga Tersembunyi
99 Ada Yang Salah
100 Viyona sakit
101 Jeratan Telah Di pererat
102 Bunga Sekolah
103 Pekan Olahraga 1
104 Pekan Olahraga 2
105 Pekan Olahraga End
106 Pertandingan Bola Basket
107 Kemenangan
108 Viyona Semakin Populer
109 Pergi Ke Taman Hiburan
110 Viyona Marah Sangat Imut
111 Penguntit Tercela
112 Konstitusi Khusus
113 Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
114 Senyuman Yang Manis
115 Setting Game Membingung-kan
116 Bertemu Ibu Louis Untuk Kedua Kali-nya
117 Teater
118 Scene Pahlawan
119 Permintaan Maaf
120 Makan Malam Yang Hangat
121 Tampan Bagai Malaikat
122 Lolita Nyangkut Di Pohon
123 Hari Festival
124 Menjadi Koki
125 Menjadi Sukarelawan
126 Kencan Dengan Rein 1
127 Kencan Dengan Rein 2
128 Kencan Dengan Rein 3
129 Kencan Dengan Rein 4
130 Rumah Hantu 1
131 Rumah Cinta
Episodes

Updated 131 Episodes

1
Prolog
2
Chapter 1 dan 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Pengumuman
41
Chapter 40
42
Chapter 41
43
Chapter 42
44
Chapter 43
45
Chapter 44
46
Chapter 45
47
Chapter 46
48
Chapter 47
49
Chapter 48
50
Chapter 49
51
Chapter 50
52
Chapter 51
53
Baifumei Sejati
54
Kaila menghilang
55
Wanita Sombong
56
Kegilaan
57
Menyelamatkan Kaila
58
Gadis Misterius
59
Firasat Buruk
60
Insomnia Rein
61
Harimau Putih
62
Tersesat
63
Pertama Kali
64
Pingsan
65
Hipnotis
66
Kabur
67
Bos Besar Penjahat
68
Bertemu Kenalan
69
Kamping
70
Kamping 2
71
Gedung Terbengkalai 1
72
Gedung Terbengkalai 2
73
Gedung Terbengkalai 3
74
Terjebak
75
Bertemu Theo Lagi
76
Mari Bermain Game 1
77
Mari Bermain Game 2
78
Mari Bermain Game 3 End
79
Menghapus ingatan
80
Sasaran Gosip
81
Kembali –Nya Antagonis
82
Male Lead ke-tiga
83
Membeli Gaun
84
Bertemu Dengan Liliana
85
Kartu Keanggotaan Terbaik
86
Perayaan Siswa Baru
87
Kedatangan Empat Raja 1
88
Kedatangan Empat Raja 2
89
Putri Keberuntungan
90
Kecurigaan
91
Identitas Asli
92
Gigitan Manis
93
Pemasangan Chip
94
Bai Xiao
95
Menjual Imut
96
Sarapan Bersama
97
Identitas
98
Keluarga Tersembunyi
99
Ada Yang Salah
100
Viyona sakit
101
Jeratan Telah Di pererat
102
Bunga Sekolah
103
Pekan Olahraga 1
104
Pekan Olahraga 2
105
Pekan Olahraga End
106
Pertandingan Bola Basket
107
Kemenangan
108
Viyona Semakin Populer
109
Pergi Ke Taman Hiburan
110
Viyona Marah Sangat Imut
111
Penguntit Tercela
112
Konstitusi Khusus
113
Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
114
Senyuman Yang Manis
115
Setting Game Membingung-kan
116
Bertemu Ibu Louis Untuk Kedua Kali-nya
117
Teater
118
Scene Pahlawan
119
Permintaan Maaf
120
Makan Malam Yang Hangat
121
Tampan Bagai Malaikat
122
Lolita Nyangkut Di Pohon
123
Hari Festival
124
Menjadi Koki
125
Menjadi Sukarelawan
126
Kencan Dengan Rein 1
127
Kencan Dengan Rein 2
128
Kencan Dengan Rein 3
129
Kencan Dengan Rein 4
130
Rumah Hantu 1
131
Rumah Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!