Terbangun Di Dunia Berbeda

"Yu Yuning, hei bangunlah. Jangan berpura-pura mati. Bukankah ini yang kamu inginkan?"

Lin Zirong membuka matanya lebar-lebar. Sepasang mata hitam tajam sedang menatapnya dari dekat, membuatnya hampir terlonjak kaget. Refleks, ia mengangkat tinjunya, melayangkan pukulan keras ke arah pria yang berada terlalu dekat dengannya.

Namun, tangan pria itu dengan mudah menangkap serangannya.

"Siapa kamu?!" Lin Zirong berteriak panik sambil berusaha melepaskan tangannya.

Mata mereka saling bertemu dalam tatapan tajam.

Pria itu tidak menjawab, hanya menatapnya dingin. Dengan gerakan cepat, ia menangkap tangan Lin Zirong yang lain dan mengikat kedua tangannya di atas kepala dengan kain merah yang ada di sekitar mereka.

"Hei, lepaskan aku! Aku bilang, siapa kamu?! Apa ini semacam lelucon?! Aku tidak mengenalmu!" Lin Zirong terus memberontak, tetapi pria itu tetap tenang, meskipun matanya menunjukkan kilatan marah.

"Kamu menikah dengan jenderal ini dengan segala tipu daya. Sekarang, malam pernikahan kita, dan kamu juga memberikan racun padaku," ucap pria itu dengan nada dingin dan menuduh.

"Racun? Apa maksudmu? Aku bahkan tidak tahu siapa kamu!" Lin Zirong memprotes dengan keras, tetapi kata-katanya hanya membuat pria itu menyipitkan mata.

"Jangan bercanda. Kamu adalah Yu Yuning, wanita licik yang melakukan segala cara untuk menikahi Shen Wei, Jenderal Kerajaan."

Lin Zirong tertegun. Nama itu… "Yu Yuning? Siapa itu? Dan jenderal? Kerajaan? Apa yang sedang terjadi?" ucap Lin Zirong bingung. Kepalanya terasa berat saat ia mencoba memahami semuanya. Ia melirik ke sekeliling kamar, matanya menangkap detail-detail yang aneh dan kuno.

Ruangan itu penuh dengan warna merah. Lilin-lilin besar menyala diberbagai tempat, menerangi kamar dengan cahaya temaram. Perabotan kayu antik, vas-vas porselen, tirai sutra merah menggantung di setiap sudut. Selimut merah dengan motif burung phoenix terlipat rapi di ujung tempat tidur besar. Semua ini tampak seperti kamar pengantin dari cerita kuno yang sering ia baca saat remaja.

Ini seperti kamar dari era kuno, pikirnya.

Ia kembali menatap pria di depannya. Sekarang ia memperhatikan dengan lebih seksama. Rambut hitam panjang di ikat, alis tegas, mata tajam, hidung lurus, dan bibir merah delima yang... terlihat sangat menggoda. Tubuhnya pun tampak sempurna dengan bahu lebar dan otot yang terlihat kokoh. Wajah tampan yang seperti diukir oleh dewa, sorot matanya tajam seperti elang.

"Dia bahkan lebih tampan daripada mantan tunanganku, sangat jauh. Bahkan dengan pria manapun, pria ini tak terkalahkan," pikir Lin Zirong, tanpa sadar menatap pria itu lebih lama.

Namun, ia juga menyadari sesuatu yang tidak biasa. Dahi pria itu berkeringat, dan napasnya terdengar berat. Mata tajamnya juga menunjukkan tanda-tanda ketegangan, seolah sedang menahan sesuatu.

"Sebentar… apakah ini malam pertama? Apa dia...?" Lin Zirong mulai mengerti situasinya. Ia menelan ludah, sedikit gugup tetapi juga penasaran.

"Hei, Dewa, apakah ini mimpi? Atau ilusi? Kalau memang iya… kenapa tidak menikmatinya saja? Lagipula, seumur hidupku, aku belum pernah mencicipi pria. Dan pria ini… terlalu tampan untuk dilewatkan," pikirnya dalam hati sambil melirik ke arah Shen Wei.

Tanpa peringatan, Lin Zirong mendekatkan dirinya ke pria itu. Tangannya yang terikat ia bawa ke leher Shen Wei, menariknya lebih dekat.

"Kalau begitu… mari kita nikmati malam ini," ucap Lin Zirong dengan nada menggoda. "Nanti kita bicara setelahnya. Biarkan aku melihat seberapa kuat pria tampan seperti dirimu."

Shen Wei terkejut mendengar kata-kata itu. Wanita di depannya, yang sebelumnya dikenal licik dan pengecut, kini bersikap sangat berbeda.

"Apakah racun itu memengaruhi pikirannya?" pikir Shen Wei sambil memandang Lin Zirong yang mendekatinya tanpa rasa takut.

Lin Zirong memanfaatkan kebingungan pria itu. Ia mendekatkan wajahnya ke leher Shen Wei, mencium kulitnya yang hangat. Kemudian, dengan sedikit keberanian, ia menggigit pelan.

"Apa yang kau lakukan?!" Shen Wei terkejut, tubuhnya menegang. Racun yang sudah bekerja dalam tubuhnya membuat reaksinya semakin sulit dikendalikan.

"Ah, tenanglah. Kau terlalu kaku, Tuan Jenderal," jawab Lin Zirong sambil tersenyum sinis.

Meskipun situasi ini aneh, Lin Zirong merasa anehnya menikmati peran barunya ini. Ia telah melalui banyak hal dalam hidupnya, pengkhianatan, pertumpahan darah, bahkan kematian. Jadi, menghadapi pria tampan ini tampak seperti hiburan.

Namun, Shen Wei tidak semudah itu terpengaruh. Dengan satu gerakan cepat, ia mendorong Lin Zirong ke tempat tidur, menatapnya dengan dingin.

"Jangan bermain-main denganku, Yu Yuning. Aku tahu semua rencanamu. Kau pikir aku akan terjebak?" ucap Shen Wei dengan nada yang mengancam.

"Rencana? Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan! Aku bahkan bukan Yu Yuning!" Lin Zirong berteriak, mencoba meyakinkan pria itu.

Shen Wei tertawa sinis. "Berhenti berpura-pura. Kau telah meracuni tubuhku dengan racun gairah. Tetapi, aku tidak akan jatuh begitu saja."

"Baiklah," ia memutuskan dengan nada pasrah, tetapi matanya memancarkan kilau licik. "Mari kita anggap aku benar-benar Yu Yuning. Kalau begitu, kenapa tidak kita lanjutkan saja kegiatan ini? Bukankah kau bilang racun gairah itu sudah menyebar di tubuhmu? Aku akan membantumu."

Ia menyelesaikan kalimatnya dengan senyum menggoda yang membuat pria di depannya sedikit terpana.

Shen Wei, meskipun wajahnya tetap dingin, tampak menegang. "Apa yang kau rencanakan sekarang?"

Namun, Lin Zirong tidak menjawab. Sebagai gantinya, ia menarik dirinya lebih dekat, mengabaikan fakta bahwa kedua tangannya masih terikat. Dengan satu gerakan cepat, ia mencium bibir pria itu. Bibir merah delima yang sejak tadi menarik perhatiannya kini menjadi sasaran keberanian barunya.

Shen Wei membelalak, tidak percaya dengan apa yang sedang terjadi. Ia mencoba menarik diri, tetapi racun gairah yang mengalir dalam darahnya mulai menguasai tubuhnya. Ciuman lembut itu perlahan menghancurkan pertahanannya, membuat pikirannya mulai kabur.

"Berhenti," gumam Shen Wei dengan suara serak, tetapi tidak ada tindakan nyata untuk menahan Lin Zirong.

Namun, bukannya berhenti, Lin Zirong semakin memperdalam ciumannya, menikmati reaksi pria itu. Dalam hati, ia tertawa kecil. "Tadi sok menahan diri, sekarang malah terbuai. Dasar lelaki. Tak apalah, yang penting tampan."

Setelah beberapa saat, Shen Wei kehilangan kendali. Racun yang membakar tubuhnya membuatnya menyerah pada dorongan yang selama ini ia tahan. Ia membalas ciuman Lin Zirong dengan gairah yang lebih mendalam, membuat wanita itu hampir kehilangan napas.

"Hei, sebentar aku ingin bernafas!" Lin Zirong bergumam di sela-sela napasnya, mencoba mengembalikan kekuatannya.

Shen Wei menatapnya dengan mata yang kini penuh gairah, napasnya berat. "Bernafas lah!"

Shen Wei mendekatkan wajahnya kembali, hingga hanya beberapa inci dari wajah Lin Zirong. "Kau sangat berbeda malam ini. Aku tidak tahu apa yang merasukimu, tapi aku tidak akan membiarkanmu pergi setelah ini."

Sebelum Lin Zirong sempat membalas, Shen Wei menariknya lebih dekat, mengunci bibir mereka sekali lagi. Namun kali ini, ciumannya lebih mendalam, lebih intens, dan jauh dari kata lembut. Lin Zirong mencoba melawan, tetapi tubuhnya mulai menyerah pada kehangatan yang ditawarkan pria itu.

"Hei, kau tidak seharusnya terlalu menikmati ini," gumam Lin Zirong dengan napas terengah.

"Tapi kau yang memulainya," jawab Shen Wei dengan nada rendah dan sedikit menggoda, membuat Lin Zirong kehabisan kata-kata.

Mereka berdua melanjutkan kegiatan panas mereka. Bahkan Shen Wei menikmati tubuh istri barunya. Apalagi barang milik nya dimanjakan oleh sang istri. Ia kaget pertama kali, namun ia sangat menyukainya, bahkan meminta nya berkali-kali.

Lin Zirong juga mengajarkan bagaimana memanjakan miliknya. Sesuatu yang tak ada di buku pengetahuan di zamannya yang ia tahu.

Bahkan hingga tengah malam, mereka berada di puncak berkali-kali hingga bunyi suara peringatan dini hari menyudahi kegiatan mereka.

Shen Wei bahkan berkata terima kasih untuk malam ini kepada istrinya. Shen Wei melihat wajah istrinya yang matanya terpejam karena kelelahan. Shen Wei memeluk sang istri sebelum matanya juga ikut terpejam dan tidur dengan saling memeluk.

Terpopuler

Comments

Sarifah Sarifah

Sarifah Sarifah

wah baru mulai uda adegan panas/Awkward//Awkward//Awkward//Awkward/

2025-03-06

0

Astuti tutik2022

Astuti tutik2022

Awal dpet notif intip sinopsis.... nunggu tamat dulu baru baca, 😁😁

2025-03-03

0

Shai'er

Shai'er

okelah kalok gitu, gasken /Grin//Grin//Grin//Grin//Grin/

2025-03-02

0

lihat semua
Episodes
1 Dunia Tanpa Keadilan
2 Terbangun Di Dunia Berbeda
3 Kilasan Masa Lalu Dan Masa Depan
4 Ruang Angkasa Istimewa
5 Mulai Beradaptasi di Zaman Kuno
6 Tekad Menjalankan Misi
7 Merampok Istana Kerajaaan
8 Mengosongkan Harta Pejabat Korup
9 Gudang Kediaman Shen
10 Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen
11 Penyerangan Para Tawon
12 Jangan Pernah Menggangguku
13 Loyalitas Pengawal Shen
14 Awal Malapetaka Ini..
15 Keputusan Raja
16 Kedatangan Shen Wei
17 Membalas Tindakan
18 Karma Bekerja Lebih Cepat
19 Nyonya Muda Kejam
20 Percayalah Padaku
21 Jantung Berdebar Lebih Kencang
22 Efeknya Sangat Bagus
23 Istriku Luar Biasa
24 Kehancuran dan Kemalangan Yu
25 Itu Baru Suamiku
26 Lelucon Yang Sangat Menghibur
27 Ada Sesuatu Di Mangkuk
28 Melihat Pertunjukan Gratis
29 Kue Bulan Untuk Shen Wei
30 Ajari Sopan Santun
31 Arti Bermartabat
32 Peri dari Langit
33 Tidak Ada Yang Gratis
34 Pagi Hari Sebelum Pengasingan Di Mulai
35 Jangan Melampiaskan Kepadaku
36 Memulai Menuju Pengasingan
37 Sama-sama Tidak Tahu Terima Kasih
38 Cerita Rakyat Jelata
39 Perintah Raja Za Lim
40 Ada Banyak Jalan
41 Kekacauan Ibu Kota
42 Kepanikan Merajalela
43 Ancaman Datang Untuk Raja
44 Kalian Tak Berguna
45 Dukungan Rakyat
46 Hanya Kamu Istriku
47 Jangan Marah
48 Penuh Kata Makian
49 Siapa Yang Menang?
50 Hadiah Dari Penduduk Desa
51 Merebut Barang Penduduk
52 Roti Sayuran Liar
53 Kau Bisa Semanja Ini
54 Di Intimidasi
55 Bukti Memberinya Racun
56 Mereka Bersekongkol
57 Waktunya Makan
58 Ternyata Jantan Juga
59 Xu Kai Marah
60 Kedatangan Ular Piton Besar
61 Pengawal Raja Za Lim
62 oh!!!
63 Kekuatan Tumbuhan
64 Yu Yuning Menyukai Kekayaan
65 Ini Emas Woy
66 Di Hadang Perampok
67 Menuju Tambang Emas
68 Ku Lindungi dengan Separuh Hidupku
69 Sempurna
70 Tinggal Sebuah Tanah Gersang
71 Tiba-Tiba Memelukku
72 Butuh Banyak Kesabaran
73 Bernostalgia
74 Keadaan sekitar Pertempuran
75 Mengobati Yang Pantas Di Obati
76 Dia Masih Hidup
77 Tolong Selamatkan Dia
78 Berdebat Romantis
79 Istriku Memang Cerdik
80 Kerja Keras
81 Merampok Hakim Daerah Fu, Li Chao
82 Akhir Hidup Hakim Li Chao
83 Sesuatu Yang Hangat
84 Tanda Hujan Turun
85 Istri Jendral Yang Luar Biasa
86 Pemisahan Keluarga
87 Musibah Di Hujan Deras
88 Rencana Jahat Letnan Xia Lan
89 Giok Surga Dari Penduduk Desa
90 Semua Orang Selamat
91 Matahari Terbit Dari Barat
92 Membunuh Yang Melukaiku
93 Akhiri Mereka
94 Penginapan Mewah
95 Pemilik Toko Perhiasan
96 Toko Ini Milikku
97 Yu Yuning Lebih Kaya Dari Kaisar
98 Akhirnya Tenang
99 Anak Itu Selamat
100 Cara Memberontak Bersama
101 Menonton Pertunjukan Live
102 Suplemen Vitamin Yu Yuning
103 Kau Sangat Tampan
104 Kecurigaan Letnan Xia Lan
105 Snack Imut dan Menggemaskan
106 Jangan Ber Masalah Dg Ny Shen
107 Harimau Mereka Meminta Bantuan
108 Bangunan Tua Di Pegunungan
109 Harta Karun Terlupakan
110 Sikap Acuh Yu Yuning
111 Kau Tak Menyukainya
112 Tipikal Teratai Putih
113 Senyuman Maut Yu Yuning
114 Rencana Licik Pasangan Suami Istri
115 Beberapa Detik Sampai di Ibu Kota
116 Membersihkan Orang-Orang Istana
117 Berita Heboh Mengguncang
118 Awal Perjalanan Yu Yuning dan Shen Wei
119 Rencana Kerajaan Baru
120 Membangun Pondasi Kerajaan
121 Surat Untuk Pangeran Za Guan
122 Kerajaan Shenmu
123 Kepulangan Letnan Xia
124 Kedatangan Raja dan Bangsawan
125 Senja di Kerajaan Shenmu
126 Hallo Ada Apa Ya
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Dunia Tanpa Keadilan
2
Terbangun Di Dunia Berbeda
3
Kilasan Masa Lalu Dan Masa Depan
4
Ruang Angkasa Istimewa
5
Mulai Beradaptasi di Zaman Kuno
6
Tekad Menjalankan Misi
7
Merampok Istana Kerajaaan
8
Mengosongkan Harta Pejabat Korup
9
Gudang Kediaman Shen
10
Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen
11
Penyerangan Para Tawon
12
Jangan Pernah Menggangguku
13
Loyalitas Pengawal Shen
14
Awal Malapetaka Ini..
15
Keputusan Raja
16
Kedatangan Shen Wei
17
Membalas Tindakan
18
Karma Bekerja Lebih Cepat
19
Nyonya Muda Kejam
20
Percayalah Padaku
21
Jantung Berdebar Lebih Kencang
22
Efeknya Sangat Bagus
23
Istriku Luar Biasa
24
Kehancuran dan Kemalangan Yu
25
Itu Baru Suamiku
26
Lelucon Yang Sangat Menghibur
27
Ada Sesuatu Di Mangkuk
28
Melihat Pertunjukan Gratis
29
Kue Bulan Untuk Shen Wei
30
Ajari Sopan Santun
31
Arti Bermartabat
32
Peri dari Langit
33
Tidak Ada Yang Gratis
34
Pagi Hari Sebelum Pengasingan Di Mulai
35
Jangan Melampiaskan Kepadaku
36
Memulai Menuju Pengasingan
37
Sama-sama Tidak Tahu Terima Kasih
38
Cerita Rakyat Jelata
39
Perintah Raja Za Lim
40
Ada Banyak Jalan
41
Kekacauan Ibu Kota
42
Kepanikan Merajalela
43
Ancaman Datang Untuk Raja
44
Kalian Tak Berguna
45
Dukungan Rakyat
46
Hanya Kamu Istriku
47
Jangan Marah
48
Penuh Kata Makian
49
Siapa Yang Menang?
50
Hadiah Dari Penduduk Desa
51
Merebut Barang Penduduk
52
Roti Sayuran Liar
53
Kau Bisa Semanja Ini
54
Di Intimidasi
55
Bukti Memberinya Racun
56
Mereka Bersekongkol
57
Waktunya Makan
58
Ternyata Jantan Juga
59
Xu Kai Marah
60
Kedatangan Ular Piton Besar
61
Pengawal Raja Za Lim
62
oh!!!
63
Kekuatan Tumbuhan
64
Yu Yuning Menyukai Kekayaan
65
Ini Emas Woy
66
Di Hadang Perampok
67
Menuju Tambang Emas
68
Ku Lindungi dengan Separuh Hidupku
69
Sempurna
70
Tinggal Sebuah Tanah Gersang
71
Tiba-Tiba Memelukku
72
Butuh Banyak Kesabaran
73
Bernostalgia
74
Keadaan sekitar Pertempuran
75
Mengobati Yang Pantas Di Obati
76
Dia Masih Hidup
77
Tolong Selamatkan Dia
78
Berdebat Romantis
79
Istriku Memang Cerdik
80
Kerja Keras
81
Merampok Hakim Daerah Fu, Li Chao
82
Akhir Hidup Hakim Li Chao
83
Sesuatu Yang Hangat
84
Tanda Hujan Turun
85
Istri Jendral Yang Luar Biasa
86
Pemisahan Keluarga
87
Musibah Di Hujan Deras
88
Rencana Jahat Letnan Xia Lan
89
Giok Surga Dari Penduduk Desa
90
Semua Orang Selamat
91
Matahari Terbit Dari Barat
92
Membunuh Yang Melukaiku
93
Akhiri Mereka
94
Penginapan Mewah
95
Pemilik Toko Perhiasan
96
Toko Ini Milikku
97
Yu Yuning Lebih Kaya Dari Kaisar
98
Akhirnya Tenang
99
Anak Itu Selamat
100
Cara Memberontak Bersama
101
Menonton Pertunjukan Live
102
Suplemen Vitamin Yu Yuning
103
Kau Sangat Tampan
104
Kecurigaan Letnan Xia Lan
105
Snack Imut dan Menggemaskan
106
Jangan Ber Masalah Dg Ny Shen
107
Harimau Mereka Meminta Bantuan
108
Bangunan Tua Di Pegunungan
109
Harta Karun Terlupakan
110
Sikap Acuh Yu Yuning
111
Kau Tak Menyukainya
112
Tipikal Teratai Putih
113
Senyuman Maut Yu Yuning
114
Rencana Licik Pasangan Suami Istri
115
Beberapa Detik Sampai di Ibu Kota
116
Membersihkan Orang-Orang Istana
117
Berita Heboh Mengguncang
118
Awal Perjalanan Yu Yuning dan Shen Wei
119
Rencana Kerajaan Baru
120
Membangun Pondasi Kerajaan
121
Surat Untuk Pangeran Za Guan
122
Kerajaan Shenmu
123
Kepulangan Letnan Xia
124
Kedatangan Raja dan Bangsawan
125
Senja di Kerajaan Shenmu
126
Hallo Ada Apa Ya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!