Gudang Kediaman Shen

Yu Yuning duduk bersandar di singgasana raja yang ia rampok, di dalam ruang angkasa ajaib yang ia miliki. Tumpukan harta karun mengelilinginya, emas, perhiasan, permata, dokumen tanah, bahan makanan, hingga berbagai barang antik berharga yang ia rampas dari kerajaan, keluarga Yu, dan pejabat korup yang bekerja sama dengan raja tamak itu. Senyum sinis terukir di wajahnya.

"Setidaknya sekarang, dendam Yu Yuning yang malang ini telah mulai terbalaskan," gumamnya pelan.

"Yu Hani telah menemui ajalnya. Tuan Yu Gong dan Nyonya Go... cepat atau lambat mereka juga akan menyusul. Setelah semua yang mereka lakukan, membuang Yu Yuning dari keluarga itu, menghancurkan hidup Yu Yuning setiap hari, kini mereka tidak punya apa-apa lagi. Tinggal menunggu waktu saja."

Yu Yuning menghela napas panjang. Pikirannya melayang ke masa lalu dan masa depan tubuh yang kini ia tempati.

Sejak pertama kali diasingkan oleh raja yang tamak dan serakah itu, hidup Yu Yuning asli juga menjadi penderitaan tanpa akhir. Tidak hanya di keluarga Yu, di keluarga Shen yang telah diasingkan pun, dia menderita.

Yu Yuning memejamkan mata sejenak. Ia tahu, esok pagi akan menjadi hari yang penuh bencana bagi keluarga Shen, suaminya sendiri. Raja tamak akan mengirim perintah untuk menggeledah seluruh rumah keluarga Shen dan menyita semua harta yang mereka miliki. Hal ini dilakukan untuk memperkuat posisi kekuasaannya, sekaligus menghancurkan reputasi para pejabat dan jenderal yang dianggap bisa menjadi ancaman.

“Raja tamak itu tidak akan mendapatkan apa-apa dari keluarga Shen. Tidak selama aku di sini,” katanya penuh tekad. "Aku akan mengosongkan semua gudang harta sebelum para prajuritnya tiba. Mari kita beraksi lagi."

Pohon roh itu bergetar lembut, seperti memahami niat majikannya. Dari celah pohonnya yang bercahaya, terdengar suara tenang dan lembut

[Baik, Nona. Semoga keberuntungan menyertai Anda]

Yu Yuning tersenyum tipis. Dengan satu jentikan jarinya, tubuhnya menghilang dalam kilauan cahaya, meninggalkan ruang angkasa yang nyaman.

Malam telah larut, suasana begitu sepi. Hanya terdengar bunyi jangkrik yang samar di kejauhan. Para penjaga yang berjaga tampak mengantuk.

Yu Yuning muncul di dalam gudang utama keluarga Shen, tempat harta dan barang-barang berharga disimpan. Namun, Yu Yuning dikejutkan oleh pemandangan yang tidak sesuai harapannya.

Gudang itu hampir kosong.

Di sudut ruangan hanya ada beberapa peti kecil yang berisi sedikit koin emas dan perak. Beberapa gulungan dokumen tersimpan di rak kayu tua. Tidak ada tumpukan emas yang menggunung, tidak ada permata yang berkilauan, tidak ada kekayaan yang mencerminkan seorang jenderal perang berpengaruh.

Yu Yuning menghela napas panjang. “Benar-benar di luar ekspektasi,” gumamnya. “Seharusnya, sebagai jenderal perang yang dihormati dan berasal dari keluarga berpengaruh, Shen memiliki harta yang jauh lebih banyak dari ini. Ke mana perginya semua kekayaan itu?”

Namun, setelah mengamati lebih dalam, ia menyadari bahwa kekayaan suaminya telah digunakan untuk mendukung keluarga besar Shen. Seluruh keluarga, yang sebagian besar tidak tahu diri, hidup dari kerja keras Shen selama ini. Hatinya mendidih.

“Bahkan setelah semua kerja kerasnya, Shen hanya menjadi korban kerakusan keluarganya,” kata Yu Yuning dengan nada dingin. “Baiklah, aku tidak peduli. Yang jelas, aku tidak akan membiarkan raja tamak itu mendapatkan apa pun.”

Dengan gerakan jari yang anggun, semua isi gudang, dari koin emas hingga dokumen, menghilang dalam sekejap, berpindah ke ruang angkasanya. Setelah itu, ia menghilang dari gudang utama dan berada di gudang lainnya di kediaman keluarga Shen.

Gudang itu penuh dengan barang-barang mewah yang ia kumpulkan selama bertahun-tahun, porselen langka, kain sutra mahal, dan perhiasan berkilauan.

“Ah, ini lebih baik,” gumam Yu Yuning sambil menyapu pandangannya ke seluruh ruangan. Tanpa berpikir dua kali, ia mengosongkan semuanya.

Gudang demi gudang ia kunjungi. Setiap kali ia masuk, harta yang tersimpan di dalamnya langsung berpindah ke ruang angkasanya. Tidak ada satu pun yang ia tinggalkan, bahkan barang-barang kecil seperti cincin atau kalung yang tersembunyi di sudut-sudut gelap.

Dalam waktu singkat, semua gudang di kediaman keluarga Shen telah kosong melompong. Bahkan gudang bahan makanan yang biasanya penuh dengan beras, gandum, dan bahan-bahan lainnya kini hanya berisi rak-rak kayu kosong yang bergema dalam keheningan.

Seluruh pakaian,peralatan makan, peralatan masak, kursi meja, lantai pun semua nya di angkut ke ruang angkasa.

Dihalaman depan, bahkan semua tanaman hilang menyisakan tanah yang masih basah akibat pengangkatan tanaman.

Semua yang berada di kediaman keluarga Shen kini sudah berpindah ke ruang angkasa, kecuali tempat tidur semua orang dan bangunan yang masih berdiri.

“Harta yang mereka miliki tidak sebanding dengan kerja keras Shen. Ini mengecewakan,” gumamnya pelan. “Tapi setidaknya, aku telah memastikan raja tamak itu tidak akan mendapatkan apa-apa dari keluarga Shen.”

Dengan satu gerakan tangan, tubuh Yu Yuning kembali menghilang dalam kilauan cahaya. Ia kembali ke ruang angkasanya.

Ia mendekati pohon rohnya, menyentuh batang kecil nya yang bercahaya lembut. “Aku telah menyelesaikan tugas malam ini. Sekarang, mari kita menunggu pagi ini.”

Pohon roh itu bergetar lembut, seolah-olah memberikan restu. Suaranya terdengar lagi, tenang dan penuh kehangatan

[Anda telah melakukan dengan sangat baik, Nona. Semoga Anda selalu dilindungi]

“Baiklah, aku harus istirahat dulu. Tenaga dan pikiranku harus segar saat para petugas kerajaan itu datang. Aku ingin melihat wajah mereka saat menemukan gudang-gudang kosong itu. Pasti akan sangat lucu, hahaha!” tawa kecilnya terdengar menggema di ruang itu.

Pohon roh itu bersinar lembut, memberikan jawaban yang biasa: “Baik, Nona. Selamat beristirahat.”

“Bye, xixi,” Yu Yuning terkekeh sambil melambaikan tangan terakhir kalinya. Dengan satu gerakan, tubuhnya lenyap dari ruang angkasa itu, kembali ke dunia nyata.

Yu Yuning berbaring di ranjang kamar pengantinnya, memandang langit-langit kamar yang dipenuhi ukiran klasik khas keluarga Shen.

Ia mengingat bagaimana ia merampok istana kerajaan. Awalnya ia ingin membantu Shen Wei, yang saat ini berada di penjara istana, melarikan. Namun, ia urungkan. Karena itu akan memicu kecurigaan raja terhadap kediaman keluarga Shen. Tindakan seperti itu hanya akan membawa lebih banyak bahaya daripada kebaikan.

Maka, Yu Yuning mengambil semua alat penyiksaan dari penjara istana, ia hanya berharap jika Shen Wei tidak lagi disiksa dengan alat penyiksaan yang lain.

Selain itu, ia memiliki air spiritual, obat-obatan dari masa depan, serta keterampilan medis dari kehidupan pertamanya.

Yu Yuning menguap, lalu memejamkan matanya sebelum menghadapi para prajurit kerajaan untuk ke kediaman Shen Wei.

Terpopuler

Comments

Shinta Dewiana

Shinta Dewiana

wah maunya yi hani jangan mati terlalu cepat...biar menderita miskin dulu

2025-02-25

1

Liz Ayu

Liz Ayu

waahhh..., dunia fantasi bikin iri...
/NosePick//Grin//Whimper//Joyful//Determined/

2025-02-20

0

ika yanti naibaho

ika yanti naibaho

angkut semua yu yuning ntar buka kerajaan baru /Grin//Grin/

2025-01-25

0

lihat semua
Episodes
1 Dunia Tanpa Keadilan
2 Terbangun Di Dunia Berbeda
3 Kilasan Masa Lalu Dan Masa Depan
4 Ruang Angkasa Istimewa
5 Mulai Beradaptasi di Zaman Kuno
6 Tekad Menjalankan Misi
7 Merampok Istana Kerajaaan
8 Mengosongkan Harta Pejabat Korup
9 Gudang Kediaman Shen
10 Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen
11 Penyerangan Para Tawon
12 Jangan Pernah Menggangguku
13 Loyalitas Pengawal Shen
14 Awal Malapetaka Ini..
15 Keputusan Raja
16 Kedatangan Shen Wei
17 Membalas Tindakan
18 Karma Bekerja Lebih Cepat
19 Nyonya Muda Kejam
20 Percayalah Padaku
21 Jantung Berdebar Lebih Kencang
22 Efeknya Sangat Bagus
23 Istriku Luar Biasa
24 Kehancuran dan Kemalangan Yu
25 Itu Baru Suamiku
26 Lelucon Yang Sangat Menghibur
27 Ada Sesuatu Di Mangkuk
28 Melihat Pertunjukan Gratis
29 Kue Bulan Untuk Shen Wei
30 Ajari Sopan Santun
31 Arti Bermartabat
32 Peri dari Langit
33 Tidak Ada Yang Gratis
34 Pagi Hari Sebelum Pengasingan Di Mulai
35 Jangan Melampiaskan Kepadaku
36 Memulai Menuju Pengasingan
37 Sama-sama Tidak Tahu Terima Kasih
38 Cerita Rakyat Jelata
39 Perintah Raja Za Lim
40 Ada Banyak Jalan
41 Kekacauan Ibu Kota
42 Kepanikan Merajalela
43 Ancaman Datang Untuk Raja
44 Kalian Tak Berguna
45 Dukungan Rakyat
46 Hanya Kamu Istriku
47 Jangan Marah
48 Penuh Kata Makian
49 Siapa Yang Menang?
50 Hadiah Dari Penduduk Desa
51 Merebut Barang Penduduk
52 Roti Sayuran Liar
53 Kau Bisa Semanja Ini
54 Di Intimidasi
55 Bukti Memberinya Racun
56 Mereka Bersekongkol
57 Waktunya Makan
58 Ternyata Jantan Juga
59 Xu Kai Marah
60 Kedatangan Ular Piton Besar
61 Pengawal Raja Za Lim
62 oh!!!
63 Kekuatan Tumbuhan
64 Yu Yuning Menyukai Kekayaan
65 Ini Emas Woy
66 Di Hadang Perampok
67 Menuju Tambang Emas
68 Ku Lindungi dengan Separuh Hidupku
69 Sempurna
70 Tinggal Sebuah Tanah Gersang
71 Tiba-Tiba Memelukku
72 Butuh Banyak Kesabaran
73 Bernostalgia
74 Keadaan sekitar Pertempuran
75 Mengobati Yang Pantas Di Obati
76 Dia Masih Hidup
77 Tolong Selamatkan Dia
78 Berdebat Romantis
79 Istriku Memang Cerdik
80 Kerja Keras
81 Merampok Hakim Daerah Fu, Li Chao
82 Akhir Hidup Hakim Li Chao
83 Sesuatu Yang Hangat
84 Tanda Hujan Turun
85 Istri Jendral Yang Luar Biasa
86 Pemisahan Keluarga
87 Musibah Di Hujan Deras
88 Rencana Jahat Letnan Xia Lan
89 Giok Surga Dari Penduduk Desa
90 Semua Orang Selamat
91 Matahari Terbit Dari Barat
92 Membunuh Yang Melukaiku
93 Akhiri Mereka
94 Penginapan Mewah
95 Pemilik Toko Perhiasan
96 Toko Ini Milikku
97 Yu Yuning Lebih Kaya Dari Kaisar
98 Akhirnya Tenang
99 Anak Itu Selamat
100 Cara Memberontak Bersama
101 Menonton Pertunjukan Live
102 Suplemen Vitamin Yu Yuning
103 Kau Sangat Tampan
104 Kecurigaan Letnan Xia Lan
105 Snack Imut dan Menggemaskan
106 Jangan Ber Masalah Dg Ny Shen
107 Harimau Mereka Meminta Bantuan
108 Bangunan Tua Di Pegunungan
109 Harta Karun Terlupakan
110 Sikap Acuh Yu Yuning
111 Kau Tak Menyukainya
112 Tipikal Teratai Putih
113 Senyuman Maut Yu Yuning
114 Rencana Licik Pasangan Suami Istri
115 Beberapa Detik Sampai di Ibu Kota
116 Membersihkan Orang-Orang Istana
117 Berita Heboh Mengguncang
118 Awal Perjalanan Yu Yuning dan Shen Wei
119 Rencana Kerajaan Baru
120 Membangun Pondasi Kerajaan
121 Surat Untuk Pangeran Za Guan
122 Kerajaan Shenmu
123 Kepulangan Letnan Xia
124 Kedatangan Raja dan Bangsawan
125 Senja di Kerajaan Shenmu
126 Hallo Ada Apa Ya
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Dunia Tanpa Keadilan
2
Terbangun Di Dunia Berbeda
3
Kilasan Masa Lalu Dan Masa Depan
4
Ruang Angkasa Istimewa
5
Mulai Beradaptasi di Zaman Kuno
6
Tekad Menjalankan Misi
7
Merampok Istana Kerajaaan
8
Mengosongkan Harta Pejabat Korup
9
Gudang Kediaman Shen
10
Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen
11
Penyerangan Para Tawon
12
Jangan Pernah Menggangguku
13
Loyalitas Pengawal Shen
14
Awal Malapetaka Ini..
15
Keputusan Raja
16
Kedatangan Shen Wei
17
Membalas Tindakan
18
Karma Bekerja Lebih Cepat
19
Nyonya Muda Kejam
20
Percayalah Padaku
21
Jantung Berdebar Lebih Kencang
22
Efeknya Sangat Bagus
23
Istriku Luar Biasa
24
Kehancuran dan Kemalangan Yu
25
Itu Baru Suamiku
26
Lelucon Yang Sangat Menghibur
27
Ada Sesuatu Di Mangkuk
28
Melihat Pertunjukan Gratis
29
Kue Bulan Untuk Shen Wei
30
Ajari Sopan Santun
31
Arti Bermartabat
32
Peri dari Langit
33
Tidak Ada Yang Gratis
34
Pagi Hari Sebelum Pengasingan Di Mulai
35
Jangan Melampiaskan Kepadaku
36
Memulai Menuju Pengasingan
37
Sama-sama Tidak Tahu Terima Kasih
38
Cerita Rakyat Jelata
39
Perintah Raja Za Lim
40
Ada Banyak Jalan
41
Kekacauan Ibu Kota
42
Kepanikan Merajalela
43
Ancaman Datang Untuk Raja
44
Kalian Tak Berguna
45
Dukungan Rakyat
46
Hanya Kamu Istriku
47
Jangan Marah
48
Penuh Kata Makian
49
Siapa Yang Menang?
50
Hadiah Dari Penduduk Desa
51
Merebut Barang Penduduk
52
Roti Sayuran Liar
53
Kau Bisa Semanja Ini
54
Di Intimidasi
55
Bukti Memberinya Racun
56
Mereka Bersekongkol
57
Waktunya Makan
58
Ternyata Jantan Juga
59
Xu Kai Marah
60
Kedatangan Ular Piton Besar
61
Pengawal Raja Za Lim
62
oh!!!
63
Kekuatan Tumbuhan
64
Yu Yuning Menyukai Kekayaan
65
Ini Emas Woy
66
Di Hadang Perampok
67
Menuju Tambang Emas
68
Ku Lindungi dengan Separuh Hidupku
69
Sempurna
70
Tinggal Sebuah Tanah Gersang
71
Tiba-Tiba Memelukku
72
Butuh Banyak Kesabaran
73
Bernostalgia
74
Keadaan sekitar Pertempuran
75
Mengobati Yang Pantas Di Obati
76
Dia Masih Hidup
77
Tolong Selamatkan Dia
78
Berdebat Romantis
79
Istriku Memang Cerdik
80
Kerja Keras
81
Merampok Hakim Daerah Fu, Li Chao
82
Akhir Hidup Hakim Li Chao
83
Sesuatu Yang Hangat
84
Tanda Hujan Turun
85
Istri Jendral Yang Luar Biasa
86
Pemisahan Keluarga
87
Musibah Di Hujan Deras
88
Rencana Jahat Letnan Xia Lan
89
Giok Surga Dari Penduduk Desa
90
Semua Orang Selamat
91
Matahari Terbit Dari Barat
92
Membunuh Yang Melukaiku
93
Akhiri Mereka
94
Penginapan Mewah
95
Pemilik Toko Perhiasan
96
Toko Ini Milikku
97
Yu Yuning Lebih Kaya Dari Kaisar
98
Akhirnya Tenang
99
Anak Itu Selamat
100
Cara Memberontak Bersama
101
Menonton Pertunjukan Live
102
Suplemen Vitamin Yu Yuning
103
Kau Sangat Tampan
104
Kecurigaan Letnan Xia Lan
105
Snack Imut dan Menggemaskan
106
Jangan Ber Masalah Dg Ny Shen
107
Harimau Mereka Meminta Bantuan
108
Bangunan Tua Di Pegunungan
109
Harta Karun Terlupakan
110
Sikap Acuh Yu Yuning
111
Kau Tak Menyukainya
112
Tipikal Teratai Putih
113
Senyuman Maut Yu Yuning
114
Rencana Licik Pasangan Suami Istri
115
Beberapa Detik Sampai di Ibu Kota
116
Membersihkan Orang-Orang Istana
117
Berita Heboh Mengguncang
118
Awal Perjalanan Yu Yuning dan Shen Wei
119
Rencana Kerajaan Baru
120
Membangun Pondasi Kerajaan
121
Surat Untuk Pangeran Za Guan
122
Kerajaan Shenmu
123
Kepulangan Letnan Xia
124
Kedatangan Raja dan Bangsawan
125
Senja di Kerajaan Shenmu
126
Hallo Ada Apa Ya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!