Sepulang sekolah,Jesslyn langsung pulang ke mansion daddy nya setelah berpamitan pada Gara dkk serta Naurel.
Sesampai nya di mansion,ia langsung di sambut oleh kedua adek nya yang langsung memeluk diri nya dan hal itu di lihat oleh daddy nya serta Faliza dan Bita.
"kakak,kak Elyn nanti malam balapan lagi?" tanya Nerma.
"boleh ya" pinta Jesslyn.
"boleh, tapi besok pagi kita harus pergi jalan jalan ke mall ya" pinta Nerma.
"oke,besok kita ke mall. Emang kalian ingin apa ke mall?"
"Rio ingin ponsel kak" ucap Arkan.
"Cantik ingin tab kak,boleh ya" ucap Nerma dengan mata puppy eyes nya.
"baiklah,tapi kalian harus bisa bagi waktu belajar kalian dan bermain ya. Kakak gak mau gara gara main ponsel,belajar kalian jadi berkurang" ucap Jesslyn.
"baik kak,kami janji akan membagi waktu belajar kami dan tidak akan sering sering bermain"
"kak Elyn" panggil Nerma seraya meremas pakaian nya.
"ada apa Nerma, hm?" tanya Jesslyn.
"apa kak Elyn tidak mau menemani kita ke pasar malam nanti malam?"
"iya nanti kakak temani sama daddy juga ikut kan"
"hore!!! Terima kasih kak,sayang kakak banyak banyak deh" girang Nerma.
"ya udah yuk masuk,kasihan daddy nungguin tuh di dalam"
"yuk"
Mereka pun masuk, dan benar saja di ruang tamu sudah ada Genza yang menunggu mereka masuk. Jesslyn dan kedua adek nya pun menghampiri nya.
"dad,nanti malam temani kami ke pasar malam ya,sudah lama Jesslyn tidak keluar dengan daddy"
"baiklah,apapun untuk mu Jesslyn" ucap Genza seraya tersenyum.
"tapi mas,kita kan juga mau keluar bersama dengan Bita sesuai permintaan Bita,kamu udah janji loh" ucap Faliza.
Jesslyn menunggu jawaban dari daddy nya,beberapa detik kemudian ia tersenyum kala mendengar jawaban sang daddy.
"aku ingkar janji kali ini karna kita sudah sering keluar bersama dan menuruti semua kemauan Bita jadi malam nanti aku akan pergi bersama putri kandung dan kedua anak angkatku"
"maksud daddy apa?" tanya Jesslyn bingung karna daddy nya menyebut diri nya anak kandung,apa Bita bukan anak kandung nya pikir nya.
"iya Jesslyn, kamu memang anak kandung daddy,sedangkan Bita bukan anak kandung daddy. Dulu memang daddy mengira bahwa Bita juga anak kandung daddy,tapi ternyata bukan setelah melakukan test dna sebulan yang lalu" jelas Genza.
"tapi kenapa Bita sangat mirip dengan daddy?"
"Bita memang bukan anak kandung daddy,tapi dia adalah keponakan daddy karna dia anak dari kembaran daddy nama nya om Gendra"
"daddy,apa aku dan dia punya kembaran juga?" tanya Bita yang baru datang.
"iya,kalian punya kembaran. Kembaran Bita bernama Belfa almora Fagendra marga sebenar nya mereka,sedangkan kembaran Jesslyn bernama Jeyna feriza Fagenza" jawab Genza.
"adek kembar Bita di bawa oleh ayah nya sendiri sedangkan kakak kembar awal nya memang di bawa oleh Gendra,namun sekarang tidak di ketahui keberadaan nya jadi daddy tidak tau Jeyna masih hidup atau sudah tiada" lanjut Genza.
"sekarang papa ke mana dad?" tanya Bita penasaran.
"papamu yang merupakan adek kembar daddy sudah tiada dua tahun yang lalu,dan sekarang kembaranmu bersama oma opa kalian di bandung" jawab Genza.
"lalu kembaran kak Elyn bagaimana daddy?" tanya Arkan.
"kalo menurut firasat daddy,kembaran Jesslyn masih hidup dan berada di suatu tempat" jawab Genza.
"semoga saja firasat daddy benar. Kalo begitu,Jesslyn ke kamar dulu ya mau istirahat sebentar" ucap Jesslyn.
"iya,silahkan" ucap sang daddy.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Malam hari nya,Jesslyn dan kedua adek nya serta Genza bersiap untuk pergi ke pasar malam yang di adakan di taman kota.
"sudah siap?" tanya Genza.
"siap dad" jawab ketiga nya.
"ya udah yuk berangkat"
"Jesslyn pakai motor sendiri aja dad,soal nya nanti langsung pergi balapan ya"
"baiklah"
Akhir nya mereka pun berangkat dengan menggunakan kendaraan masing masing. Genza dan kedua adek Jesslyn menaiki mobil milik Genza,sedangkan Jesslyn sendiri menaiki motor sport kesayangan nya yang tak lain adalah eagle.
Sesampai nya di pasar malam,kedua adek nya langsung berlari sedangkan Genza dan Jesslyn hanya bisa menggelengkan kepala melihat kelakuan mereka kemudian Genza dan Jesslyn mengikuti ke mana mereka pergi.
Mereka sampai di sebuah permainan rumah balon dan mereka ingin bermain di sana,Genza dan Jesslyn pun membeli tiket kemudian mempersilahkan mereka bermain hingga puas.
Mereka mencoba hampir seluruh mainan yang ada di sana hingga pukul 10.30 dan Genza pun mengajak mereka untuk pulang karna sudah hampir tengah malam.
"dad,Jesslyn langsung pergi ke arena balap ya,titip mereka untuk ku"
"baiklah,kamu hati hati ya"
"hm"
Jesslyn pun langsung tancap gas ke tempat balapan di adakan.
Sesampai nya di sana,ia langsung berkumpul bersama Gara dkk serta Naurel.
"siapaan nih yang balapan?" tanya Erbi.
"gue" jawab Gara dan Jesslyn bersamaan.
"widih,bisa barengan gitu ya ngomong nya" ucap Nefgan.
"fiks,emang jodoh nih mah" ucap Naurel.
"jelas dong,kita kan udah pacaran" timpal Jesslyn.
"kamu nerima aku sweety?" tanya Gara.
"iyalah,dan selama jadi pacar gue,kita kayak biasa nya aja panggil nya pake gue lo" jawab Jesslyn.
"kenapa?"
"gue mau versi yang berbeda dari orang pacaran biasa nya"
"sesuai permintaan lo sweety"
"bagus"
"udah,cepet kalian siap siap balapan" ucap Nefgan.
"lawan kalian ketua geng neon" ucap Geza.
"oke" jawab kedua nya.
Jesslyn dan Gara pun mempersiapkan diri dan motor yang akan mereka gunakan untuk balapan. Mereka memakai motor sport mereka sendiri untuk balapan.
"apa taruhan nya?" tanya Gara dingin pada ketua geng neon.
"taruhan nya,kalo gue menang dia harus jadi budak gue selama sebulan tapi kalo gue kalah terserah kalian mau apain gue" jawab Nando.
"oke kalo lo kalah,lo jangan ganggu kita semua gimana?" ujar Jesslyn.
"oke (tapi gue gak akan lepasin lo kapanpun)" ucap Nando membatin di akhir.
Mereka bertiga pun memposisikan motor mereka masing masing kemudian terdapat orang seksi di hadapan mereka sambil membawa bendera.
3.....2......1.....goo.... Broooooooom......
Jesslyn menjalankan motor nya dengan kecepatan sedang, sedangkan Gara dan Nando menggunakan kecepatan tinggi.
Gara berada di posisi pertama,Jesslyn di posisi ketiga dan Nando di posisi kedua. Jesslyn pun langsung mengegas motor nya dengan kecepatan di atas rata rata hingga ia bisa melewati Nando dan bara sekaligus jadi Jesslyn berada di urutan pertama.
Balapan tersebut di menangkan oleh Jesslyn membuat Nando tidak terima, namun ia tutupi agar tidak ada yang curiga.
"lo kalah jadi lo harus tepat in janji lo" ucap Gara.
"oke,gue tepat in janji gue" ucap Nando yang kemudian tersenyum smirk di balik helm full face nya.
Kemudian Nando meninggalkan arena balapan,begitu juga dengan Jesslyn dan Gara.
Jesslyn pun langsung pulang ke mansion karna sudah dini hari dan Gara dkk pun memaklumi nya karna Jesslyn masih memiliki adek meskipun hanya adek angkat.
...****************...
jangan lupa like,komen,subcribe,dan vote,hadiah nya juga gak papa kok. Terima kasih.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments