Drrtttt.. drrtttt..
Pagiku cerahku matahari bersinar .....
Ringtone alarm ponsel Arunika berdering, menandakan sudah pukul 5 pagi, waktunya Arunika bangun dan bergegas melaksanakan shalat subuh.
Tok...tokk...tok...
" Nikaaa.. sudah bangun ?? " panggil ibunya dibalik pintu kamar, namun tidak ada jawaban, lalu ibunya membuka pintu.
" oh pantas saja tidak menjawab, sedang solat ternyata " gumam ibu Arunika
Setelah selesai shalat ibu Arunika meminta ia untuk tidak kembali tidur, karena seperti biasa jika tidak ada jadwal kuliah Arunika akan kembali tidur.
" kamu jangan tidur lagi nik, coba pagi-pagi itu jalan olahraga keliling komplek, kan bikin sehat " ujar sang ibu
" Iya bu, tadi rencananya memang akan tidur lagi bu, tapi tidak jadi deh "
" Yaudah ayo keluar, siap-siap antar ibu ke pasar, sekalian olahraga "
" oke bu, tapi pakai apa, dianter mang ujang kan ? " mang ujang adalah supir keluarga Arunika
" Ya enggalah, tapi jalan kaki !" jawab ibu sambil tertawa dan berlalu dari kamar Arunika
" haaahhh yang benar saja ibuu ... " Arunika tidak percaya
Tidak berapa lama Arunika sudah siap lalu pergi mengantar ibunya pergi ke pasar dan benar saja untuk berangkat mereka berdua jalan kaki itung-itung olahraga ujar ibu Arunika, untungnya pasar tidak terlalu jauh dari komplek perumahan Arunika, sebrang pasar adalah lapangan olahraga, setiap pagi pasti ramai dan banyak yang berolahraga di lapang itu, ibu nya berjanji kalau pulang nanti naik kendaraan online saja, karena tidak mungkin dengan membawa belanjaan harus pulang dengan jalan kaki lagi.
" kamu harus terbiasa belanja di pasar kaya gini Nika " ujar ibu Arunika di sela-sela perjalanan mereka
" iyaa bu.. "
" kamu jangan hanya tau belanja di mall saja, kamu harus tau juga belanja di pasar tradisional seperti ini "
" iyaa bu .." Arunika hanya menjawab dengan singkat sambil memperhatikan ibunya berbelanja, dari menanyakan harga, memilih-milih sayuran, daging, ikan dengan harga yang terjangkau, sambil sesekali ia juga ikut memilah dan memilih.
Selesai berbelanja ternyata matahari sudah menampakan sinarnya, tak terasa terdengar suara dari dalam perut Arunika.
" Bu.. cari sarapan dulu yu " pinta Arunika
" Boleh,mau sarapan apa ? " jawab ibu
"Apa aja bu, yang penting bisa kenyang, hehe.. oh iya bu di sebrang aja deket lapang pasti banyak jajanan disana " ajak Arunika
Ibu menyetujui nya lalu mereka berdua pergi ke tempat jajanan di sebrang pasar, Arunika dan ibunya memilih ketoprak untuk sarapannya pagi ini, kebetulan tempat nya lumayan nyaman bisa lesehan sambil melihat pemandangan disekitar.
Tidak berapa lama pesanan ketoprak pun sudah datang, Arunika dan ibunya segera menyantap sarapannya. Saat mereka sedang fokus menyantap ketopraknya, ada seorang laki-laki yang sepertinya selesai berolahraga duduk persis di depan Arunika, untuk menunggu pesanan ketopraknya.
Saat laki-laki itu melihat ke arah Arunika, ia berfikir sejenak, sepertinya ia pernah melihat perempuan itu, yaaa dia Aksa calon dosen pembimbing Arunika namun Arunika tidak tahu, karena waktu kejadian di kampus saja ia tidak jelas melihat laki-laki siapa yang dia tabrak pintu mobilnya.
Pov Aksa
Hari ini, Aksa menyempatkan untuk berolahraga, walaupun bukan hari libur, tapi Aksa selalu menyempatkan setiap pagi selesai salat subuh untuk pergi ke lapang hanya untuk berolahraga, seperti biasa selesai berolahraga ia akan kembali ke rumah untuk bersiap-siap pergi ke perusahaan, apalagi nanti ditambah harus mengajar dikampus.
Setelah selesai berlari beberapa putaran, seperti nya cacing-cacing di perut Aksa sudah tidak dapat dikompromi lagi meminta jatah untuk diiisi, akhirnya Aksa mampir ke kedai ketoprak di samping lapang. Sesampainya di kedai Aksa langsung memesan lalu memilih tempat duduk yang lesehan, ia duduk bersebrangan dengan seorang perempuan yang sepertinya Aksa pernah bertemu.
" hahh itu perempuan kayanya pernah liat tapi dimana yaa? apa itu dia sama ibu nya ? "
tidak lama setelah pesanan Aksa tiba, perempuan yang dilihat Aksa tadi, pergi dari kedai ketoprak bersama ibunya lalu menaiki mobil di sebrang lapang.
POV END..
Setelah selesai makan, Arunika langsung memesan taxi online, tak lama taxi online pun tiba, Arunika dan ibunya meninggalkan kedai ketoprak lalu pergi menaiki mobil untuk pulang ke rumah.
Terimakasih yang sudah menyempatkan membaca novel ini.. Mohon dukungan kritik dan saran yaa.. jangan lupa vote nya juga.. ❤️
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 181 Episodes
Comments
Ririn Anita
baru baca . lanjutkn thor
2023-03-13
1
Mystera11
awal yg mnarik...aq suka kisah dosen & mahasiswa...😍
2023-02-08
1
Ai Hodijah
eheum-eheum kayanya mulai ada sinyal😁
2023-01-20
1