bab 14

Keesokan harinya Bella dan Andika pergi ke pemakaman ibu dan juga adiknya Bella, Bella sudah menceritakan kalau dia pergi dari rumah karena ingin meminjam uang untuk membayar denda pemakaman, namun bukannya uang yang didapat malah sebuah tamparan.

Beruntung Andika sudah mendapatkan jatah bulanan dari orang tua nya, sehingga dia bisa membayar denda tersebut.

" Bella gue tahu ayahmu adalah seseorang yang pelit, dia lebih mementingkan uangnya dari pada keluarganya.

Tapi lu harus tahu bagaimana pun dia tetap

Bokap lu, semalam saat lu masuk kamar bokap lu nelpon gue dan nanyain lu ke gue, dia khawatir karna lu pergi dari rumah malam malam, walau bagaimana pun lu itu satu satunya putri kandung dia "

Bella tidak ingin menanggapi ucapan andika dia hanya mencebik saja.

Sore harinya Andika mengantar Bella pulang ke kediaman tuan Adam, saat sampai dihalaman rumah, terlihat begitu ramai dan banyak mobil mewah yang terparkir.

Bella sendiri heran karena dia tidak mengetahui ada hal apa yang terjadi dirumah yang sudah 2 tahun ini dia tempati.

Bella berjalan bersama Andika, hingga pandangan nya berhenti pada salah satu mobil yang cukup dia kenali.

" mobil ini... ini seperti mobil paman Max, apa dia juga ada didalam, tapi... rasanya itu tidak mungkin, tapi... mungkin saja iya.

Apa dia kesini ingin menagih biaya perbaikan mobil tersebut, kalau iya bisa gawat nih, ayah bakal semakin mengamuk nanti " seketika wajah Bella menjadi panik dan khawatir, dia takut kalau Max akan membuat kekacauan saat menagih hutangnya.

Dan hal itu akan mempermalukannya.

Bella masuk dan melihat sekeliling, hingga ada seseorang yang menghampirinya.

" non Bella anda sudah datang?? " ucap salah satu pelayan yang bekerja di rumah Tuan Adam.

" iya.. eh bi ini ada apa, kenapa banyak orang yang berkumpul?? " tanya Bella yang masih penasaran.

" loh.. emang non Bella lupa ya??, hari inikan tuan besar Adam ulang tahun " ucap pelayan tersebut heran, pasalnya dia tahu kalau Bella adalah anak kandung dari Tuan Adam, tapi kenapa dia bisa lupa dengan ulang tahun ayahnya sendiri.

" aku lupa bi " ucap Bella datar.

Dalam hatinya dia merasa kesal terhadap ayahnya tersebut.

Dia membuat pesta untuk acara ulang tahunnya, ya.. walaupun terkesan sederhana tapi biaya untuk pesta seperti ini pasti akan mengeluarkan kurang lebih 50 juta.

Sementara dirinya meminta, eh bukan meminta tapi meminjam 10 juta untuk denda pemakaman ibu dan adiknya dia tidak memberinya.

" ya sudah non sebaiknya non ganti baju sekarang, nyonya udah nyiapin baju buat non " Bella mengerutkan keningnya, dia merasa heran bagaimana mungkin ibu tirinya tersebut menyiapkan baju untuknya, sedangkan selama ini perlakuan nya sangat tidak adil menurutnya.

" ya sudah kalau begitu saya kekamar dulu bi " pamit Bella yang tidak mau pusing memikirkan ibu tirinya.

Bela berjalan menuju kamarnya yang berada dilantai atas, tanpa sadar ada sepasang mata yang memperhatikannya semenjak dia datang, pria tersebut menatapnya hingga Bella masuk kedalam kamar dan menghilang dari pandangannya.

Pria tersebut tersenyum tipis, dalam hatinya berkata " cantik " .

Setelah beberpa waktu Bella turun dia memakai gaun long dress berwarna hitam, dengan bagian pundak yang terbuka dan ada 2 tali tipis, terlihat kontras dengan warna kulitnya yang putih, dia sangat cantik sekali.

Bella berjalan untuk melihat sekeliling namun karena tidak terbiasa memakai high-heels dia merasakan pegal dikaki nya,kemudian dia duduk disalah satu kursi, dan memijat kecil kakinya.

Bella tertunduk dan mencoba untuk membuka high-heels namun dia melihat dilantai seperti ada bayangan yang sedang mendekatinya.

Bella merasa terkejut dan mengangkat wajahnya, rupanya dia adalah pria yang ditabrak oleh nya semalam, namanya Vegas

Dia terlihat sangat tampan dengan memakai pakaian serba putih dengan dasi kupu kupunya yang berwarna hitam, dia nampak seperti seorang pangeran.

Untuk beberpa saat Bella terpaku dengan penampilan Vegas.

Vegas tertawa kecil saat melihat raut wajah Bella yang kesal saat membuka high-heels " kenapa muka mu cemberut seperti itu, sepatu itukan nggak salah " Bella hanya mengerucutkan bibirnya, dia sedikit malu karena ketahuan marah marah pada benda yang tidak salah.

" aku tidak terbiasa memakai high-heels, sehingga membuat kaki aku sakit dan sedikit bengkak " keluh nya.

Vegas berjongkok untuk melihat kaki Bella yang kecil dan putih.

" kaki kamu bengkak tuh, apakah benar benar sakit " ucap Vegas sambil mendongkakkan kepalanya untuk melihat wajah Bella, selama beberpa saat dia terpana pada wajah cantik Bella.

mereka saling terpesona guys.. duh gimana dengan Max ya..

" cantik sekali gadis ini "  ucapnya dalam hati nya.

" ehh kamu mau ngapain " pekik Bella saat Vegas menyentuh kaki Bella dan melepaskan high-heels.

Dia meletakkan kaki Bella diatas lututnya yang saat ini tengah berjongkok dihadapannya.

Secara perlahan dia mengurut kaki Bella yang terlihat seperti bengkak.

" hei..hei kamu jangan begitu, sudah lepaskan aku tidak apa apa kok " ucap Bella yang merasa tidak enak.

Wajah Bella terlihat gugup dan juga merah, dia melihat sekelilingnya, takut ada yang melihat mereka.

Melihat Bella yang sedang gugup, Vegas malah tersenyum dan terus menggerakkan tangannya yang besar namun halus dan juga lembut.

" kamu diam dulu jangan gerak gerak terus, kalau dibiarkan nanti kaki mu akan tambah bengkak " untuk sesaat Bella terdiam, namun sesekali dia meringis menahan sakit saat dipijat oleh Vegas

" gadis ini diluar dia terlihat galak dan juga kasar, tapi ternyata dibalik sifatnya yang kasar tetap saja dia seperti gadis kecil lainnya " ucap Vegas dalam hatinya.

Vegas masih mengurut kaki Bella, sesekali dia menatap wajah Bella sambil tersenyum..

Sementara Bella wajah nya sudah memerah seperti kepiting rebus, untuk pertama kalinya dia mendapatkan perlakuan lembut dan manis dari seorang pria, apalagi pria yang dihadapannya ini sangatlah tampan dan sepertinya dia pria yang lembut dan juga penyayang.

" sudah sudah ini sudah cukup, kaki aku sudah tidak sakit lagi.. terima kasih sudah mau membantuku " ucap Bella sambil menurunkan kakinya karena Vegas masih saja mengurutnya.

" oke sekarang kamu coba berdiri apa masih sakit?? " Bella berdiri dan mencoba berjalan dan ternyata benar kaki nya sudah tidak sakit lagi.

Saat dia berjalan beberapa langkah karena kurang hati hati Bella tergelincir dan akan terjatuh, tapi beruntung dengan sigap Vegas menangkap Bella, satu tangan memegang tangan dan satu lagi memegang pinggang Bella, sehingga posisi mereka seperti sedang berdansa.

Untuk beberapa saat mereka saling pandang, lalu kemudian Bella kembali pada kesadarannya dan berdiri lagi dengan benar, dia sangat sangat gugup sekali, dia tersenyum canggung pada Vegas, dia menjadi salah tingkah.

Vegas tersenyum kecil melihat kegugupan Bella, sebenarnya dia juga merasa gugup, entah perasaan apa yang ada didalam hatinya, jatungnya berdetak lebih kencang tak seperti biasanya.

" hati hati " ucap Vegas

Bella yang merasa salah tingkah karena gugup, akhinya pamit mungkin ini adalah cara terbaik untuk menghilangkan kegugupan sekaligus kecanggungan diantara mereka berdua.

" te.. terima kasih, maaf sepertinya saya harus pergi mencari teman saya " Bella dengan cepat menghilang dari pandangannya Vegas, dan dia mulai mengedarkan pandangan nya guna mencari keberadaan sahabatnya Andika.

Setelah beberapa saat dia mencari sosok tersebut akhinya terlihat juga, hanya saja saat ini Andika tengah bersama dua orang gadis, dan sepertinya dia sedang memancarkan aksinya.

Bella yang menyaksikannya hanya menggelengkan kepalanya saja, dia merasa heran kenapa sahabat nya tersebut tidak pernah bisa jauh jauh dari yang namanya perempuan, dimanapun kapanpun pasti dia akan mencari perempuan.

Bella mengurungkan niatnya untuk mencari Andika dia tidak ingin menganggu kesenangan dari sahabatnya tersebut.

Dia pergi ketempat dimana makanan tersedia, dia melihat ada begitu banyak makan yang enak enak, dan dia mulai mencoba makanan tersebut satu persatu.

Karena Bella ini orang yang cuek, dia makan belepotan

Bella makan dengan khusuk hingga ada seseorang yang menghampirinya pun dia tidak menyadarinya.

" kelihatannya semua makanan disini enak ya " ucap pria yang mendekati Bella.

Bella menoleh kearah sumber suara tersebut, dia merasa kaget matanya pun ikut membulat dengan mulut yang penuh dengan makanan ternganga.

" Pa.. paman "

Terpopuler

Comments

Fahmi Ardiansyah

Fahmi Ardiansyah

😂😂😂😂 akhirnya bertemu juga dgn max.kira kira Bella brjodoh Ama siapa ya antara max n vegas

2025-02-20

0

lihat semua
Episodes
1 gadis 250 juta
2 saatnya makan malam
3 kematian Nadien
4 keracunan
5 ancaman Andika pada 3 wanita
6 bab 6
7 bab 7
8 bab 8
9 bab 9
10 bab 10
11 bab 11
12 bab 12
13 bab 13
14 bab 14
15 bab 15
16 bab 16
17 bab 17
18 bab 18
19 bab 19
20 bab 20
21 bab 21
22 bab 22
23 bab 23
24 bab 24
25 bab 25
26 bab 26
27 bab 27
28 bab 28
29 bab 29
30 bab 30
31 bab 31
32 bab 32
33 bab 33
34 bab 34
35 bab 35
36 bab 36
37 bab 37
38 bab 38
39 bab 39
40 bab 40
41 bab 41
42 bab 42
43 bab 43
44 bab 44
45 bab 45
46 bab 46
47 bab 47
48 bab 48
49 bab 49
50 bab 50
51 bab 51
52 bab 52
53 bab 53
54 bab 54
55 bab 55
56 bab 56
57 bab 57
58 bab 58
59 bab 59
60 bab 60
61 bab 61
62 bab 62
63 bab 63
64 bab 64
65 bab 65
66 bab 66
67 bab 67
68 bab 68
69 bab 69
70 bab 70
71 bab 71
72 bab 72
73 bab 73
74 bab 74
75 bab 75
76 bab 76
77 bab 77
78 bab 78
79 bab 79
80 bab 80
81 bab 81
82 bab 82
83 bab 83
84 bab 84
85 bab 85
86 bab 86
87 bab 87
88 bab 88
89 bab 89
90 bab 90
91 bab 91
92 bab 92
93 bab 93
94 bab 94
95 bab 95
96 bab 96
97 bab 97
98 bab 98
99 bab 99
100 bab 100
101 bab 101
102 bab 102
103 bab 103
104 bab 104
105 bab 105
106 bab 106
107 bab 107
Episodes

Updated 107 Episodes

1
gadis 250 juta
2
saatnya makan malam
3
kematian Nadien
4
keracunan
5
ancaman Andika pada 3 wanita
6
bab 6
7
bab 7
8
bab 8
9
bab 9
10
bab 10
11
bab 11
12
bab 12
13
bab 13
14
bab 14
15
bab 15
16
bab 16
17
bab 17
18
bab 18
19
bab 19
20
bab 20
21
bab 21
22
bab 22
23
bab 23
24
bab 24
25
bab 25
26
bab 26
27
bab 27
28
bab 28
29
bab 29
30
bab 30
31
bab 31
32
bab 32
33
bab 33
34
bab 34
35
bab 35
36
bab 36
37
bab 37
38
bab 38
39
bab 39
40
bab 40
41
bab 41
42
bab 42
43
bab 43
44
bab 44
45
bab 45
46
bab 46
47
bab 47
48
bab 48
49
bab 49
50
bab 50
51
bab 51
52
bab 52
53
bab 53
54
bab 54
55
bab 55
56
bab 56
57
bab 57
58
bab 58
59
bab 59
60
bab 60
61
bab 61
62
bab 62
63
bab 63
64
bab 64
65
bab 65
66
bab 66
67
bab 67
68
bab 68
69
bab 69
70
bab 70
71
bab 71
72
bab 72
73
bab 73
74
bab 74
75
bab 75
76
bab 76
77
bab 77
78
bab 78
79
bab 79
80
bab 80
81
bab 81
82
bab 82
83
bab 83
84
bab 84
85
bab 85
86
bab 86
87
bab 87
88
bab 88
89
bab 89
90
bab 90
91
bab 91
92
bab 92
93
bab 93
94
bab 94
95
bab 95
96
bab 96
97
bab 97
98
bab 98
99
bab 99
100
bab 100
101
bab 101
102
bab 102
103
bab 103
104
bab 104
105
bab 105
106
bab 106
107
bab 107

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!