Diruangan nya Aksa langsung menghubungi beberapa mahasiswa yang draft proposalnya sudah di koreksi,hanya tinggal 3 orang lagi termasuk Draft Arunika yang belum di koreksi .
" Tinggal 3 draft lagi, Ilham Kusuma, Reynan Prasetya, Senandung Arunika, ini sudah siang seperti nya tidak akan keburu kalau harus di koreksi hari ini, sebetulnya besok jadwal bimbingan dengan ketiga mahasiswa ini, tapi besok saya harus meeting keluar kota, saya undur minggu depan saja saya akan hubungi mereka" gumam Aksa sambil membuka-buka draft proposal mahasiswa nya.
" Siang, Saya Pak Aksa, untuk yang jadwal bimbingannya besok, saya undur hari Selasa minggu depan, dikarenakan beberapa hari kedepan saya ada keperluan keluar kota, terimakasih"
Itulah pesan yang dikirim Aksa untuk mahasiswa nya termasuk Arunika.
Drrrrrttttt.....
1 Pesan Masuk di layar ponsel Arunika. Arunika masih dikantin bersama kedua temannya sedang menyantap baso da jus jeruk makanan favorit mereka bertiga.
" Eh ada pesan, tapi nomor nya ga dikenal " Arunika kepada teman-teman nya.
" Coba buka " balas Salsa
" nanti aja Sa, tanggung lagi makan baso hehe, paling juga selamat Anda mendapatkan undian dari lomba balap karung senilai 1 juta rupiah " jawab arunika
" hahahha benerr banget nik, biasanya kan gitu " susul Monik
Setelah selesai melakukan aktifitas di kantin, mereka berlalu dari kampus menuju rumah masing-masing, masih panjang hari esok yang harus dilalui Arunika dan teman-temannya untuk meraih gelar sarjana.
...****************...
Aksa masih di ruangannya di kampus, hari ini Aksa tidak ke perusahaan karena tidak ada jadwal meeting, bertemu klien atau pun kegiatan yang mendesak lainnya, ia sudah menitipkan kepada sekretaris nya jika ada apa-apa di perusahaan untuk menghubunginya dan seperti biasa laporan perusahaan akan dikirim sekretaris nya via email.
Sambil menunggu jam pulang dari kampus Aksa membuka-buka email siapa tau ada email penting yang masuk ataupun email laporan dari Rossa dan benar saja Rossa sudah mengirimkan jadwal keberangkatan Aksa besok keluar kota, dijadwalkan Aksa akan berangkat pukul 6 pagi dari Bandara dan akan tinggal di luar kota selama 2 hari, tiket keberangkatan kepulangan, booking kamar hotel selama menginap di luar kota sudah dipersiapkan oleh Rossa, memang Rossa bisa diandalkan untuk hal-hal yang berurusan dengan perusahaan.
Selain Rossa ada satu lagi Gerry Asisten pribadi Aksa yang selalu siap jika dibutuhkan ataupun selalu siap menggantikan Aksa mewakili Aksa jika Aksa sedang berhalangan untuk hadir.
Setelah melihat email Aksa kembali melihat beberapa pesan masuk ternyata beberapa mahasiswa sudah membalas pesan Aksa, kecuali Arunika ia belum membalas pesan dari Aksa bahkan belum membuka pesannya. Tapi Aksa tidak begitu peduli yang terpenting ia sudah menyampaikan pesannya.
...****************...
Sesampainya di rumah Arunika seperti biasa langsung menuju kamar, setelah bersih-bersih dan ganti baju ia turun untuk menemui ibunya, ternyata ibu nya sedang menyiram tanaman di pekarangan belakang.
" ibuuu... " panggil Arunika
" Eh sudah pulang, biasakan kalau masuk kerumah itu ucapkan salam " jawab ibu
" hehehe iya bu Assalamu'alaikum, lagian tadi udah masuk ucapin salam ibu nya ga ada yaudah nika langsung ke kamar, udah ganti baju Nika cari ibu, taunya ibu disini " balas Arunika
" iyaa.. ayo makan dulu, ibu sudah membuat makanan kesukaan kamu " susul ibu
" hmm iyaa bu.. tapi nanti ya sebentar lagi, Nika masih kenyang tadi di kampus makan baso sama Salsa dan Monik " jawab Nika
" Baso terus.. yaudah sana duduk atau mau bantu ibu "
" Sini bu Nika bantu " sambil mengambil selang air
Arunika membantu ibu menyiram di pekarangan belakang, sambil ngobrol-ngobrol dengan ibu karena semenjak Kakak Arunika di luar negeri melanjutkan perusahaan keluarga dan Ayahnya banyak kesibukan memantau anak-anak perusahaannya hanya Nika dan Ibunya lah yang ada di rumah.
" Bu.. kakak rencana pulang kapan ya ? " tanya Arunika
" hmm rencananya tahun ini kakak akan pulang, tapi ibu juga belum tahu, namanya pemegang perusahaan kan pasti sibuk Nik " jawab ibu
" Iya sih bu, apa kakak belum berkeinginan untuk menikah bu ? " tanya Arunika kembali
" Ibu sih pengennya sudah menimang cucu dari kakak kamu, tapi yaa namanya juga kakak kamu nik, dia itu pekerja keras, yang ada dipikiran nya hanya pekerjaan, padahal ibu sudah sering mengingatkan " balas ibu
" coba nanti nika telepon ah.. tapi kakak lagi sibuk ga ya, nika takut ganggu bu "
" Ya kamu kirim pesan dulu saja jangan langsung telepon, kalau takut mengganggu " ibu mengajurkan
" Iya deh bu.. heheheh "
" Oia nik gimana kuliah kamu, harus semangat nik kamu sudah tingkat Akhir kan "
" Iya bu, alhamdulillah kalau kuliah sih, tapi... eh engga bu "
" tapi kenapa hayoo " tanya ibu menyelidik
" tapi pusing bu tugas akhirnya, banyak matkul yg blm selesai juga "
" Ya kamu harus semangat banyak belajar, bukan hal yang susah untuk kamu kan Nik, ibu percaya kamu bisa dan kamu mampu menyelesaikan kuliah kamu " ibu menasehati
" Siapp bu.. Insyaallah Nika akan selesai tepat waktu "
" Nah gitu dong.. " ibu sambil merangkul Arunika
Arunika selesai menyiram tanaman, ibu mengajak Arunika untuk masuk kedalam karena waktu sudah sore menjelang Magrib, tidak lama Ayah Arunika pulang dari perusahaan, setelah anggota keluarga membersihkan diri, mereka kembali berkumpul di mushola rumah untuk melaksanakan salat Maghrib. Hal yang biasa dilakukan keluarga Arunika jika saat waktu Salat mereka sudah bersiap-siap menuju mushola.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 181 Episodes
Comments
Aganes meida 2
lanjut makin seruu
2021-11-06
0
Neisya
ceritanya datar bnget 😩🙏
2021-10-28
1
Anndy
seneng klg arunika pd rajin sholat ...👍
2021-10-28
0