Chapter 20

...Volume 1...

...Bab 1...

...Membuntuti Diam-diam...

Koridor Kelas Roket

Risa menghela nafas nya lega , akhir nya ia bisa lepas dari pria sinting itu . mengapa dia bisa kemari , sebentar ia merasa melupakan sesuatu yang sangatlah penting , tapi apa ? .

Risa memasuki kelas yang sepi , seperti nya ia terlalu pagi datang nya . Melihat jam di tangan nya , Risa melotot kesal ini masih jam 06:15 . Kelas di mulai jam 08:20 dan berakhir 14:30 , dan jam istirahat di jam 10:20 hingga 12:00.

Risa membuka jendela dan merasakan hembusan angin pagi , dia menghela nafas . Dia tidak mengikat rambut panjang hitam nya kali ini , dia hanya menjepit beberapa helai rambut agar tidak menghalangi penglihatan nya , dia memejamkan mata nya dan merasa ketenangan nya terganggu akibat suara .

Bruukk

Di lain tempat di kamar asrama anak laki-laki , Louis dengan teman sekamar nya Keith . Kamar mereka berbeda dari kamar anak laki-laki lain nya , jika di asrama lain nya satu kamar di huni tiga sampai empat orang dan area kamar nya sedikit , sedangkan untuk mereka berdua kamar nya bisa di bilang VIP dalam satu kamar memiliki dua ruangan yang berbeda , dia dan Keith memiliki wilayah nya masing-masing . Namun teman masa kecil nya ini selalu suka menganggu nya .

'' Louis apakah pekerja rumah mu telah selesai ? '' Keith bertanya pada Loius , dia tengah sibuk merapikan buku di atas meja nya .

Louis cemberut '' Belum aku akan menyelesaikan nya ''

Louis kembali ke ruangan milik Nya sendiri , mengambil buku dari dalam tas nya dan memilah-milah tugas mata pelajaran mana yang akan ia selesaikan .

Louis entah mengapa teringat sesuatu '' Keith kamu kemana kan bekas kain kasa milik murid baru itu ? ''

Keith menatap Louis samar , dia telah meminta seseorang untuk memeriksa kandungan darah Viyona . Ia merasa semua nya mencurigakan , walaupun itu tidak ada hubungan-nya dengan dia tapi rasa penasaran nya yang tinggi membuat nya tak kenal takut .

Keith selalu merasa Kepala Sekolah selalu menyembunyikan sesuatu , tapi apa ia tidak mengerti dan bingung secara bersamaan . Dia merasa murid baru terlihat familiar , di mana dia pernah melihat nya ya .

'' Aku menyuruh Seseorang untuk memeriksa nya '' Tegas Keith

'' Kamu ingin mengecek apa yang terkandung di dalam darah murid baru ? '' Louis menatap Keith yang tengah berpikir .

Louis memang sangat waspada dengan sekitar , walau sikap nya yang sangat menjengkelkan dan tak terkendali . Tapi dia tahu , walaupun dia hidup mudah selama ini dan semua barang tersedia untuk nya . Tapi di balik itu pasti ada yang ia ganti , orang tua nya selalu menyuruh nya belajar dan belajar . Demi perusahaan mereka , orang tua nya bahkan jarang memiliki waktu untuk nya . Memang Keith ialah teman masa kecil nya , tapi Keith masih berada di bawah kuasa keluarga nya . Karena ia satu-satunya orang yang akan mewarisi perusahaan nya , jadi dia bekerja keras untuk itu .

''Apakah kamu menemukan sesuatu Keith ? '' Wajah Louis menjadi serius

'' Aku sudah menyewa seorang peretas dan data milik murid baru itu Viyona biasa saja , impian nya ingin menjadi seorang pianis terkenal '' Jelas Keith

Sangat mudah bagi Keith untuk mencari informasi Viyona , dengan uang ia bisa melakukan apa pun yang dia ingin kan .

'' Festival Bunga sebentar lagi , apa yang akan kamu lakukan di festival itu Louis ''

Louis sejenak Berhenti menulis dan berbalik '' Sama seperti tahun-tahun sebelumnya ''

'' Kamu membosankan , apakah kamu ingin masuk ke OSIS ? '' Tanya Keith

Louis Menaik kan sudut mulut nya , ia malas masuk ke OSIS '' Tidak , itu membosankan aku tidak ingin menjadi pekerja bakti ''

''Hei itu pasti menyenangkan , kita bisa melihat para gadis cantik di tahun kedua dan ketiga '' Bayang Keith

Louis menatap Keith yang playboy dengan jijik , mengapa ia bisa berteman dengan laki-laki ini ya . '' Masuk saja sendiri jangan mengajak ku !!''

'' hei hei kamu marah , aku hanya bercanda !!!!! " Keith Tersenyum tak bersalah

Keheningan menyelimuti kamar mereka , Keith sudah tidak tahu apa yang akan ia bicarakan dengan orang membosankan ini .

" Ini sudah larut malam , cepat tidur !!! "

Louis menutup pintu kamar nya , ruangan mereka memang terhubung namun d batasi oleh sebuah pintu .

Keesokan hari nya , Keith bangun sangat pagi padahal dia tidur terlambat . Setelah bersiap-siap ia pergi ke ruangan Louis dan membangun kan nya .

'' Louis bangun ini sudah pagi , kita terlambat bangun kita terlambat pemalas !!!! '' Teriak Keith dengan senyum smirik

Louis di kaget-kan dengan suara Keith yang begitu berisik , mendengar dia terlambat . Louis malah berlari ke kamar mandi , dan dengan secepat kilat ia mandi dan memakai seragam nya .

'' Kata ku kita terlambat , mengapa kami perlu sarapan ? '' Louis menatap Keith bingung

Keith mencoba menahan tawa nya , Louis menatap jam di dinding dan berteriak marah .'' Sialan kamu , ini masih jam 06:00 mengapa kamu begitu pagi ''

Tanpa rasa bersalah Keith meminta Louis duduk dan sarapan bersama nya '' Ayo duduk , aku sudah memanggang roti untuk mu nih !! ''

Louis dengan muka musam , mengoleskan selai coklat ke roti nya . Lalu menggigit nya kuat seolah itu ialah tubuh Keith yang ia gigit .

Keith yang di tatap tajam oleh Louis mendesah pasrah , haiss ia cuma bercanda .

Mereka berdua keluar dari asrama , lorong asrama terasa sepi karena masih terlalu pagi . Mereka berdua sampai di sekolah , namun mereka melihat beberapa murid perempuan yang berbincang-bincang sesuatu .

..." Wow pria itu sangat tampan , kapan kita memiliki murid setampan itu ? "...

..." Dia lebih tampan dari Pangeran Seika kita "...

..." Tidak pangeran Seika kita tetap tampan juga "...

..." Namun seragam dia pakai mirip dengan kita , tapi gaya nya mengapa berbeda ? "...

..."Itu tidak penting , dimana pria tampan itu sekarang ? "...

..." Entah lah dia cuma lewat di sini sebentar tadi , mengapa dia cepat sekali pergi "...

Keith menatap kepergian para murid perempuan itu dan tidak sengaja melihat Risa .

'' Viyona pagi sekali !!! ''

'' Mereka membicarakan laki-laki siapa lagi sih ? '' Louis tidak memperhatikannya teman nya yang terus menatap kepergian Risa .

'' Hei Keith kamu mau kemana ? ''

'' Syuuut .... Diam lah !! '' Keith menyuruh Louis untuk menutup mulut gagak milik nya .

Keith menarik Louis dan membuntuti Risa diam-diam , memang arah ini menuju ke kelas mereka . Tapi dia selalu merasa aneh dengan teman baru nya itu .

'' Jangan bersuara jika tidak kita akan ketahuan !! '' Pinta Keith

'' Ya aku akan diam , namun kita seperti penguntit jika begini '' Ucap Louis sedikit tidak terima

'' Keluar !! ''

Tubuh Keith menegang , lalu menyumpal mulut Louis dengan tangan nya . '' Diam-lah Louis !! ''

Keith menarik tubuh Louis ke arah pilar batu dan bersembunyi di balik nya , ia mendengar dengan sangat jelas setiap perkataan Viyona . Dia pikir akan ketahuan namun siapa yang menyangka , seseorang akan keluar dan tepat berada di hadapan Viyona .

..." Halo Nona cantik , kamu cukup tajam juga " Anak laki-laki itu dipenuhi dengan senyuman...

...Risa mendengus " Lepas ! "...

..." Kalau aku melepas nya Nona cantik akan terjatuh " Senyuman nya semakin melebar , tapi di mata Risa itu hanya seringai...

...Risa menggertak kan gigi nya kesal " Lepas kan aku sekarang juga , aku tidak mengenal mu jadi jangan dekat-dekat dengan ku " Risa menampar tangan laki-laki itu kasar...

...Wajah laki-laki itu cemberut dan mengerut kan kening nya " Aku hanya membantu mu Nona cantik " Wajah nya di penuhi dengan keluhan , dia hanya ingin membantu Risa ....

...Namun , Risa bergidik mengapa laki-laki gila ini bisa sampai di sini . Mengapa ia harus bertemu lagi , Risa berusaha menenangkan emosi yang berkecamuk di hati nya , wajah nya begitu tenang namun hati nya sedang bergejolak ....

..." Terima kasih " Risa akhir nya memilih mengalah dan diam-diam menatap sekitar nya yang sepi , dia tidak bisa berlama-lama dengan iblis sinting ini ia harus segera pergi ....

..." Jadi nona cantik siapa nama mu hm ? "...

...Wajah tampan itu mendekat ke diri nya , Laki-laki itu jauh lebih tinggi dari Risa . Terpaksa Risa mendongak saat berbicara dengan laki-laki itu ....

..." Tidak penting sampai jumpa ! "...

...Namun , tangan nya di tahan oleh laki-laki itu lagi ....

..." Apa lagi ? " Tanya Risa tidak sabar...

...Laki-laki itu tersenyum smirik dan menatap Risa lagi " Apakah Nona tidak akan mentraktir ku makan , aku baru saja membantu mu "...

...Risa kesal dan ingin sekali memukul kepala pria sinting ini " Untuk apa , kamu punya kaki kan . Kamu bisa pergi ke Kafetaria sendiri " Risa sudah berbicara cukup banyak hari ini ....

...Laki-laki itu hanya tersenyum sebagaimana tanggapan " Nona tidak ingin memberitahu nama mu , jadi sebagai ganti nya temani aku makan dan aku tidak akan menanyakan nama nona bagaimana ? " Tawar laki-laki itu...

...Risa melototi nya sebagai ganti nya , ah ia mengerti jadi pria yang di maksud oleh segerombolan murid perempuan itu ternyata iblis ini , sial seharus nya ia dengan cepat berbalik pergi dan kembali ke vila nya . Risa merutuki kebodohan nya itu , firasat nya selalu benar mungkin inilah firasat buruk itu ....

..." Terserah jadi bisakah kamu melepas kan ku sekarang !? " Pinta Risa...

...Laki-laki itu tersenyum dan melepaskan genggaman nya " Jadi Nona setuju , kalau begitu sampai jumpa di kafetaria siang nanti ! "...

Percakapan itu akhir nya berakhir begitu saja , Keith benar-benar berkeringat dingin di akhir percakapan itu . Dia seharus nya tidak mendengar apa yang mereka bicarakan , apa daya nasi sudah jadi bubur .

'' Keith kita sudah menguping hingga dua kali , kita sekarang mirip sekali dengan paparazi yang mengincar sisi gelap para artis '' Louis kesal saat mulut nya di sumpal oleh tangan Keith

'' Tidak penting namun kamu tahu siapa laki-laki tadi , aku merasa merinding hanya dengan melihat senyuman itu '' Keith berkata jujur , ia pikir mata laki-laki itu selalu menatap ke belakang pilar tempat persembunyian mereka .

'' Omong-omong Keith tangan mu ternyata harum juga , bau nya itu tidak bisa hilang dari hidung ku '' Ledek Louis

'' Louis .... Sialan kemari kamu berpikir tangan ku bau hah ? ''

'' Kapan aku mengatakan itu bau kan aku bilang itu sangatlah harum ha .. ha .ha ''

Louis berlari sambil di kejar oleh Keith , Keith sangat marah saat tangan nya di bilang bau .

Di sudut gelap sebuah pandangan tajam memperhatikan kepergian Louis dan Keith , lalu dia tersenyum .

'' Astaga tikus-tikus yang menyebalkan , menganggu pertemuan pertama ku dengan Lady ku saja . Tidak apa-apa mereka tahu bahwa aku mengincar gadis manis itu ''

Laki-laki kembali menghilang di telan kegelapan , entah dia pergi kemana siapa yang tahu .

Lain hal nya Louis yang sudah sampai di kelas roket , pintu kelas nya terbuka lebar lalu ia masuk . Namun pemandangan yang menakjubkan menyapu penglihatan nya , di bawah sinar matahari pagi sosok itu nampak cantik . Surai hitam gelap yang panjang dan tanpa diikat , menari-nari terbawa oleh angin yang masuk dari jendela yang terbuka , namun ekspresi sosok itu masih sama dingin nya dan ketidakpedulian menyembur keluar dari tubuh nya .

'' Sungguh sebuah karya seni yang kelaut dari lukisan '' Gumam Louis

Keith akhir nya sampai di kelas roket , namun ia menatap Louis bingung . Mengapa teman nya diam dan tengah memperhatikan sesuatu , akhirnya tatapan Keith menyapu Viyona ia kaget .

'' Astaga dia sudah sampai , apakah kamu ketahuan ? '' Keith gelisah

Namun melihat Louis yang terlena dalam diam dan imajinasi nya , ia juga terpaksalah diam . Namun karena Louis tidak hati-hati , ia malah menabrak meja .

Bruukk

'' Ini sangat sakit '' Louis mengelus tangan nya yang tidak sengaja menabrak meja .

Keith telah menutup mata nya '' Habis-lah mengapa Louis ceroboh sekali '' Ucap Keith pelan

'' Ternyata kalian berdua ''Ucap Risa dan menatap kedua orang ini tajam

Risa sudah merasa aneh sejak ia sampai di koridor , ia merasa ada orang yang menguntit nya dari belakang . Namun ia membuang pemikiran itu ,mungkin ada teman sekelas yang lewat juga. Siapa sangka laki-laki gila di taman mawar lah yang ia jumpai lagi , dan dengan mengejutkan muncul di depan nya begitu saja . Ini menjengkelkan , laki-laki gila itu bahkan memaksa nya menemani nya untuk makan siang .

Siapa yang peduli , jadi dia mengabaikan pemintaan itu . Di permukaan ia tampak setuju , namun sebenarnya tidak .Jadi setelah kepergian laki-laki sinting , ia langsung pergi ke kelas nya . Namun ternyata dugaan nya benar ada orang yang mengintip percakapan nya , dari dia berputar-lutar tidak melihat mereka dan melanjutkan perjalanan nya .

'' Jadi kalian mendengar semua nya ? '' Tanya Risa langsung ke inti nya

Keith menunduk malu , sedangkan Louis masih belum keluar dari imajinasi nya .

'' Maag kan kami , Seharus nya tidak menguping pembicaraan mu begitu saja ''

Keith dengan terpaksa meminta maaf

Risa menaik-kan sudut mulut nya '' Terserah , anggap ini berlalu ''

Risa pun duduk di kursi nya , namun sebuah amplop hitam terjatuh dari meja nya , Risa memungut amplop tersebut dan memperhatikan setiap detail nya ternyata pola amplop itu sangat cantik , dengan media berwarna hitam dan untaian mawar merah yang mencolok .

Keith kenapa dengan apa yang di pegang Risa '' Apa itu Teman Sekelas Viyona '' Keith memanggil Risa dengan sedikit formal .

Mulut Risa berkedut saat membuka isi amplop itu . Ia mengambil sebuah bunga mawar merah yang seperti nya baru di petik , ia perhatikan mawar ini pasti berasal dari taman itu . Lalu Risa membaca pesan yang tertulis di amplop itu .

Karena Keith penasaran ia menuju meja Risa , Dan menoleh untuk melihat isi surat . Namun wajah nya berkedut , lalu melihat wajah Risa yang berubah dingin ,

Suasana di area kelas itu turun drastis .

Risa meremas amplop itu dan dengan kuat menggenggam nya '' Bajingan '' Gumam Risa rendah

Keith mendengar suara Risa walaupun itu sangat kecil , karena jarak mereka sangat dekat .

...Isi Surat yang berlabel bunga mawar...

...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...

Untuk Mawar Kecil-ku

...Demi membalas pertemuan pertama kita yang kurang menyenangkan , aku mengundang mu untuk makan bersama di kafetaria siang ini ....

^^^Laki-laki Masa Depan-Mu^^^

'' Sial kapan dia ? '' Mata Risa melebar atau kah ini sudah di rencanakan .

Sial mengapa ia harus datang sangat pagi begini , lain kali ia akan terlambat datang . Suasana hati Risa sedang kacau , Risa menara bunga mawar itu . Karena ia kesal dengan kejam nya ia merobek-robek kelopak bunga mawar itu , seolah bunga mawar itu ialah laki-laki sinting itu .

Keith menjauh dari Risa , ia melihat nya dalam suasana hati yang kesal . Dia tidak ingin menjadi sasaran amukan Risa berikut nya , tapi melihat Louis yang masih bengong dan belum keluar dari imajinasi nya . Keith mengutuk , mengapa pagi hari yang menyenangkan nya kacau Hanya karena kejadian ini , apakah ini karma nya karena membohongi Louis pagi ini .

...----------------...

Terpopuler

Comments

penggemar_Uangkecil?!

penggemar_Uangkecil?!

.

2023-05-24

1

DNK • SLOTH SINN

DNK • SLOTH SINN

upup

2021-06-14

1

Raina Yuni Apriani

Raina Yuni Apriani

selalu semangat thorr

2021-04-01

5

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Chapter 1 dan 2
3 Chapter 3
4 Chapter 4
5 Chapter 5
6 Chapter 6
7 Chapter 7
8 Chapter 8
9 Chapter 9
10 Chapter 10
11 Chapter 11
12 Chapter 12
13 Chapter 13
14 Chapter 14
15 Chapter 15
16 Chapter 16
17 Chapter 17
18 Chapter 18
19 Chapter 19
20 Chapter 20
21 Chapter 21
22 Chapter 22
23 Chapter 23
24 Chapter 24
25 Chapter 25
26 Chapter 26
27 Chapter 27
28 Chapter 28
29 Chapter 29
30 Chapter 30
31 Chapter 31
32 Chapter 32
33 Chapter 33
34 Chapter 34
35 Chapter 35
36 Chapter 36
37 Chapter 37
38 Chapter 38
39 Chapter 39
40 Pengumuman
41 Chapter 40
42 Chapter 41
43 Chapter 42
44 Chapter 43
45 Chapter 44
46 Chapter 45
47 Chapter 46
48 Chapter 47
49 Chapter 48
50 Chapter 49
51 Chapter 50
52 Chapter 51
53 Baifumei Sejati
54 Kaila menghilang
55 Wanita Sombong
56 Kegilaan
57 Menyelamatkan Kaila
58 Gadis Misterius
59 Firasat Buruk
60 Insomnia Rein
61 Harimau Putih
62 Tersesat
63 Pertama Kali
64 Pingsan
65 Hipnotis
66 Kabur
67 Bos Besar Penjahat
68 Bertemu Kenalan
69 Kamping
70 Kamping 2
71 Gedung Terbengkalai 1
72 Gedung Terbengkalai 2
73 Gedung Terbengkalai 3
74 Terjebak
75 Bertemu Theo Lagi
76 Mari Bermain Game 1
77 Mari Bermain Game 2
78 Mari Bermain Game 3 End
79 Menghapus ingatan
80 Sasaran Gosip
81 Kembali –Nya Antagonis
82 Male Lead ke-tiga
83 Membeli Gaun
84 Bertemu Dengan Liliana
85 Kartu Keanggotaan Terbaik
86 Perayaan Siswa Baru
87 Kedatangan Empat Raja 1
88 Kedatangan Empat Raja 2
89 Putri Keberuntungan
90 Kecurigaan
91 Identitas Asli
92 Gigitan Manis
93 Pemasangan Chip
94 Bai Xiao
95 Menjual Imut
96 Sarapan Bersama
97 Identitas
98 Keluarga Tersembunyi
99 Ada Yang Salah
100 Viyona sakit
101 Jeratan Telah Di pererat
102 Bunga Sekolah
103 Pekan Olahraga 1
104 Pekan Olahraga 2
105 Pekan Olahraga End
106 Pertandingan Bola Basket
107 Kemenangan
108 Viyona Semakin Populer
109 Pergi Ke Taman Hiburan
110 Viyona Marah Sangat Imut
111 Penguntit Tercela
112 Konstitusi Khusus
113 Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
114 Senyuman Yang Manis
115 Setting Game Membingung-kan
116 Bertemu Ibu Louis Untuk Kedua Kali-nya
117 Teater
118 Scene Pahlawan
119 Permintaan Maaf
120 Makan Malam Yang Hangat
121 Tampan Bagai Malaikat
122 Lolita Nyangkut Di Pohon
123 Hari Festival
124 Menjadi Koki
125 Menjadi Sukarelawan
126 Kencan Dengan Rein 1
127 Kencan Dengan Rein 2
128 Kencan Dengan Rein 3
129 Kencan Dengan Rein 4
130 Rumah Hantu 1
131 Rumah Cinta
Episodes

Updated 131 Episodes

1
Prolog
2
Chapter 1 dan 2
3
Chapter 3
4
Chapter 4
5
Chapter 5
6
Chapter 6
7
Chapter 7
8
Chapter 8
9
Chapter 9
10
Chapter 10
11
Chapter 11
12
Chapter 12
13
Chapter 13
14
Chapter 14
15
Chapter 15
16
Chapter 16
17
Chapter 17
18
Chapter 18
19
Chapter 19
20
Chapter 20
21
Chapter 21
22
Chapter 22
23
Chapter 23
24
Chapter 24
25
Chapter 25
26
Chapter 26
27
Chapter 27
28
Chapter 28
29
Chapter 29
30
Chapter 30
31
Chapter 31
32
Chapter 32
33
Chapter 33
34
Chapter 34
35
Chapter 35
36
Chapter 36
37
Chapter 37
38
Chapter 38
39
Chapter 39
40
Pengumuman
41
Chapter 40
42
Chapter 41
43
Chapter 42
44
Chapter 43
45
Chapter 44
46
Chapter 45
47
Chapter 46
48
Chapter 47
49
Chapter 48
50
Chapter 49
51
Chapter 50
52
Chapter 51
53
Baifumei Sejati
54
Kaila menghilang
55
Wanita Sombong
56
Kegilaan
57
Menyelamatkan Kaila
58
Gadis Misterius
59
Firasat Buruk
60
Insomnia Rein
61
Harimau Putih
62
Tersesat
63
Pertama Kali
64
Pingsan
65
Hipnotis
66
Kabur
67
Bos Besar Penjahat
68
Bertemu Kenalan
69
Kamping
70
Kamping 2
71
Gedung Terbengkalai 1
72
Gedung Terbengkalai 2
73
Gedung Terbengkalai 3
74
Terjebak
75
Bertemu Theo Lagi
76
Mari Bermain Game 1
77
Mari Bermain Game 2
78
Mari Bermain Game 3 End
79
Menghapus ingatan
80
Sasaran Gosip
81
Kembali –Nya Antagonis
82
Male Lead ke-tiga
83
Membeli Gaun
84
Bertemu Dengan Liliana
85
Kartu Keanggotaan Terbaik
86
Perayaan Siswa Baru
87
Kedatangan Empat Raja 1
88
Kedatangan Empat Raja 2
89
Putri Keberuntungan
90
Kecurigaan
91
Identitas Asli
92
Gigitan Manis
93
Pemasangan Chip
94
Bai Xiao
95
Menjual Imut
96
Sarapan Bersama
97
Identitas
98
Keluarga Tersembunyi
99
Ada Yang Salah
100
Viyona sakit
101
Jeratan Telah Di pererat
102
Bunga Sekolah
103
Pekan Olahraga 1
104
Pekan Olahraga 2
105
Pekan Olahraga End
106
Pertandingan Bola Basket
107
Kemenangan
108
Viyona Semakin Populer
109
Pergi Ke Taman Hiburan
110
Viyona Marah Sangat Imut
111
Penguntit Tercela
112
Konstitusi Khusus
113
Kenari Yang Terbebas Dari Sangkar
114
Senyuman Yang Manis
115
Setting Game Membingung-kan
116
Bertemu Ibu Louis Untuk Kedua Kali-nya
117
Teater
118
Scene Pahlawan
119
Permintaan Maaf
120
Makan Malam Yang Hangat
121
Tampan Bagai Malaikat
122
Lolita Nyangkut Di Pohon
123
Hari Festival
124
Menjadi Koki
125
Menjadi Sukarelawan
126
Kencan Dengan Rein 1
127
Kencan Dengan Rein 2
128
Kencan Dengan Rein 3
129
Kencan Dengan Rein 4
130
Rumah Hantu 1
131
Rumah Cinta

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!