bab 12

Brakkk...

Bella jatuh tertindih oleh motornya, kakinya terjepit tapi tidak mengalami luka yang besar.

" aduh... " rintih Bella.

Seketika dia ingat dengan pria yang berjalan didepannya tadi.

Dia mengalihkan pandangannya dan melihat kearah pria yang saat ini tengah terduduk mencoba untuk berdiri.

Bella mengangkat motornya sedikit dan menggeser kaki nya agar bisa keluar dari himpitan motor tersebut dan langsung berdiri untuk menghampiri pria tersebut.

" tuan..Tuan anda tidak apa-apa, maafkan saya Tuan " ucap Bella dengan panik.

Pria tersebut tidak marah dia malah tersenyum kearah Bella.

Menurut dia Bella itu lucu, dia yang kecelakaan tapi dia malah memperhatikan dan mencemaskan orang lain.

Benar benar menggemaskan.

Tiba tiba saja terlintas dalam fikiran pria tersebut untuk mengerjain Bella.

Pria tersebut langsung memasang wajah sedih dan memelas kemudian dia berkata.

" aduhhh bagaimana kalau kaki ku patah, nanti tidak ada wanita yang mau menikah denganku " ucapnya sambil menunjukan wajah sedih

" tuan.. maafkan saya.. saya tak sengaja "

" kalau saya sampai beneran lumpuh, kamu harus bertanggung jawab, kamu harus mau menikah denganku "

" a..apa menikah?? "

" iya kamu harus menikah denganku sebagai rasa tanggung jawabmu karena sudah menabrak ku "

" maafkan saya " ucap Bella lirih.

melihat raut wajah sedih dari Bella, pria tersebut menjadi tidak enak, dan segera menghentikan sandiwara nya.

Pria itu tersenyum, melihat kearah Bella yang tertunduk karena merasa bersalah.

" aku tidak apa apa jangan khawatir " ucapnya sambil menyodorkan tangannya pada Bella.

Bella yang tidak paham melihat kearah tangan tersebut kemudian dia melihat ke arah wajah pria itu.

Pria itu sangat tampan dan juga tinggi, dalam benak bella berfikir apakah memang semua laki laki itu tinggi, kalau dilihat paman Max, Andika dan sekarang pria ini sama sama memiliki tinggi badan yang hampir sama, atau apa karena dianya sendiri yang pendek.

" perkenalkan namaku Vegas " ucap pria tersebut.

Bella dengan sedikit ragu menyambut tangan tersebut sambil menyebutkan namanya.

" Bella " ucapnya singkat kemudian dia melepaskan salamannya.

" kamu pasti salah satu putri dari Tuan Adam, benarkan?? " tebak nya

" hah.. dari mana anda tahu kalau saya salah satu anaknya ?? " jawab Bella heran.

" ya tahu lah.. karena yang tinggal disekitar  sini hanya ada rumah Tuan Adam saja, dan setahu saya ada tiga orang putri yang tinggal disini, dan pastinya kamu adalah salah satunya, karena aku lihat kamu begitu mirip dengan tuan Adam " jelasnya panjang lebar.

" iya anda benar saya memang putri dari ayah saya.. " ucapnya mengangguk pelan dia tidak menyebutkan putri tuan Adam karena dia memang enggan orang orang tahu tentangnya apalagi orang itu baru dikenal.

" bagaimana kalau kita jalan bersama menuju rumahmu. " tawar Vegas.

" anda kenal dengan ayah saya?? " tanya Bella yang penasaran.

" kalau aku tidak kenal mana mungkin aku tahu rumahnya "

" tapi aku belum pernah melihatmu, bagaimana aku tahu kalau kamu kenal dengan ayahku " tanya Bella was was, dia takut kalau orang tersebut adalah salah satu utusan dari Max untuk diam diam membunuhnya, karena dia belum membayar ganti mobil milik Max.

Melihat ekspresi Bella yang curiga terhadapnya, Vegas menggigit bibir bawahnya saking gemas pada Bella, kemudian dia tertawa kecil.

" kamu jangan khawatir, aku bukan orang jahat kok, bagaimana kalau kita pulang bareng saja kerumah mu, nanti disana kamu akan tahu siapa aku sebenarnya "

Bella mengangguk tanda mengiyakan.

Mereka berdua naik motor yang dibawa oleh Bella, dan tentu saja Vegas yang membawanya dan Bella duduk sebagai penumpang.

Beberapa menit kemudian mereka sampai dihalaman rumah, baik Bella dan Vegas masuk kedalam rumah secara berbarengan.

Orang-orang yang berada dalam rumah secara bersamaan melihat kearah Bella dan Vegas.

" Vegas kamu sudah kembali nak " ucap seorang wanita paruh baya yang terlihat cantik dan juga glamour.

Wanita itu bernama Veronica ibu dari Vegas.

Veronica ini adalah saudara sepupu dari Melisa ibu tiri nya Bella.

" kenapa kalian bisa pulang bersama " tanya Mila ketus dia merasa tidak suka melihat Bella yang dekat dengan Vegas.

Sedari dulu Mila ini sangat menyukai Vegas, sementara ibu Veronica dan ibu Melisa memang sudah merencanakan akan menjodohkan mereka, hanya tinggal menunggu waktu yang tepat untuk mengatakan pada mereka berdua.

Tujuan ibu Veronica menyuruh Vegas untuk tinggal dirumah ibu Melisa adalah tak lain untuk mendekatkan antara Mila dan juga Vegas.

" oohhh.. ini tadi kita bertemu dijalan, jadi kita datang secara bersamaan " jawab Vegas dengan enteng.

" ya sudah kamu masuklah dan beristirahat ya " ucap ibu Melisa sambil tersenyum ke arah Vegas

" Mila kamu antar Vegas ke kamarnya ya sayang " ucap ibu Melisa lagi pada putri sulung nya.

Kemudian dia melihat kearah Bella, raut wajahnya berubah menjadi masam dan berkata.

" Bella masuk kamar " tanpa menunggu lama Bella langsung masuk kekamarnya, begitu pula Vegas dia masuk ke kamar tamu yang ditunjukkan oleh Mila.

" Vegas kalau kamu butuh sesuatu kamu bilang saja padaku jangan sungkan, dan semoga kamu betah tinggal disini.

Dan.. oh ya tolong kamu jauhi Bella, aku tidak suka kalau kamu dekat dekat dengannya " Vegas mengerutkan dahi ya tak mengerti dengan apa yang diucapkan oleh Mila.

" maksudnya apa, akukan numpang dirumah ini tentu saja aku harus bersikap baik pada penghuni rumah ini, terutama Bella bukankah dia putri tuan Adam juga "

" ya dia memang putri ayahku tapi aku tidak suka kalau kamu dekat dekat dengannya "

" terserah kamulah, aku mau istirahat aku capek " ucapnya sembari masuk dan menutup pintu dengan cepat, sebab dia melihat kalau Mila seperti akan berbicara lagi.

Malam hari tiba, semua orang sudah berkumpul di meja makan, hanya satu orang yang tidak hadir yaitu Bella, pada sore hari Melisa datang ke kamar Bella dan mewanti wanti Bella untuk tidak keluar kamar, karena takut acaranya akan berantakan.

Bella tidak peduli akan hal itu, lagipula dia malas untuk bergabung bersama yang lainnya.

Vegas yang sedari tadi tidak konsen pada makanan dan juga orang sekitar hanya sesekali menanggapi obrolan mereka, dia lebih sering melirik kearah kamar Bella.

Mila yang menyadari gelagat Vegas mengeratkan tangannya dibawah, di merasa kesal sekali pada Bella, karena dia baru bertemu dengan Vegas sudah bisa merebut perhatiannya, sementara dia sudah lama selalu mencari perhatian Vegas malah selalu diabaikan.

Ibu Melisa yang menyadari akan hal itu mencoba untuk berbicara pada Vegas.

" jadii..  rencananya besok kamu mau kemana Vegas?? " tanya ibu Melisa.

" rencananya besok saya akan datang ke perusahaan novena , saya ada rencana untuk menjalin kerja sama dengan perusahaan tersebut, doakan saja tante semoga semua nya lancar " ucap Vegas sopan.

Mereka semua berbincang dengan penuh kehangatan, berbeda dengan Bella saat ini.

Tadi siang ketika dikampus dia mendapatkan telpon lagi dari pihak administrasi TPU mereka menanyakan kapan Bella akan membayar denda tersebut.

Bella kebingungan karena hingga saat ini dia masih belum mendapatkan uang tersebut.

Akhirnya setelah makan malam selesai Bella keluar dari kamarnya dan dia menghampiri ayahnya yang sedang berada diruang kerja nya.

" ayah .. tolong Bella yah, pinjamkan Bella uang 10 juta " tuan Adam mengerutkan kening nya heran.

Selama ini Bella tidak pernah meminta ataupun meminjam uang padanya, terakhir kali dia meminjam ketika nadien akan dioperasi, tapi dia tidak ingin memberikan uang itu.

Tuan Adam selalu menganggap nadien adalah anak dari selingkuhan ibu Bella, dia termakan hasutan dari istri kedua nya yaitu bu Melisa.

" untuk apa uang sebesar itu, ayah tidak punya uang " tolaknya dengan jelas, dia bertanya tapi dia sendiri yang langsung memberikan jawabannya.

" ayah selama ini aku tidak pernah meminta apapun padamu yah, tapi sekarang Bella mohon pinjamkan bella uang, bella butuh buat bayar denda untuk pemakaman ibu dan juga nadien,  kalau Bella tidak membayar dengan tepat waktu maka, mereka akan membongkar makam ibu yah " ucap Bella memelas.

" ayahkan sudah bilang kalau ayah tidak punya uang "

" ayah jahat.. kenapa ayah tega yah, selama ini ibu selalu mendampingi ayah, selalu memberikan yang terbaik buat ayah, tapi apa balasan ayah, ayah malah menikahi wanita lain, tanpa berbicara dengan ibu, dan dengan tega nya ayah membawa wanita penggoda itu kerumah " Bella sudah sangat geram terhadap ayahnya.

Dari dulu dia selalu diam ketika ayahnya bertindak sewenang wenang terhadap dirinya dan juga ibu.

Dia selalu termasuk oleh mendengar perkataan wanita penggoda itu.

Jal\*ang memang pantas disematkan untuk wanita itu, dia dengan tega menghancurkan kebahagian orang lain demi ambisi nya.

Bella tahu kalau bu Melisa hanya mengejar harta ayah saja, tapi ayah bukanlah orang yang royal seperti dalam bayangannya, dia termasuk orang yang pelit, sekalipun itu terhadap istri dan anaknya.

Saat bella memanggil bu Melisa dengan sebutan ja\*lang tuan Adam sangat murka sekali, dia secara tidak sengaja menampar Bella dengan sangat keras, hingga sudut bibir Bella mengeluarkan darah.

" PLAKK...

Bella meringis menahan sakit, sakit bukan karena sebuah tamparan, tapi sakit karena ayahnya yang selalu tidak peduli terhadapnya.

Tuan Adam juga kaget karena selama ini dia belum pernah menampar atau bahkan menyakiti putrinya.

" Be..Bella maafkan ayah nak " ucap pak Adam penuh penyesalan, dia mencoba untuk menyentuh pipi bella, tapi Bella menjauh dari nya.

Bella keluar dari ruang kerja ayahnya sambil berlari keluar rumah dan tak sengaja dia menabrak Vegas yang sedang berdiri sambil melihat kearahnya.

Vegas mencekal tangan Bella dengan  sedikit khawatir karena melihat Bella menangis.

" Bella ada apa ?? " Bella tidak ingin menjawab, dia menepis tangan Vegas dan pergi keluar rumah dan menaiki motornya kemudian berlalu pergi.

VISUAL CAST :

XAVIER MAXIMILIAN

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676143959.jpeg)

ARABELLA JELITA

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676144036.jpeg)

ANDIKA ( SAHABAT BELLA )

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676143970.jpeg)

JHON  ( ASISTEN SEKALIGUS BODYGUARD MAX )

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676144264.jpeg)

MARTIN  ( BODYGUARD SEKALIGUS KAKI TANGAN MAX DALAM BISNIS BAWAH TANAH )

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676770907.jpeg)

KAI ( BODYGUARD SEKALIGUS KAKI TANGAN MAX DALAM BISNIS BERSIH )

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676770914.jpeg)

VEGAS ( SAINGAN MAX DALAM MENDAPATKAN BELLA, SEKALIGUS SAINGAN DALAM BERBISNIS )

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676143961.jpeg)

MILA ( KAKAK DARI MIRA DAN JUGA SAUDARA TIRI BELLA )

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676144947.jpeg)

MIRA ( ADIK DARI MILA DAN JUGA SAUDARA TIRI BELLA )

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676144966.jpeg)

TUAN ADAM ( AYAH KANDUNG BELLA DAN AYAH TIRI DARI MILA DAN MIRA )

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676770906.jpeg)

IBU MELISA ( IBU KANDUNG MILA DAN MIRA, IBU TIRI BELLA  )

![](contribute/fiction/9614426/markdown/51912840/1734676770912.jpeg)

Terpopuler

Comments

Chichi Ayu lestari

Chichi Ayu lestari

kok gak suka sama virtual nya kebalik yang cakep malah bukan pemeran utama gimna sih thor

2025-02-25

0

Fahmi Ardiansyah

Fahmi Ardiansyah

kok ke balik sih Thor klu mencantumkan namanya.

2025-02-20

0

Nithaa Putri

Nithaa Putri

mau taehyung 😍😍😍

2025-01-22

0

lihat semua
Episodes
1 gadis 250 juta
2 saatnya makan malam
3 kematian Nadien
4 keracunan
5 ancaman Andika pada 3 wanita
6 bab 6
7 bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 bab 13
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 bab 19
20 bab 20
21 bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab 24
25 bab 25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 bab 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 bab 75
76 bab 76
77 bab 77
78 bab 78
79 bab 79
80 bab 80
81 bab 81
82 bab 82
83 bab 83
84 bab 84
85 bab 85
86 bab 86
87 bab 87
88 bab 88
89 bab 89
90 bab 90
91 bab 91
92 bab 92
93 bab 93
94 bab 94
95 bab 95
96 bab 96
97 bab 97
98 bab 98
99 bab 99
100 bab 100
101 bab 101
102 bab 102
103 bab 103
104 bab 104
105 bab 105
106 bab 106
107 bab 107
Episodes

Updated 107 Episodes

1
gadis 250 juta
2
saatnya makan malam
3
kematian Nadien
4
keracunan
5
ancaman Andika pada 3 wanita
6
bab 6
7
bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
bab 13
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
bab 19
20
bab 20
21
bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab 24
25
bab 25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
bab 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
bab 75
76
bab 76
77
bab 77
78
bab 78
79
bab 79
80
bab 80
81
bab 81
82
bab 82
83
bab 83
84
bab 84
85
bab 85
86
bab 86
87
bab 87
88
bab 88
89
bab 89
90
bab 90
91
bab 91
92
bab 92
93
bab 93
94
bab 94
95
bab 95
96
bab 96
97
bab 97
98
bab 98
99
bab 99
100
bab 100
101
bab 101
102
bab 102
103
bab 103
104
bab 104
105
bab 105
106
bab 106
107
bab 107

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!