Coklat dan bunga

Mereka pun melanjutkan pembicaraan riangan saja, hingga sampai akhirnya Raya mendapatkan telpon dari Dego.

"Halo Nona Raya, ini saya Dego" ucap Dego sopan

"Iya tuan Dego apa anda ingin berbicara pad atuan Javier, ini adadi depan saya silahkan" ucap Raya dan di sambut oleh papa Wili.

"Halo Dego bagaimana?" tanya ya papa Wili

"Tuan semua sudah beres mereka sudah kami tanggap dan kami masukan ke dalam tahanan satu" ucap Dego

"Kerja bagus Dego, jika begitu jemput aku sekarang nanti Raya akan mengirimkan alamatnya padamu, berhati hatilah" ucap papa Wili

" Baik tuan jika begitu saya akan langsung kesana" ucap Dego mengakhiri sambungan telpon nya.

Lalu Raya pun mengirimkan alamat nya kepada Dego.

"Raya papa akan pulang dulu malam ini dan akan menyelesaikan masalah papa setelah semua selesai papa akan menemui kamu dan berhati hatilah dan tunggu papa datang" ucap papa Wili

" Iya pa, Raya mengerti, papa juga berhati hatilah mereka sangat licik. Istri papa juga sangat jahat dia berselingkuh dengan. Orang itu jadi papa harus cepat menceraikan nya dan carikan mama baru untuk raya yang baik" ucap Raya sembari tersenyum

"Dasar anak nakal, kau kira apa papa mu ini pria hidung belang yang muda dapat wanita" ucap papa Wili dan tersenyum bersama. Papa Wili tidak pernah bisa dekat dengan putra ya itu entah mengapa, tapi dengan raya ia sangat menyayangi nya walau baru beberapa jam bertemu.

Tidak lama Dego pun datang dan dengan segera papa Wili dan Raya keluar dari rumah itu.

Saat Dego melihat tuanya datang dengan segera membuka pintu mobil dan turun.

"Tuan saya sangat senang bisa bertemu anda kembali" ucap Dego membungkuk hormat

" Iya terima kasih ini berkat raya yang membantu ku," ucap Papa Wili dengan senyum bangga

" Nona terima kasih atas bantuannya" ucap Dego ya.g memberi hormat dan saat ia menegakkan tubuhnya ia melihat wajah Raya yang sangat cantik membuat ia pun terpesona.

" Dego ayo kita pergi sekarang" ucap papa Wili yang kesal melihat putrinya di pandangi pria.

"Ah... Baik tuan maaf nona" ucap Dego gugup

" Tidak apa apa tuan, berhati hati lah segera bawa dokter eyang dapat di percaya, jangan dokter yang dulu itu juga penghianat" ucap Raya

" Nanti akan saya berikan rekomendasi dokter baru yang saya kenal jika tuan tidak bisa mencari yang bisa di percaya" ucap Raya

"Baik nona saya mengerti terima kasih" ucap Dego

"Raya papa pulang dulu ingat pesan papa tadi, kamu juga hati hati " ucap papa Wili yang membuat Dego shock.

Setelah itu mereka pun pamit pergi, Raya memandangi mobil itu menjauh,

" Kalian semua jangan mengadukan ini pada om ya, aku baik baik saja dan dia juga orang baik, aku hanya tidak mau para om khawatir" ucap Raya bicara lada kegelapan.

"Baik nona kami mengerti" ucap di balik kegelapan.

 Raya pun masuk kerumahnya lagi untuk beristirahat.

Satu Minggu berlalu, Neo sudah sehat kembali dan sudah mulai bertugas menjaga Soraya.

Kejadian Soraya membawa papa Wili kerumah pun tidak di ketahui oleh Neo dan Jeslin.

Hari ini Soraya sudah mulai masuk kuliah setelah libur. Saat Soraya baru sampai ada seorang pria yang mendekati Soraya sembari memberi kan bunga dan coklat, itu membuat Soraya bingung.

"Maaf aku tidak bisa menerima ini, bukan aku tidak menghargai mu tapi Kita Tidak saling kenal" ucap Soraya sopan walau wajahnya terlihat dingin.

"Kau pasti tau aku, aku adalah most wanted di kampus ini" ucap pria itu percaya diri.

"Benarkah aku justru baru tau, dan jika boleh tau kenapa kau menjadi orang yang paling di cari?, apa kau punya salah disini" tanya Raya polos, tapi itu hanya untuk menutupi yang sebenarnya.

mendengar pertanyaan Raya pria itu kaget,

"Maksudnya aku paling di cari karena aku pria tertampan dan terkeren di kampus ini, bukan karena aku punya salah" jawab pria itu menahan kekesalan nya.

"Oh begitu, tentu saja kau tampan karena kau pria jika kau wanita pasti cantik jadi itu hal wajar bukan, ya sudah aku akan masuk kelas sekarang " ucap Raya lalu pergi dari sana tanpa menunggu jawaban dari Pria itu

Sedangkan pria itu masih terdiam mendengar ucapan Soraya, dia baru kali ini tidak di anggap oleh seorang wanita. Biasanya dia akan selalu di cari wanita.

Teman teman pria itu yang dari tadi bersembunyi di balik koridor pun tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Raya.

"Hahaha... Kau salah mangsa kali ini, aku sudah bilang dia adalah murid termuda dan terpintar di kampus ini. Dia juga tidak suka berbicara pada siapapun, dia datang kemari untuk belajar bukan untuk bermain" ucap salah satu teman pria itu.

Tanpa di ketahui siapa pun dari kejauhan ada yang melihat kejadian tadi, dua kelompok yang menjaga Raya dan satu kelompok para gadis yang terlihat sekali saat ini sedang marah saat melihat pria yang ia sukai sedang berbicara dengan gadis lain, gadis yang terkenal cuek, cantik, termuda dan jenius.

Mereka sangat iri saat pria itu ingin memberikan bunga dan coklat pada sang gadis, walau Raya menolak tapi tetep bagi wanita pencemburu itu jika karena Raya lah yang mencari perhatian hingga pria most wanted kampus mendekati nya.

"Kurang ajar wanita itu berani sekali mendekati Alex ku, akan ku beri pelajaran dia agar kapok. Ayo kita pergi" ucap gadis yang bernama lady

Sedangkan Raya saat ini ada di dalam kelas karena kelas akan mulai.

Di negara I, saat ini masih malam hari

Saat ini Liam dan dan Kean ada di rumah sakit karena mereka memiliki jadwal operasi, sedangkan Kelvin saat ini sedang berada di rumah. Mengerjakan sesuatu di leptopnya.

"Gadis nakal itu, bagaimana bisa dia tidak mengizinkan pengawalnya untuk melaporkan kejadian seminggu lalu. bagiamana jika itu berbahaya?" ucap Kelvin mendesah.

"Jika kak Liam dan Kelvin tau pasti dia akan di hukum, hemmm... baiklah untuk kalian ini om akan merahasiakan nya, tapi awas saja jika ada yang menyakitimu tanpa kau ketahui orang itu akan musna, apa dia kira bisa merahasiakan ini dari ku, punya keponakan terlalu baik ya gini" ucap Kelvin mengoceh sendirian. Karena khawatir.

"Baiklah sepertinya keponakan tersayang ku butuh dokter terbaik untuk orang itu" ucap Kelvin dan segera menghubungi seseorang di sebrang sana.

Setelah mengobrol panjang lebar akhirnya mereka pun mengakhiri nya.

"Sebaiknya aku telpon Raya," ucap Kelvin

Bersambung

Terpopuler

Comments

Yusrina Ina

Yusrina Ina

Tq author 🤗🤗🤗 🌹🌹🌹

2024-09-16

2

Noey Aprilia

Noey Aprilia

Cba aja kl brani ngusik raya,d jmin bkln hncur hdpnya....sukur2 msh nyisa tu nyawa.....lgian,yg dktin kn cwoknya dluan...mlah raya yg d slahkn.....dsr stres....

2024-09-15

1

Sribundanya Gifran

Sribundanya Gifran

lanjut up lagi thor

2024-09-15

0

lihat semua
Episodes
1 Tangisan Soraya
2 Pengurus makan
3 Surat dari bunda
4 Bertemu Liam dan Kean
5 Bertemu Tiga Om Tampan
6 Cerita Bunda Sovia
7 Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8 Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9 Perpisahan
10 Membantu
11 mencari penghianat dan papa baru
12 Coklat dan bunga
13 Teman Baru
14 Pengganggu
15 Saraman Bersama
16 Lady Membuat ulah
17 Kerumah Raya dan penyekapan
18 Terluka dan Panik
19 pembalasan
20 Kembali
21 kebenaran
22 Papa Wili
23 Kembali kuliah dan teman baru
24 Kembali
25 Rencana ke makam
26 Ziarah ke makam
27 Kedatangan papa Wili dan lainya
28 Hari pertama ke rumah sakit
29 Tuan Mugia
30 Operasi berhasil
31 Aksara Bintang Dirgantara
32 Kelakuan Bintang
33 Pertemuan Ke Dua
34 Melody
35 Surat Bunda Sovia
36 Surat Bunda Sovia 2
37 pelaku
38 penyusup
39 Kebahagiaan Bintang
40 Rapat pemegang saham
41 Bertemu semuanya
42 Rapat
43 kebenaran
44 Kedatangan keluarga
45 Suri
46 Tekat Bintang
47 Bertemu Dian
48 pertemuan
49 Kepesta
50 Suri berulah
51 permulaan
52 Dian membuat ulah
53 Penghinaan
54 Memberi tau
55 kebenaran Raya
56 Cerita
57 Kedatangan Bintang
58 Kumpul
59 59
60 60
61 kumpul
62 62
63 Usaha Bintang
64 Musibah
65 Memberikan pelajaran
66 Sadar
67 tingkah Bintang
68 68
69 69 kelulusan
70 Kejutan
71 Tidak Terduga
72 Nasib Ambar
73 kekampus
74 persiapan
75 Akad Nikah Raya & Bintang
76 Resepsi pernikahan
77 Pasangan baru
78 kabar
79 bab 79
80 kabar heboh
81 Masalah
82 Penangkapan
83 83 Bintang Berulah
84 perjuangan
85 Masak
86 Panik dan bahagia
87 Enzi dan Enzo
88 Akikah
89 Calon pelakor
90 kumpul
91 Memberi pengertian
92 Bertemu Ambar
93 pernikahan
94 kumpul keluarga
95 Kabar gembira
96 Mengejutkan
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Tangisan Soraya
2
Pengurus makan
3
Surat dari bunda
4
Bertemu Liam dan Kean
5
Bertemu Tiga Om Tampan
6
Cerita Bunda Sovia
7
Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8
Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9
Perpisahan
10
Membantu
11
mencari penghianat dan papa baru
12
Coklat dan bunga
13
Teman Baru
14
Pengganggu
15
Saraman Bersama
16
Lady Membuat ulah
17
Kerumah Raya dan penyekapan
18
Terluka dan Panik
19
pembalasan
20
Kembali
21
kebenaran
22
Papa Wili
23
Kembali kuliah dan teman baru
24
Kembali
25
Rencana ke makam
26
Ziarah ke makam
27
Kedatangan papa Wili dan lainya
28
Hari pertama ke rumah sakit
29
Tuan Mugia
30
Operasi berhasil
31
Aksara Bintang Dirgantara
32
Kelakuan Bintang
33
Pertemuan Ke Dua
34
Melody
35
Surat Bunda Sovia
36
Surat Bunda Sovia 2
37
pelaku
38
penyusup
39
Kebahagiaan Bintang
40
Rapat pemegang saham
41
Bertemu semuanya
42
Rapat
43
kebenaran
44
Kedatangan keluarga
45
Suri
46
Tekat Bintang
47
Bertemu Dian
48
pertemuan
49
Kepesta
50
Suri berulah
51
permulaan
52
Dian membuat ulah
53
Penghinaan
54
Memberi tau
55
kebenaran Raya
56
Cerita
57
Kedatangan Bintang
58
Kumpul
59
59
60
60
61
kumpul
62
62
63
Usaha Bintang
64
Musibah
65
Memberikan pelajaran
66
Sadar
67
tingkah Bintang
68
68
69
69 kelulusan
70
Kejutan
71
Tidak Terduga
72
Nasib Ambar
73
kekampus
74
persiapan
75
Akad Nikah Raya & Bintang
76
Resepsi pernikahan
77
Pasangan baru
78
kabar
79
bab 79
80
kabar heboh
81
Masalah
82
Penangkapan
83
83 Bintang Berulah
84
perjuangan
85
Masak
86
Panik dan bahagia
87
Enzi dan Enzo
88
Akikah
89
Calon pelakor
90
kumpul
91
Memberi pengertian
92
Bertemu Ambar
93
pernikahan
94
kumpul keluarga
95
Kabar gembira
96
Mengejutkan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!