Jesslyn di culik

    "sudah lah kak,kakak bisa cari lagi yang lebih dari kak Nando, betul gak kak Dirga" ucap Belfa menghibur kakak kembar nya.

"iya. Oh ya Bita, sahabat gue ada yang suka sama lo, lo mau gak?" tanya Dirga.

"siapa?" tanya balik Bita.

"Vero" jawab Dirga.

"oke gue mau"

"lo gak cuma buat pelampiasan doang kan"

"gak kok,gue sebener nya juga suka sama Alve"

"pantesan lo manggil nama nya beda dari kita, jadi lo suka Nando sama Vero?"

"iya"

"ya udah yuk,kita ke base camp sekarang dan kalian tinggal di sana saja sampe masuk kuliah karna pasti teman teman Jesslyn pasti nyariin kalian"

"ya udah yuk"

     Mereka pun bergegas pergi dari sana agar tak ketahuan teman teman Jesslyn.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

    Gara dkk serta Jeyna yang sedari tadi menunggu Jesslyn pun heran karna sudah satu jam Jesslyn meninggalkan mereka.

   Jeyna dan Gara dkk mulai khawatir pasal nya Bita dan Belfa juga tidak terlihat kembali.

"gimana nih Gar, Jesslyn gak balik balik sejak tadi" ucap Erbi.

"gue tanya daddy dulu" ucap Jeyna yang langsung pergi ke daddy nya.

   Sedangkan daddy nya tak menyadari bahwa putri nya menghilang dan Faliza telah di kirimi pesan oleh Bita bahwa mereka tidak pulang ke mansion sampe masuk kuliah tiba.

  Bita dan Belfa juga memberitahukan bahwa mereka bersama pasangan masing masing jadi Faliza tidak perlu khawatir lagi.

"daddy" panggil Jeyna.

"ya sayang,ada apa?" tanya Genza.

"apa daddy tau Jesslyn ke mana?"

"daddy tidak tau,bukan nya Jesslyn bersama kalian ya?"

"iya,tapi Jesslyn tadi di ajak pergi oleh Bita dan Belfa ke taman di halaman belakang sekolah namun hingga sekarang belum kembali"

"apa!!! Bagaimana bisa?!! . Sayang,apa belfa dan Bita tidak memberitahu kabar?" tanya Genza pada istri nya.

"mereka memberiku kabar mas, tapi mereka tidak bilang kalo mereka membawa jesslyn" jawab Faliza.

"ya sudah lah dad, biar aku dan teman teman yang mencari nya" ucap Jeyna.

"baiklah,maaf ya daddy tidak bisa membantu mencari Jesslyn"

"iya dad, tidak apa apa"

    Jeyna pun kembali ke teman teman nya dan mengatakan bahwa daddy nya tidak tau sama sekali keberadaan Jesslyn, kemudian Gara mencari Jesslyn melalui chip yang ia pasang di kalung nya dan ternyata tetap berada di taman di halaman belakang sekolah.

   Mereka pun ke sana untuk melihat keadaan Jesslyn, namun sesampai nya di sana mereka tidak menemukan siapa siapa selain mereka.

"Jesslyn gak ada di sini" ucap Jeyna.

"tapi gps nya mengarah ke sini" sahut Gara.

"coba telpon dia sayang mungkin dia gak sadar kalo kalung nya jatuh di sini, yang lain cari kalung nya di sekitar sini" titah Geza.

   Mereka pun mulai mencari kalung Jesslyn sedangkan Jeyna menelpon Jesslyn, namun mereka semua mendengar dering ponsel yang ternyata berada di dekat bangku taman tersebut.

"lah ini ponsel Jesslyn ada di sini" ucap Erbi yang menemukan ponsel jesslyn.

"kalung Jesslyn juga ada di sini" ucap Nefgan yang menemukan kalung Jesslyn.

"jangan jangan Jesslyn di culik lagi, Bita sama Belfa juga gak ada kan" ucap Geza.

"oh ya gue baru inget, tadi pas gue tanya daddy gue tante Faliza bilang kalo Bita sama Belfa udah pulang duluan tapi gak ke mansion dan gue gak tau mereka ke mana. Kata nya sampe masuk kuliah tiba" jelas Jeyna.

"gue yakin ini juga rencana mereka, Jesslyn di culik" lanjut Jeyna.

"Nando" ucap Gara tiba tiba.

"maksud lo?" tanya Geza.

"lo ingat yang waktu balapan dulu dan lawan nya Nando?" tanya balik Gara.

"iya, terus?"

"tatapan Nando ke Jesslyn"

"maksud lo Nando suka sama Jesslyn gitu?"

"hm"

"oke,sekarang kita pulang dulu nanti sore kita cari lagi keberadaan Jesslyn. Kita kumpul di cafe tempat Jesslyn kerja" ucap Nefgan.

"terus gue gimana?" tanya Jeyna.

"kenapa sayang?" tanya Geza.

"gimana jelasin nya ke kedua adek gue? Apa lagi Cantika lebih deket sama Jesslyn dari pada gue" ujar Jeyna.

"tenang ya sayang, nanti kita bantu jelasin sama sama ya" jawab Geza.

"terima kasih ya sayang"

"sama sama"

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sesampai nya di mansion daddy Jeyna, mereka pun masuk dan di sambut oleh Arkan dan Nerma serta Faliza dan Genza.

"kakak, mana kak Jesslyn?" tanya Nerma.

Jeyna yang di tanya pun bingung harus menjawab apa, begitu juga dengan yang lain nya hingga akhir nya Gara yang menjelaskan nya perlahan.

"Cantika,kita semua tidak tau di mana kak Jesslyn dan sejak tadi kami juga sudah mencari nya tapi gak ketemu, tapi kami janji kami akan terus mencari kak Jesslyn sampe ketemu dan membawa nya kembali ke sini ya" ucap Gara.

"jadi Cantika sama Rio berdoa saja ya agar kak Jesslyn nya cepat ketemu dan jadi adik yang baik, jangan menyusahkan kak Jeyna ya, kalian kan anak pintar" lanjut Gara.

"Nerma mau kak Jesslyn hiks hiks hiks" tangis Nerma.

Nerma pun langsung di peluk oleh Jeyna untuk menenangkan nya, jeyna juga menangis dalam pelukan tersebut.

"sabar ya cantik, kakak akan mencari kak Jesslyn sampe ketemu ya hiks" ucap Jeyna di sela tangis nya.

"Cantik ikut kak,Cantika mau cari kak Elyn"

"jangan sayang,biar kakak dan yang lain nya saja yang mencari nya ya. Cantik di mansion saja sama bang Rio,oke"

"tapi kakak janji ya bakalan nemuin kak Elyn"

"iya kakak janji. Ini, ponsel kak Jesslyn kamu bawa dulu nanti kalo kak Jesslyn udah ketemu, kamu kasihkan lagi ponsel nya"

"baik kak"

"sekarang tidur siang ya,kakak temani oke"

akhir nya Arkan dan Nerma di ajak untuk tidur siang dengan di temani oleh Jeyna, sedangkan yang lain nya masih berada di ruang tamu.

💟💟💟💟💟💟

Di lain tempat, terdapat seorang gadis yang sedang terbaring dengan posisi terikat. Saat tersadar, ia terkejut melihat diri nya di ikat di atas pembaringan alias kasur.

Tak lama seseorang masuk dengan membawa sebuah suntikan di tangan nya dan yang membuat gadis itu terkejut adalah orang tersebut adalah orang yang ia kenal.

"lo.... Ngapain lo culik gue hah!!! Lepasin gue, gue mau pulang kasian adek adek gue!!!!" marah gadis tersebut.

"sssshhhh.... Tenang dulu sayang, lagian kamu gak bisa pulang karna ini di new york dan besok kita akan menikah" ucap cowok itu dengan santai.

"gue gak mau nikah sama lo!!! Gue mau nya sama Gara dan pasti Gara akan menyelamatkan gue!!!"

"dia tidak akan bisa menyelamatkanmu sayang karna aku sudah membuang kalungmu hahahaha"

Ya, gadis itu adalah Jesslyn sedangkan orang tersebut adalah Nando.

Nando pun berjalan mendekati Jesslyn yang berteriak tidak mau di dekati, namun teriakan tersebut tak di gubris oleh Nando hingga Nando menyuntik kan cairan penghilang ingatan.

Jesslyn merasakan sakit yang amat sangat di bagian kepala nya hingga ia kembali tak sadarkan diri.

"tidurlah dengan tenang dan mulai lah hidup baru di kemudian hari bersama ku" bisik Nando.

Nando pun melepaskan ikatan nya dan meninggalkan kamar tersebut setelah mencium kening Jesslyn dengan penuh rasa cinta.

...****************...

maaf ya, jarang update author nya karna menyesuaikan mood dan pemikiran yang pas untuk episode selanjut nya, terima kasih.

Beberapa hari yang lalu ponsel saya di service jadi tidak bisa update hehehehe....

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!