" Santai saja, tidak perlu canggung dan tidak perlu formal juga, sebentar lagi kamu kan akan menjadi istri saya " Sambung Aksa sambil tersenyum ke Arunika.
Degggg....
Arunika terperanjat mendengar ucapan Pak Aksa, apakah calon suami seperti ini yang diinginkan Arunika, yang sebentar galak sebentar lembut, memikirkan hal ini membuat Arunika tidak bisa berfikir jernih.
" eeuuhh Pak apakah bapak yakin dengan keputusan bapak ini ?" tanya Arunika masih penasaran
" Ya.. saya sudah yakin, maka dari itu saya semakin yakin untuk melamar kamu lusa nanti " jawab Aksa tegas
" Dan agar orang tua kamu tidak terlalu kaget, hari ini saya akan mengantarkan kamu pulang lalu berbicara kepada kedua orang tua kamu, bahwa saya akan melamar kamu, karena saya yakin kamu belum berbicara kan ke kedua orang tua kamu ? " Lanjut Aksa menelisik
" Memang betul pak, saya belum berbicara apapun kepada kedua orang tua saya, saya tidak tahu harus berkata apa, saya tidak pernah menyangka akan bertemu dengan sosok seperti bapak, saya tidak pernah menyangka akan terjadi kesalahpahaman seperti ini, saya pun tidak menyangka akan menikah dengan dosen saya sendiri, saya masih punya banyak cita-cita pak setelah saya lulus saya ingin bekerja, saya ingin menjadi seorang advokat, ingin membahagiakan membanggakan kedua orang tua, masih banyak mimpi-mimpi saya pak " balas Arunika sedikit terisak
" Udah, kamu tenang saja, tenangkan fikiran kamu, setelah menikah nanti saya tidak akan mengekang kamu, silahkan kamu ingin bekerja, melanjutkan study silahkan saya tidak melarang, silahkan kejar mimpi-mimpi kamu, yang perlu kamu tahu dan saya yakin, tidak ada yang kebetulan di dunia ini, saya yakin ini ada campur tangan Allah swt. di dalam nya, Allah mempertemukan kita di kampus ini, kejadian salah faham yang mengakibatkan saya harus bertanggungjawab atas apa yang tidak pernah saya perbuat.. tapi saya yakin pasti ada hikmahnya " Aksa menenangkan Arunika
" Sudah nangisnya ? nih usap air mata kamu " Aksa menyodorkan tisu
" jangan sampai nanti keluar dari ruangan ini, semua orang semakin salah faham terhadap saya dan kamu, ayo kita pulang saya antar kamu pulang " Ajak Aksa kepada Arunika
" Iya Pak " Arunika berdiri berjalan menuju pintu ruangan disusul oleh Aksa. Suasana kampus sudah hampir sepi karena waktu sudah menunjukan hampir Ashar, Arunika pulang diantar Aksa dan Arunika baru ingat ia lupa meninggalkan Salsa sendirian tadi apakah Monic datang ke kampus Arunika juga tidak tahu, di dalam mobil ia langsung menelpon Salsa.
" haloo Sa.. kamu dimana? masih di kampus ? "
" Haloo Nik, engga kok aku udah sampe rumah, oia maaf ya aku ga bilang pulang duluan, tadi aku pulang bareng Monic kok dia ke kampus sebentar "
" Syukurlah kalau kamu sudah pulang, justru aku yang minta maaf, kamu pasti nungguin aku kan"
" Ga apa-apa Nik, santai aja.. aku ngerti kok "
" Makasih yaa Sa.. aku lagi di jalan pulang ini "
" Sama-sama Nik, hati-hati di jalan yaa"
" Telepon siapa ? tanya Aksa penasaran "
" Itu Pak Salsa temen satu kelompok KKN " jawab Arunika
" oh ya, kapan mulai KKN ? " tanya Aksa Lagi
" Mulai Senin besok Pak ? " Jawab Arunika
" Berapa Lama ? " tanya Aksa lagi
" 6 Minggu " jawab Arunika
" Ya , hati- hati nanti " Balas Aksa
" Iya Pak, terimakasih " Jawab Arunika
Dalam perjalanan hati dan fikiran Arunika masih saja tidak karuan, pada saat sampai rumah nanti apakah Pak Aksa akan mengatakan yang sebenarnya kepada kedua orangtua Arunika bahwa terjadi kesalahpahaman di kampus yang mengakibatkan Aksa harus menikahi Arunika atau ada alasan lain yang sudah Aksa persiapkan.
" Pak Aksa sekarang adalah Pak Aksa yang baru aku kenal, kenapa sekarang dia berbicara begitu lembut, tidak seperti sebelumnya, menyeramkan.. Ya Allah.. Yakinkan hatiku Ya Allah.. hamba tidak bisa menolak dengan apa yang sudah terjadi " Batin Arunika
" Sudah sampai.. " Aksa membuyarkan lamunan Arunika
" Oh iya Pak " Arunika turun dari mobil memasuki rumah lalu diikuti oleh Aksa
" Silahkan masuk Pak, lalu silahkan duduk, saya kedalam dulu sebentar " setelah mempersilahkan Arunika mencari Ibu nya
" Ya " Jawab Aksa, Aksa duduk di sofa ruang tamu dan tanpa sengaja melihat foto keluarga Arunika yang terpajang di dinding ruang tamu, Aksa mendekati foto itu, seperti ada salah satu anggota keluarga Arunika yang tidak asing bagi Aksa.
Siapakah orang itu... ??????
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 181 Episodes
Comments
Adi Nugroho
kakaknya nika thorr
2023-02-11
0
Alanna Th
apakh ada masa lalu yg mmalukkn? 🤔😥😰
2023-02-03
0
Aganes meida 2
penasarannn
2021-11-07
0