Malam hari setelah makan malam terasa sunyi bagi Jesslyn, meskipun ada kedua adek angkat nya yang menemani nya saat ini.
Ia rindu dengan daddy nya,tapi apa boleh buat daddy nya lebih memilih keluarga baru nya dari pada diri nya yakni anak kandung nya sendiri meskipun Bita juga anak kandung nya.
Arkan dan Nerma sedari tadi berdiri di depan pintu kamar kakak nya,mereka khawatir pada kakak nya karna setelah makan malam tadi kakak nya menyuruh mereka untuk langsung tidur dan kakak nya juga langsung pergi ke kamar nya.
"bang gimana nih? Adek khawatir sama kakak" ujar Nerma.
"sama dek,abang juga khawatir sama kakak tapi kalo ketuk pintu takut ganggu kakak" jawab Arkan.
"coba ketuk dulu deh bang,siapa tau kakak belum tidur" pinta Nerma.
"baiklah akan abang coba dulu" ucap Arkan.
Baru saja Arkan hendak mengetuk pintu kamar Jesslyn, Jesslyn sudah membuka pintu terlebih dulu dan mendapati kedua adek nya di depan kamar nya.
"kenapa kalian ada di sini? Dan kenapa belum tidur?" tanya Jesslyn.
"maaf kak,kami hanya khawatir sama kakak karna tidak biasa nya kakak langsung masuk kamar setelah makan malam" jawab Arkan.
Jesslyn pun tersenyum lalu mengusap kepala kedua adek nya.
"kakak tidak marah kan?" tanya Nerma.
"untuk apa kakak marah sama kalian kalo kalian gak salah" jawab Jesslyn.
"syukurlah. Kak,apa boleh kami tidur dengan kakak? Kami masih takut" ujar Arkan.
"tidak apa apa. Ya udah yuk masuk" ajak Jesslyn.
Mereka pun masuk dan langsung naik ke atas tempat tidur di ikuti oleh Jesslyn. Mereka tidur bersama dengan posisi Jesslyn berada di antara Arkan dan Nerma.
"kakak jangan sedih ya,kan ada kami yang selalu ada untuk kakak" ucap Nerma.
"kakak gak rindu orang tua kakak? kami ingin bertemu dengan orang tua kakak,boleh ya" pinta Arkan.
"ya sudah,besok kakak bawa untuk menemui orang tua kakak"
"benarkah kak?" _Nerma.
"iya. Yuk tidur,besok kalian masih harus sekolah"
"terima kasih kak,kami sayang kakak" ucap Arkan.
Mereka pun tidur dengan posisi memeluk Jesslyn yang berada di antara mereka.
💟💟💟💟💟💟
"kamu tinggal di mana Jesslyn? Daddy rindu sama kamu" gumam Genza.
"maafkan aku sayang,aku gak bisa jaga anak kita dengan baik,aku daddy yang buruk buat Jesslyn"
"maafkan aku juga yang telah selingkuh di belakangmu,tapi jujur saja aku tak akan menghamili nya sebelum aku menikahi nya,aku di jebak sayang maafkan aku. Aku menikahi nya karna terpaksa" ucap Genza seraya menatap foto pernikahan nya dengan istri pertama nya dulu.
💟💟💟💟💟💟
di tempat lain,Jesslyn melihat daddy nya bersedih melalui kamera kecil yang ia pasang secara sembunyi sembunyi di ruang kerja daddy nya.
Ia menangis dalam diam agar tak membangunkan kedua adek nya,namun tanpa ia sadari bahwa salah satu adek nya belum tertidur, ia melihat sang kakak menangis pun menghampiri nya dan memeluk nya.
"don't cry sister,we are here for you" ucap Arkan.
"you not sleep?" tanya Jesslyn seraya menghapus air mata nya.
"belum,Arkan akan tidur jika kakak juga tidur" jawab Arkan.
"ayo kak kita tidur agar besok bisa bertemu dengan daddy kakak" ajak Arkan.
"baiklah,ayo"
Jesslyn pun meletakkan laptop nya kemudian naik ke atas ranjang bersama Arkan dan tidur bersama hingga masuk ke dalam mimpi.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
bulan telah berganti mentari pagi,Jesslyn bangun terlebih dulu dan langsung pergi mandi lalu bersiap untuk memasak.
Pagi ini ia akan memasak opor ayam dan sayur daun singkong rebus.
Setelah memasak,ia pun membangunkan kedua adek nya.
"sudah bangun Rio?" tanya Jesslyn. Dan di angguki oleh Arkan.
"sana gih mandi terus siap siap sekolah" titah Jesslyn dan kembali di angguki Arkan.
Arkan pun langsung beranjak dan pergi ke kamar nya untuk mandi dan bersiap,sedangkan Jesslyn membangunkan Nerma yang masih tertidur.
Setelah membangunkan Nerma,Jesslyn pun bersiap siap untuk sekolah. Selesai bersiap,ia pergi ke kamar Nerma untuk melihat nya bersiap.
"Cantik,sudah siap?" tanya Jesslyn seraya masuk ke kamar Nerma.
"sudah kak,tinggal mengikat rambut saja" jawab Nerma.
"sini kakak bantu"
Jesslyn pun membantu Nerma menguncir rambut Nerma. Setelah siap,mereka pun turun untuk sarapan bersama di meja makan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Setelah mengantar kedua adek nya,Jesslyn pun langsung berangkat ke sekolah nya. Sesampai nya di sekolah nya, ia turun dengan gaya seperti biasa dengan mengemut permen.
Saat hendak pergi ke kelas nya,ia di panggil seseorang yang ia kenal. Siapa lagi kalo bukan Naurel.
"kak Jesslyn,tunggu" panggil Naurel.
"hm,apa?" tanya Jesslyn datar.
"ke kelas bareng yuk,kakak mau ke kelaskan" jawab Naurel.
"hm"
mereka pun jalan beriringan,Naurel berbicara dengan banyak hal di sepanjang jalan menuju kelas nya.
"sampai ketemu nanti waktu istirahat kak" ucap Naurel kala ia sampai di depan kelas nya.
"gue gak ke kantin" ucap Jesslyn.
"terus kakak istirahat di mana?"
"rooftop"
"oke,nanti Naurel ikut ke sana ya"
"hm"
"teri......"
"masuk kelas,udah mau bel"
setelah mengatakan hal itu,Jesslyn pun langsung masuk ke kelas nya sedangkan Naurel cemberut seraya masuk ke kelas nya karna ucapan nya di potong oleh Jesslyn.
Tanpa Jesslyn sadari bahwa ia di perhatikan oleh 4 cowok yang tadi bersama Naurel. Siapa lagi kalo bukan Gara,Erbi, Geza dan Nefgan.
Mereka pun juga masuk ke kelas nya setelah Jesslyn masuk dan tak lama guru pun masuk kemudian mulai mengajar.
Semua murid mendengarkan penjelasan guru dengan seksama termasuk Jesslyn dan Gara dkk.
Hingga waktu istirahat pun tiba,semua murid pun berhamburan keluar kelas setelah guru meninggalkan kelas dan hampir seluruh dari mereka pergi ke kantin.
Jesslyn keluar kelas dan langsung menuju ke rooftop, sedangkan Gara dkk masih berada di kelas.
Naurel mengikuti Jesslyn pergi ke rooftop dan selalu bercerita apa saja pada Jesslyn,sedangkan Jesslyn menjadi pendengar yang setia meskipun ia tidak tertarik untuk mendengarkan cerita teman baru nya itu.
"enak nya kita ke mana nih Gar? Ke rooftop apa ke kantin?" tanya Geza.
"rooftop" jawab Gara singkat.
Mereka pun hendak pergi ke rooftop,tapi sebuah panggilan menghentikan langkah mereka.
"Gara" panggil seorang gadis yang tak lain adalah Bita.
"hm" sahut Gara malas.
"ke kantin yuk,aku nungguin kamu tadi" ajak Bita.
"gak"
"kenapa? Aku kan pingin ke kantin bareng kamu" ujar Bita.
"heh cabe rawit!!! Kita semua ini gak ke kantin tau gak lo" ucap Erbi.
"terus kalian mau ke mana?"
"serah kita lah mau ke mana dan lo gak usah kepo" ucap Nefgan.
"emang nya kenapa? gue kan mau ikut Gara"
"lo gak di ajak ya"
"Gara liat sahabat kamu,masa aku gak boleh ikut kamu"
Gara langsung pergi begitu saja tanpa menghiraukan rengekan Bita.
"kasihan di cuekin. Denger ya!! Lo itu gak bakalan bisa dapetin Gara karna di hati Gara sudah terukir nama seseorang" ucap Nefgan.
Mereka semua pun langsung pergi meninggalkan Bita dkk yang kesal dengan ucapan Nefgan.
(siapa gadis itu? Sudahlah,gue gak akan biarkan siapapun buat deketin Gara karna dia hanya milik gue seorang) batin Bita yang kemudian pergi dari sana.
...****************...
maaf ya jarang update karna author update nya sesusai mood dan terima kasih untuk para pembaca telah bersabar menunggu😊😊😊😊😊.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments