Kedatangan Shen Wei

Dua prajurit berjalan dengan langkah berat, memanggul tandu yang di atasnya terbaring Shen Wei, tubuhnya penuh luka dan darah yang mulai mengering. Suasana di sekitar mereka sunyi, hanya suara langkah sepatu mereka yang bergema.

"Kenapa kita harus repot-repot membawa orang ini ke sana? Bukankah lebih baik dia dibiarkan mati saja?" gumam salah satu prajurit dengan nada jengkel.

"Diamlah. Ini perintah langsung dari Raja. Kau tahu apa akibatnya jika kita melanggar perintah?" balas prajurit satunya, suaranya datar namun penuh peringatan.

"Tapi tetap saja! Orang seperti ini, mantan jenderal atau apalah itu, hanya membuat pekerjaan kita makin sulit. Lihat saja dia sekarang. Tidak ada gunanya lagi!" prajurit pertama mengeluh sambil mengangkat tandu dengan lebih kasar, membuat tubuh Shen Wei sedikit terguncang.

Shen Wei menggeliat lemah, namun tidak ada suara yang keluar dari mulutnya. Ia terlalu lemah bahkan untuk mengaduh. Matanya tetap tertutup, sementara darah terus merembes dari beberapa luka terbuka di tubuhnya.

"Dia benar-benar terlihat seperti mayat hidup. Apa kau pikir dia bisa bertahan lebih lama?" tanya prajurit pertama lagi.

"Tidak penting. Tugas kita hanya memastikan dia sampai di penjara keluarga Shen. Setelah itu, urusan kita selesai," jawab prajurit kedua. "Dan berhenti mengeluh. Aku tidak ingin masalah karena mulutmu."

Ketika mereka tiba di depan gerbang penjara, dua petugas penjaga yang sedang berjaga langsung menghentikan langkah mereka. Salah satu petugas, seorang pria dengan tubuh besar dan wajah garang, melirik tandu yang mereka bawa. "Apa ini? Kenapa kalian membawa seseorang dalam kondisi seperti itu?" tanyanya dengan nada curiga.

"Ini Shen Wei," jawab prajurit kedua dengan tegas. "Raja memerintahkan agar dia ditempatkan di sel yang sama dengan keluarganya."

Petugas itu mengangkat alis. "Jenderal Shen Wei yang berkhianat itu?" Ia mendekat, memperhatikan lebih jelas sosok di atas tandu. Wajah Shen Wei hampir tidak dapat dikenali karena lebam dan darah.

"Ya, dia. Raja ingin dia berada di penjara sebelum pengasingan," jawab prajurit pertama sambil menghela napas.

Petugas penjara itu mengangguk dan membuka gerbang besi berat. "Ikuti aku. Sel keluarganya ada di ujung lorong ini." Ia berjalan mendahului, sementara kedua prajurit mengangkat tandu dan mengikuti dari belakang.

Penjara bawah tanah yang lembap itu dipenuhi dengan suasana tegang. Yu Yuning duduk di sudut sel, mencoba menenangkan ibu mertuanya yang terus menangis. Sang ibu, Nyonya Shen, tak henti-hentinya meratap atas nasib buruk keluarga mereka.

“Bu, tolong tenang. Kita harus tetap kuat. Kalau tidak, siapa yang akan mendukung keluarga ini?” Yu Yuning berbicara lembut sambil menepuk punggung Nyonya Shen.

Di sudut lain, keluarga Bibi Shen terlihat diam. Wajah mereka penuh amarah, tetapi tidak ada yang mencoba berbicara. Mereka hanya menundukkan kepala dengan wajah murung.

Tiba-tiba, suara langkah kaki terdengar dari lorong penjara. Suara sepatu berat menggema, semakin mendekat. Semua orang menoleh ke arah pintu.

“Siapa itu?” bisik salah satu pelayan setia keluarga Shen, wajahnya tegang.

“Entahlah. sepertinya bukan pertanda baik,” jawab pelayan lainnya, matanya menyipit mencoba melihat ke arah yang lebih terang.

Tak lama kemudian, empat orang muncul. Satu orang petugas sipir berada di depan, sementara dua prajurit mengangkat tandu. Di atas tandu, terlihat sosok yang penuh luka dan darah mengering.

Yu Yuning sudah tau jika yang datang adalah Shen Wei, suami nya. Ketika mereka semakin dekat, mereka baru tahu jika itu adalah jendral Shen Wei.

“Shen Wei!” teriak Nyonya Shen, langsung berdiri dari tempat duduknya.

“Kakak!” teriak adik iparnya sambil mendekat ke jeruji, wajahnya pucat.

“Tuan Shen!” serempak para pelayan setia yang masih ada di sel tersebut.

Namun, keluarga Bibi Shen hanya melirik dengan tatapan acuh tak acuh. Bagi mereka, Shen Wei sudah tidak berguna. Pria yang mereka harapkan membawa kemuliaan kini hanya membawa kehancuran.

Petugas sipir membuka pintu sel dengan bunyi berdecit yang menyakitkan telinga. “Masukkan dia,” perintahnya dengan nada dingin.

Dua prajurit itu tanpa ragu melemparkan tubuh Shen Wei bersama tandunya ke lantai sel. Tubuh Shen Wei melayang kebawah, namun beruntung Yu Yuning sigap menangkap tubuh Shen Wei yang penuh luka sebelum menyentuh lantai dingin.

“Apa-apaan kalian?! Kenapa memperlakukan seorang jenderal seperti ini?!” teriak Shen Ning sambil menatap marah pada dua prajurit itu.

"Jenderal?" salah satu prajurit itu terkekeh sinis. "Dia sudah tidak berguna. Hanya penghianat yang beruntung tidak langsung dihukum mati." jawab salah satu prajurit dengan nada mengejek.

“Itu semua fitnah. Bagaimana kalian bisa berkata seperti itu? Anakku telah mempertaruhkan nyawanya untuk kerajaan ini! Bukankah dia layak dihormati, tapi kalian berbuat kasar pada nya.” seru Nyonya Shen dengan air mata bercucuran.

Salah satu prajurit meludah ke lantai. "Hah, jangan berlagak suci. Raja kami sendiri yang memerintahkan. Kalian semua hanya pengkhianat yang menunggu giliran untuk diasingkan. Bersyukurlah kalian masih diberi kesempatan hidup."

Yu Yuning menatap punggung mereka dengan ekspresi dingin. Dalam hatinya, ia merasa muak. Betapa rendahnya moral orang-orang ini. Tidak ada penghormatan, hanya penghinaan. Kalau begini, bagaimana aku bisa menyelamatkan diriku dan mereka?

“Shen Wei…” bisik Yu Yuning sambil memeriksa luka-luka suaminya. Wajahnya hampir tidak bisa dikenali. Luka lebam, darah, dan bengkak di mana-mana. Tubuhnya dingin seperti es, dan napasnya tersengal-sengal.

“Kakak… kau harus bertahan,” bisik Shen Ning sambil menggenggam tangan Shen Wei yang penuh luka dan terkulai dengan pelan.

Shen Wei mencoba membuka matanya. Samar-samar, ia melihat wajah istrinya didepannya.

“Istriku...” suaranya pelan, hampir tak terdengar.

“Aku di sini,” jawab Yu Yuning cepat, meskipun dalam hatinya ada rasa bersalah. Maafkan aku, Shen Wei. Aku bukan istri yang seharusnya berada di sisimu. Aku hanya menumpang di tubuh ini. Tapi aku tidak bisa membiarkanmu mati begitu saja.

“Aku… minta maaf…” bisik Shen Wei berbisik pelan, suaranya parau dan serak. Seteguk darah keluar dari sudut bibirnya, ketika ia mencoba berbicara.

Yu Yuning terkejut dengan ucapan suami barunya ini. “Ada apa dengannya, tiba-tiba saja.”

“Apa yang kau minta maafkan? Kau tidak bersalah, Nak,” jawab Nyonya Shen dengan suara gemetar.

Yu Yuning menatap Shen Wei dengan ekspresi datar, tapi ada rasa iba yang samar di matanya. "Untuk apa kau meminta maaf padaku?" tanyanya singkat.

"Karena aku telah menyeretmu dalam kehancuranku," jawab Shen Wei, tersenyum lemah. "Aku tidak mampu melindungimu sebagai seorang suami. Aku... hanya membawa kemalangan dalam hidupmu."

Yu Yuning menghela napas panjang. "Jangan terlalu menyalahkan dirimu sendiri," katanya tegas.

Shen Wei terdiam. Kata-kata Yu Yuning membuatnya tertegun. Dalam rasa sakitnya, ia merasakan sesuatu yang berbeda dari istrinya ini. Wanita ini, meski terjebak dalam situasi yang sama sulitnya, memiliki kekuatan yang membuatnya kagum.

Terpopuler

Comments

Nadira ST

Nadira ST

yu Yuning ntar kalau kamu mau diberangkatkan ke pengasingan kamu racun semua seluruh diistana sama racun cacat

2025-01-28

0

Ayu Septiani

Ayu Septiani

shen wei tenang saja istrimu bisa mengobatimu secara perlahan dan membalaskan semua perlakuan kaisar pada mu

2025-01-28

0

🦆 Wega kwek kwek 🦆

🦆 Wega kwek kwek 🦆

ntar plot twist nya di akhir cerita itu raja semoga di cabik2 binatang buas

2025-01-28

0

lihat semua
Episodes
1 Dunia Tanpa Keadilan
2 Terbangun Di Dunia Berbeda
3 Kilasan Masa Lalu Dan Masa Depan
4 Ruang Angkasa Istimewa
5 Mulai Beradaptasi di Zaman Kuno
6 Tekad Menjalankan Misi
7 Merampok Istana Kerajaaan
8 Mengosongkan Harta Pejabat Korup
9 Gudang Kediaman Shen
10 Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen
11 Penyerangan Para Tawon
12 Jangan Pernah Menggangguku
13 Loyalitas Pengawal Shen
14 Awal Malapetaka Ini..
15 Keputusan Raja
16 Kedatangan Shen Wei
17 Membalas Tindakan
18 Karma Bekerja Lebih Cepat
19 Nyonya Muda Kejam
20 Percayalah Padaku
21 Jantung Berdebar Lebih Kencang
22 Efeknya Sangat Bagus
23 Istriku Luar Biasa
24 Kehancuran dan Kemalangan Yu
25 Itu Baru Suamiku
26 Lelucon Yang Sangat Menghibur
27 Ada Sesuatu Di Mangkuk
28 Melihat Pertunjukan Gratis
29 Kue Bulan Untuk Shen Wei
30 Ajari Sopan Santun
31 Arti Bermartabat
32 Peri dari Langit
33 Tidak Ada Yang Gratis
34 Pagi Hari Sebelum Pengasingan Di Mulai
35 Jangan Melampiaskan Kepadaku
36 Memulai Menuju Pengasingan
37 Sama-sama Tidak Tahu Terima Kasih
38 Cerita Rakyat Jelata
39 Perintah Raja Za Lim
40 Ada Banyak Jalan
41 Kekacauan Ibu Kota
42 Kepanikan Merajalela
43 Ancaman Datang Untuk Raja
44 Kalian Tak Berguna
45 Dukungan Rakyat
46 Hanya Kamu Istriku
47 Jangan Marah
48 Penuh Kata Makian
49 Siapa Yang Menang?
50 Hadiah Dari Penduduk Desa
51 Merebut Barang Penduduk
52 Roti Sayuran Liar
53 Kau Bisa Semanja Ini
54 Di Intimidasi
55 Bukti Memberinya Racun
56 Mereka Bersekongkol
57 Waktunya Makan
58 Ternyata Jantan Juga
59 Xu Kai Marah
60 Kedatangan Ular Piton Besar
61 Pengawal Raja Za Lim
62 oh!!!
63 Kekuatan Tumbuhan
64 Yu Yuning Menyukai Kekayaan
65 Ini Emas Woy
66 Di Hadang Perampok
67 Menuju Tambang Emas
68 Ku Lindungi dengan Separuh Hidupku
69 Sempurna
70 Tinggal Sebuah Tanah Gersang
71 Tiba-Tiba Memelukku
72 Butuh Banyak Kesabaran
73 Bernostalgia
74 Keadaan sekitar Pertempuran
75 Mengobati Yang Pantas Di Obati
76 Dia Masih Hidup
77 Tolong Selamatkan Dia
78 Berdebat Romantis
79 Istriku Memang Cerdik
80 Kerja Keras
81 Merampok Hakim Daerah Fu, Li Chao
82 Akhir Hidup Hakim Li Chao
83 Sesuatu Yang Hangat
84 Tanda Hujan Turun
85 Istri Jendral Yang Luar Biasa
86 Pemisahan Keluarga
87 Musibah Di Hujan Deras
88 Rencana Jahat Letnan Xia Lan
89 Giok Surga Dari Penduduk Desa
90 Semua Orang Selamat
91 Matahari Terbit Dari Barat
92 Membunuh Yang Melukaiku
93 Akhiri Mereka
94 Penginapan Mewah
95 Pemilik Toko Perhiasan
96 Toko Ini Milikku
97 Yu Yuning Lebih Kaya Dari Kaisar
98 Akhirnya Tenang
99 Anak Itu Selamat
100 Cara Memberontak Bersama
101 Menonton Pertunjukan Live
102 Suplemen Vitamin Yu Yuning
103 Kau Sangat Tampan
104 Kecurigaan Letnan Xia Lan
105 Snack Imut dan Menggemaskan
106 Jangan Ber Masalah Dg Ny Shen
107 Harimau Mereka Meminta Bantuan
108 Bangunan Tua Di Pegunungan
109 Harta Karun Terlupakan
110 Sikap Acuh Yu Yuning
111 Kau Tak Menyukainya
112 Tipikal Teratai Putih
113 Senyuman Maut Yu Yuning
114 Rencana Licik Pasangan Suami Istri
115 Beberapa Detik Sampai di Ibu Kota
116 Membersihkan Orang-Orang Istana
117 Berita Heboh Mengguncang
118 Awal Perjalanan Yu Yuning dan Shen Wei
119 Rencana Kerajaan Baru
120 Membangun Pondasi Kerajaan
121 Surat Untuk Pangeran Za Guan
122 Kerajaan Shenmu
123 Kepulangan Letnan Xia
124 Kedatangan Raja dan Bangsawan
125 Senja di Kerajaan Shenmu
126 Hallo Ada Apa Ya
Episodes

Updated 126 Episodes

1
Dunia Tanpa Keadilan
2
Terbangun Di Dunia Berbeda
3
Kilasan Masa Lalu Dan Masa Depan
4
Ruang Angkasa Istimewa
5
Mulai Beradaptasi di Zaman Kuno
6
Tekad Menjalankan Misi
7
Merampok Istana Kerajaaan
8
Mengosongkan Harta Pejabat Korup
9
Gudang Kediaman Shen
10
Penggeledahan Kediaman Keluarga Shen
11
Penyerangan Para Tawon
12
Jangan Pernah Menggangguku
13
Loyalitas Pengawal Shen
14
Awal Malapetaka Ini..
15
Keputusan Raja
16
Kedatangan Shen Wei
17
Membalas Tindakan
18
Karma Bekerja Lebih Cepat
19
Nyonya Muda Kejam
20
Percayalah Padaku
21
Jantung Berdebar Lebih Kencang
22
Efeknya Sangat Bagus
23
Istriku Luar Biasa
24
Kehancuran dan Kemalangan Yu
25
Itu Baru Suamiku
26
Lelucon Yang Sangat Menghibur
27
Ada Sesuatu Di Mangkuk
28
Melihat Pertunjukan Gratis
29
Kue Bulan Untuk Shen Wei
30
Ajari Sopan Santun
31
Arti Bermartabat
32
Peri dari Langit
33
Tidak Ada Yang Gratis
34
Pagi Hari Sebelum Pengasingan Di Mulai
35
Jangan Melampiaskan Kepadaku
36
Memulai Menuju Pengasingan
37
Sama-sama Tidak Tahu Terima Kasih
38
Cerita Rakyat Jelata
39
Perintah Raja Za Lim
40
Ada Banyak Jalan
41
Kekacauan Ibu Kota
42
Kepanikan Merajalela
43
Ancaman Datang Untuk Raja
44
Kalian Tak Berguna
45
Dukungan Rakyat
46
Hanya Kamu Istriku
47
Jangan Marah
48
Penuh Kata Makian
49
Siapa Yang Menang?
50
Hadiah Dari Penduduk Desa
51
Merebut Barang Penduduk
52
Roti Sayuran Liar
53
Kau Bisa Semanja Ini
54
Di Intimidasi
55
Bukti Memberinya Racun
56
Mereka Bersekongkol
57
Waktunya Makan
58
Ternyata Jantan Juga
59
Xu Kai Marah
60
Kedatangan Ular Piton Besar
61
Pengawal Raja Za Lim
62
oh!!!
63
Kekuatan Tumbuhan
64
Yu Yuning Menyukai Kekayaan
65
Ini Emas Woy
66
Di Hadang Perampok
67
Menuju Tambang Emas
68
Ku Lindungi dengan Separuh Hidupku
69
Sempurna
70
Tinggal Sebuah Tanah Gersang
71
Tiba-Tiba Memelukku
72
Butuh Banyak Kesabaran
73
Bernostalgia
74
Keadaan sekitar Pertempuran
75
Mengobati Yang Pantas Di Obati
76
Dia Masih Hidup
77
Tolong Selamatkan Dia
78
Berdebat Romantis
79
Istriku Memang Cerdik
80
Kerja Keras
81
Merampok Hakim Daerah Fu, Li Chao
82
Akhir Hidup Hakim Li Chao
83
Sesuatu Yang Hangat
84
Tanda Hujan Turun
85
Istri Jendral Yang Luar Biasa
86
Pemisahan Keluarga
87
Musibah Di Hujan Deras
88
Rencana Jahat Letnan Xia Lan
89
Giok Surga Dari Penduduk Desa
90
Semua Orang Selamat
91
Matahari Terbit Dari Barat
92
Membunuh Yang Melukaiku
93
Akhiri Mereka
94
Penginapan Mewah
95
Pemilik Toko Perhiasan
96
Toko Ini Milikku
97
Yu Yuning Lebih Kaya Dari Kaisar
98
Akhirnya Tenang
99
Anak Itu Selamat
100
Cara Memberontak Bersama
101
Menonton Pertunjukan Live
102
Suplemen Vitamin Yu Yuning
103
Kau Sangat Tampan
104
Kecurigaan Letnan Xia Lan
105
Snack Imut dan Menggemaskan
106
Jangan Ber Masalah Dg Ny Shen
107
Harimau Mereka Meminta Bantuan
108
Bangunan Tua Di Pegunungan
109
Harta Karun Terlupakan
110
Sikap Acuh Yu Yuning
111
Kau Tak Menyukainya
112
Tipikal Teratai Putih
113
Senyuman Maut Yu Yuning
114
Rencana Licik Pasangan Suami Istri
115
Beberapa Detik Sampai di Ibu Kota
116
Membersihkan Orang-Orang Istana
117
Berita Heboh Mengguncang
118
Awal Perjalanan Yu Yuning dan Shen Wei
119
Rencana Kerajaan Baru
120
Membangun Pondasi Kerajaan
121
Surat Untuk Pangeran Za Guan
122
Kerajaan Shenmu
123
Kepulangan Letnan Xia
124
Kedatangan Raja dan Bangsawan
125
Senja di Kerajaan Shenmu
126
Hallo Ada Apa Ya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!