part 07

  Setelah pulang sekolah,Jesslyn dan kedua adek nya bersiap untuk berkunjung ke mansion orang tua Jesslyn.

"kak, apa kakak tidak apa apa mempertemukan kami dengan orang tua kakak? Maaf kak,tapi terakhir aku lihat kakak bertengkar dengan ayah kakak" ujar Arkan.

"tidak apa apa Rio,kakak akan baik baik saja nanti" jawab Jesslyn seraya tersenyum.

"apa kakak merindukan orang tua kakak?" tanya Nerma.

"semua orang pasti merindukan orang tua sayang" jawab Jesslyn.

"kalian sudah siap?" tanya Jesslyn pada kedua adek nya.

"sudah kak" jawab kedua nya.

"ya udah yuk berangkat" ajak Jesslyn.

"yuk" seru kedua nya.

  Mereka pun pergi menuju makam mommy Jesslyn yang sudah tiada tanpa sepengetahuan kedua adek nya.

  Sesampai nya di pemakaman,Nerma dan Arkan bingung karna mereka berhenti di sebuah pemakaman namun mereka tidak bertanya dan hanya mengikuti kakak angkat nya yang mengajak mereka untuk turun.

  Hingga sampe di sebuah makam dan di batu nisan nya bertuliskan sebuah nama seseorang yang tak lain adalah mommy kandung Jesslyn. Felya adara.

"ini makam mommy kandung kakak,dia tiada saat kakak baru duduk di bangku sma" ucap Jesslyn memberitahu kedua adek angkat nya.

"yang sabar ya kak,kami akan selalu ada untuk kakak" ucap Arkan seraya memeluk kakak nya di ikuti oleh Nerma.

"terima kasih adek adek kakak yang cantik dan tampan" ucap Jesslyn.

   Mereka pun berdoa untuk mendiang mommy Jesslyn agar tenang di alam sana dan juga bahagia.

"kakak,apa boleh kami juga memanggil mommy kakak dengan sebutan mommy?" tanya Arkan.

"tentu saja boleh,kalian kan adek adek kakak" jawab Jesslyn.

"terima kasih kak" jawab kedua nya.

  Arkan dan Nerma pun berjongkok di dekat makam Felya,

sedangkan Jesslyn hanya berdiri di belakang mereka dan melihat apa yang hendak di lakukan oleh kedua adek nya.

"mommy, kenalkan nama ku Arkan dan ini adekku Nerma. Kami adalah adek angkat kak Jesslyn,putri kandung mommy" ucap Arkan memperkenalkan diri dan adek nya.

"mommy yang tenang ya di sana,Arkan akan selalu jagain kakak dengan baik karna Arkan punya prinsip sebagai seorang lelaki harus menjaga perempuan nya" ucap Arkan dengan tegas.

"Nerma juga mom akan menjaga kakak dengan baik dan juga menjadi teman sekaligus saudara untuk berbagi keluh kesah meskipun jarak usia kami cukup jauh" ucap Nerma tak kalah tegas.

  Jesslyn yang mendengar ucapan kedua adek nya pun merasa terharu karna mereka punya pemikiran yang dewasa meskipun usia mereka masih kecil menurut Jesslyn.

  Ia tak menyesal telah mengangkat kedua nya menjadi adek nya dan ia juga tak menyesal merawat mereka dengan baik.

  Tak lama Arkan dan Nerma selesai berbicara dengan Felya, mereka pun pergi menuju mansion daddy Jesslyn.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

  Genza memberitahu istri dan anak nya untuk menyiapkan makanan dan minuman karna Jesslyn dan kedua adek nya akan segera datang ke mansion.

  Di depan Genza mereka merasa senang karna Jesslyn akan datang,namun dalam hati mereka sangat membenci Jesslyn apa lagi ia membawa kedua adek nya.

  Tak lama terdengar suara ketukan pintu,Genza pun segera membuka nya dan mendapati Jesslyn berada di hadapan nya bersama kedua adek angkat nya.

"selamat sore Jesslyn" sapa Genza.

"selamat sore daddy" balas Jesslyn.

"mereka adek adekmu ya"

"yes dad"

"kenalkan nama saya Genza panggil aja daddy sama kayak Jesslyn" ucap Genza memperkenalkan diri.

"saya Arkan dan ini adek kandung saya" ucap Arkan.

"hai daddy,nama saya Nerma" ucap Nerma.

"kalo gitu Jesslyn ke kamar dulu ya gerah mau mandi dulu"

"baiklah,istirahat lah nanti waktu makan malam daddy panggil"

"yes dad. Kalian kalo mau istirahat di kamar kakak ya,kalo mau ngobrol dulu sama daddy juga gak papa"

"kita mau ngbrol dulu aja sama daddy kak gak papa kan"

"iya,kalo gitu kakak ke kamar dulu ya"

"yes sister"

Jesslyn pun pergi ke kamar nya, sedangkan kedua adek nya memilih mengobrol dengan daddy nya.

Saat memasuki kamar nya,suasana nya sama seperti saat terakhir kali sebelum ia tinggalkan. Ia pun langsung mandi karna tubuh nya terasa sangat lengket karna keringat.

Selesai mandi,Jesslyn rebahan di atas tempat tidur nya hingga tanpa terasa ia tertidur dengan posisi terlentang.

Di sisi lain,Arkan dan Nerma mengobrol bersama Genza di ruang keluarga.

"kalian kelas berapa?" tanya Genza.

"saya kelas 4 sd dad dan Nerma kelas 1 sd" jawab Arkan.

"wah sudah besar ya. Gimana kalian bertemu kak Jesslyn? Dan siapa yang menyekolahkan kalian?"

"kami sebenar nya hanya anak jalanan kemudian di tolong oleh kak Jesslyn saat kami di ganggu oleh preman jalan. Kalo yang menyekolahkan kami juga kak Jesslyn"

"kak Jesslyn? Bagaimana bisa? Kak Jesslyn kan keluar dari mansion tanpa membawa sepeser uang pun kecuali sisa uang jajan nya" ujar Genza.

"kakak bekerja di sebuah cafe dad,tapi kami tidak tau di cafe mana" ucap Arkan.

"pasti cape kak Jesslyn. Biasa nya kak Jesslyn pulang jam berapa?"

"sekitar jam 20.00 - 21.00 malam dari sepulang sekolah"

(wajah kedua anak ini sangat mirip dengan nyonya Xia dan tuan Kenza,apa mereka putra putri nya?) batin Genza.

(pasti daddy kenal dengan mama papa,tapi kami masih mencari siapa yang membunuh mama papa karna mama papa tiada kami jadi gelandangan) batin Arkan.

Sebenar nya orang tua Arkan dan Nerma adalah orang yang sangat di takuti semua orang karna mereka adalah seorang mafia dan dalam diri Arkan dan Nerma mengalir darah mafia tersebut.

Orang tua Arkan dan Nerma di bunuh oleh seseorang yang menginginkan kekuasaan mereka namun mereka telah memberikan kekuasaan mereka pada putra putri mereka yang tak lain adalah Arkan dan Nerma.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

waktu makan malam pun tiba,semua makanan terhidang di meja makan dan semua itu yang menyiapkan adalah para koki handal di mansion tersebut.

"Bita,tolong panggil kakakmu di kamar,makan malam sudah siap" titah Genza.

"baik dad" ucap Bita malas.

"kak boleh kami ikut?" tanya Arkan.

"tidak boleh"

"Bita,biarkan mereka ikut agar mereka tau di mana kamar Jesslyn"

"baiklah dad,kalian boleh ikut" ucap Bita dengan terpaksa.

Akhir nya Bita mengajak Arkan dan Nerma menuju kamar Jesslyn. Sesampai nya di depan kamar Jesslyn,Bita malah menyuruh Arkan untuk membangunkan Jesslyn karna ia malas.

"cepat kalian bangunkan kakak kesayangan kalian itu" ketus Bita.

"kan tante yang di suruh daddy,kenapa jadi nyuruh kita?" ujar Arkan.

"sudah lah jangan banyak omong,cepat"

"baiklah"

tok

Tok

Tok

"kak,kak Elyn udah bangun? Waktu nya makan malam kak"

Sedangkan yang di dalam kamar terbangun kala mendengar suara ketukan dari luar.

"iya kakak bentar lagi turun" sahut Jesslyn.

"sudah,ayo kita tunggu di bawah,kakak kalian bentar lagi turun tuh"

"kita tunggu kak Elyn di sini aja kak,terima kasih sudah mau mengantarkan kami ke kamar kakak"

"hm terserah kalian saja lah"

Bita pun turun terlebih dulu,sedangkan Arkan dan Nerma menunggu Jesslyn di depan kamar nya.

Tak lama Jesslyn keluar dan mereka pun turun ke bawah bersama.

...****************...

maaf lama update nya karna sesuai mood author ya....

terima kasih ya jangan lupa like,komen,subcribe,dan vote serta hadiah nya juga gak papa.....

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!