bab 17

" Saya dengar anda hanya mempunyai satu putri, tapi sekarang... "

" itu..itu memang benar aku mempunyai putri kandung dari istriku yang pertama, tapi saat ini dia sedang tidak berada disini, entah kemana dia " ucap tuan Adam yang sedikit gugup, dia merasa heran bagaimana dia tahu mengenai Arabella, apa mereka saling mengenal, kalau memang benar mereka saling mengenal itu adalah berita bagus, karena bisa saja ceo muda ini bekerja sama dengannya.

" oh ya.. tuan Max saya dengar saat ini anda sedang mengerjakan proyek besar, jika anda memerlukan bantuan saya, saya siap " Max terlihat sangat tidak menyukai tuan Adam.

Namun dia berusaha menahan nya, padahal dia adalah orang yang suka blak blakan jika tidak suka akan seseorang, namun dikarenakan tuan Adam adalah orang tua nya Bella maka dia memberi nya pengecualian.

" ya nanti akan saya pertimbangkan " jawab Max singkat.

Kai yang saat ini berdiri tak jauh dari Max merasa heran dan juga kaget, sepanjang dia mengenal Max, pria itu termasuk orang yang pelit bicara, biasanya jika ada orang yang berkata seperti Tuan Adam, Max hanya akan menjawab dengan deheman saja, tapi kali ini dia menjawab cukup panjang.

Kai mencoba mencari tahu ada apa dengan sikap Max kenapa dia menjadi berubah.

Sementara disisi lain....

Saat ini Bella sudah keluar dari kamarnya lagi, rupanya dia hanya ingin kekamar mandi saja, dan tak lama diapun kembali kepesta, dia masih ingin mencicipi makanan enak, karena dia berfikir kapan lagi dia bisa makan enak dan sepuasnya.

Namun secara tiba tiba dia merasa ada seseorang yang mendorongnya dari belakang secara sengaja, tubuh Bella terhuyung dan nyaris jatuh jika saat itu tidak ada Andika yang menahannya.

" ishh... siapa sih?? Nggak punya mata ya ?? Kalau jalan tuh liat liat " gerutu Bella.

Dan ternyata orang mendorong Bella adalah Mira.

" opshh... sorry nggak sengaja, lagian kamu menghalangi jalan sih, kami semua disini sangat sibuk, sementara kamu malah enak enakan makan " ucap Mira sinis, sambil melirik pada Andika, dia merasa cemburu karena Andika terus saja dekat dengan Bella, atau kalau tidak dia pasti dekat dengan gadis gadis lainnya.

Kenapa?? Kenapa dia tidak pernah mau mendekatiku?? Apakah aku kurang cantik?? Apakah aku kurang menarik ?? Begitulah pemikiran Mira pada Andika.

" kamu sengaja kan mendorongku, supaya aku terjatuh dan mendapatkan malu, dasar menyebalkan " gerutu Bella.

" apa kamu bilang??!! Menyebalkan siap yang menyebalkan?? " ucap Mira yang terlihat kesal.

Mila yang melihat ada hal yang tidak beres antara Bella dan juga Mira, menghampiri mereka.

" ada apa ini?? Apa tidak bisa kalian menahan diri selama pesta ini berlangsung, kasian ayah nanti dia yang akan mendapatkan malu kalau sampai orang orang melihat pertengkaran kalian " ucap Mila.

" sudah Mira sebaiknya kita pergi, tidak usah hiraukan dia percuma gadis ini mana mengerti bahasa manusia " lanjut Mila lagi.

Bella melotot mendengar Mila mengatakan bahwa dia tidak mengerti bahasa manusia, apa ini artinya dia menganggap kalau dia adalah bina tang.

" apa maksud kamu kalau aku tidak mengerti bahasa manusia, apa kalian sadar kalian ini siapa?? Kalian ini lah yang hanya benalu " ucap Bella yang tersulut emosi.

" benalu, selama ini orang dianggap benalu itu adalah kamu, aku kira kamu cukup sadar bahwa ayah juga sebenarnya tidak pernah menginginkanmu kehadirannya disini " Mila pun tak kalah emosi dengan sebutan benalu pada dirinya.

" itu semua gara gara ibu kalian yang selalu mefitnah aku dan juga ibuku, mengatakan hal yang tidak tidak, sehingga ayahku percaya pada ulat bulu seperti kalian "

" jaga bicara mu Bella, kamu fikir kamu itu siapa hah... suka atau pun tidak suka ayah tetap akan membela kami daripada kamu "

Andika menarik Bella kebelakang tubuhnya karena dia melihat Mila seperti akan meremas wajah Bella.

" diam kalian berdua, jangan kalian kira kalian hebat karena bisa mengambil perhatian om Adam, dasar wanita dekil " Mila yang tak terima dirinya dikatakan dekil oleh Andika mengangkat tangan nya ingin menampar Andika, tapi dengan sigap Bella menangkap tangan Mila.

Sementara Mira sang adik yang tak terima kakaknya diperlakukan seperti itu apalagi itu adalah seorang Bella, seorang gadis lusuh dan juga urakan, dengan cepat mendorong Bella hingga terhuyung kebelakang dan menabrak tubuh Andika, beruntung mereka tidak sampai jatuh.

Karena kesal Bella pun mendekat kearah Mira dia pun membalas Mira dengan cara medorong nya, dan Mira pun tersungkur jatuh.

Karena tak terima akhirnya Mira bangun dan langsung menjambak rambut Bella yang panjang dan indah tersebut.

Begitupun dengan Bella dia juga menjambak rambut Mira dengan kencang.

Sehingga terjadilah aksi saling menjambak.

Mila yang tak terima adiknya diperlakukan seperti itu, dia mendekati Bella dan menendangnya.

Bella terjatuh dan Andika menoleh kearah Bella dengan segera ia membantu Bella bangun, Andika berusaha menahan Bella agar tidak membalas lagi, karena dia takut kedua cecunguk itu mengatakan terhadap tuan Adam yang tidak tidak sehingga membuat bella menjadi kesulitan kelak.

Bella yang masih emosi dan terima langsung membalas perbuatan Mila hingga akhirnya diapun menendang kearah kaki Mila dan dibalas langsung oleh Mira sang adik dengan jambakan yang sangat kencang, pada saat Bella dijambak oleh Mira, sang kakak Mila bangun dan menampar Bella dengan keras.

Andika dengan cepat mencekal tangan Mila saat dia akan menampar Bella untuk yang kedua kalinya.

" lepas !!! " pekik Mila

Teriak Mila dan suara kegaduhan dari mereka mengundang orang orang yang tengah menikmati pesta, sehingga semua mata tertuju pada keempat orang tersebut.

Begitu pula dengan Max, Vegas dan tuan Adam yang saat ini tengah berbincang juga menoleh kearah sumber keributan.

Tuan Adam yang merasa kesal dan juga malu menghampiri ke empat orang tersebut.

Sementara Kai dia sudah menyaksikan dari awal hingga akhir pun ikut mendekati mereka.

" ada apa ini, apa yang kalian lakukan, apa kalian ingin membuat ku malu hah.. " sarkas Tuan Adam pada mereka bertempat.

" ayah kami tidak salah ayah, Bella yang duluan mencari gara gara dan memukul kami, kami hanya membela diri " ucap Mila sambil terisak pura pura merasa tersakiti.

Sementara Bella hanya menggeleng saja tidak mengeluarkan kata katanya.

" semua itu tidak benar om, mereka lah yang duluan menganggu beĺa om " ucap Andika.

" diam kamu Dika kamu itu cuma orang luar " teriak Mila.

" dasar anak sial, mau sampai kapan kamu akan terus mempermalukan ayah Bella, kenapa kamu tidak bisa menjadi anak yang baik dan penurut seperti kedua kakak kamu Bella " ucap tuan Adam dengan sedikit keras.

Bella merasakan sakit, sakit sekali bukan karena tamparan atau tendangan atau jambakan dari kedua kakak tirinya itu,  tapi hatinya yang sakit ketika ayah kandungnya sendiri lebih percaya orang lain dari pada anaknya sendiri.

Bella tertunduk tak berani menatap ayahnya bahkan orang orang yang ada disekelilingnya.

Kai yang selama ini memang selalu kesal terhadap Bella karena sudah merusak bugatti milik bosnya akhirnya ikut berbicara dan membela si gadis kecil itu.

" hei hei.. pak tua biar saya jelaskan, anda ini tidak tahu apa apa tapi langsung menyalahkan gadis kecil ini, padahal dia itu putri kandungmu sementara mereka hanya anak bawaan dari istrimu.

Saya dengan jelas melihat sendiri dan mendengar pertengkaran mereka.

Gadis gadis dekil inilah yang pertama kali memulai pertengkaran. " ucapan Kai membuat semua orang yang mendengarnya tertawa dan ada pula yang terkejut.

Mereka tidak menyangka kalau Kai dengan berani memanggil anak tiri dari Tuan Adam sebagai gadis dekil sama seperti panggilan Andika terhadap mereka berdua yaitu Mila dan Mira

Mereka juga tahu siapa Kai, dia adalah seorang tuan muda dan juga  seorang pewaris tunggal perusahan PT RENCI corp.

Dan mereka juga tahu kalau Kai dan bekerja sebagai kaki tangan Max. padahal dia sendiri mempunyai perusahan sendiri.

" Tuan Kai maafkan saya, saya tidak tahu permasalahan nya, karena saya mendengar dari Mila kalau Bella membuat onar " ucap tuan Adam merendah.

" Anda tidak tahu apa apa tapi anda langsung menyalahkan putri anda, ck... Bener benar seorang ayah yang penyayang " Kai tersenyum sinis kearah Tuan Adam dan juga pada kedua perempuan yang di panggil gadis hitam

Mereka semua yang menyaksikan kejadian ini berkerumun, dengan tanpa instruksi apapun mereka seperti paham dan langsung membelah kerumunan untuk memberikan akses pada seseorang yang ingin mendekat.

" gadis kecil kau tidak apa apa?? "

Terpopuler

Comments

Fahmi Ardiansyah

Fahmi Ardiansyah

max bawa aja pergi Bella biar gak dapat hinaan LG dari ayahnya maupun ke3 wanita dekil itu.

2025-02-20

0

lihat semua
Episodes
1 gadis 250 juta
2 saatnya makan malam
3 kematian Nadien
4 keracunan
5 ancaman Andika pada 3 wanita
6 bab 6
7 bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 bab 13
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 bab 19
20 bab 20
21 bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab 24
25 bab 25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 bab 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 bab 75
76 bab 76
77 bab 77
78 bab 78
79 bab 79
80 bab 80
81 bab 81
82 bab 82
83 bab 83
84 bab 84
85 bab 85
86 bab 86
87 bab 87
88 bab 88
89 bab 89
90 bab 90
91 bab 91
92 bab 92
93 bab 93
94 bab 94
95 bab 95
96 bab 96
97 bab 97
98 bab 98
99 bab 99
100 bab 100
101 bab 101
102 bab 102
103 bab 103
104 bab 104
105 bab 105
106 bab 106
107 bab 107
Episodes

Updated 107 Episodes

1
gadis 250 juta
2
saatnya makan malam
3
kematian Nadien
4
keracunan
5
ancaman Andika pada 3 wanita
6
bab 6
7
bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
bab 13
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
bab 19
20
bab 20
21
bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab 24
25
bab 25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
bab 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
bab 75
76
bab 76
77
bab 77
78
bab 78
79
bab 79
80
bab 80
81
bab 81
82
bab 82
83
bab 83
84
bab 84
85
bab 85
86
bab 86
87
bab 87
88
bab 88
89
bab 89
90
bab 90
91
bab 91
92
bab 92
93
bab 93
94
bab 94
95
bab 95
96
bab 96
97
bab 97
98
bab 98
99
bab 99
100
bab 100
101
bab 101
102
bab 102
103
bab 103
104
bab 104
105
bab 105
106
bab 106
107
bab 107

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!