Mentari pagi masih belum terbit dengan sempurna namun Jeyna dan Jesslyn telah bangun karna mereka hendak pergi pagi pagi sekali.
Gara dan Geza juga sudah berada di mansion Jesslyn untuk menjemput pasangan masing masing.
"yuk berangkat,kita udah siap" ajak Jesslyn.
"sini sweety koper nya biar gue aja yang masuk kan ke bagasi" ucap Gara.
Gara pun mengambil alih koper Jesslyn untuk di masuk kan nya ke dalam bagasi begitu juga dengan Geza yang membawa koper milik Jeyna.
"nona Jesslyn,ini bekal makanan nya sama punya nona Jeyna" ucap bik Zana seraya memberikan dua rantang kecil pada Jesslyn.
"baik bik terima kasih"
"sama sama nona,hati hati di jalan"
"iya bik. Oh ya,kalo Arkan dan Nerma cari aku dan Jeyna bilang saja kalo kami sudah berangkat pagi pagi sekali"
"baik nona"
"Jesslyn ayo,nanti kita kesiangan" ajak Jeyna.
"iya Na"
Jesslyn pun pergi dan baru saja masuk mobil,ia melihat adek perempuan nya bangun dan menangis namun di cegah oleh bik Zana dan Arkan yang ikut terbangun.
Jesslyn yang tak tega pun meminta izin pada Gara untuk menemui adek perempuan nya sebentar hanya untuk sekedar menenangkan nya saja.
"kak Elyn hiks hiks,jangan tinggalin Cantika hiks hiks" ucap Nerma di sela tangis nya seraya berlari memeluk Jesslyn yang datang menghampiri nya.
"sayang,kakak hanya sebentar saja cuma satu minggu dan kakak gak akan ninggalin Cantika. Kita kan bisa vc lewat ponsel kan"
"janji kakak,gak lama ya"
"iya sayang,senyum dulu dong biar cantik"
"nah gitu dong,kan cantik. Sekarang kakak boleh berangkat kan"
"boleh kak,nanti telpon Cantika ya"
"iya sayang,Rio tolong jaga adekmu ya jangan menyusahkan bibik dan daddy oke"
"oke kak,Rio akan jaga adek dan gak ngerepotin bibik dan daddy"
"bagus,kakak berangkat dulu ya dah"
Jesslyn pun kembali masuk ke mobil nya dan mereka pun menjalankan mobil nya meninggalkan pekarangan mansion. Setelah mobil nya tidak terlihat,bik Zana pun mengajak tuan dan nona kecil nya masuk ke dalam mansion.
Jesslyn dan Jeyna sangat menikmati perjalanan mereka hingga tertidur.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
setelah dua jam perjalanan,akhir nya mereka sampai di pantai garden yang di booking oleh Gara untuk liburan nya bersama sahabat nya selama satu minggu dan vila nya adalah milik Gara.
Sedangkan Erbi dan Nefgan telah sampai terlebih dahulu di villa tersebut bersama kekasih mereka yakni Lian pacar Erbi dan Keyra pacar Nefgan.
"halo,kalian baru dateng nih. Yuk masuk" ucap Keyra yang membukakan pintu.
"mana Erbi sama Nefgan?" tanya Geza.
"mereka ada di ruang keluarga" jawab Keyra.
"baiklah,kalo begitu kami pergi ke kamar dulu ya. Lo tau kamar nya kan sayang?" tanya Geza pada Jeyna.
"iya tau,ayo Lyn" jawab Jeyna.
Mereka berempat pun naik ke lantai dua di mana kamar mereka berada,sedangkan Keyra kembali ke ruang keluarga.
Kamar Gara dan Geza berada di dekat tangga,sedangkan kamar Jesslyn dan Jeyna berada di depan nya.
Kemudian mereka berkumpul di ruang keluarga untuk bercengkrama dan bersenda gurau bersama. Lian pergi ke dapur dengan di ikuti oleh Jesslyn.
"lo mau ngapain ke dapur?" tanya Lian saat melihat Jesslyn.
"nyimpen bekal" jawab Jesslyn "di mana?" tanya nya.
"taruh aja di meja makan,semua bekal kita juga di sana kok nanti kalo mau di hangat kan tinggal di hangat kan di sini" jawab Lian.
"oh oke"
"kalo lo mau ngapain?" tanya Jesslyn.
"gue mau buat minuman" jawab Lian.
"mau gue bantu?"
"gak perlu,gue bisa sendiri"
"kalo gitu gue ke depan dulu ya"
jesslyn pun pergi namun bukan ke ruang keluarga melainkan hendak pergi ke kamar nya,Jeyna yang melihat kembaran nya hanya melewati mereka pun heran.
"Lyn,lo mau ke mana?" tanya Jeyna.
"kamar" jawab Jesslyn singkat dan tanpa melihat ke lawan bicara nya.
"ada apa dengan nya Jesslyn?" tanya Nefgan setelah Jesslyn masuk ke kamar nya.
"gue juga gak tau,mungkin lagi bad mood" jawab Jeyna.
"sudah lah,mungkin dia capek dan ingin istirahat. Gue juga mau istirahat dulu" ucap Gara seraya berdiri dari tempat duduk nya.
"baiklah,silahkan" ucap Erbi.
Di dalam kamar,Jesslyn sedang vc bersama kedua adek nya yang menginap di mansion daddy nya. Entah kenapa ia merasakan rindu pada kedua adek nya itu, padahal baru beberapa jam yang lalu ia meninggalkan mansion.
"maaf ya kakak meninggalkan kalian sendirian di mansion daddy, tapi kakak di sini malah enak enak kan liburan" ucap Jesslyn.
"tidak apa apa kak,kami mengerti kok. Kata daddy,kakak sedang menikmati waktu bersama para sahabat kakak dan pacar kakak itu" ucap Arkan.
"hush... Tau dari mana tentang pacaran?"
"daddy yang kasih tau kalo kakak pacaran sama bang Gara,tidak ada hal lain. Memang pacaran itu apa kak?" ujar Nerma.
"kalian masih kecil,jadi jangan tau dulu tentang pacaran. Belajar yang rajin dulu sampe dewasa baru kalian boleh berpacaran"
"baik kak" ucap kedua nya.
"sudah dulu ya,nanti kita lanjut lagi dah"
"dah kak"
Tanpa ia sadari bahwa pembicaraan mereka di dengar oleh Jeyna di balik pintu yang hanya terbuka sedikit, ia merasa bersalah karna memaksa Jesslyn untuk ikut liburan dengan nya tapi ia juga ingin berdua dengan Jesslyn. Apakah ia salah ingin berdua saja dengan saudara kembar nya berlibur pikir nya.
Kemudian ia masuk ke dalam kamar nya dan menghampiri Jesslyn yang menatap langit langit kamar.
"Lyn,maafin gue ya karna gue maksa lo buat ikut liburan tapi jujur aja Lyn,gue juga mau liburan berdua sama lo tanpa kedua adek kita"
"tidak apa Na,tidak perlu minta maaf. Memang seharus nya begitu karna kita sudah lama tidak bersama"
"terima kasih Lyn sudah mau ikut demi gue"
"sama sama Na"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sore hari nya,semua nya bersiap pergi ke pantai untuk melihat sunrise.
Semua nya sangat bersenang senang di sana termasuk Jesslyn dan Jeyna,mereka juga asyik bermain air dan berfoto bersama.
Saat sunrise tiba,mereka melihat dengan pasangan masing masing kecuali Jesslyn dan Jeyna yang sedari tadi menghabiskan waktu di pantai tanpa pasangan mereka.
"Lyn,apa lo pernah liat sunrise kayak gini?" tanya Jeyna seraya menatap sunrise.
"sudah, tapi sama kedua adek kita" jawab Jesslyn.
"kalo gue juga pernah liat, tapi gue sendirian dan gue pernah berharap gue bisa liat sunrise sama kembaran gue yaitu lo,sekarang harapan gue jadi kenyataan"
"sekarang biarkan gue yang berharap,gue berharap bisa liat sunrise lagi bersama lo dan kedua adek kita"
kemudian mereka berpelukan dan hal itu di lihat oleh yang lain nya tanpa mereka sadari. Kemudian Gara dan Geza mendekati Jesslyn dan Jeyna.
"sweety,ayo ikut gue sebentar" ajak Gara.
"ke mana? Terus Jeyna sama siapa kalo gue ikut lo?" tanya Jesslyn.
"sudah sana lo ikut Gara gue biar sama Geza" jawab Jeyna.
"oke"
akhir nya Jesslyn mengikuti Gara yang entah mau di bawa ke mana,dan ternyata ia di bawa sedikit jauh dari teman teman nya.
"sweety,lo liat deh kedua bintang yang berdekatan itu" ucap Gara.
"kenapa?" tanya Jesslyn.
"kedua bintang itu ibarat hati kita jadi meskipun raga kita berjauhan tapi hati kita tetap terasa dekat" jawab Gara.
"makan nih" ucap Gara seraya memberikan sebuah jambu yang telah di bagi dua.
"jambu? Cuma sebuah?"
"iya,meskipun cuma sebuah jambu masih bisa di buat jamu, meskipun kita jarang bertemu cintaku tetap hanya untukmu"
"ck gombal lo"
"cuma dikit gak papa kan sweety"
"iya deh"
"nih,jangan pernah di lepas ya kalo di lepas simpan dalam kotak nya lalu simpan di tempat yang aman"
"oke,aku terima lamaran kamu. Terima kasih udah mau bersanding denganku yang bad girl ini"
"sama sama, tapi bagi gue lo itu good girl"
Mereka pun berciuman sekilas lalu memakan buah jambu nya tadi,kemudian mereka kembali berkumpul bersama para sahabat mereka.
"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 22 Episodes
Comments