Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen

Pagi itu, Yu Yuning terbangun dengan malas. Ia menguap sambil meregangkan tubuh, lalu menggerakkan lehernya yang sedikit kaku. Suasana ruangannya yang mewah terasa sunyi, tetapi ia tahu bahwa di luar, kediaman Shen Wei sedang dalam kekacauan besar.

Ia tersenyum kecil saat mengingat kejadian malam sebelumnya. Semua gudang telah ia kosongkan, dan kini, para penghuni kediaman Shen Wei pasti sedang kebingungan. Hari ini, ia akan memainkan perannya sebagai menantu.

Setelah mengenakan mantel bulu yang hangat, Yu Yuning berdiri di depan cermin. Ia menatap wajahnya dengan serius, mengubah ekspresi dinginnya menjadi kaget dan ketakutan. “Astaga, seolah-olah aku adalah domba kecil yang tersesat,” gumamnya sambil tertawa kecil.

Saat keluar dari kamarnya, Yu Yuning langsung berteriak dengan nada panik, membuat semua pelayan yang berlalu-lalang menoleh ke arahnya. “Astaga! Ada apa di kediaman ini? Apakah kediaman ini dirampok?” serunya dengan suara yang bergetar, langkahnya terhenti di tengah halaman utama.

Seperti yang ia duga, suasana di kediaman itu sangat sibuk. Para penjaga, pengawal, dan pelayan hilir-mudik tanpa arah. Beberapa membawa senjata, yang lain tampak sibuk mencari sesuatu. Seluruh kediaman tampak seperti sarang tawon yang berantakan.

“Nyonya, ada kekacauan di kediaman ini,” Mei Lan, pelayan pribadinya, berkata dengan napas tersengal setelah berlari menghampirinya. “Sebaiknya Nyonya masuk ke kamar lagi. Disini tidak aman.”

Namun sebelum Yu Yuning sempat merespons, Xu Kai, pengawal Shen Wei, muncul bersama beberapa pengawal lainnya, membawa Nyonya Shen, ibu Shen Wei, dan Shen Ning, adik perempuan Shen Wei, yang tampak bergegas menuju ke arahnya.

Semua pengawal mengelilingi mereka bertiga, melindungi mereka dari keramaian. Nyonya Shen tampak sangat cemas. Ia menggenggam tangan Yu Yuning dengan erat, memeriksanya dengan seksama. “Yu’er, kau tidak apa-apa? Kau terluka?” tanyanya penuh kekhawatiran.

Yu Yuning tersenyum tipis, lalu menggeleng. “Aku tidak apa-apa, Bu. Tapi… ada apa sebenarnya ini?” tanyanya, berpura-pura bingung dan panik.

“Rumah kita dirampok, Kakak Ipar!” Shen Ning memotong sebelum Nyonya Shen sempat menjawab. Gadis muda itu tampak ketakutan, tubuhnya sedikit gemetar.

“Dirampok?” Yu Yuning mengerutkan kening, memperlihatkan ekspresi terkejut. “Siapa yang berani merampok kediaman seorang jenderal perang? Ini tidak masuk akal!”

Nyonya Shen menghela napas panjang. “Ibu juga tidak tahu, Yu’er. Ini sangat mengerikan. Mereka bahkan berhasil masuk ke gudang dan mengambil semuanya…”

Shen Ning hanya bisa menggelengkan kepala, ekspresinya menunjukkan rasa tidak percaya.

“Nyonya Besar, Nyonya Muda, Nona Muda,” Xukai berkata dengan tegas. “Mohon masuk ke kamar. Di luar sangat berbahaya.”

Namun, sebelum ada yang sempat menjawab, sebuah teriakan melengking memecah keheningan.

“DARI MANA DATANGNYA PERAMPOK LUAR BIASA INI?! Bahkan selimut yang kupakai pun hilang tanpa ku sadari!”

Semua orang menoleh ke arah suara itu. Di sana berdiri seorang wanita paruh baya dengan wajah merah padam. Ia adalah Shen Hao, bibi Shen Wei. Bajunya kusut, rambutnya berantakan, dan ekspresinya penuh amarah.

Yu Yuning menatap Shen Hao dengan dingin dalam hati, meskipun wajahnya menunjukkan kepura-puraan cemas. Dalam ingatan masa depan Yu Yuning, Shen Hao adalah salah satu biang kehancuran keluarga Shen. Wanita itu, bersama keluarganya, selalu memanfaatkan kebaikan Shen Wei dan keluarganya.

Yu Yuning membayangkan masa depan yang pernah ia lihat. Dipenjara, Ibu Shen meninggal karena keluarga nya, Dalam pengasingan, Shen Wei yang terluka dan kehilangan kekuasaannya diperlakukan seperti sampah oleh keluarganya sendiri, hingga ia meninggal dalam perjalanan.

Shen Ning bahkan dijual kepada penjaga untuk mendapatkan sedikit makanan. Yu Yuning ingat betapa menyedihkannya akhir hidup Shen Ning, yang meninggal dengan cara mengenaskan setelah dipermalukan tanpa henti.

Yu Yuning asli tak kalah menderita, ia disuruh dan segala makanan yang ia miliki, di rebut oleh keluarga nya.

Namun, kali ini berbeda, pikir Yu Yuning. Aku adalah Lin Zirong, bukan Yu Yuning yang lemah dan tak berdaya. Aku memiliki kekuatan, pengetahuan masa depan, dan kemampuan untuk mengubah segalanya. Aku tidak akan membiarkan sejarah yang menyedihkan itu terulang.

“Siapa yang berani melakukan ini?! Aku tidak akan membiarkan mereka hidup!” Shen Hao terus berteriak, membuat pelayan-pelayan yang lewat menunduk ketakutan.

“Bibi, tenanglah,” Shen Ning mencoba menenangkan wanita itu. “Kita semua dirampok, bukan hanya Bibi. Kami juga kehilangan segalanya…”

Tiba-tiba, suara langkah kaki berat terdengar dari luar kediaman. Semua orang menoleh ke arah gerbang, dan seorang pria berseragam militer masuk dengan teriakan lantang.

“Saya, Komandan Go Sen, diperintahkan oleh kerajaan untuk menggeledah kediaman ini! Tidak ada yang boleh bergerak, siapa pun yang melawan akan dieksekusi di tempat!”

Tak berselang lama, suara gemuruh terdengar dari arah gerbang utama. Seruan keras menggema.

Puluhan prajurit bersenjata datang dengan persenjataan yang lengkap, tombak, pedang dan banyak lainnya berbaris rapi di halaman utama.

Yu Yuning, yang berdiri di samping Shen Ning, mengerutkan alisnya, lalu memandang lurus ke arah Go Sen. Dalam hati, dia berkata dengan nada mengejek, Akhirnya dia datang. Sialan, berlagak seperti raja sendiri.

Yu Yuning dalam pikirannya langsung berkomunikasi dengan Xixi, pohon roh yang berada di ruang angkasanya.

“Xixi, kosongkan semua barang di kediaman ini. Jangan biarkan satu pun barang tersisa, termasuk ranjang dan perabotan kecil sekalipun.”

[Siap, Nona!]

"Aku ingin tau, wajah orang ini mengetahui kediaman Shen tak ada satupun yang bisa diambil" ucap Yu Yuning dalam hati.

Go Sen masuk ke halaman utama dengan ratusan prajurit yang mengelilingi rumah Shen Wei. Ia memandang sekeliling dengan kening berkerut, merasa ada sesuatu yang aneh.

Go sen mengamati sekeliling halaman dengan ekspresi bingung. Dua hari yang lalu, ia menghadiri pernikahan Shen Wei di tempat ini. Kediaman ini tampak megah dan penuh dengan kemewahan. Tapi sekarang, semua harta benda hilang, meninggalkan kosong.

“Ini... bagaimana mungkin? Bukankah aku sudah mengawasi dari luar kediaman ini bersama banyak prajurit untuk memastikan siapa saja yang keluar atau masuk sejak malam pernikahan? Satu-satunya yang keluar dari tempat ini hanya Shen Wei kemarin pagi. Apakah dia tahu kediamannya akan digeledah? Tapi bagaimana mungkin dia bisa memindahkan semua ini dalam waktu singkat?” pikir Go Sen sambil menggigit bibirnya.

Ia lalu berteriak, “Prajurit! Periksa setiap sudut rumah ini! Cari ruang rahasia atau terowongan! Jangan tinggalkan satu pun celah, bahkan lubang semut sekalipun!”

Para prajurit langsung berpencar, memeriksa setiap ruangan di kediaman Shen. Mereka bahkan memeriksa dinding untuk memastikan tidak ada pintu rahasia atau ruang tersembunyi. Namun, semakin lama mereka mencari, semakin frustasi mereka karena tidak menemukan apa-apa.

Nyonya Shen yang berdiri dengan gemetar memegangi tangan Shen Ning. "Apa ini? Apa yang terjadi? Apa maksud dari semua ini?" tanyanya dengan suara bergetar, wajahnya pucat pasi.

“Tenang, Bu. Kita lihat dulu situasinya.” kata Yu Yuning dengan suara lembut, meski di dalam hatinya dia tertawa kecil. Lihat saja, sebentar lagi mereka akan mati gaya.

Shen Ning, yang berdiri di sisi lain ibunya, menundukkan kepala, terlihat jelas ia sangat ketakutan. “Kakak ipar, apa yang harus kita lakukan?” bisiknya pelan, air mata mulai menggenang di sudut matanya.

Yu Yuning memaksakan senyuman tipis. “Jangan khawatir. Semuanya akan baik-baik saja,” jawabnya sambil menepuk pundak Shen Ning.

Tiba-tiba, dari arah belakang, seorang pria paruh baya berlari ke halaman dengan wajah panik. “Apa yang terjadi di sini? Kenapa banyak prajurit di kediaman Jendral Shen Wei menggeledah kediaman ini?” tanyanya. Itu adalah Mu Ho, suami dari Shen Hao.

Go Sen melirik pria itu dengan jijik. “Diam kau! Jenderal? Dia bukan lagi jendral, dia seorang pemberontak. Raja sendiri yang memerintahkan kami untuk menyita seluruh barang di rumah ini!” katanya dengan suara keras, matanya menyala-nyala seperti api.

go sen merupakan bahan dari jendral Shen Wei sayangnya ia tak suka dengan Shen Wei. dia tak pernah mendapatkan prestasi naik jabatan lagi, namun sekarang ia bangga, sebentar lagi ia akan naik pangkat.

“Itu tidak mungkin!” seru Nyonya Shen, suaranya bergetar, antara marah dan tidak percaya. Matanya yang sembab memandang tajam ke arah Go Sen. “Keluarga Shen sudah setia kepada kerajaan selama beberapa generasi! Tidak mungkin anakku melakukan pengkhianatan seperti itu! Aku yakin ada yang menjebaknya! Raja pasti salah paham!” Air mata mulai mengalir di pipinya.

Go Sen mendengus, sudut bibirnya terangkat mencemooh. “Bukankah Anda tahu, nyonya? Semua bukti sudah ada. Raja sendiri yang memerintahkan ini. Jendral Shen Wei sekarang sudah bukan siapa-siapa lagi. Dia di penjara, hidup atau mati, saya tidak tahu. Jadi, tidak ada seorang pun yang bisa meninggalkan kediaman ini sampai Shen Wei mengakui kesalahannya.”

“TIDAK MUNGKIN!” suara Nyonya Shen memekik, tangannya gemetar, memegangi dadanya yang terasa sesak. “Anakku tidak mungkin berkhianat!”

Yu Yuning, yang berdiri di sampingnya, segera memegang lengannya dengan lembut, mencoba menenangkannya.

Terpopuler

Comments

panty sari

panty sari

kasian jendral yg difitnah Jadi dipenjarakan

2025-02-03

1

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati

Thor aku pernah baca hampir sama tapi ini lebih berkembang ceritanya...

2025-02-14

0

Dapllun

Dapllun

duuh,, kok jadi pingin ngirim barang ya pake go sen😂😂🙏

2025-02-18

0

lihat semua
Episodes
1 Dunia Tanpa Keadilan
2 Terbangun Di Dunia Berbeda
3 Kilasan Masa Lalu Dan Masa Depan
4 Ruang Angkasa Istimewa
5 Mulai Beradaptasi di Zaman Kuno
6 Tekad Menjalankan Misi
7 Merampok Istana Kerajaaan
8 Mengosongkan Harta Pejabat Korup
9 Gudang Kediaman Shen
10 Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen
11 Penyerangan Para Tawon
12 Jangan Pernah Menggangguku
13 Loyalitas Pengawal Shen
14 Awal Malapetaka Ini..
15 Keputusan Raja
16 Kedatangan Shen Wei
17 Membalas Tindakan
18 Karma Bekerja Lebih Cepat
19 Nyonya Muda Kejam
20 Percayalah Padaku
21 Jantung Berdebar Lebih Kencang
22 Efeknya Sangat Bagus
23 Istriku Luar Biasa
24 Kehancuran dan Kemalangan Yu
25 Itu Baru Suamiku
26 Lelucon Yang Sangat Menghibur
27 Ada Sesuatu Di Mangkuk
28 Melihat Pertunjukan Gratis
29 Kue Bulan Untuk Shen Wei
30 Ajari Sopan Santun
31 Arti Bermartabat
32 Peri dari Langit
33 Tidak Ada Yang Gratis
34 Pagi Hari Sebelum Pengasingan Di Mulai
35 Jangan Melampiaskan Kepadaku
36 Memulai Menuju Pengasingan
37 Sama-sama Tidak Tahu Terima Kasih
38 Cerita Rakyat Jelata
39 Perintah Raja Za Lim
40 Ada Banyak Jalan
41 Kekacauan Ibu Kota
42 Kepanikan Merajalela
43 Ancaman Datang Untuk Raja
44 Kalian Tak Berguna
45 Dukungan Rakyat
46 Hanya Kamu Istriku
47 Jangan Marah
48 Penuh Kata Makian
49 Siapa Yang Menang?
50 Hadiah Dari Penduduk Desa
51 Merebut Barang Penduduk
52 Roti Sayuran Liar
53 Kau Bisa Semanja Ini
54 Di Intimidasi
55 Bukti Memberinya Racun
56 Mereka Bersekongkol
57 Waktunya Makan
58 Ternyata Jantan Juga
59 Xu Kai Marah
60 Kedatangan Ular Piton Besar
61 Pengawal Raja Za Lim
62 oh!!!
63 Kekuatan Tumbuhan
64 Yu Yuning Menyukai Kekayaan
65 Ini Emas Woy
66 Di Hadang Perampok
67 Menuju Tambang Emas
68 Ku Lindungi dengan Separuh Hidupku
69 Sempurna
70 Tinggal Sebuah Tanah Gersang
71 Tiba-Tiba Memelukku
72 Butuh Banyak Kesabaran
73 Bernostalgia
74 Keadaan sekitar Pertempuran
75 Mengobati Yang Pantas Di Obati
76 Dia Masih Hidup
77 Tolong Selamatkan Dia
78 Berdebat Romantis
79 Istriku Memang Cerdik
80 Kerja Keras
81 Merampok Hakim Daerah Fu, Li Chao
82 Akhir Hidup Hakim Li Chao
83 Sesuatu Yang Hangat
84 Tanda Hujan Turun
85 Istri Jendral Yang Luar Biasa
86 Pemisahan Keluarga
87 Musibah Di Hujan Deras
88 Rencana Jahat Letnan Xia Lan
89 Giok Surga Dari Penduduk Desa
90 Semua Orang Selamat
91 Matahari Terbit Dari Barat
92 Membunuh Yang Melukaiku
93 Akhiri Mereka
94 Penginapan Mewah
95 Pemilik Toko Perhiasan
96 Toko Ini Milikku
97 Yu Yuning Lebih Kaya Dari Kaisar
98 Akhirnya Tenang
99 Anak Itu Selamat
100 Cara Memberontak Bersama
101 Menonton Pertunjukan Live
102 Suplemen Vitamin Yu Yuning
103 Kau Sangat Tampan
104 Kecurigaan Letnan Xia Lan
105 Snack Imut dan Menggemaskan
106 Jangan Ber Masalah Dg Ny Shen
107 Harimau Mereka Meminta Bantuan
108 Bangunan Tua Di Pegunungan
109 Harta Karun Terlupakan
110 Sikap Acuh Yu Yuning
111 Kau Tak Menyukainya
112 Tipikal Teratai Putih
113 Senyuman Maut Yu Yuning
114 Rencana Licik Pasangan Suami Istri
115 Beberapa Detik Sampai di Ibu Kota
116 Membersihkan Orang-Orang Istana
117 Berita Heboh Mengguncang
118 Awal Perjalanan Yu Yuning dan Shen Wei
119 Rencana Kerajaan Baru
120 Membangun Pondasi Kerajaan
121 Surat Untuk Pangeran Za Guan
122 Kerajaan Shenmu
123 Kepulangan Letnan Xia
124 Kedatangan Raja dan Bangsawan
125 Senja di Kerajaan Shenmu
126 Hallo Ada Apa Ya
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Dunia Tanpa Keadilan
2
Terbangun Di Dunia Berbeda
3
Kilasan Masa Lalu Dan Masa Depan
4
Ruang Angkasa Istimewa
5
Mulai Beradaptasi di Zaman Kuno
6
Tekad Menjalankan Misi
7
Merampok Istana Kerajaaan
8
Mengosongkan Harta Pejabat Korup
9
Gudang Kediaman Shen
10
Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen
11
Penyerangan Para Tawon
12
Jangan Pernah Menggangguku
13
Loyalitas Pengawal Shen
14
Awal Malapetaka Ini..
15
Keputusan Raja
16
Kedatangan Shen Wei
17
Membalas Tindakan
18
Karma Bekerja Lebih Cepat
19
Nyonya Muda Kejam
20
Percayalah Padaku
21
Jantung Berdebar Lebih Kencang
22
Efeknya Sangat Bagus
23
Istriku Luar Biasa
24
Kehancuran dan Kemalangan Yu
25
Itu Baru Suamiku
26
Lelucon Yang Sangat Menghibur
27
Ada Sesuatu Di Mangkuk
28
Melihat Pertunjukan Gratis
29
Kue Bulan Untuk Shen Wei
30
Ajari Sopan Santun
31
Arti Bermartabat
32
Peri dari Langit
33
Tidak Ada Yang Gratis
34
Pagi Hari Sebelum Pengasingan Di Mulai
35
Jangan Melampiaskan Kepadaku
36
Memulai Menuju Pengasingan
37
Sama-sama Tidak Tahu Terima Kasih
38
Cerita Rakyat Jelata
39
Perintah Raja Za Lim
40
Ada Banyak Jalan
41
Kekacauan Ibu Kota
42
Kepanikan Merajalela
43
Ancaman Datang Untuk Raja
44
Kalian Tak Berguna
45
Dukungan Rakyat
46
Hanya Kamu Istriku
47
Jangan Marah
48
Penuh Kata Makian
49
Siapa Yang Menang?
50
Hadiah Dari Penduduk Desa
51
Merebut Barang Penduduk
52
Roti Sayuran Liar
53
Kau Bisa Semanja Ini
54
Di Intimidasi
55
Bukti Memberinya Racun
56
Mereka Bersekongkol
57
Waktunya Makan
58
Ternyata Jantan Juga
59
Xu Kai Marah
60
Kedatangan Ular Piton Besar
61
Pengawal Raja Za Lim
62
oh!!!
63
Kekuatan Tumbuhan
64
Yu Yuning Menyukai Kekayaan
65
Ini Emas Woy
66
Di Hadang Perampok
67
Menuju Tambang Emas
68
Ku Lindungi dengan Separuh Hidupku
69
Sempurna
70
Tinggal Sebuah Tanah Gersang
71
Tiba-Tiba Memelukku
72
Butuh Banyak Kesabaran
73
Bernostalgia
74
Keadaan sekitar Pertempuran
75
Mengobati Yang Pantas Di Obati
76
Dia Masih Hidup
77
Tolong Selamatkan Dia
78
Berdebat Romantis
79
Istriku Memang Cerdik
80
Kerja Keras
81
Merampok Hakim Daerah Fu, Li Chao
82
Akhir Hidup Hakim Li Chao
83
Sesuatu Yang Hangat
84
Tanda Hujan Turun
85
Istri Jendral Yang Luar Biasa
86
Pemisahan Keluarga
87
Musibah Di Hujan Deras
88
Rencana Jahat Letnan Xia Lan
89
Giok Surga Dari Penduduk Desa
90
Semua Orang Selamat
91
Matahari Terbit Dari Barat
92
Membunuh Yang Melukaiku
93
Akhiri Mereka
94
Penginapan Mewah
95
Pemilik Toko Perhiasan
96
Toko Ini Milikku
97
Yu Yuning Lebih Kaya Dari Kaisar
98
Akhirnya Tenang
99
Anak Itu Selamat
100
Cara Memberontak Bersama
101
Menonton Pertunjukan Live
102
Suplemen Vitamin Yu Yuning
103
Kau Sangat Tampan
104
Kecurigaan Letnan Xia Lan
105
Snack Imut dan Menggemaskan
106
Jangan Ber Masalah Dg Ny Shen
107
Harimau Mereka Meminta Bantuan
108
Bangunan Tua Di Pegunungan
109
Harta Karun Terlupakan
110
Sikap Acuh Yu Yuning
111
Kau Tak Menyukainya
112
Tipikal Teratai Putih
113
Senyuman Maut Yu Yuning
114
Rencana Licik Pasangan Suami Istri
115
Beberapa Detik Sampai di Ibu Kota
116
Membersihkan Orang-Orang Istana
117
Berita Heboh Mengguncang
118
Awal Perjalanan Yu Yuning dan Shen Wei
119
Rencana Kerajaan Baru
120
Membangun Pondasi Kerajaan
121
Surat Untuk Pangeran Za Guan
122
Kerajaan Shenmu
123
Kepulangan Letnan Xia
124
Kedatangan Raja dan Bangsawan
125
Senja di Kerajaan Shenmu
126
Hallo Ada Apa Ya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!