Lady Membuat ulah

Setelah selesai kelas, Lexa dan Adele serta Oden keluar dan menuju kelas Raya.

Dari kejauhan mereka bertiga melihat Raya yang sedang di hadang lima most wanted kampus mereka.

Sedangkan di posisi Raya tadi setelah kelas selesai, Raya pun langsung keluar kelas tapi saat di depan kelas ia sudah di tunggu oleh kelima kakak kelasnya itu.

"Halo Raya, apa kau mau kekantin ayo ikut kami kau bisa makan sepuasnya" ucap Alex

"Maaf aku tidak kekantin aku masih kenyang" jawab Raya cuek

"Jika begitu bagaimana kita pergi ke mall, kau bisa belanja apa saja yang kau mau" ucap Alex lagi

"Maaf saat ini belum ada yang ingin aku beli, lebih baik kamu ajak pacar kamu" ucap Raya

"Aku tidak mempunyai pacar, apa kau mau menjadi kekasihku" ucap Alex

"Apa...!!! Kekasih, maaf aku tidak bisa aku sudah memiliki tunangan" ucap Raya dan itu membuat kelima pria itu shock.

"Kau pasti bohong, kau jual mahal sekali. Jangan karena kau cantik kau jadi sombong lihat saja kau akan menyesal" ucap Alex marah lalu pergi.

Dari kejauhan lady dan ke tiga temannya melihat semua kejadian itu,

"Kurang ajar gadis itu berani sekali mendekati Alex ku," ucap lady dan dengan cepat berjalan ke arah Raya dan menyiramkan air yang dia bawa ke pada Raya dan itu membuat Raya terkejut begitu juga teman teman raya yang baru saja sampai.

"Lady apa yang kau lakukan pada Raya, kau mau cari mati ya" ucap Adele marah, sedangkan Lexa mengambil tisu dan membantu Raya membersihkan Ari kopi yang di siramkan ke kepala dan wajah Raya untung saja itu es kopi bukan panas.

"Wanita ini duluan yang mendekati Alek, Alek itu milik ku jadi jangan ikut campur" ucap Lady

"Hahaha apa kau bilang Alex milik mu, kau Jika bermimpi itu jangan terlalu tinggi nanti gak bisa turun, kau dengan Tidak malunya bilang Alex adalah milikmu, lalu apa Alex mau dengan mu, dan satu lagi semua wanita di kampus ini mengklaim jika Alex adalah milik mereka kecuali kami bertiga. Apa bagusnya Alek, yang hanya bisa jadi beban orang tua saja karena sekolah hanya untuk mencari mangsa saja" ucap Adele

"Kau juga apa buta dan tuli, apa kau lihat raya merayu Alek, Alek datang ke kelas Raya. Raya pun menolak semua ajakan Alex, justru Alex yang mengejar Raya hany karena penasaran tapi sayangnya raya bukan cewek gampang baper kayak kamu. Jadi cepat pergi dari sini tapi sebelum itu minta maaf dulu pada Raya" ucap Adele marah.

"Tidak akan, awas kalian akan ku adukan kalian pada papaku agar kalian di keluarkan dari sini " ancam Lady

"Cobalah jika bisa, aku jamin jika itu terjadi kau akan menyesalinya atas kejadian ini, kau berurusan dengan orang yang salah" ucap Raya dingin.

"Ayo kita pergi, biarkan dia mau melakukan apa" ucap Raya

"Awas kalian ajan menyesal telah melawan ku" teriak lady tapi tidak di perdulikan oleh mereka.

"Aku sudah tidak ada kelas hari ini, kalian bagaimana?" tanya Raya

"Kami juga tidak ada lagi sepertinya semua akan di pulangkan, karena akan ada rapat, tapi kami ada tugas kelompok dan akan di kumpul besok" ucap Oden

"Baik, apa kalian bawa kendaraan sendiri atau di antar jemput?" tanya Raya

"Aku bawa motor ku sendiri" ucap Oden dan Adele bersamaan.

"Kalau aku tadi di antar karena mobilku di bengkel" jawab Lexa.

"Ok jika begitu ayo ikut kerumah ku, kalian bisa membuat tugas disana, aku juga sudah tidak tahan dengan kepalaku yang manis" ucap Raya

"Apa...!!! Apa boleh kami kerumah mu?" tanya ketiganya

"Ya tentu boleh, memangnya kenapa?" tanya Raya bingung.

"Karena biasanya, di larang karena alwan baru kenal. Kami dulu pernah begitu walau orang tua kami tidak begitu tapi kebanyakan orang lain seperti itu." jawab Lexa

"Ada ada saja, ayo ikut saja kalian tau kan aku bukan asli orang sini, nah di negaraku tidak ada yang seperti itu asal menjaga sopan santun saja" jawab Raya

"Aku ingin kenegaramu saat liburan, sepertinya menyenangkan saat aku lihat di internet" ucap Adele.

"Itu mudah jika kalian ingin kesana, akh akan menjadi Tour guide untuk kalian" ucap Raya.

"Janji ya, aku menunggu saat itu" ucap mereka bertiga, tidak lama mereka pun sampai di mana mobil raya terparkir.

"Raya kenapa mobil mu tidak masuk?" tanya ketiganya

"Tidak apa karena ada kedua kakak ku di dalam mobil" ucap Raya membuat ketiga nya bingung.

"Raya kenapa dengan dirimu, siapa yang melakukanya" ucap Jeslin khawatir begitu juga Neo yang marah langsung menelpon satuannya.

"Bagaimana kalian kerja, bagaimana bisa nona kalian sampai seperti ini dan tidak ada yang melaporkan pada kami. Kalian tau jika ketiga tuan tau apa yang akan terjadi" ucap Neo marah.

"Maaf tuan, kamu di larang oleh kelompok lain sepertinya orang orang itu juga melindungi nona muda, maaf kami tidak melapor karena kami sedang berbicara pada mereka" ucap salah satu orang orang Neo itu.

"Jika mereka melindungi nona kenapa mereka melarang kalian" tanya Neo bingung

"Bereka bilang ingin memberi waktu pada pengganggu itu agar berbuat lebih banyak kesalahan , karena besok ada seseorang yang akan menghancurkan mereka" ucap orang orang Neo

"Selidiki semuanya, perketat lagi" ucap Neo sembari mematikan sambungan telponnya.

"Kak Neo sudah jangan marahi mereka, Raya tidak apa apa" ucap Raya.

"Kau tau bukan jika ketiga om mu tau dan ini bukan lagi jika karena tuan Kelvin sudah tau," ucap Neo sembari mendesah takut

"Kak ayo cepat bawa raya pulang, kok malah bengong" ucap Jeslin kesal

"Ya ayo masuk, tapi tunggu apa mereka tenanmu?" Tanta Neo melihat satu satu

"Oh iya, mereka teman Raya kak dan kalian mereka adalah kakak ku, kak Neo dan kak Jeslin" ucap Raya dan mereka pun berkenalan. Walau mereka bertiga sangat penasaran dengan apa yang di bicarakan karena mereka tidak mengerti bahasa Raya tapi yang dapat mereka pastikan jika Raya buka gadis biasa.

Setelah itu Adel dan Oden pun mengambil motor mereka sedangkan Lexa ikut mobil Raya.

"Kenapa kau tidak melawan gadis itu tadi tanya Jeslin

"Untuk apa kak ini hanya masalah sepele, bikin malu saja, jika pria itu tau kami bertengkar karena dia, dia pasti besar kepala" ucap Raya

"Baiklah jika terjadi lagi jangan salahkan aku, aku akan membawanya ke markas dan mengikutinya" ucap Jeslin kesal

"Baiklah terserah kakak saja, ohnya Lexa kenapa kau diam saja, maaf jika kau tidak mengerti dengan ucapan ku dan kak Jeslin" ucap Raya.

"Tidak masalah aku akan belajar bahasa yang kau gunakan agar aku mengerti" ucap Lexa

Bersambung

Terpopuler

Comments

sasip

sasip

sepertinya maksudnya ini bukan kata "mengikutinya" ya thor? tapi "mengulitinya".. 😉🤭✌🏻

2024-10-12

3

Moh Rifti

Moh Rifti

up

2024-09-19

0

Sribundanya Gifran

Sribundanya Gifran

lanjut thor

2024-09-19

0

lihat semua
Episodes
1 Tangisan Soraya
2 Pengurus makan
3 Surat dari bunda
4 Bertemu Liam dan Kean
5 Bertemu Tiga Om Tampan
6 Cerita Bunda Sovia
7 Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8 Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9 Perpisahan
10 Membantu
11 mencari penghianat dan papa baru
12 Coklat dan bunga
13 Teman Baru
14 Pengganggu
15 Saraman Bersama
16 Lady Membuat ulah
17 Kerumah Raya dan penyekapan
18 Terluka dan Panik
19 pembalasan
20 Kembali
21 kebenaran
22 Papa Wili
23 Kembali kuliah dan teman baru
24 Kembali
25 Rencana ke makam
26 Ziarah ke makam
27 Kedatangan papa Wili dan lainya
28 Hari pertama ke rumah sakit
29 Tuan Mugia
30 Operasi berhasil
31 Aksara Bintang Dirgantara
32 Kelakuan Bintang
33 Pertemuan Ke Dua
34 Melody
35 Surat Bunda Sovia
36 Surat Bunda Sovia 2
37 pelaku
38 penyusup
39 Kebahagiaan Bintang
40 Rapat pemegang saham
41 Bertemu semuanya
42 Rapat
43 kebenaran
44 Kedatangan keluarga
45 Suri
46 Tekat Bintang
47 Bertemu Dian
48 pertemuan
49 Kepesta
50 Suri berulah
51 permulaan
52 Dian membuat ulah
53 Penghinaan
54 Memberi tau
55 kebenaran Raya
56 Cerita
57 Kedatangan Bintang
58 Kumpul
59 59
60 60
61 kumpul
62 62
63 Usaha Bintang
64 Musibah
65 Memberikan pelajaran
66 Sadar
67 tingkah Bintang
68 68
69 69 kelulusan
70 Kejutan
71 Tidak Terduga
72 Nasib Ambar
73 kekampus
74 persiapan
75 Akad Nikah Raya & Bintang
76 Resepsi pernikahan
77 Pasangan baru
78 kabar
79 bab 79
80 kabar heboh
81 Masalah
82 Penangkapan
83 83 Bintang Berulah
84 perjuangan
85 Masak
86 Panik dan bahagia
87 Enzi dan Enzo
88 Akikah
89 Calon pelakor
90 kumpul
91 Memberi pengertian
92 Bertemu Ambar
93 pernikahan
94 kumpul keluarga
95 Kabar gembira
96 Mengejutkan
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Tangisan Soraya
2
Pengurus makan
3
Surat dari bunda
4
Bertemu Liam dan Kean
5
Bertemu Tiga Om Tampan
6
Cerita Bunda Sovia
7
Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8
Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9
Perpisahan
10
Membantu
11
mencari penghianat dan papa baru
12
Coklat dan bunga
13
Teman Baru
14
Pengganggu
15
Saraman Bersama
16
Lady Membuat ulah
17
Kerumah Raya dan penyekapan
18
Terluka dan Panik
19
pembalasan
20
Kembali
21
kebenaran
22
Papa Wili
23
Kembali kuliah dan teman baru
24
Kembali
25
Rencana ke makam
26
Ziarah ke makam
27
Kedatangan papa Wili dan lainya
28
Hari pertama ke rumah sakit
29
Tuan Mugia
30
Operasi berhasil
31
Aksara Bintang Dirgantara
32
Kelakuan Bintang
33
Pertemuan Ke Dua
34
Melody
35
Surat Bunda Sovia
36
Surat Bunda Sovia 2
37
pelaku
38
penyusup
39
Kebahagiaan Bintang
40
Rapat pemegang saham
41
Bertemu semuanya
42
Rapat
43
kebenaran
44
Kedatangan keluarga
45
Suri
46
Tekat Bintang
47
Bertemu Dian
48
pertemuan
49
Kepesta
50
Suri berulah
51
permulaan
52
Dian membuat ulah
53
Penghinaan
54
Memberi tau
55
kebenaran Raya
56
Cerita
57
Kedatangan Bintang
58
Kumpul
59
59
60
60
61
kumpul
62
62
63
Usaha Bintang
64
Musibah
65
Memberikan pelajaran
66
Sadar
67
tingkah Bintang
68
68
69
69 kelulusan
70
Kejutan
71
Tidak Terduga
72
Nasib Ambar
73
kekampus
74
persiapan
75
Akad Nikah Raya & Bintang
76
Resepsi pernikahan
77
Pasangan baru
78
kabar
79
bab 79
80
kabar heboh
81
Masalah
82
Penangkapan
83
83 Bintang Berulah
84
perjuangan
85
Masak
86
Panik dan bahagia
87
Enzi dan Enzo
88
Akikah
89
Calon pelakor
90
kumpul
91
Memberi pengertian
92
Bertemu Ambar
93
pernikahan
94
kumpul keluarga
95
Kabar gembira
96
Mengejutkan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!