bab 10

" Paman Max awas !!! "

Bella menjerit ketika dia melihat salah seorang dari penyerang mencoba untuk menembak Max.

Bella sangat ketakutan hingga dia tidak berani untuk membuka matanya.

Dor..dor..dor..

Terdengar tiga kali tembakan, para bodyguard dan juga jhon langsung menoleh kearah Max.

Rupanya langkah Max lebih cepat dari penyerang tersebut, sehingga yang terkena tembakan bukan dirinya melainkan para penyerang.

Max bangkit dari tempat duduk nya dan mulai membantu yang lain, ilmu bela dirinya sudah tidak bisa diragukan lagi, dengan lincah dan juga sangat cepat dia bisa menghabisi semua lawannya tanpa ampun.

Andika yang melihat kejadian ini sangat kagum terhadap kemampuan yang dimiliki oleh Max, dia tak henti nya bersorak ria ketika setiap penyerang berhasil Max lumpuhkan.

Berbeda dengan bella, walaupun dia seorang gadis yang tomboi dan juga urakan, tetap saja kalau dalam situasi seperti ini dia ketakutan, namanya juga wanita pasti ada sisi takutnya.

Saat ini Bella berjongkok dan masih menutup matanya dengan kedua telapak tangan nya, dalam fikirannya Max pasti sudah tertembak dan berlumuran darah.

Entah kenapa dia merasakan sedih, dan juga khawatir,  padahal dia tidak mengenal pria itu sama sekali, dan ini adalah kedua kali pertemuan mereka, itu menurut Bella.

Dalam waktu singkat Max sudah bisa menghabisi semua para penyerang tersebut, kemudian dia melangkah mendekati bella yang saat ini masih dalam ketakutan.

Max menepuk pundak Bella dan berkata " gadis kecil apa kamu baik baik saja "

Secara perlahan bella membuka matanya dan melihat kearah Max yang saat ini tengah berjongkok tepat dihadapannya.

Untuk beberapa saat mereka saling pandang, entah apa yang dirasakan kedua insan tersebut, apakah senang, lega , bahagia atau malah...

Max tersenyum melihat Bella yang masih terpaku menatapnya.

" apa kamu baik baik saja gadis kecil " ucapan Max membuat bella sadar, dia mengerjapkan matanya yang sedari terus melihat ke arah wajah Max.

" a...aku... baik baik saja paman " jawab bella berbata.

Dia merasa gugup.. gugup sekali jarak mereka begitu dekat, bella bisa dengan jelas memperhatikan wajah Max yang sangat tampan, kulitnya pun bersih tak ada jerawat satupun.

Secara tidak sadar bella menelan saliva nya.

Namun semua itu buyar ketika Andika menepuk pundak Max.

" wahhh... bro kamu hebat sekali bertarungnya.. " ucap Andika dengan gaya sok akrab, dia tidak tahu orang yang dipanggil bro itu adalah seorang ketua gangster mafia.

Max tidak mengidahkan perkataan Andika, dia hanya melihat sekilas kemudian matanya menatap tangan Andika yang berada di pundaknya.

Andika langsung berubah menjadi canggung, dia dengan perlahan kemudian menurunkan tangannya dan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, sementara max fokus kembali melihat Bella.

Max bangun dari jongkoknya dan dia mengulurkan tangannya untuk membantu bella berdiri.

Dengan ragu bella menyambut tangan tersebut, namun ketika tangannya sudah meraih tangan Max, tiba tiba terdengar beberapa mobil datang kembali, dan turun beberapa orang yang sepertinya itu adalah kawanan penyerang tadi, bahkan sekarang mereka datang lebih banyak lagi.

Dengan cepat Max meraih tangan bella dan mengangkat tubuh bella seperti karung beras.

Bella menjerit terpekik saking kagetnya, semua terjadi begitu cepat.

Max dengan cepat membawa bella ke belakang dan bersembunyi dibalik tembok.

Para kelompok penyerang langsung masuk dan menembak secara membabi buta.

Banyak barang terutama barang barang yang terbuat dari kaca pecah berantakan, keadaan restoran tersebut sudah terlihat tak seperti restoran pada umumnya.

Beruntung Max dengan cepat membawa bella ketempat yang aman, sehingga dia dan bella selamat dari serangan mendadak tersebut.

Begitu pula Andika dia yang sadar akan bahaya yang datang langsung mengikuti langkah Max menuju belakang.

Baku tembak pun tak terelakan.

Bella yang merasa ketakutan secara refleks memeluk Max dengan erat sambil menutup matanya.

Max yang mendapat pelukan tersebut tak keberatan dia malah merasa senang karena bisa melindungi bella.

Satu tangan Max memegang senjata sementara tangan yang lain memegang punggung bella.

Saat ini posisi bella menyandar ke tembok sementara Max tepat berada depan bella, sesekali Max menoleh kewajah bella yang sedang menutup mata karena ketakutan.

Max yang mulai merasa khawatir dengan kondisi bella yang ketakutan dia dengan cepat menghabisi para penyerang.

Dia menembak membabi buta, dan tidak ada satupun tembakan nya yang tidak mengenai lawannya.

Setelah hampir lima belas menit mereka saling menembak, tak lama beberpa mobil pun datang kembali, orang orang yang didalam mobil dengan cepat keluar dan langsung masuk kedalam restoran, kemudian langsung menembaki para penyerang.

Rupanya orang orang yang baru datang adalah anak buah nya Max.

Tak berapa lama para penyerang pun tumbang mereka semua meninggal tak tersisa.

Jhon dan anak buah yang tersisa keluar dari persembunyiannya, mereka memeriksa mayat yang tergeletak disana satu persatu guna memastikan bahwa tidak ada yang selamat, sekaligus mencari tahu siapa bos mereka.

Max sudah menurunkan senjata nya namun dia masih memeluk bella, dan menatap gadis cantik itu.

Bella yang merasa suasana sudah sepi perlahan dia membuka matanya, dan dia mendapati Max yang sedang menatap kearahnya.

Selama beberapa detik bella terpaku namun akhinya dia sadar dan mengerjapkan matanya, dan langsung mendorong tubuh Max dengan sedikit kuat, sehingga membuat Max mundur beberapa langkah.

" ma..maaf paman " Max yang sedikit kecewa karena bella menjauhkan dirinya, merubah wajahnya menjadi datar dan dingin.

Bella yang mengetahui raut wajah Max yang berubah menjadi gugup dan tertunduk.

Jhon berjalan cepat mendekati bos nya, untuk memastikan bahwa keadaan nya baik baik saja.

" tuan anda baik baik saja?? "

" heum.. " Max hanya menjawab dengan guman saja.

" tuan semuanya sudah mati, dan sepertinya mereka dari kelompok black rose, mereka.." ucapan jhon terhenti saat tangan Max terangkat keatas, menandakan jhon jangan bicara dulu.

Jhon yang paham akhirnya diam tak mengeluarkan suara nya.

" bersihkan tempat ini " perintahnya dengan datar.

" baik " jawab jhon dengan singkat, kemudian dia berjalan kedepan mendekati anak buahnya yang lain, dan langsung memberikan perintah pada mereka untuk membersihkan restoran tersebut, dan menghilangkan semua jejak agar terkesan tidak pernah terjadi sesuatu.

Bella merasakan lemas dilututnya, kemudian dia berjongkok dan Max memperhatikan itu.

Dia mendekati bella dan berjongkok.

" bagaimana dengan telingamu?? " tanya Max

" te..telinga " ucap bella terbata dan juga bingung.

Memangnya ada apa dengan telinga nya.

Max menyentuh dengan lembut telinga bella dan memeperhatikannya.

Wajah Bella merona ketika mendapat perlakuan tersebut dari Max.

" aku tanya sekali lagi, apa telingamu baik baik saja tidak berdengung?? "

" ohh... itu,aku... aku nggak papa paman " ucap bella yang gugup.

" hei bro kamu sungguh hebat sekali, aku sangat salut padamu bro "  ucap Andika yang merubah suasana, seolah dia menarik pasangan tersebut yang berada dalam situasi berwarna, menjadi hitam putih kembali.

Max tidak memperdulikan perkataan Andika.

" bro apakah kamu ketua dari preman ini " Max tidak memperdulikan pertanyaan dari Andika yang menurutnya pertanyaan yang bodoh.

Apa katanya preman, maksudnya apa preman?? Apa dia fikir ini pasar.

Max bangun dari jongkoknya dan dia juga membantu bella untuk bangun.

" sebaiknya kalian pulang, dan jangan ceritakan hal ini pada siapapun.

Anggaplah kalian tidak pernah melihat kejadian ini " ucap Max datar dan juga dingin.

Terpopuler

Comments

Fahmi Ardiansyah

Fahmi Ardiansyah

iya Krn jika menyebar luaskan nyawa yg akan melayang.

2025-02-20

0

lihat semua
Episodes
1 gadis 250 juta
2 saatnya makan malam
3 kematian Nadien
4 keracunan
5 ancaman Andika pada 3 wanita
6 bab 6
7 bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 bab 13
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 bab 19
20 bab 20
21 bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab 24
25 bab 25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 bab 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 bab 75
76 bab 76
77 bab 77
78 bab 78
79 bab 79
80 bab 80
81 bab 81
82 bab 82
83 bab 83
84 bab 84
85 bab 85
86 bab 86
87 bab 87
88 bab 88
89 bab 89
90 bab 90
91 bab 91
92 bab 92
93 bab 93
94 bab 94
95 bab 95
96 bab 96
97 bab 97
98 bab 98
99 bab 99
100 bab 100
101 bab 101
102 bab 102
103 bab 103
104 bab 104
105 bab 105
106 bab 106
107 bab 107
Episodes

Updated 107 Episodes

1
gadis 250 juta
2
saatnya makan malam
3
kematian Nadien
4
keracunan
5
ancaman Andika pada 3 wanita
6
bab 6
7
bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
bab 13
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
bab 19
20
bab 20
21
bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab 24
25
bab 25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
bab 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
bab 75
76
bab 76
77
bab 77
78
bab 78
79
bab 79
80
bab 80
81
bab 81
82
bab 82
83
bab 83
84
bab 84
85
bab 85
86
bab 86
87
bab 87
88
bab 88
89
bab 89
90
bab 90
91
bab 91
92
bab 92
93
bab 93
94
bab 94
95
bab 95
96
bab 96
97
bab 97
98
bab 98
99
bab 99
100
bab 100
101
bab 101
102
bab 102
103
bab 103
104
bab 104
105
bab 105
106
bab 106
107
bab 107

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!