...Volume 1...
...Bab 1...
...Membuntuti Diam-diam...
Koridor Kelas Roket
Risa menghela nafas nya lega , akhir nya ia bisa lepas dari pria sinting itu . mengapa dia bisa kemari , sebentar ia merasa melupakan sesuatu yang sangatlah penting , tapi apa ? .
Risa memasuki kelas yang sepi , seperti nya ia terlalu pagi datang nya . Melihat jam di tangan nya , Risa melotot kesal ini masih jam 06:15 . Kelas di mulai jam 08:20 dan berakhir 14:30 , dan jam istirahat di jam 10:20 hingga 12:00.
Risa membuka jendela dan merasakan hembusan angin pagi , dia menghela nafas . Dia tidak mengikat rambut panjang hitam nya kali ini , dia hanya menjepit beberapa helai rambut agar tidak menghalangi penglihatan nya , dia memejamkan mata nya dan merasa ketenangan nya terganggu akibat suara .
Bruukk
Di lain tempat di kamar asrama anak laki-laki , Louis dengan teman sekamar nya Keith . Kamar mereka berbeda dari kamar anak laki-laki lain nya , jika di asrama lain nya satu kamar di huni tiga sampai empat orang dan area kamar nya sedikit , sedangkan untuk mereka berdua kamar nya bisa di bilang VIP dalam satu kamar memiliki dua ruangan yang berbeda , dia dan Keith memiliki wilayah nya masing-masing . Namun teman masa kecil nya ini selalu suka menganggu nya .
'' Louis apakah pekerja rumah mu telah selesai ? '' Keith bertanya pada Loius , dia tengah sibuk merapikan buku di atas meja nya .
Louis cemberut '' Belum aku akan menyelesaikan nya ''
Louis kembali ke ruangan milik Nya sendiri , mengambil buku dari dalam tas nya dan memilah-milah tugas mata pelajaran mana yang akan ia selesaikan .
Louis entah mengapa teringat sesuatu '' Keith kamu kemana kan bekas kain kasa milik murid baru itu ? ''
Keith menatap Louis samar , dia telah meminta seseorang untuk memeriksa kandungan darah Viyona . Ia merasa semua nya mencurigakan , walaupun itu tidak ada hubungan-nya dengan dia tapi rasa penasaran nya yang tinggi membuat nya tak kenal takut .
Keith selalu merasa Kepala Sekolah selalu menyembunyikan sesuatu , tapi apa ia tidak mengerti dan bingung secara bersamaan . Dia merasa murid baru terlihat familiar , di mana dia pernah melihat nya ya .
'' Aku menyuruh Seseorang untuk memeriksa nya '' Tegas Keith
'' Kamu ingin mengecek apa yang terkandung di dalam darah murid baru ? '' Louis menatap Keith yang tengah berpikir .
Louis memang sangat waspada dengan sekitar , walau sikap nya yang sangat menjengkelkan dan tak terkendali . Tapi dia tahu , walaupun dia hidup mudah selama ini dan semua barang tersedia untuk nya . Tapi di balik itu pasti ada yang ia ganti , orang tua nya selalu menyuruh nya belajar dan belajar . Demi perusahaan mereka , orang tua nya bahkan jarang memiliki waktu untuk nya . Memang Keith ialah teman masa kecil nya , tapi Keith masih berada di bawah kuasa keluarga nya . Karena ia satu-satunya orang yang akan mewarisi perusahaan nya , jadi dia bekerja keras untuk itu .
''Apakah kamu menemukan sesuatu Keith ? '' Wajah Louis menjadi serius
'' Aku sudah menyewa seorang peretas dan data milik murid baru itu Viyona biasa saja , impian nya ingin menjadi seorang pianis terkenal '' Jelas Keith
Sangat mudah bagi Keith untuk mencari informasi Viyona , dengan uang ia bisa melakukan apa pun yang dia ingin kan .
'' Festival Bunga sebentar lagi , apa yang akan kamu lakukan di festival itu Louis ''
Louis sejenak Berhenti menulis dan berbalik '' Sama seperti tahun-tahun sebelumnya ''
'' Kamu membosankan , apakah kamu ingin masuk ke OSIS ? '' Tanya Keith
Louis Menaik kan sudut mulut nya , ia malas masuk ke OSIS '' Tidak , itu membosankan aku tidak ingin menjadi pekerja bakti ''
''Hei itu pasti menyenangkan , kita bisa melihat para gadis cantik di tahun kedua dan ketiga '' Bayang Keith
Louis menatap Keith yang playboy dengan jijik , mengapa ia bisa berteman dengan laki-laki ini ya . '' Masuk saja sendiri jangan mengajak ku !!''
'' hei hei kamu marah , aku hanya bercanda !!!!! " Keith Tersenyum tak bersalah
Keheningan menyelimuti kamar mereka , Keith sudah tidak tahu apa yang akan ia bicarakan dengan orang membosankan ini .
" Ini sudah larut malam , cepat tidur !!! "
Louis menutup pintu kamar nya , ruangan mereka memang terhubung namun d batasi oleh sebuah pintu .
Keesokan hari nya , Keith bangun sangat pagi padahal dia tidur terlambat . Setelah bersiap-siap ia pergi ke ruangan Louis dan membangun kan nya .
'' Louis bangun ini sudah pagi , kita terlambat bangun kita terlambat pemalas !!!! '' Teriak Keith dengan senyum smirik
Louis di kaget-kan dengan suara Keith yang begitu berisik , mendengar dia terlambat . Louis malah berlari ke kamar mandi , dan dengan secepat kilat ia mandi dan memakai seragam nya .
'' Kata ku kita terlambat , mengapa kami perlu sarapan ? '' Louis menatap Keith bingung
Keith mencoba menahan tawa nya , Louis menatap jam di dinding dan berteriak marah .'' Sialan kamu , ini masih jam 06:00 mengapa kamu begitu pagi ''
Tanpa rasa bersalah Keith meminta Louis duduk dan sarapan bersama nya '' Ayo duduk , aku sudah memanggang roti untuk mu nih !! ''
Louis dengan muka musam , mengoleskan selai coklat ke roti nya . Lalu menggigit nya kuat seolah itu ialah tubuh Keith yang ia gigit .
Keith yang di tatap tajam oleh Louis mendesah pasrah , haiss ia cuma bercanda .
Mereka berdua keluar dari asrama , lorong asrama terasa sepi karena masih terlalu pagi . Mereka berdua sampai di sekolah , namun mereka melihat beberapa murid perempuan yang berbincang-bincang sesuatu .
..." Wow pria itu sangat tampan , kapan kita memiliki murid setampan itu ? "...
..." Dia lebih tampan dari Pangeran Seika kita "...
..." Tidak pangeran Seika kita tetap tampan juga "...
..." Namun seragam dia pakai mirip dengan kita , tapi gaya nya mengapa berbeda ? "...
..."Itu tidak penting , dimana pria tampan itu sekarang ? "...
..." Entah lah dia cuma lewat di sini sebentar tadi , mengapa dia cepat sekali pergi "...
Keith menatap kepergian para murid perempuan itu dan tidak sengaja melihat Risa .
'' Viyona pagi sekali !!! ''
'' Mereka membicarakan laki-laki siapa lagi sih ? '' Louis tidak memperhatikannya teman nya yang terus menatap kepergian Risa .
'' Hei Keith kamu mau kemana ? ''
'' Syuuut .... Diam lah !! '' Keith menyuruh Louis untuk menutup mulut gagak milik nya .
Keith menarik Louis dan membuntuti Risa diam-diam , memang arah ini menuju ke kelas mereka . Tapi dia selalu merasa aneh dengan teman baru nya itu .
'' Jangan bersuara jika tidak kita akan ketahuan !! '' Pinta Keith
'' Ya aku akan diam , namun kita seperti penguntit jika begini '' Ucap Louis sedikit tidak terima
'' Keluar !! ''
Tubuh Keith menegang , lalu menyumpal mulut Louis dengan tangan nya . '' Diam-lah Louis !! ''
Keith menarik tubuh Louis ke arah pilar batu dan bersembunyi di balik nya , ia mendengar dengan sangat jelas setiap perkataan Viyona . Dia pikir akan ketahuan namun siapa yang menyangka , seseorang akan keluar dan tepat berada di hadapan Viyona .
..." Halo Nona cantik , kamu cukup tajam juga " Anak laki-laki itu dipenuhi dengan senyuman...
...Risa mendengus " Lepas ! "...
..." Kalau aku melepas nya Nona cantik akan terjatuh " Senyuman nya semakin melebar , tapi di mata Risa itu hanya seringai...
...Risa menggertak kan gigi nya kesal " Lepas kan aku sekarang juga , aku tidak mengenal mu jadi jangan dekat-dekat dengan ku " Risa menampar tangan laki-laki itu kasar...
...Wajah laki-laki itu cemberut dan mengerut kan kening nya " Aku hanya membantu mu Nona cantik " Wajah nya di penuhi dengan keluhan , dia hanya ingin membantu Risa ....
...Namun , Risa bergidik mengapa laki-laki gila ini bisa sampai di sini . Mengapa ia harus bertemu lagi , Risa berusaha menenangkan emosi yang berkecamuk di hati nya , wajah nya begitu tenang namun hati nya sedang bergejolak ....
..." Terima kasih " Risa akhir nya memilih mengalah dan diam-diam menatap sekitar nya yang sepi , dia tidak bisa berlama-lama dengan iblis sinting ini ia harus segera pergi ....
..." Jadi nona cantik siapa nama mu hm ? "...
...Wajah tampan itu mendekat ke diri nya , Laki-laki itu jauh lebih tinggi dari Risa . Terpaksa Risa mendongak saat berbicara dengan laki-laki itu ....
..." Tidak penting sampai jumpa ! "...
...Namun , tangan nya di tahan oleh laki-laki itu lagi ....
..." Apa lagi ? " Tanya Risa tidak sabar...
...Laki-laki itu tersenyum smirik dan menatap Risa lagi " Apakah Nona tidak akan mentraktir ku makan , aku baru saja membantu mu "...
...Risa kesal dan ingin sekali memukul kepala pria sinting ini " Untuk apa , kamu punya kaki kan . Kamu bisa pergi ke Kafetaria sendiri " Risa sudah berbicara cukup banyak hari ini ....
...Laki-laki itu hanya tersenyum sebagaimana tanggapan " Nona tidak ingin memberitahu nama mu , jadi sebagai ganti nya temani aku makan dan aku tidak akan menanyakan nama nona bagaimana ? " Tawar laki-laki itu...
...Risa melototi nya sebagai ganti nya , ah ia mengerti jadi pria yang di maksud oleh segerombolan murid perempuan itu ternyata iblis ini , sial seharus nya ia dengan cepat berbalik pergi dan kembali ke vila nya . Risa merutuki kebodohan nya itu , firasat nya selalu benar mungkin inilah firasat buruk itu ....
..." Terserah jadi bisakah kamu melepas kan ku sekarang !? " Pinta Risa...
...Laki-laki itu tersenyum dan melepaskan genggaman nya " Jadi Nona setuju , kalau begitu sampai jumpa di kafetaria siang nanti ! "...
Percakapan itu akhir nya berakhir begitu saja , Keith benar-benar berkeringat dingin di akhir percakapan itu . Dia seharus nya tidak mendengar apa yang mereka bicarakan , apa daya nasi sudah jadi bubur .
'' Keith kita sudah menguping hingga dua kali , kita sekarang mirip sekali dengan paparazi yang mengincar sisi gelap para artis '' Louis kesal saat mulut nya di sumpal oleh tangan Keith
'' Tidak penting namun kamu tahu siapa laki-laki tadi , aku merasa merinding hanya dengan melihat senyuman itu '' Keith berkata jujur , ia pikir mata laki-laki itu selalu menatap ke belakang pilar tempat persembunyian mereka .
'' Omong-omong Keith tangan mu ternyata harum juga , bau nya itu tidak bisa hilang dari hidung ku '' Ledek Louis
'' Louis .... Sialan kemari kamu berpikir tangan ku bau hah ? ''
'' Kapan aku mengatakan itu bau kan aku bilang itu sangatlah harum ha .. ha .ha ''
Louis berlari sambil di kejar oleh Keith , Keith sangat marah saat tangan nya di bilang bau .
Di sudut gelap sebuah pandangan tajam memperhatikan kepergian Louis dan Keith , lalu dia tersenyum .
'' Astaga tikus-tikus yang menyebalkan , menganggu pertemuan pertama ku dengan Lady ku saja . Tidak apa-apa mereka tahu bahwa aku mengincar gadis manis itu ''
Laki-laki kembali menghilang di telan kegelapan , entah dia pergi kemana siapa yang tahu .
Lain hal nya Louis yang sudah sampai di kelas roket , pintu kelas nya terbuka lebar lalu ia masuk . Namun pemandangan yang menakjubkan menyapu penglihatan nya , di bawah sinar matahari pagi sosok itu nampak cantik . Surai hitam gelap yang panjang dan tanpa diikat , menari-nari terbawa oleh angin yang masuk dari jendela yang terbuka , namun ekspresi sosok itu masih sama dingin nya dan ketidakpedulian menyembur keluar dari tubuh nya .
'' Sungguh sebuah karya seni yang kelaut dari lukisan '' Gumam Louis
Keith akhir nya sampai di kelas roket , namun ia menatap Louis bingung . Mengapa teman nya diam dan tengah memperhatikan sesuatu , akhirnya tatapan Keith menyapu Viyona ia kaget .
'' Astaga dia sudah sampai , apakah kamu ketahuan ? '' Keith gelisah
Namun melihat Louis yang terlena dalam diam dan imajinasi nya , ia juga terpaksalah diam . Namun karena Louis tidak hati-hati , ia malah menabrak meja .
Bruukk
'' Ini sangat sakit '' Louis mengelus tangan nya yang tidak sengaja menabrak meja .
Keith telah menutup mata nya '' Habis-lah mengapa Louis ceroboh sekali '' Ucap Keith pelan
'' Ternyata kalian berdua ''Ucap Risa dan menatap kedua orang ini tajam
Risa sudah merasa aneh sejak ia sampai di koridor , ia merasa ada orang yang menguntit nya dari belakang . Namun ia membuang pemikiran itu ,mungkin ada teman sekelas yang lewat juga. Siapa sangka laki-laki gila di taman mawar lah yang ia jumpai lagi , dan dengan mengejutkan muncul di depan nya begitu saja . Ini menjengkelkan , laki-laki gila itu bahkan memaksa nya menemani nya untuk makan siang .
Siapa yang peduli , jadi dia mengabaikan pemintaan itu . Di permukaan ia tampak setuju , namun sebenarnya tidak .Jadi setelah kepergian laki-laki sinting , ia langsung pergi ke kelas nya . Namun ternyata dugaan nya benar ada orang yang mengintip percakapan nya , dari dia berputar-lutar tidak melihat mereka dan melanjutkan perjalanan nya .
'' Jadi kalian mendengar semua nya ? '' Tanya Risa langsung ke inti nya
Keith menunduk malu , sedangkan Louis masih belum keluar dari imajinasi nya .
'' Maag kan kami , Seharus nya tidak menguping pembicaraan mu begitu saja ''
Keith dengan terpaksa meminta maaf
Risa menaik-kan sudut mulut nya '' Terserah , anggap ini berlalu ''
Risa pun duduk di kursi nya , namun sebuah amplop hitam terjatuh dari meja nya , Risa memungut amplop tersebut dan memperhatikan setiap detail nya ternyata pola amplop itu sangat cantik , dengan media berwarna hitam dan untaian mawar merah yang mencolok .
Keith kenapa dengan apa yang di pegang Risa '' Apa itu Teman Sekelas Viyona '' Keith memanggil Risa dengan sedikit formal .
Mulut Risa berkedut saat membuka isi amplop itu . Ia mengambil sebuah bunga mawar merah yang seperti nya baru di petik , ia perhatikan mawar ini pasti berasal dari taman itu . Lalu Risa membaca pesan yang tertulis di amplop itu .
Karena Keith penasaran ia menuju meja Risa , Dan menoleh untuk melihat isi surat . Namun wajah nya berkedut , lalu melihat wajah Risa yang berubah dingin ,
Suasana di area kelas itu turun drastis .
Risa meremas amplop itu dan dengan kuat menggenggam nya '' Bajingan '' Gumam Risa rendah
Keith mendengar suara Risa walaupun itu sangat kecil , karena jarak mereka sangat dekat .
...Isi Surat yang berlabel bunga mawar...
...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...
Untuk Mawar Kecil-ku
...Demi membalas pertemuan pertama kita yang kurang menyenangkan , aku mengundang mu untuk makan bersama di kafetaria siang ini ....
^^^Laki-laki Masa Depan-Mu^^^
'' Sial kapan dia ? '' Mata Risa melebar atau kah ini sudah di rencanakan .
Sial mengapa ia harus datang sangat pagi begini , lain kali ia akan terlambat datang . Suasana hati Risa sedang kacau , Risa menara bunga mawar itu . Karena ia kesal dengan kejam nya ia merobek-robek kelopak bunga mawar itu , seolah bunga mawar itu ialah laki-laki sinting itu .
Keith menjauh dari Risa , ia melihat nya dalam suasana hati yang kesal . Dia tidak ingin menjadi sasaran amukan Risa berikut nya , tapi melihat Louis yang masih bengong dan belum keluar dari imajinasi nya . Keith mengutuk , mengapa pagi hari yang menyenangkan nya kacau Hanya karena kejadian ini , apakah ini karma nya karena membohongi Louis pagi ini .
...----------------...
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 131 Episodes
Comments
penggemar_Uangkecil?!
.
2023-05-24
1
DNK • SLOTH SINN
upup
2021-06-14
1
Raina Yuni Apriani
selalu semangat thorr
2021-04-01
5