part 05

   "kalo ada apa apa bilang ke guru ya,atau bilang sama abang ya" pesan Jesslyn setelah sampai di sd.

"baik kak" jawab kedua nya.

"ya sudah,sana gih masuk kaka juga mau berangkat ke sekolah"

"nanti siapa yang jemput kita kak?" tanya Arka.

"kakak usahakan kakak yang jemput kalian oke" jawab Jesslyn.

"baik kak,bye kak"

"bye"

    Setelah kedua adek nya masuk gerbang sekolah,Jesslyn pun melajukan owl nya menuju sekolah nya.

  Seperti biasa Jesslyn turun dengan gaya tomboy nya dengan memakan permen kesukaan nya. Tiba tiba seorang gadis berlari ke arah nya dan langsung memeluk nya tanpa meminta izin sang empu nya.

"kak jesslyn,kita berteman yuk" ucap gadis yang memeluk Jesslyn yang tak lain adalah Naurel.

"hm"

    Jesslyn pun langsung pergi meninggalkan gadis itu di parkiran.

"sudah Rel,jangan ganggu dia" ucap Nefgan.

"gue kan cuma mau temenan sama dia kak,gak peduli gue di anggap atau nggak" ucap Naurel. Kemudian berlalu di sana meninggalkan kakak sepupu dan para sahabat nya.

"liat tuh Gan sepupu lo,nekat banget mau deketin si Jesslyn" ucap Erbi.

"biarin aja yang penting niat nya tulus temenan sama Jesslyn gue gak masalah" ucap Nefgan.

"cabut" ajak Gara.

  Mereka pun pergi ke kelas mereka. Sesampai nya di kelas,mereka melihat Jesslyn sedang memainkan ponsel nya sambil mengemut permen.

  Saat Gara duduk di samping nya,Jesslyn hanya melirik nya sekilas lalu kembali memainkan ponsel nya.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

     Jesslyn melihat jam tangan nya yang menunjukkan pukul setengah satu,ia pun beranjak dari tempat nya bertepatan dengan guru yang masuk ke kelas nya.

"pak,saya izin jemput adek saya sebentar" izin Jesslyn datar namun tetap berhenti di hadapan sang guru.

"baiklah,lekas lah kembali karna kamu sebentar lagi lulus jadi gak baik izin terus terusan" ucap guru tersebut yang tak ingin merusak mood Jesslyn karna ia tau bagaimana badas nya seorang Jesslyn.

"jika bapak ingin menggantikan saya untuk menjemput kedua adek saya tidak masalah karna saya tidak punya siapa siapa lagi selain kedua adek saya jadi saya yang harus mengantar jemput mereka"

   Tanpa menunggu jawaban dari guru tersebut,Jesslyn langsung meninggalkan kelas nya dan pergi untuk menjemput kedua adek nya.

  Sesampai nya di sekolah adek nya,ia mencari cari keberadaan kedua adek nya. Tiba tiba suara teriakan mengalihkan pandangan nya dan senyuman terbit di bibir nya kala melihat kedua adek nya yang berlari ke arah nya.

  HAP,"jangan lari lari sayang,nanti jatuh gimana hm" ucap Jesslyn setelah menangkap kedua nya.

"maaf kak,kita terlalu senang di jemput kakak" ucap Nerma.

"baiklah,yuk pulang" ajak Jesslyn.

"baik kak" jawab kedua nya.

  Mereka pun masuk ke mobil dan Jesslyn mulai menjalankan mobil nya menuju apartemen nya.

"gimana sekolah kalian,seru gak?" tanya Jesslyn.

"seru banget kak,Nerma dapat banyak temen" jawab Nerma.

"terus kalo Rio gimana?" tanya Jesslyn pada Arka yang sedari tadi hanya diam saja.

"sekolah ku baik kak,meskipun gak ada temen tapi tetep suka" ucap Arka seraya tersenyum.

"di sekolah kalian gak ada yang ganggu kan,kalo ada yang ganggu bilang jangan diam aja biar kakak gak kahwatir hm"

"iya kak,kami gak di ganggu sama anak anak yang lain kok" _Arka.

"baiklah kalo begitu,kalo ada apa apa jangan lupa bilang sama kakak ya,kakak gak mau kalian kenapa napa"

"baik kak" jawab kedua nya.

"kak Elyn tau,bang Arka di sekolah tadi sangat dingin tapi dia jagain Nerma dengan baik sampe gak ada yang berani gangguin Nerma" jelas Nerma.

"baiklah kalo begitu,setidak nya kakak bisa tenang dengan ada nya Arka"

   Tak terasa mereka sampai di apartemen Jesslyn,Jesslyn pun menurun kan mereka dan memberitahukan password nya kemudian ia kembali ke sekolah nya setelah kedua adek nya masuk ke lobby apartemen.

  Sesampai nya di sekolah,ia langsung masuk tanpa menghiraukan guru yang mengajar di depan yang sudah membuat nya bad mood namun ia tetap mendengarkan penjelasan guru tersebut.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

    Sepulang sekolah,Jesslyn mampir ke cafe pusat milik nya. Ia mengecek perkembangan cafe tersebut dan penghasilan di sana.

"kak dinda,saya mau lihat penghasilan bulan kemaren" pinta Jesslyn.

"baiklah,ini penghasilan cafe bulan lalu"

"bagus,pantau terus cafe nya kak,saya bangga dengan kinerjamu"

"terima kasih Jess"

"baiklah,saya akan pulang karna adek saya gak ada yang jaga"

"baik,hati hati di jalan"

    Jesslyn pun melajukan owl nya dengan kecepatan sedang karna sedang hujan deras. Di sepanjang perjalanan,ia selalu mengkhawatirkan kedua adek nya yang sendirian di apartemen nya.

    Jesslyn langsung memarkirkan owl nya di basement dan langsung bergegas naik ke lantai 5. Keadaan apartemen nya sangat gelap dan ia berteriak memanggil kedua adek nya hingga tanpa ia sadari bahwa seseorang ikut masuk ke dalam apartemen nya.

"Rio,cantik!!!! Kalian di mana?!!!" panik Jesslyn seraya mengarahkan senter ponsel nya ke segala penjuru.

"kakak" panggil Arkan.

  Jesslyn pun mengarahkan senter ponsel nya ke arah sumber suara yang ternyata kedua adek nya berada di bawah meja makan.

"ya ampun,kenapa kalian bisa ada di sini? Ayo keluar,sini sama kakak" ujar Jesslyn.

  Arkan dan Nerma pun keluar dari bawah meja makan, kemudian mereka di dudukkan di atas meja makan oleh Jesslyn dan langsung memeluk kedua nya.

"nih" ucap seseorang seraya menyerahkan dua gelas air minum.

"gara,sejak kapan lo ada di sini?" tanya Jesslyn.

"bahas itu nanti aja,kasih adek lo minum dulu biar tenang" ucap nya.

  Orang yang mengikuti Jesslyn tadi adalah gara,entah kenapa ia penasaran dengan apa yang membuat Jesslyn sepanik tadi.

"terima kasih,ini sayang minum dulu biar tenang" ucap Jesslyn seraya memberikan minum pada kedua adek nya.

Arkan dan Nerma pun langsung meminum nya hingga tandas setelah itu meletakkan nya di meja.

"sekarang pindah ke ruang tengah yuk" ajak Jesslyn.

"takut kak" ucap Nerma yang masih gemetar ketakutan.

"it's ok cantik,ada kakak di sini oke" ucap Jesslyn menenangkan.

"sini sama kakak,Arkan sana bang Gara ya. Gar,tolong ya"

"oke,sini Arkan sama abang"

Akhir nya Jesslyn menggendong Nerma,sedangkan Gara menggendong Arkan dan mereka pun pindah ke ruang tengah lalu duduk bersama di sana.

Gara menemani Jesslyn bersama kedua adek nya hingga lampu kembali menyala. Setelah lampu nya menyala,Gara pun pamit untuk pulang ke apartemen nya yang berada tepat di depan apartemen Jesslyn.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!