Pagi hari nya setelah sarapan, Gara dkk sudah berkumpul di apartement Jesslyn.
Mereka menunggu kabar dari kedua adek Jesslyn dan Jeyna tentang keberadaan Nando yang menculik Jesslyn.
"bang Gara, apa bang Gara tidak memasang chip lagi?" tanya Arkan.
"ada, di cincin Jesslyn yang ku berikan sebagai cincin pertunangan" jawab Gara datar.
"kenapa lo gak bilang dari awal?" tanya Erbi sedikit kesal.
"lupa" jawab Gara dingin.
Gara pun langsung melacak gps yang ia pasang di cincin pertunangan Jesslyn dan ternyata berada jauh dari negara mereka yakni di new york.
"new york" ucap Gara.
Setelah mengatakan hal itu, Arkan langsung melacak nya dan ternyata markas utama Nando berada.
"ketemu" ucap Arkan.
"di mana?" tanya Nerma.
"sama, di new york" jawab Arkan.
"baiklah, ayo kita pergi ke new york untuk menyelamatkan Jesslyn" ucap Keyra yang juga ikut membantu mencari Jesslyn.
" sebentar,aku retas dulu cctv di markas nya" ucap Arkan.
Arkan pun meretas cctv yang ada di markas Nando, setelah berhasil meretas mereka melihat Jesslyn berada di kamar bersama Nando.
Gara tampak sangat marah kala melihat Jesslyn di cium bibir nya oleh Nando.
"seperti nya kak Elyn hilang ingatan, lihat saja reaksi nya saat kak Nando mencium nya dan mereka juga telah menikah karna mereka memakai cincin yang mirip di jari manis kanan mereka" jelas Arkan.
"cepat lah kalian bersiap, kita akan berangkat sekarang ke new york" ucap Jeyna.
"kami ikut kak" pinta Nerma.
"tidak boleh sayang, ini terlalu berbahaya untuk kalian berdua jadi kalian di sini saja ya, kami akan membawa kak Jesslyn pulang dengan selamat meskipun dia tidak ingat kita semua"
"ketemuan di bandara xxx" ucap Gara seraya berdiri dari duduk nya.
Akhir nya Gara dkk pulang serta Lian dan Keyra sedangkan Jeyna bersiap siap untuk pergi ke new york.
"abang bagaimana ini? Kak Jeyna tidak memperbolehkan kita ikut" ujar Nerma berbisik.
"sudahlah cepat bersiap, kita akan menyelinap mengikuti mereka" titah Arkan juga berbisik.
Setelah mereka berdua bersiap, mereka berpamitan pada Jeyna bahwa mereka akan tinggal di mansion daddy selama Jeyna pergi ke new york namun itu hanya lah sebuah alasan saja.
Nyata nya, mereka meminta pak Jufri untuk mengantar mereka ke bandara xxx dan menyelinap masuk ke dalam pesawat pribadi milik Gara.
💟💟💟💟💟💟
Di sisi lain setelah Nando mencium bibir Jesslyn, ia pun langsung keluar dan pergi ke markas nya sedangkan Jesslyn langsung masuk ke kamar mandi.
"gila tuh si Nano,main nyosor aja ke bibir gue" gumam Jesslyn kesal.
"bibir gue udah jadi milik orang lain. Ya sudah, biarlah Gara mencari yang lain aku ikhlas" gumam Jesslyn selanjut nya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Semua sudah berkumpul di bandara, mereka pun masuk ke dalam pesawat pribadi milik Gara.
"adek adek lo gimana sayang?" tanya Geza.
"mereka tinggal di mansion daddy" jawab Jeyna.
Tanpa mereka ketahui bahwa Arkan dan Nerma mengikuti mereka dan sudah berada di pesawat lebih dulu sebelum kakak dan para abang nya datang.
Sesampai nya di new york, mereka langsung pergi mencari penginapan untuk mereka tinggali beberapa hari ke depan.
"kalian istirahat saja dulu, besok kita lanjutkan rencana nya" ucap Erbi.
"baiklah" jawab yang lain nya.
Akhir nya mereka istirahat, sedangkan kedua adek nya masih diam diam mengikuti. Mereka menempati kamar tepat di samping kamar Jeyna dan mereka masih memantau kakak mereka lewat rekaman cctv yang berada di dalam kamar Jesslyn.
Mereka melihat keadaan Jesslyn yang seperti tidak nyaman berada di dekat Nando.
"abang, gimana kita bantu untuk menyelamatkan kak Elyn?" tanya Nerma.
"kalo bang Gara menjalankan rencana nya, kita akan maju juga diam diam. Aku yakin kak Nando membawa anak buah nya untuk menyerang dan saat itu kita langsung melumpuhkan anak buah kak Nando" jawab Arkan.
"baik bang"
"ayo,sekarang kita tidur karna besok kita harus bangun pagi pagi sekali"
"hm, ayo"
Mereka pun tidur dalam satu kamar dengan tempat tidur terpisah.
💟💟💟💟💟💟
"sayang, ayo kita buat bayi" ajak Nando.
"aku belum bilang ya ke kamu kalo aku datang bulan" ucap Jesslyn.
"belum sayang, emang nya kamu sekarang lagi datang bulan ya"
"iya sayang, jadi kamu harus bersabar ya"
"sampe kapan biasa nya?"
"paling lama 15 hari sayang"
"lama sekali sayang"
"maka nya kamu harus bersabar"
"baiklah"
Tiba tiba ponsel Nando berdering membuat nya mengurungkan niat nya yang hendak memeluk Jesslyn.
Nando
{halo, ada apa}
Ryon (tangan kanan Nando)
{bos,Gara dan teman teman nya sudah berada di new york dan mereka juga mengetahui markas utama kita}
Nando
{biarkan saja, besok siapkan anak buah kita untuk berjaga jaga bila Gara dkk nya menyerang kita}
(apa!! Gara dan yang lain nya datang ke new york? Tapi untuk apa? Apa untuk menyelamatkan gue?) batin Jesslyn bertanya tanya.
"sayang, gara dan teman teman nya itu siapa?" tanya Jesslyn.
"mereka adalah musuh musuh ku sayang, jadi kamu harus berhati hati ya karna musuh ku sangat banyak" jawab Nando.
"baiklah, ayo kita tidur sayang"
"ayo"
akhir nya mereka pun tidur dengan posisi Jesslyn membelakangi Nando yang juga memeluk nya dari belakang.
...****************...
terima kasih sudah mau membaca karya author. Jangan lupa like, komen, subcribe dan vote, hadiah nya juga gak papa kok, sekali lagi terima kasih.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments