bab 20

" bugatti.... "

" oh.. paman ingin meminta uang ganti untuk perbaikan bugatti tersebut ya paman ?? Saat ini aku belum ada uang paman, tapi aku janji setelah dapat uang aku akan segera membayarnya. " ucap Bella dengan sedikit takut.

" tapi paman... kira kira berapa saya harus membayar ganti rugi nya, pasti mahal ya paman ?? Lanjut bella dengan sedikit ragu.

" tidak mahal hanya sekitar 20 juta saja " ucap nya.

" hah.. apa ?? Paman nggak salah, saya harus mengganti rugi sebesar 20 juta, apa tidak kebanyakan paman?? "

" itu sudah saya kasih setengah dari pembayaran yang seharusnya, pokoknya saya tidak mau tahu kamu harus mengganti rugi, kalau tidak... pasti kamu sudah tahu kan siapa saya " ucap Max sambil tersenyum smirk.

" tapi 20 juta itu sangat banyak paman, dari mana saya bisa mendapatkan uang sebanyak itu " ucap bella sambil memelas.

" bukankah ayahmu orang kaya, minta saja padanya " Bella langsung mengerucutkan bibirnya, setelah mendengar perkataan Max.

Baginya mana mungkin ayahnya mau menolong nya yang ada dia malah akan membunuhnya.

" mana mungkin ayahku mau membayarnya untukku, yang ada mungkin dia akan memukuliku dan mengusirku dari rumah ini " ucapnya malas.

Dimata Max dia seperti melihat ada kesedihan dimata sang gadis pujaan nya tersebut.

" oh begitu ya, kasian sekali.... kalau begitu kamu harus bekerja keras dan membayar ganti rugi itu " ucapnya datar.

" hah.. " Bella melongo mendengar jawaban dari Max, tadi nya dia mengira kalau Max akan membiarkannya dan tidak usah membayar ganti rugi tapi ternyata...

" dasar orang licik sudah kaya pun masih aja minta ganti rugi. Apa dia itu tidak mempunyai hati nurani " ucap Bella dalam hatinya.

Max yang melihat ekspresi raut wajah Bella yang kaget kemudian cemberut, terlihat sangat lucu bahkan ingin sekali dia tertawa tapi dia coba menahannya.

" besok siang kita ketemu untuk membicarakan hal ini " ucap Max.

" ta..tapi besok aku.... " Max dengan cepat memotong pembicaraan Bella.

" oke sampai ketemu besok, sudah cepat tidur sana jangan kemalaman. " ucapnya dan langsung menutup panggilan video call tersebut.

" hah... " Bella terbengong mendapat perlakuan seperti ini, dia tak habis fikir sama nih orang, main seenaknya aja ngatur ngatur.

" duhhh... gimana nih caranya aku punya uang sebanyak itu, nggak mungkin kan aku pinjam lagi sama Andika, dia udah terlalu banyak bantu aku. Ya Tuhan berilah hamba jalan untuk mendapatkan uang tersebut. " racau Bella pelan, dia mondar mandir mirip setrika.

Sementara disisi lain..

Max saat ini tengah berbahak sendiri dikamar nya sampai sampai perutnya sakit, dia sungguh tidak tahan ingin mentertawakan Bella yang menurutnya terlihat lucu dengan wajah panik nya.

Max mengigit bibir bawahnya teringat besok akan bertemu dengan Bella, tentu saja hal itu membuatnya senang, dengan hutang ini akan dia jadikan alasan agar bisa bertemu dengan nya terus.

Kemudian Max masuk kekamarnya dan bersiap untuk tidur, tidak biasanya dia tidur secepat ini.

Tapi dikarenakan besok dia akan bertemu dengan wanita yang selama ini dia cintai maka dia harus tampil fresh besok.

~~~☆☆☆~~~

Berbeda dengan Bella sekarang.

Saat ini dia begitu stres memikirkan dari mana dia bisa mendapatkan uang tersebut.

Bahkan ketika tidur dia sampai bermimpi buruk.

Dia bermimpi kalau dia melihat Max sedang mengancam dia menggunakan pisau, agar dia dengan segera melunasi hutangnya.

" hei.. gadis kecil cepat bayar hutang mu " ucap ap Max dengan ekspresi wajah yang menakutkan membuat Bella merinding

" tapi saya belum punya uang paman " ucap Bella gugup.

Max mendekati bella dan meletakkan pisau yang dipegang oleh Max di leher Bella.

" baiklah kalau kamu tidak bisa membayar maka, bayaran pakai darahmu saja " Max tersenyum smirk seperti senyuman iblis.

Bella mencoba berontak dan akhirnya dia bisa melepaskan diri dan lari secepatnya.

Namun Max berhasil menangkapnya, akhinya Bella dibawa kesebuah kamar yang bercat putih, kamar itu sangat luas dan terdapat ranjang dengan ukuran King size.

Bella merasa tidak asing dengan kamar tersebut, setelah nya dia teringat kalau ini adalah kamar dimana dia tidur dengan seseorang dua tahun lalu, bersama pria bertopeng.

Namun kali ini dia bersama Max.

Max mendekati Bella dan membuka kain yang menempel di badan nya satu persatu.

" Paman tolong jangan lakukan ini " mohon bella sambil menangis.

Dalam mimpinya Max tidak menghiraukan rintihan Bella, sama seperti dua tahun yang lalu, hingga akhirnya peristiwa itu terjadi kembali persis seperti dua tahun yang lalu.

Hancur..hancur sudah Bella menjerit sekencangnya, hingga akhinya dia mendengar sebuah gedoran dari pintu kamarnya

Dug..Dug.. Dug..

" Bella ..bella buka pintu nya bella, kamu tidak apa-apa,  bell ...bella buka pintu nya Bella "

Bella terbangun dari tidurnya, keringat nya becucuran, dan dia pun terengah rengah seperti habis berlari maraton 10 kilometer.

Setelah kesadarannya kembali Bella melihat kearah pintu, seseorang dari luar menggedornya sangat keras, dan dia juga berteriak memanggil namanya.

Suara seorang pria yang sangat dia kenali, itu suara Vegas yang terdengar panik.

Bela bergegas turun dari tempat tidurnya, dan berjalan sedikit tergesa menuju pintu dan membuka nya.

" Bella kamu tidak apa-apa?? Kenapa kamu berteriak?? Apa ada seseorang didalam " Vegas langsung menerobos masuk kedalam kamar Bella dan melihat sekeliling, namun didalam kamar Bella tidak ada seorangpun hanya dia seorang.

" aku tidak apa-apa, tadi itu aku hanya mimpi buruk saja " ucapnya yang masih berdiri diambang pintu.

" jadi kamu berteriak tadi karena mimpi buruk " Bella mengangguk, sementara Vegas dia menghembuskan nafas lega.

" syukurlah kalau tidak apa-apa, sekarang kamu tidur kali gih, masih malam.

Jangan lupa berdoa biar nggak mimpi buruk lagi " ucapnya sambil menuntun Bella untuk naik ketempat tidur.

Entah kenapa Bella menurut begitu saja ketika Vegas menyuruhnya tidur, dan menuntunnya.

Saat tangan Vegas menyentuh tangan Bella ada kehangatan yang dirasa oleh gadis tersebut.

Bella memperhatikan wajah Vegas yang tadinya panik berubah menjadi wajah yang penuh ketenangan dan kedamaian.

Sungguh saat ini Bella benar benar merasa kehangatan saat Vegas berada didekatnya.

Bella bisa merasakan perasaan yang sangat senang dan juga tenang.

Vegas membelai rambut Bella, dia menemani Bella dikamar sampai bella tertidur kembali.

Saat Bella sudah tertidur Vegas beranjak dan keluar dari kamar Bella.

Sebelum keluar dia membetulkan letak selimut Bella dan dia mencium kening Bella dengan lembut.

" selamat malam sayang, mimpi yang indah " ucap Vegas pelan.

Dia keluar dari kamar Bella dan menutup pintu nya rapat dan pelan takut menganggu tidur Bella yang terlelap.

Terpopuler

Comments

Fahmi Ardiansyah

Fahmi Ardiansyah

iya org bertopeng itu adalah max bell.jafi kmu pasti akan di jadikan istrinya.

2025-02-25

0

lihat semua
Episodes
1 gadis 250 juta
2 saatnya makan malam
3 kematian Nadien
4 keracunan
5 ancaman Andika pada 3 wanita
6 bab 6
7 bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 bab 13
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 bab 19
20 bab 20
21 bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab 24
25 bab 25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 bab 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 bab 75
76 bab 76
77 bab 77
78 bab 78
79 bab 79
80 bab 80
81 bab 81
82 bab 82
83 bab 83
84 bab 84
85 bab 85
86 bab 86
87 bab 87
88 bab 88
89 bab 89
90 bab 90
91 bab 91
92 bab 92
93 bab 93
94 bab 94
95 bab 95
96 bab 96
97 bab 97
98 bab 98
99 bab 99
100 bab 100
101 bab 101
102 bab 102
103 bab 103
104 bab 104
105 bab 105
106 bab 106
107 bab 107
Episodes

Updated 107 Episodes

1
gadis 250 juta
2
saatnya makan malam
3
kematian Nadien
4
keracunan
5
ancaman Andika pada 3 wanita
6
bab 6
7
bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
bab 13
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
bab 19
20
bab 20
21
bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab 24
25
bab 25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
bab 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
bab 75
76
bab 76
77
bab 77
78
bab 78
79
bab 79
80
bab 80
81
bab 81
82
bab 82
83
bab 83
84
bab 84
85
bab 85
86
bab 86
87
bab 87
88
bab 88
89
bab 89
90
bab 90
91
bab 91
92
bab 92
93
bab 93
94
bab 94
95
bab 95
96
bab 96
97
bab 97
98
bab 98
99
bab 99
100
bab 100
101
bab 101
102
bab 102
103
bab 103
104
bab 104
105
bab 105
106
bab 106
107
bab 107

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!