Penyerangan Para Tawon

Di sisi lain, Shen Ning yang lebih muda berusaha terlihat tenang, tapi tangannya yang mencengkeram kuat lengan bajunya menunjukkan kegugupannya. Wajahnya pucat. “Tenang, Kak... Kami akan melindungimu, Kakak Ipar. Jangan takut, ya.” Suaranya gemetar, nyaris tak terdengar.

Yu Yuning menoleh, tersenyum tipis meski hatinya dipenuhi kecemasan. “Oke, adik... Aku percaya padamu.” Tapi dalam hati, dia tahu Shen Ning sendiri sedang ketakutan.

Mata Yu Yuning menyapu sekeliling. Dia memperhatikan keluarga bibi Shen yang berdiri kaku, terdiam, seolah tak mampu berkata-kata. Wajah mereka tertunduk lesu.

sementara para prajurit di sekitar mereka masih berlalu lalang memeriksa keseluruhan kediaman.

“Apa kalian semua hanya akan diam?” batin Yu Yuning, menahan kekesalan melihat sikap mereka.

“Bukti sudah ada, dan perintah raja sudah jelas,” lanjut Go Sen dengan nada dingin, memandang Nyonya Shen dengan penuh superioritas. “Kalau Anda masih menyangkal, itu tidak akan mengubah kenyataan. Saat ini Shen Wei berada di dalam penjara untuk di periksa. Bahkan mungkin... dia sudah mati di penjara.”

“Tidak... tidak mungkin...” gumam Nyonya Shen lirih. Matanya mulai terlihat kosong, seolah pikirannya sedang melayang jauh. “Anakku... dia tidak mungkin...”

Tubuh Nyonya Shen perlahan ambruk, matanya terpejam. Yu Yuning dengan sigap bergerak menangkap tubuh mertuanya sebelum jatuh ke tanah. “Ibu!” serunya panik.

Shen Ning juga melangkah maju dengan tergesa, ikut berlutut dan memeluk ibunya. “Ibu, bangun, bu...” Air matanya mulai jatuh, bahunya bergetar.

“Cepat! Ambilkan air!” perintah Yu Yuning dengan nada mendesak, meski tahu tidak ada yang akan bergerak dengan penjagaan seperti ini.

Tidak lama kemudian, prajurit lain berlari tergesa masuk ke halaman, wajahnya penuh keringat dan tampak kebingungan. Dia segera membungkuk di hadapan Go Sen. “Komandan! Kami sudah memeriksa seluruh kediaman. Gudang, dapur, kamar, bahkan ruang rahasia sekalipun! Semua kosong! Tidak ada apa pun di sini!”

Mata Go Sen membelalak, napasnya tertahan sejenak. Wajahnya mendadak memucat. “Apa?! Tidak ada barang apa pun? Itu tidak mungkin!” bentaknya, suaranya penuh kemarahan. “Cari lagi! Jangan sampai ada celah sekecil apa pun! Bahkan lubang semut pun gali! Cepat!”

Prajurit itu menelan ludah, mengangguk cepat, lalu pergi untuk menyampaikan perintah ulang. Suasana semakin tegang. Go Sen mengepalkan tangannya, rahangnya mengeras.

Di sisi lain, Yu Yuning berdiri tenang, memperhatikan kekacauan ini dari jarak aman. Di dalam hatinya, ia kembali berbicara dengan Pohon Roh.

"Xixi, mereka terlihat seperti ayam kehilangan induknya. Ini sangat menghibur, bukan?"

[Betul, Nona. Mereka tampak sangat putus asa. Apakah Anda puas dengan hasil kerja saya?]

"Tentu saja. Kau memang selalu bisa diandalkan. Terima kasih, Xixi."

Melihat kepanikan yang mulai menyelimuti wajah Go Sen, Yu Yuning mengambil langkah maju, meski Xu Kai, salah satu penjaga pribadi Shen Wei, mencoba menghalangi jalannya. “Nyonya, jangan ke sana. Berbahaya.”

Yu Yuning hanya menoleh dengan tatapan tegas. “Aku tahu apa yang kulakukan.” Dia mengangkat sedikit gaunnya, melangkah mendekati Go Sen. Wajahnya tetap tenang, meski di dalam hati dia tertawa puas. Semua barang sudah dia amankan di ruang dimensi rahasianya, dan tidak ada satu pun dari mereka yang akan menemukannya.

“Jendral,” Yu Yuning membuka suara, suaranya lembut tapi terdengar jelas. “Sepertinya jendral belum tahu. Jika sebelum Anda datang, kediaman kami semua nya hilang, kemungkinan dirampok oleh seseorang. Saya sendiri kaget pagi ini mendapati semua barang hilang.”

Go Sen menoleh, menatap Yu Yuning dengan pandangan mencemooh. “Siapa kau?”

Yu Yuning tersenyum tipis, tangannya menyentuh pinggangnya, posturnya tegap. “Saya? Saya adalah istri Shen Wei. Baru dua hari menikah.”

Beberapa orang di sekitarnya mendengus, tatapan mereka penuh sinis dan permusuhan. Yu Yuning menyadari itu, tapi dia tidak peduli.

Go Sen menyipitkan matanya, wajahnya penuh keraguan. “Menurutmu aku akan percaya omong kosongmu itu?”

Yu Yuning mengangkat bahu, alisnya terangkat. “Percaya atau tidak, itu bukan urusanku.” ucapnya dalam hati.

Suara gemuruh dari luar kediaman Shen memecah keheningan yang penuh ketegangan. Teriakan dan bunyi langkah-langkah tergesa terdengar semakin mendekat, menciptakan suasana panik. Wajah Go Sen mengeras, dan dia segera memerintahkan salah satu prajuritnya untuk memeriksa.

“Cepat periksa! Apa yang terjadi di luar sana?” bentaknya, nadanya tajam.

Tak berselang lama, prajurit itu kembali, wajahnya pucat dan keringat membasahi dahinya. “Jendral, laporan darurat! Rumah para pejabat... bahkan istana kerajaan... semuanya telah dirampok! Semua harta mereka hilang!”

“Apa?!” Go Sen membelalakkan matanya, keningnya berkerut tajam. “Siapa pelakunya? Apakah mereka tertangkap?”

Prajurit itu menggeleng dengan wajah penuh ketakutan. “Tidak, Jendral. Mereka menghilang tanpa jejak. Tidak ada yang melihat atau mendengar apa pun sebelum kejadian itu. Semua terjadi sangat cepat.”

Go Sen menghela napas berat, menahan amarahnya. Situasi ini menjadi lebih rumit dari yang dia bayangkan. Jika para pejabat dan bahkan istana kerajaan dirampok, maka perampokan di kediaman Shen pun bukan sesuatu yang mustahil. Dalam hati, dia mulai merasa upayanya kali ini hanya akan berakhir sia-sia.

Yu Yuning tetap tenang, meski dalam hati dia tertawa kecil. “Semua ini sia-sia. Kalian tidak akan menemukan apa pun, karena semuanya sudah ada di ruanganku.”

[Nona memang hebat]

“Tentu saja,” jawab Yu Yuning dengan nada sombong dalam hati.

Yu Yuning yang sejak tadi berdiri dengan tenang, mengamati setiap reaksi Go Sen. Saat melihat kebingungannya, dia melangkah maju dengan senyum tipis. “Jendral, saya sudah mengatakan tadi bahwa kediaman ini juga dirampok. Sepertinya keluarga kami menjadi salah satu korban dalam insiden ini.”

Go Sen menatap Yu Yuning dengan penuh kecurigaan. Matanya menyipit, bibirnya terkatup rapat. Amarahnya mulai membuncah, tapi dia tahu posisinya saat ini lemah. Jika benar semua barang di kediaman Shen dirampok, maka tidak ada yang bisa membuktikan tuduhannya terhadap keluarga Shen. Namun, dia tidak bisa kembali dengan tangan kosong setelah menjalankan perintah raja.

“Perjalananku sangat sia-sia kalau begini.” ucap Go Sen.

“Tangkap setiap orang di kediaman Shen! Masukkan mereka ke dalam penjara sampai Shen Wei mengakui perbuatannya! Tidak ada pengecualian!” bentak Go Sen sambil menahan amarah.

Prajurit-prajuritnya segera bergerak, mengepung keluarga Shen yang sudah ketakutan. Shen Ning berdiri di depan ibunya yang masih pingsan, melindunginya dengan tubuhnya yang gemetar.

“Bawa mereka semua! Jangan biarkan satu pun dari mereka kabur!” perintah Go Sen lagi dengan kepala terangkat tinggi.

Yu Yuning yang diam-diam mengamati situasi. Yu Yuning berbicara dalam hati kepada pohon rohnya untuk meminta bantuan.

“Xixi, apakah kau masih bisa berkomunikasi dengan para binatang?”

[Saya coba, nona]

Setelah beberapa detik yang terasa lama, Xixi kembali menjawab

[Saya bisa, nona]

Yu Yuning menyeringai, tanda bahwa ia sudah mempersiapkan rencananya. “Bagus, carilah sebuah sarang tawon beracun maupun sedikit beracun bahkan yang tidak beracun sekalipun. Perintahkan mereka untuk menyerang Jendral tak tahu diri itu dengan tawon yang beracun dan sedangkan prajuritnya serang dengan tawon beracun dan sebagian lagi yang tidak, dan pastikan go sen terkena lebih banyak sengatan beracun. Dan juga keluarga bibi Shen, serang juga dia dengan tawon yang tidak beracun mematikan.”

Tak lama kemudian, suara ribut di luar semakin keras. Serangga-serangga itu mulai bergerak dengan kecepatan luar biasa menuju Go Sen dan para prajuritnya. Tawon tawon beracun itu berkelompok, siap menyerang siapa pun yang berada di jalurnya.

Go Sen terkejut melihat kejadian yang tak terduga. “Serang mereka semua! Bunuh semua tawon ini!” teriaknya dengan marah, mencoba mengatur pasukannya yang mulai panik.

Namun, Yu Yuning hanya tersenyum dalam hati. “Bagaimana mereka bisa melawan tawon sekecil itu dengan tombak dan pedang? Yang ada, kalian yang akan terkena sengatan.”

Seiring berjalannya waktu, situasi semakin kacau. Para prajurit berlari-lari, berteriak kesakitan saat tawon-tawon beracun itu menyerang mereka dengan ganas. Suara jeritan dan teriakan kesakitan memenuhi udara, sementara Go Sen berusaha mengendalikan pasukannya yang semakin kacau.

Sementara itu, seluruh keluarga Shen Wei, para penjaga, dan pelayan yang melihat kejadian itu hanya bisa melongo. Mereka tidak menyangka bahwa kediaman mereka akan menjadi medan pertempuran yang mengerikan seperti ini. Semua terdiam dalam ketakutan, tidak tahu harus berbuat apa.

Tiba-tiba, seorang pelayan muda, yang sebelumnya hanya berdiri dengan ketakutan, berteriak keras kepada Go Sen dengan keberaniannya yang tak seberapa itu. “Itu hukuman kalian yang diberikan dewa karena memperlakukan kediaman Shen yang setia, dengan buruk”

Mendengar itu, Go Sen yang masih bertarung dengan para tawon, terbakar emosinya langsung naik pitam. Tanpa pikir panjang, dia menghampiri pelayan muda itu, lalu mengangkat pedangnya dan bergerak ke arah pelayan muda itu.

Namun, Yu Yuning yang telah mempersiapkan segalanya hanya tersenyum licik. Ia segera berbisik pada Xixi dengan cepat. “Xixi, cepat! Bilang pada para tawon untuk melakukan sesuatu agar anak itu tidak mati!”

Xixi yang sudah berkomunikasi dengan tawon-tawon itu segera memberikan perintah. Tak lama kemudian, beberapa tawon besar terbang menuju Go Sen, mengincar dua matanya dan tangan yang memegang pedang.

AAAAAAKKKKKKGHHH!!!

“Tolong aku...” Go Sen berteriak kesakitan dan meminta bantuan. Pedangnya terlepas dari tangannya, jatuh ke tanah dengan suara berderak keras.

Tawon-tawon beracun itu kembali menyerangnya dengan kecepatan dan ketepatan yang mematikan. Go Sen, yang telah terjatuh dan berteriak kesakitan, tidak bisa lagi mengendalikan dirinya.

“AAAAAAKKKKKKGHHH!!!”

Tubuhnya menggeliat kesakitan, seolah setiap sengatan tawon menyusup langsung ke dalam dagingnya, memberikan rasa sakit yang tak tertahankan.

Tidak ada yang datang untuk membantu. Semua orang di sekitar mereka tengah berjuang melawan tawon-tawon itu. Para prajurit Go Sen sendiri sedang terdesak dan fokus untuk melawan serangan makhluk-makhluk kecil yang mematikan itu. Mereka juga merasa ketakutan, hanya mampu terpekik dan berusaha bertahan hidup.

Yu Yuning yang mengamati semua itu dari kejauhan, hanya bisa tersenyum puas. Dalam hatinya, ia merasa sangat senang melihat Go Sen menderita. “Lihatlah, rasakan akibat dari kesombonganmu,” pikirnya, senyumnya semakin lebar.

Yu Yuning tahu betul bahwa Go Sen adalah salah satu orang yang bertanggung jawab atas penyiksaan terhadap Shen Wei dan seringkali men fitnahnya. Kini saatnya untuk membayar semuanya.

Tak lama kemudian, Yu Yuning memerintahkan pada Xixi untuk menghentikan serangan tawon itu. “Xixi, biarkan para tawon pergi.”

Tawon-tawon itu segera berhenti menyerang, meninggalkan Go Sen yang terbaring lemah di tanah dan prajurit di kediaman itu. Go Sen hampir tak sadarkan diri, tubuhnya membengkak di mana-mana akibat sengatan racun tawon. Darah keluar dari mulut dan matanya, dan tubuhnya sepertinya sudah mulai membusuk karena racun yang meresap dengan cepat.

Para prajurit bawahannya yang melihatnya hanya bisa memandang dengan ngeri. Beberapa dari mereka juga terjatuh, tubuh mereka membengkak atau mengerang kesakitan akibat sengatan tawon. Beberapa lainnya bahkan merenggang nyawa, tak bisa bertahan hidup lebih lama.

Yu Yuning, yang menyaksikan pemandangan itu dengan puas, tertawa dalam hati. “Go Sen sudah mendapat balasannya.”

Keluarga Shen Wei, terutama para pelayan dan penghuni kediaman, aman dari serangan tawon. Namun, keluarga bibi Shen yang berada di tempat itu juga terkena dampak serangan. Beberapa dari mereka terlihat bengkak di wajah dan tubuhnya, tampak kesakitan karena racun yang meresap. Yu Yuning hanya bisa tertawa dalam hati.

Shen Ning, yang melihat pemandangan mengerikan itu, hanya bisa merinding.

Terpopuler

Comments

Nadira ST

Nadira ST

rasain bibi shen sekeluarga jadi babi gemuk🤣😂🤣😆

2025-01-26

1

Ayu Dani

Ayu Dani

5 cangkir kopi buat author biar tambah semangat

2025-01-26

1

Alan Banghadi

Alan Banghadi

Yu yuning dinlawan rasakan itu pembalasannya untuk kalian😠😠😠😠

2025-02-17

0

lihat semua
Episodes
1 Dunia Tanpa Keadilan
2 Terbangun Di Dunia Berbeda
3 Kilasan Masa Lalu Dan Masa Depan
4 Ruang Angkasa Istimewa
5 Mulai Beradaptasi di Zaman Kuno
6 Tekad Menjalankan Misi
7 Merampok Istana Kerajaaan
8 Mengosongkan Harta Pejabat Korup
9 Gudang Kediaman Shen
10 Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen
11 Penyerangan Para Tawon
12 Jangan Pernah Menggangguku
13 Loyalitas Pengawal Shen
14 Awal Malapetaka Ini..
15 Keputusan Raja
16 Kedatangan Shen Wei
17 Membalas Tindakan
18 Karma Bekerja Lebih Cepat
19 Nyonya Muda Kejam
20 Percayalah Padaku
21 Jantung Berdebar Lebih Kencang
22 Efeknya Sangat Bagus
23 Istriku Luar Biasa
24 Kehancuran dan Kemalangan Yu
25 Itu Baru Suamiku
26 Lelucon Yang Sangat Menghibur
27 Ada Sesuatu Di Mangkuk
28 Melihat Pertunjukan Gratis
29 Kue Bulan Untuk Shen Wei
30 Ajari Sopan Santun
31 Arti Bermartabat
32 Peri dari Langit
33 Tidak Ada Yang Gratis
34 Pagi Hari Sebelum Pengasingan Di Mulai
35 Jangan Melampiaskan Kepadaku
36 Memulai Menuju Pengasingan
37 Sama-sama Tidak Tahu Terima Kasih
38 Cerita Rakyat Jelata
39 Perintah Raja Za Lim
40 Ada Banyak Jalan
41 Kekacauan Ibu Kota
42 Kepanikan Merajalela
43 Ancaman Datang Untuk Raja
44 Kalian Tak Berguna
45 Dukungan Rakyat
46 Hanya Kamu Istriku
47 Jangan Marah
48 Penuh Kata Makian
49 Siapa Yang Menang?
50 Hadiah Dari Penduduk Desa
51 Merebut Barang Penduduk
52 Roti Sayuran Liar
53 Kau Bisa Semanja Ini
54 Di Intimidasi
55 Bukti Memberinya Racun
56 Mereka Bersekongkol
57 Waktunya Makan
58 Ternyata Jantan Juga
59 Xu Kai Marah
60 Kedatangan Ular Piton Besar
61 Pengawal Raja Za Lim
62 oh!!!
63 Kekuatan Tumbuhan
64 Yu Yuning Menyukai Kekayaan
65 Ini Emas Woy
66 Di Hadang Perampok
67 Menuju Tambang Emas
68 Ku Lindungi dengan Separuh Hidupku
69 Sempurna
70 Tinggal Sebuah Tanah Gersang
71 Tiba-Tiba Memelukku
72 Butuh Banyak Kesabaran
73 Bernostalgia
74 Keadaan sekitar Pertempuran
75 Mengobati Yang Pantas Di Obati
76 Dia Masih Hidup
77 Tolong Selamatkan Dia
78 Berdebat Romantis
79 Istriku Memang Cerdik
80 Kerja Keras
81 Merampok Hakim Daerah Fu, Li Chao
82 Akhir Hidup Hakim Li Chao
83 Sesuatu Yang Hangat
84 Tanda Hujan Turun
85 Istri Jendral Yang Luar Biasa
86 Pemisahan Keluarga
87 Musibah Di Hujan Deras
88 Rencana Jahat Letnan Xia Lan
89 Giok Surga Dari Penduduk Desa
90 Semua Orang Selamat
91 Matahari Terbit Dari Barat
92 Membunuh Yang Melukaiku
93 Akhiri Mereka
94 Penginapan Mewah
95 Pemilik Toko Perhiasan
96 Toko Ini Milikku
97 Yu Yuning Lebih Kaya Dari Kaisar
98 Akhirnya Tenang
99 Anak Itu Selamat
100 Cara Memberontak Bersama
101 Menonton Pertunjukan Live
102 Suplemen Vitamin Yu Yuning
103 Kau Sangat Tampan
104 Kecurigaan Letnan Xia Lan
105 Snack Imut dan Menggemaskan
106 Jangan Ber Masalah Dg Ny Shen
107 Harimau Mereka Meminta Bantuan
108 Bangunan Tua Di Pegunungan
109 Harta Karun Terlupakan
110 Sikap Acuh Yu Yuning
111 Kau Tak Menyukainya
112 Tipikal Teratai Putih
113 Senyuman Maut Yu Yuning
114 Rencana Licik Pasangan Suami Istri
115 Beberapa Detik Sampai di Ibu Kota
116 Membersihkan Orang-Orang Istana
117 Berita Heboh Mengguncang
118 Awal Perjalanan Yu Yuning dan Shen Wei
119 Rencana Kerajaan Baru
120 Membangun Pondasi Kerajaan
121 Surat Untuk Pangeran Za Guan
122 Kerajaan Shenmu
123 Kepulangan Letnan Xia
124 Kedatangan Raja dan Bangsawan
125 Senja di Kerajaan Shenmu
126 Hallo Ada Apa Ya
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Dunia Tanpa Keadilan
2
Terbangun Di Dunia Berbeda
3
Kilasan Masa Lalu Dan Masa Depan
4
Ruang Angkasa Istimewa
5
Mulai Beradaptasi di Zaman Kuno
6
Tekad Menjalankan Misi
7
Merampok Istana Kerajaaan
8
Mengosongkan Harta Pejabat Korup
9
Gudang Kediaman Shen
10
Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen
11
Penyerangan Para Tawon
12
Jangan Pernah Menggangguku
13
Loyalitas Pengawal Shen
14
Awal Malapetaka Ini..
15
Keputusan Raja
16
Kedatangan Shen Wei
17
Membalas Tindakan
18
Karma Bekerja Lebih Cepat
19
Nyonya Muda Kejam
20
Percayalah Padaku
21
Jantung Berdebar Lebih Kencang
22
Efeknya Sangat Bagus
23
Istriku Luar Biasa
24
Kehancuran dan Kemalangan Yu
25
Itu Baru Suamiku
26
Lelucon Yang Sangat Menghibur
27
Ada Sesuatu Di Mangkuk
28
Melihat Pertunjukan Gratis
29
Kue Bulan Untuk Shen Wei
30
Ajari Sopan Santun
31
Arti Bermartabat
32
Peri dari Langit
33
Tidak Ada Yang Gratis
34
Pagi Hari Sebelum Pengasingan Di Mulai
35
Jangan Melampiaskan Kepadaku
36
Memulai Menuju Pengasingan
37
Sama-sama Tidak Tahu Terima Kasih
38
Cerita Rakyat Jelata
39
Perintah Raja Za Lim
40
Ada Banyak Jalan
41
Kekacauan Ibu Kota
42
Kepanikan Merajalela
43
Ancaman Datang Untuk Raja
44
Kalian Tak Berguna
45
Dukungan Rakyat
46
Hanya Kamu Istriku
47
Jangan Marah
48
Penuh Kata Makian
49
Siapa Yang Menang?
50
Hadiah Dari Penduduk Desa
51
Merebut Barang Penduduk
52
Roti Sayuran Liar
53
Kau Bisa Semanja Ini
54
Di Intimidasi
55
Bukti Memberinya Racun
56
Mereka Bersekongkol
57
Waktunya Makan
58
Ternyata Jantan Juga
59
Xu Kai Marah
60
Kedatangan Ular Piton Besar
61
Pengawal Raja Za Lim
62
oh!!!
63
Kekuatan Tumbuhan
64
Yu Yuning Menyukai Kekayaan
65
Ini Emas Woy
66
Di Hadang Perampok
67
Menuju Tambang Emas
68
Ku Lindungi dengan Separuh Hidupku
69
Sempurna
70
Tinggal Sebuah Tanah Gersang
71
Tiba-Tiba Memelukku
72
Butuh Banyak Kesabaran
73
Bernostalgia
74
Keadaan sekitar Pertempuran
75
Mengobati Yang Pantas Di Obati
76
Dia Masih Hidup
77
Tolong Selamatkan Dia
78
Berdebat Romantis
79
Istriku Memang Cerdik
80
Kerja Keras
81
Merampok Hakim Daerah Fu, Li Chao
82
Akhir Hidup Hakim Li Chao
83
Sesuatu Yang Hangat
84
Tanda Hujan Turun
85
Istri Jendral Yang Luar Biasa
86
Pemisahan Keluarga
87
Musibah Di Hujan Deras
88
Rencana Jahat Letnan Xia Lan
89
Giok Surga Dari Penduduk Desa
90
Semua Orang Selamat
91
Matahari Terbit Dari Barat
92
Membunuh Yang Melukaiku
93
Akhiri Mereka
94
Penginapan Mewah
95
Pemilik Toko Perhiasan
96
Toko Ini Milikku
97
Yu Yuning Lebih Kaya Dari Kaisar
98
Akhirnya Tenang
99
Anak Itu Selamat
100
Cara Memberontak Bersama
101
Menonton Pertunjukan Live
102
Suplemen Vitamin Yu Yuning
103
Kau Sangat Tampan
104
Kecurigaan Letnan Xia Lan
105
Snack Imut dan Menggemaskan
106
Jangan Ber Masalah Dg Ny Shen
107
Harimau Mereka Meminta Bantuan
108
Bangunan Tua Di Pegunungan
109
Harta Karun Terlupakan
110
Sikap Acuh Yu Yuning
111
Kau Tak Menyukainya
112
Tipikal Teratai Putih
113
Senyuman Maut Yu Yuning
114
Rencana Licik Pasangan Suami Istri
115
Beberapa Detik Sampai di Ibu Kota
116
Membersihkan Orang-Orang Istana
117
Berita Heboh Mengguncang
118
Awal Perjalanan Yu Yuning dan Shen Wei
119
Rencana Kerajaan Baru
120
Membangun Pondasi Kerajaan
121
Surat Untuk Pangeran Za Guan
122
Kerajaan Shenmu
123
Kepulangan Letnan Xia
124
Kedatangan Raja dan Bangsawan
125
Senja di Kerajaan Shenmu
126
Hallo Ada Apa Ya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!