Ch - 17 : Tidak Melepaskannya

Zhao Yang langsung menghampiri Gu Xingyu dan memeriksa kondisinya. Mengetahui Gu Xingyu hanya pingsan karena kehabisan tenaga segera dia mengalirkan kekuatan untuk membantu pemulihannya.

Setelah itu Zhao Yang menyandarkan Gu Xingyu di batang pohon yang tumbang tidak jauh dari tempat semula. Saat itu juga Zhao Yang mulai memperhatikan Gu Xingyu dengan lekat. Beberapa luka goresan di tangan dan pipinya membuat hati Zhao Yang semakin bergejolak.

"Xingyu. Tetaplah di sini. Aku akan pergi menangkap orang yang membuatmu seperti ini."

Tangan Zhao Yang mengepal. Tatapan tajamnya sekarang hanya tertuju ke jejak kaki yang ada di depan. Karena bukan milik Gu Xingyu jadi seharusnya jejak kaki itu milik orang yang bertarung dengannya.

Zhao Yang berdiri. Melirik Gu Xingyu beberapa lama sebelum melesat seperti kilat meninggalkan area itu mengejar pelaku yang membuat istrinya terluka.

"Aku tidak akan melepaskanmu!!" ujarnya.

___

Beberapa mil dari tempat pertarungan.

"Sialan. Seharusnya sejak awal aku tidak meremehkan Teratai Api Es itu. Teknik tingkat emas memang sangat hebat. Aku mungkin akan terluka lebih parah jika tidak menggunakan armor Qi tepat waktu." Pemimpin bandit menghembuskan nafasnya dengan kasar.

Dia sungguh tidak mengira akan terluka saat berhadapan dengan pembudidaya tingkat jiwa. Meski tidak parah, tetapi masih membutuhkan ramuan penyembuh yang ia dapatkan susah payah untuk mengembalikan kondisinya seperti semula.

"Omong-omong... Aku penasaran dengan keadannya setelah serangan itu." Pemimpin bandit tiba-tiba memangut dagunya.

Karena takut jika berlama-lama Gu Bei atau angggota Keluarga Gu lain akan sampai di sana pemimpin bandit tidak sempat untuk memeriksa keadaan Gu Xingyu. Yang pasti saat itu Gu Xingyu terlihat tidak berdaya. Entah seberapa parah lukanya, kemungkinan tidak lebih baik dari dirinya.

"Ah! Persetan tentang keadaannya. Aku yakin semua anak buahku telah tertangkap. Semoga saja mereka tidak membocorkan tempat persembunyian." Raut wajah pemimpin bandit tampak kesal memikirkan hal tersebut. Pada saat yang sama dia juga menjadi khawatir.

"Sial. Benar-benar sial bertemu dengan rombongan Keluarga Gu. Jika itu rombongan pedagang, malam ini pasti akan menjadi malam yang-- ...." Kalimat pemimpin bandit tertahan saat menyadari kedatangan seseorang.

Dia menjadi waspada, dan segera mengeluarkan aura kekuatannya yang berada di tingkat bumi lapisan pertama untuk memperingatkan sosok tersebut.

"Siapa?! Tunjukkan dirimu!!"

Tidak lama berselang seorang pemuda muncul dari arah depan. Tatapannya yang mengandung kebencian membuat pemimpin bandit merasa ngeri. Akan tetapi hal itu tidak berlangsung lama setelah mengenali sosok di depannya.

"Aku pernah melihatmu. Kau Zhao Yang, menantu tidak berguna kediaman Keluarga Gu yang terkenal."

Saat itu pemimpin bandit langsung menarik kembali aura kekuatannya. Terlihat jelas sekali jika dia memandang rendah Zhao Yang, dan berpikir pemuda itu tidak akan bisa berbuat sesuatu kepadanya.

Dia melambaikan tangan acuh tak acuh. "Sebaiknya kau pergi dari hadapanku sekarang. Jangan sampai aku membuatmu berakhir seperti istrimu yang keras kepala itu."

Zhao Yang bergeming. Tatapan matanya menjadi lebih kelam. "Jadi benar, kau yang membuat Xingyu terluka?"

Untuk sesaat pemimpin bandit merasa Zhao Yang ini sangat berbahaya. Namun pikiran tersebut segera ditepisnya dan meyakinkan diri jika pemuda di depannya itu hanyalah seorang sampah.

"Benar. Aku yang melakukannya." ujar pemimpin bandit dengan arogan. Tidak cukup sampai di sana dia kemudian bertanya, "Memangnya kenapa? Jangan bilang kau datang ke sini karena memang mencariku dan ingin balas dendam?"

"Lucu sekali! Kau yang seorang sampah, ingin melawanku? Apa kau bermimpi?"

Pemimpin bandit tertawa terpingkal-pingkal. Dia masih tertawa sampai suaranya tiba-tiba lenyap dan tubuhnya terhempas menghantam dinding batu di belakang.

Bang!

Zhao Yang menekan kuat tubuh pemimpin bandit itu ke dinding batu. Mencengkram lehernya dan memberikan tatapannya yang tajam.

"Ka-kau ...."

Mulut pemimpin bandit tercekat. Terlalu terkejut karena pemuda yang dikata tidak memiliki basis kultivasi itu baru saja menerkam dirinya dengan begitu cepat. Bahkan kekuatan cengkramannya sangat kuat hingga dia sulit melepaskan diri darinya.

"Apa dia sungguh menantu sampah yang banyak dibicarakan orang-orang? Dia sangat kuat." Pemimpin bandit membatin. Berusaha melepaskan diri, tetapi semua sia-sia karena kekuatan Zhao Yang jauh di luar perkiraannya.

"Zhao-- ... Tidak. Maksudku, Tuan Muda Zhao. Tolong ampuni pria rendahan ini. Pria rendahan ini memiliki mata yang buruk hingga berpikir melawan Tuan Muda Zhao."

Zhao Yang tidak menghiraukan pemimpin bandit yang coba menjilat. Semakin menekannya hingga keluar darah dari mulut pria itu.

Uhuk! Uhuk!

"Tu-Tuan Muda Zhao." Suaranya hampir tidak bisa keluar. Namun pemimpin bandit terus memaksakan diri dan akhirnya bisa bicara dengan cukup jelas dengan menggunakan sisa kekuatannya.

"Apa Tuan Muda Zhao tidak penasaran siapa yang ada di belakang Bandit Tengkorak?"

Zhao Yang menakutkan kedua alisnya dan menatap lekat pria itu. "Apa maksudmu? Kalian punya tuan?"

Pemimpin bandit mengangguk. "Jika tidak, kami tidak akan hanya beraksi di wilayah Keluarga Gu. Ada orang di belakang kami yang memberi perintah. Apa Tuan Muda Zhao tidak ingin tahu tentang hal ini?"

"Katakan," pinta Zhao Yang.

Tentu saja pemimpin bandit tidak akan mengatakannya semudah itu. Dia membutuhkan jaminan untuk keselamatannya. "Sebelum itu Tuan Muda Zhao harus janji akan melepaskan pria rendahan ini. Bagaimana? Apa Tuan Muda Zhao setuju?"

"Akan aku pertimbangkan."

Pemimpin bandit sangat senang mendengarnya. Dia pun mengeluarkan sesuatu dari balik pakaian. Sebuah gulungan, dan itu adalah bukti pembayaran yang diberikan 'Tuan' dari Bandit Tengkorak setelah menjalankan perintahnya.

"Jian Shu? Keluarga Jian?" Zhao Yang tidak bisa untuk tidak kembali menautkan kedua alisnya ketika menemukan stempel Keluarga Jian serta nama Jian Shu di gulungan tersebut.

"Keluarga Wang dan Keluarga Jian tampaknya memang memiliki hubungan yang dekat. Mereka mengusik Keluarga Gu, kemungkinan besar mengincar Dermaga Sungai Yuan." Zhao Yang diam cukup lama sebelum menyimpan gulungan itu. Dia mengalihkan pandangannya kembali pada pemimpin bandit yang sekarang tampak ingin berpamitan.

"Jadi, bolehkah pria rendahan ini pergi sekarang?"

"Siapa bilang kau boleh pergi? Aku bilang akan mempertimbangkannya."

"Tuan Muda Zhao. Apa maksudmu?" Tubuh pemimpin bandit gemetar ketakutan.

"Aku mungkin bisa melepaskanmu jika tidak menyentuh Xingyu. Tapi kau membuatnya terluka, dan aku tidak bisa menerimanya."

Pemimpin bandit meneguk ludah dengan kasar. "Tidak!" Dia berseru sambil melompat menjauh. Melihat ada kesempatan, dia pun melarikan diri dengan kecepatannya meninggalkan tempat itu.

Semakin jauh dan semakin jauh. Zhao Yang seolah membiarkan hal itu dan hanya menatap punggungnya. Setelah cukup lama, dia kemudian mengayunkan tangan ringan menciptakan siluet tebasan vertikal yang melesat cepat dan langsung membunuh pemimpin bandit di tempat.

Terpopuler

Comments

cepat balik dan tolong Istrimu

2025-02-02

0

Qing shan

Qing shan

🙏🙏🙏🙏

2024-12-31

1

Qing shan

Qing shan

🤩🤩🤩🤩

2024-12-31

1

lihat semua
Episodes
1 Ch - 00 : Prolog
2 Ch - 01 : Zhao Yang si Menantu Sampah
3 Ch - 02 : Klan Wang dan Niat Busuk Mereka
4 Ch - 03 : Kemarahan
5 Ch - 04 : Kekuatan Zhao Yang
6 Ch - 05 : Nasib Nahas Klan Wang
7 Ch - 06 : Lelang
8 Ch - 07 : Lelang ll
9 Ch - 08 : Sesuatu Yang Familiar
10 Ch - 09 : Segel Klan Zhao
11 Ch - 10 : Kau Buka Harga Aku Membelinya
12 Ch - 11 : Tidak Takut Siapa Pun
13 Ch - 12 : Dia Diam Bukan Berarti Lemah
14 Ch - 13 : Ayah dan Anak Sama Saja
15 Ch - 14 : Pulang Malah Bertemu Masalah
16 Ch - 15 : Bandit
17 Ch - 16 : Hal Buruk
18 Ch - 17 : Tidak Melepaskannya
19 Ch - 18 : Tiba di Kediaman
20 Ch - 19 : Ternyata Dia Mengetahuinya
21 Ch - 20 : Yang Kalah Pergi Merangkak
22 Ch - 21 : Seorang Pria Tidak Menarik Ucapannya
23 Ch - 22 : Keluarga Wen
24 Ch - 23 : Nilai Seorang Zhao Yang
25 Ch - 24 : Berhadapan Dengan Orang yang Salah
26 Ch - 25 : Sebuah Surat
27 Ch - 26 : Meninggalkan Rumah
28 Ch - 27 : Tiga Pembuat Masalah
29 Ch - 28 : Paviliun Pedang
30 Ch - 29 : Berdiskusi Untuk Misi
31 Ch - 30 : Kelompok Pemetik Herbal
32 Ch - 31 : Tambang Emas
33 Ch - 32 : Antek-antek Keluarga Jian
34 Ch - 33 : Jian Heng dan Jian Yun
35 Ch - 34 : Menang Dengan Mudah
36 Ch - 35 : Runtuh
37 Ch - 36 : Token Teleportasi
38 Ch - 37 : Batu Merah Delima
39 Ch - 38 : 'Hadiah' Untuk Keluarga Jian
40 Ch - 39 : Kembali Pulang
41 Ch - 40 : Satu Lagi Masalah
42 Ch 41 - Ambisi Yang Terlalu Tinggi
43 Ch - 42 : Iblis Tua-Jian Feng
44 Ch - 43 : Serangan Pertama
45 Ch - 44 : Zhao Yang vs Jian Feng
46 Ch - 45 : Zhao Yang vs Jian Feng ll
47 Ch - 46 : Zhao Yang vs Jian Feng lll
48 Ch - 47 : Mati Dengan Mengenaskan
49 Ch - 48 : Tidak Ada Kata Ampun
50 Ch - 49 : Jian Yun dan Ruang Rahasia
51 Ch - 50 : Akhir Keluarga Jian
52 Ch - 51 : Berita Sudah Tersebar
53 Ch - 52 : Seseorang Mengetahui Siapa Dirinya
54 Ch - 53 : Tan Bo Yi, Keluarga Tan
55 Ch - 54 : Tegas! Dia Memang Istriku
56 Ch - 55 : Perjamuan dan Tamu dari Ibukota
57 Ch - 56 : Li Gang, Lembah Api Surgawi
58 Ch - 57 : Tantangan Terbuka
59 Ch - 58 : Dia Bukan Menantu Tidak Berguna
60 Ch - 59 : Jian Feng yang Hilang Ditelan Bumi
61 Ch - 60 : Gu Xingyu, dan Perasaan Rumit di Hatinya
62 Ch - 61 : Kelompok Pencari
63 Ch - 62 : Shen Wang, dan Mata-Mata
64 Ch - 63 : Panggil Aku 'Kakak Ipar'
65 Ch - 64 : Bimbang
66 Ch - 65 : Keputusan Shen Wang
Episodes

Updated 66 Episodes

1
Ch - 00 : Prolog
2
Ch - 01 : Zhao Yang si Menantu Sampah
3
Ch - 02 : Klan Wang dan Niat Busuk Mereka
4
Ch - 03 : Kemarahan
5
Ch - 04 : Kekuatan Zhao Yang
6
Ch - 05 : Nasib Nahas Klan Wang
7
Ch - 06 : Lelang
8
Ch - 07 : Lelang ll
9
Ch - 08 : Sesuatu Yang Familiar
10
Ch - 09 : Segel Klan Zhao
11
Ch - 10 : Kau Buka Harga Aku Membelinya
12
Ch - 11 : Tidak Takut Siapa Pun
13
Ch - 12 : Dia Diam Bukan Berarti Lemah
14
Ch - 13 : Ayah dan Anak Sama Saja
15
Ch - 14 : Pulang Malah Bertemu Masalah
16
Ch - 15 : Bandit
17
Ch - 16 : Hal Buruk
18
Ch - 17 : Tidak Melepaskannya
19
Ch - 18 : Tiba di Kediaman
20
Ch - 19 : Ternyata Dia Mengetahuinya
21
Ch - 20 : Yang Kalah Pergi Merangkak
22
Ch - 21 : Seorang Pria Tidak Menarik Ucapannya
23
Ch - 22 : Keluarga Wen
24
Ch - 23 : Nilai Seorang Zhao Yang
25
Ch - 24 : Berhadapan Dengan Orang yang Salah
26
Ch - 25 : Sebuah Surat
27
Ch - 26 : Meninggalkan Rumah
28
Ch - 27 : Tiga Pembuat Masalah
29
Ch - 28 : Paviliun Pedang
30
Ch - 29 : Berdiskusi Untuk Misi
31
Ch - 30 : Kelompok Pemetik Herbal
32
Ch - 31 : Tambang Emas
33
Ch - 32 : Antek-antek Keluarga Jian
34
Ch - 33 : Jian Heng dan Jian Yun
35
Ch - 34 : Menang Dengan Mudah
36
Ch - 35 : Runtuh
37
Ch - 36 : Token Teleportasi
38
Ch - 37 : Batu Merah Delima
39
Ch - 38 : 'Hadiah' Untuk Keluarga Jian
40
Ch - 39 : Kembali Pulang
41
Ch - 40 : Satu Lagi Masalah
42
Ch 41 - Ambisi Yang Terlalu Tinggi
43
Ch - 42 : Iblis Tua-Jian Feng
44
Ch - 43 : Serangan Pertama
45
Ch - 44 : Zhao Yang vs Jian Feng
46
Ch - 45 : Zhao Yang vs Jian Feng ll
47
Ch - 46 : Zhao Yang vs Jian Feng lll
48
Ch - 47 : Mati Dengan Mengenaskan
49
Ch - 48 : Tidak Ada Kata Ampun
50
Ch - 49 : Jian Yun dan Ruang Rahasia
51
Ch - 50 : Akhir Keluarga Jian
52
Ch - 51 : Berita Sudah Tersebar
53
Ch - 52 : Seseorang Mengetahui Siapa Dirinya
54
Ch - 53 : Tan Bo Yi, Keluarga Tan
55
Ch - 54 : Tegas! Dia Memang Istriku
56
Ch - 55 : Perjamuan dan Tamu dari Ibukota
57
Ch - 56 : Li Gang, Lembah Api Surgawi
58
Ch - 57 : Tantangan Terbuka
59
Ch - 58 : Dia Bukan Menantu Tidak Berguna
60
Ch - 59 : Jian Feng yang Hilang Ditelan Bumi
61
Ch - 60 : Gu Xingyu, dan Perasaan Rumit di Hatinya
62
Ch - 61 : Kelompok Pencari
63
Ch - 62 : Shen Wang, dan Mata-Mata
64
Ch - 63 : Panggil Aku 'Kakak Ipar'
65
Ch - 64 : Bimbang
66
Ch - 65 : Keputusan Shen Wang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!