Ch - 19 : Ternyata Dia Mengetahuinya

Pintu terbuka. Tampak jelas apa yang terjadi di dalam ruangan itu. Gu Xingyu dalam posisi duduk bersila, sedang berkultivasi. Namun fluktuasi energi di sekitarnya sangat kacau yang menandakan ada yang salah dari prosesnya.

Zhao Yang berpikir hal itu dipengaruhi oleh kondisi tubuh Gu Xingyu yang masih dalam pemulihan. Istrinya itu terlalu gegabah dengan langsung mencoba menerobos tingkat bumi meski memiliki bunga anggrek biru.

"Untungnya aku datang tepat waktu."

Tanpa membuang lebih banyak waktu Zhao Yang berpindah ke belakang, kemudian mengangkat tangannya menyalurkan Qi untuk menetralisir energi yang berkumpul di sekitar Gu Xingyu.

Dalam beberapa saat fluktuasi energi yang kacau perlahan mulai dikendalikan. Wajah Gu Xingyu yang sebelumnya tampak pucat pun kini seperti semula.

Gadis itu sedikit membuka mata. Melirik dengan ekor mata untuk mengintip siapa yang sudah membantunya. Alangkah terkejutnya ia saat melihat wajah familiar itu.

"Zha- ... Zhao Yang?!"

"Fokus saja menerobos. Aku akan membantumu."

Gu Xingyu yang tampak ingin mengatakan sesuatu sontak menutup mulutnya dan kembali fokus menyerap khasiat bunga anggrek biru untuk menerobos ke tingkat bumi.

Satu jam berselang, dan tiba-tiba lapisan energi yang berkumpul di sekitar Gu Xingyu menjadi lebih pekat. Dua kali lipat. Empat kali lipat ... Tekanan yang diberikan pun menjadi sangat signifikan.

Zhao Yang tahu itu adalah tanda jika istrinya berhasil melakukan penerobosan. Dia tersenyum, lalu secara perlahan menarik tubuhnya bangkit dan berpindah ke samping pintu.

"Selamat. Kau sudah menerobos."

Gu Xingyu perlahan membuka mata. Menatap Zhao Yang beberapa saat, lalu memusatkan Qi ke tangan mencoba merasakan kekuatan barunya yang berada di tingkat bumi lapisan pertama.

"Aku berhasil?" gumamnya, setengah tak percaya. Dia benar-benar merasa senang. Dia tersenyum yang membuat wajah cantiknya semakin tampak menawan.

"Xingyu, sepertinya ayah mencariku. Aku pergi dulu."

Sebenarnya Zhao Yang ingin berada di sana lebih lama. Tapi saat ini ayah mertuanya terlihat berjalan di lorong yang menuju ke ruangannya. Berjalan dengan langkah besar, seperti ingin menerkam orang.

"Jangan bilang dia ingin melihat suratnya sekarang?" Zhao Yang bergumam dengan nada mengeluh. Cepat-cepat melangkahkan kakinya kembali sampai suara Gu Xingyu membuatnya berhenti.

"Terima kasih karena sudah membantu."

Zhao Yang mengerutkan kening dan berbalik menatap Gu Xingyu yang sudah berdiri tepat di tengah-tengah ruangan.

Mungkin terdengar aneh. Tapi sungguh ini kali pertama sejak dua tahun menikah Zhao Yang mendengar Gu Xingyu berbicara dengan begitu lembut kepadanya. Dia hampir tidak bisa menyembunyikan perasaannya. Tersenyum, dan berkata, "Aku hanya membantu sedikit. Kau berhasil menerobos karena usahamu sendiri."

"Bukan hanya untuk itu. Tapi juga yang sebelumnya."

Kalimat Gu Xingyu membuat kening Zhao Yang mengernyit.

"Aku tidak begitu yakin awalnya. Tapi setelah bantuan barusan, aku tahu jika kau yang sudah membantuku saat terluka di hutan."

"..."

Setelah diam beberapa saat Zhao Yang mengangguk. Karena Gu Xingyu sudah mengetahuinya jadi tidak ada gunanya menyangkal hal itu.

"Lalu, tentang basis kultivasimu- ... Apa kau sungguh hanya di tingkat jiwa lapisan pertama?" Ada kesan tidak percaya saat Gu Xingyu menanyakannya. Dia berusaha menelisik dengan menggunakan persepsinya, tetapi sia-sia karena Zhao Yang menyembunyikan aura kekuatannya.

"Kenapa kau bertanya seperti itu?" tanya Zhao Yang alih-alih menjawabnya langsung. "Apa aku di matamu tampak seperti bukan di tingkat jiwa lapisan pertama?"

Gu Xingyu memalingkan wajahnya sambil berdehem. "Lupakan pertanyaanku. Bukankah kau harus pergi?" ucap Gu Xingyu mengalihkan topik pembicaraan.

"Benar. Ayahmu pasti sudah mengetuk pintu berkali-kali. Aku harus kembali."

Setelah Zhao Yang pergi Gu Xingyu menatap punggung pria itu sampai benar-benar lenyap dari pandangannya.

Sementara tentang pertanyaan yang dia tanyakan. Itu bukan tanpa alasan. Setelah membantu, Gu Xingyu melihat Zhao Yang melesat dengan sangat cepat. Kecepatannya bahkan lebih cepat dari kecepatan ayahnya. Tapi Gu Xingyu tidak begitu yakin karena Zhao Yang masih di tingkat jiwa lapisan pertama.

"Apa mungkin itu hanya perasaanku?" gumamnya.

Saat itu Gu Xingyu sempat terbangun dari pingsan ketika Zhao Yang menyalurkan kekuatan untuk memulihkan kondisi tubuhnya. Gu Xingyu melihat Zhao Yang saat memindahkan dirinya. Melihat juga saat Zhao Yang melesat dengan sangat cepat pergi ke arah pemimpin bandit melarikan diri. Namun setelah itu Gu Xingyu benar-benar kehilangan kesadaran, membuatnya ragu dengan apa yang diingatnya.

Tidak. Sadarlah Gu Xingyu. Dia sudah bilang jika dia di tingkat jiwa lapisan pertama. Dia memang membantumu. Tapi tidak mungkin dia bergerak dengan kecepatan seperti itu. Gu Xingyu bergelut dengan pikirannya. Setelah cukup lama dia pun mengangguk-angguk dan merasa masuk akal dengan apa yang disimpulkannya.

Terpopuler

Comments

Kum!kaGe

Kum!kaGe

ayolah thor semangat napa sih

2024-12-27

1

Kum!kaGe

Kum!kaGe

waduh kemana ini ko telat ya

2024-12-26

1

Lucu juga antara mereka berdua

2025-02-02

0

lihat semua
Episodes
1 Ch - 00 : Prolog
2 Ch - 01 : Zhao Yang si Menantu Sampah
3 Ch - 02 : Klan Wang dan Niat Busuk Mereka
4 Ch - 03 : Kemarahan
5 Ch - 04 : Kekuatan Zhao Yang
6 Ch - 05 : Nasib Nahas Klan Wang
7 Ch - 06 : Lelang
8 Ch - 07 : Lelang ll
9 Ch - 08 : Sesuatu Yang Familiar
10 Ch - 09 : Segel Klan Zhao
11 Ch - 10 : Kau Buka Harga Aku Membelinya
12 Ch - 11 : Tidak Takut Siapa Pun
13 Ch - 12 : Dia Diam Bukan Berarti Lemah
14 Ch - 13 : Ayah dan Anak Sama Saja
15 Ch - 14 : Pulang Malah Bertemu Masalah
16 Ch - 15 : Bandit
17 Ch - 16 : Hal Buruk
18 Ch - 17 : Tidak Melepaskannya
19 Ch - 18 : Tiba di Kediaman
20 Ch - 19 : Ternyata Dia Mengetahuinya
21 Ch - 20 : Yang Kalah Pergi Merangkak
22 Ch - 21 : Seorang Pria Tidak Menarik Ucapannya
23 Ch - 22 : Keluarga Wen
24 Ch - 23 : Nilai Seorang Zhao Yang
25 Ch - 24 : Berhadapan Dengan Orang yang Salah
26 Ch - 25 : Sebuah Surat
27 Ch - 26 : Meninggalkan Rumah
28 Ch - 27 : Tiga Pembuat Masalah
29 Ch - 28 : Paviliun Pedang
30 Ch - 29 : Berdiskusi Untuk Misi
31 Ch - 30 : Kelompok Pemetik Herbal
32 Ch - 31 : Tambang Emas
33 Ch - 32 : Antek-antek Keluarga Jian
34 Ch - 33 : Jian Heng dan Jian Yun
35 Ch - 34 : Menang Dengan Mudah
36 Ch - 35 : Runtuh
37 Ch - 36 : Token Teleportasi
38 Ch - 37 : Batu Merah Delima
39 Ch - 38 : 'Hadiah' Untuk Keluarga Jian
40 Ch - 39 : Kembali Pulang
41 Ch - 40 : Satu Lagi Masalah
42 Ch 41 - Ambisi Yang Terlalu Tinggi
43 Ch - 42 : Iblis Tua-Jian Feng
44 Ch - 43 : Serangan Pertama
45 Ch - 44 : Zhao Yang vs Jian Feng
46 Ch - 45 : Zhao Yang vs Jian Feng ll
47 Ch - 46 : Zhao Yang vs Jian Feng lll
48 Ch - 47 : Mati Dengan Mengenaskan
49 Ch - 48 : Tidak Ada Kata Ampun
50 Ch - 49 : Jian Yun dan Ruang Rahasia
51 Ch - 50 : Akhir Keluarga Jian
52 Ch - 51 : Berita Sudah Tersebar
53 Ch - 52 : Seseorang Mengetahui Siapa Dirinya
54 Ch - 53 : Tan Bo Yi, Keluarga Tan
55 Ch - 54 : Tegas! Dia Memang Istriku
56 Ch - 55 : Perjamuan dan Tamu dari Ibukota
57 Ch - 56 : Li Gang, Lembah Api Surgawi
58 Ch - 57 : Tantangan Terbuka
59 Ch - 58 : Dia Bukan Menantu Tidak Berguna
60 Ch - 59 : Jian Feng yang Hilang Ditelan Bumi
61 Ch - 60 : Gu Xingyu, dan Perasaan Rumit di Hatinya
62 Ch - 61 : Kelompok Pencari
63 Ch - 62 : Shen Wang, dan Mata-Mata
64 Ch - 63 : Panggil Aku 'Kakak Ipar'
65 Ch - 64 : Bimbang
66 Ch - 65 : Keputusan Shen Wang
Episodes

Updated 66 Episodes

1
Ch - 00 : Prolog
2
Ch - 01 : Zhao Yang si Menantu Sampah
3
Ch - 02 : Klan Wang dan Niat Busuk Mereka
4
Ch - 03 : Kemarahan
5
Ch - 04 : Kekuatan Zhao Yang
6
Ch - 05 : Nasib Nahas Klan Wang
7
Ch - 06 : Lelang
8
Ch - 07 : Lelang ll
9
Ch - 08 : Sesuatu Yang Familiar
10
Ch - 09 : Segel Klan Zhao
11
Ch - 10 : Kau Buka Harga Aku Membelinya
12
Ch - 11 : Tidak Takut Siapa Pun
13
Ch - 12 : Dia Diam Bukan Berarti Lemah
14
Ch - 13 : Ayah dan Anak Sama Saja
15
Ch - 14 : Pulang Malah Bertemu Masalah
16
Ch - 15 : Bandit
17
Ch - 16 : Hal Buruk
18
Ch - 17 : Tidak Melepaskannya
19
Ch - 18 : Tiba di Kediaman
20
Ch - 19 : Ternyata Dia Mengetahuinya
21
Ch - 20 : Yang Kalah Pergi Merangkak
22
Ch - 21 : Seorang Pria Tidak Menarik Ucapannya
23
Ch - 22 : Keluarga Wen
24
Ch - 23 : Nilai Seorang Zhao Yang
25
Ch - 24 : Berhadapan Dengan Orang yang Salah
26
Ch - 25 : Sebuah Surat
27
Ch - 26 : Meninggalkan Rumah
28
Ch - 27 : Tiga Pembuat Masalah
29
Ch - 28 : Paviliun Pedang
30
Ch - 29 : Berdiskusi Untuk Misi
31
Ch - 30 : Kelompok Pemetik Herbal
32
Ch - 31 : Tambang Emas
33
Ch - 32 : Antek-antek Keluarga Jian
34
Ch - 33 : Jian Heng dan Jian Yun
35
Ch - 34 : Menang Dengan Mudah
36
Ch - 35 : Runtuh
37
Ch - 36 : Token Teleportasi
38
Ch - 37 : Batu Merah Delima
39
Ch - 38 : 'Hadiah' Untuk Keluarga Jian
40
Ch - 39 : Kembali Pulang
41
Ch - 40 : Satu Lagi Masalah
42
Ch 41 - Ambisi Yang Terlalu Tinggi
43
Ch - 42 : Iblis Tua-Jian Feng
44
Ch - 43 : Serangan Pertama
45
Ch - 44 : Zhao Yang vs Jian Feng
46
Ch - 45 : Zhao Yang vs Jian Feng ll
47
Ch - 46 : Zhao Yang vs Jian Feng lll
48
Ch - 47 : Mati Dengan Mengenaskan
49
Ch - 48 : Tidak Ada Kata Ampun
50
Ch - 49 : Jian Yun dan Ruang Rahasia
51
Ch - 50 : Akhir Keluarga Jian
52
Ch - 51 : Berita Sudah Tersebar
53
Ch - 52 : Seseorang Mengetahui Siapa Dirinya
54
Ch - 53 : Tan Bo Yi, Keluarga Tan
55
Ch - 54 : Tegas! Dia Memang Istriku
56
Ch - 55 : Perjamuan dan Tamu dari Ibukota
57
Ch - 56 : Li Gang, Lembah Api Surgawi
58
Ch - 57 : Tantangan Terbuka
59
Ch - 58 : Dia Bukan Menantu Tidak Berguna
60
Ch - 59 : Jian Feng yang Hilang Ditelan Bumi
61
Ch - 60 : Gu Xingyu, dan Perasaan Rumit di Hatinya
62
Ch - 61 : Kelompok Pencari
63
Ch - 62 : Shen Wang, dan Mata-Mata
64
Ch - 63 : Panggil Aku 'Kakak Ipar'
65
Ch - 64 : Bimbang
66
Ch - 65 : Keputusan Shen Wang

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!