Surat dari bunda

Raya sebenarnya bukanlah gadis yang cengeng, baru kali inilah ia tidak bisa menahan kesedihannya yang sangat dalam. Kematian orang tuanya adalah pukulan terbesar untuk Raya, tidak pernah terbayangkan di fikiran raya jika ia akan kehilangan kedua nya dalam waktu bersamaan seperti ini.

Setelah menenangkan diri akhirnya Raya pun membuka surat itu dan mulai membacanya dengan perlahan.

Isi surat

Untuk Soraya putri bunda dan ayah tersayang.

"Sayang jika kamu sudah membuka kotak ini dan membaca surat ini berarti bunda sudah pergi dan tidak bisa bersama kamu lagi.

Raya maafkan bunda karena bunda tidak bisa menemani raya lagi, raya bunda menuliskan surat ini dan menyiapkan semua yang ada di kotak ini karena bunda merasa hidup bunda tidak lama lagi.

Bukan karena bunda mau mendahului tuhan, tapi bunda sudah merasakan nya saat ini. Bunda sudah merasa tidak nyaman dan tidak tenang saat melihat mu, bunda takut jika kamu kan hidup menderita nantinya jadi bunda sudah menyiapkan semua ini untuk masa depan kamu.

Sayang itu ada lima ATM yang sudah bunda siapkan untuk mu sedari bunda memiliki kamu di dunia ini, bunda takut jika kamu akan menderita kelak jika bunda tidak memiliki persiapan apapun.

Ada surat tanah atau lahan kosong di daerah kota S terserah kamu untuk kamu apakan lahan itu, yang pasti bunda ingin lahan itu berguna untuk mu kelak dan disana lahan itu di urus oleh orang kepercayaan bunda.

Lalu satu rumah sakit di kota S juga bunda berikan pada mu, itu ada surat lahan dan surat kepemilikan rumah sakit yang saat ini di pegang oleh adik angkat bunda yang bernama Chan Liam dan Kean Narendra serta satu lagi Kelvin Pradipta, kelvin adalah asisten Liam dan juga adik bunda, mereka sudah menunggu mu.

Hubungi lah mereka dan di dalam kotak itu ada foto dan biodata milik Chan Liam dan Kean Narendra serta Kelvin, Mereka sangat menyayangi dirimu sebagai keponakannya.

Sayang maafkan bunda jika bunda mengagetkan mu dengan semua ini, karena bunda tau yang kau pikirkan saat ini.

Pasti kau berfikir bagaimana bisa bunda memiliki ini sedangkan bunda di kenal hanyalah gadis yatim piatu yang miskin, hingga nenek dan kakek mu serta keluarga ayahmu tidak ada yang menyukai bunda.

Bunda menyembunyikan ini karena bunda ingin mendapatkan restu dan kasih sayang yang tulus dari keluarga ayahmu, bukan karena bunda orang kaya, tapi bunda ingin mereka menerima bunda dengan apa adanya.

Bunda menanti semua itu sudah hampir 18 tahun tapi tidak ada kemajuan apapun, justru mereka sangat membenci bunda.

Bunda mencintai ayahmu dengan sangat tulus begitu juga ayah mu yang menerima bunda apa adanya, ayahmu adalah pria yang sangat baik dan penyayang, tapi kebaikan nya selalu di manfaatkan orang lain.

Karena itu lah bunda tidak pernah memberi tau ayahmu tentang siapa bunda sebenarnya dan soal kotak ini pun ayahmu tidak tau, bukan bunda tidak percaya ayah mu tapi bunda tidak percaya keluarga nya.

Bunda takut mereka mengambil ini semua dari mu kelak, padahal ini tidak ada setetes pun uang ayahmu, karena ini semua murni milik bunda.

Nak jadilah wanita kuat dan mandiri, belajarlah ilmu setinggi langit untuk bekalmu nanti, pergilah yang jauh dari keluarga ayahmu untuk sementara. Kau bisa kembali jika kau sudah siap dan kuat.

Bukanya cita citamu menjadi seorang dokter dengan yang memiliki gelar profesor, jadi kejarlah impianmu walau bunda tidak bersama mu kelak. Tapi dia dan dukungan bunda selalu menyertai dirimu.

Belajar lah tidak perlu memikirkan biaya apapun karena bunda sudah menyiapkan semuanya untuk mu kelak.

Sayang setelah membaca surat ini lekaslah hubungi om Liam atau om Kean, karena jika kau ingin tau siapa bunda hubungi dia sebab mereka lah yang akan memberi tau mu siapa bunda sebenarnya.

Sayang bunda sangat menyayangi dirimu, ayah mu juga sangat menyayangi kita berdua, setiap Minggu ayahmu akan mengisi tabungan mu untuk masa depan mu, Ayah juga tau bagaimana keluarga nya jadi dia sudah mempersiapkan tabungan untuk mu tanpa di ketahui siapa pun.

Nak jaga diri mu baik baik, bunda menyayangi mu, kau jangan pernah bersedih, cukup sekali saat bunda dan ayah pergi karena setelah itu kau harus hidup bahagia.

Tidak perlu memikirkan yang tidak penting sayang raih lah mimpi mu. Jangan keluarkan air mata karena sedih cukup air mata kebahagian saja Jangan pernah berubah tetap jadilah Raya gadis kecil ayah dan bunda yang baik hati dan ceria.

Maaf sayang jika suratnya sangat panjang, tapi rasanya sangat kurang karena masih banyak yang bunda ingin cerita kan pada Raya tapi tidak bisa.

Selamat tinggal sayang peluk sayang dari bunda untuk putri bunda ♥️

Bunda Sovia

Setelah membaca surat dari sang bunda Soraya tidak sanggup manahan air matanya.

"Hiks... Hiks... Hiks, terima kasih bunda raya juga sangat menyayangi bunda dan ayah, raya janji ini terakhir kalinya raya menangis setelah raya akan menjadi gadis yang kuat seperti yang bunda inginkan. Semoga ayah dan bunda di tempat di tempat yang terbaik ya itu surga nya Allah swt, aamiin" ucap Raya seraya menangis

Karena lelah menangis akhirnya Raya pun tertidur dengan memeluk surat dari ibunya itu.

*****

Keesokan harinya

Pukul 04.00 Raya sudah bangun dari tidurnya, mandi dan bersiap untuk sholat subuh.

Setelah semua selesai raya pun ingin pergi mencari sarapan, tetapi diurungkan karena Raya ingat perkataan bundanya di surat jika dia harus menghubungi omnya, jadi Raya pun mulai menghubungi Liam.

Raya mencoba panggilan itu beberapa kali karena tidak ada jawaban, hingga akhirnya di panggilan ke 3 barulah di ada jawaban.

Chan Liam📞

"Halo siapa ini?"

^^^Raya📞^^^

^^^"Halo apa benar ini dengan Chan Lian, di kota S?"^^^

Chan Lian 📞

"Benar, ini dengan saya sendiri, lalu siapa anda dan ada perlu apa?

^^^Raya 📞^^^

^^^"Om Liam ini Soraya, anak bunda Sovia"^^^

Om Liam📞

"Apa...!!! Soraya, sayang kamu ada dimana sekarang dan apa yang terjadi dengan bundamu?, kenapa tidak bisa di hubungi"

Liam terdiam sebentar lalu mulai berbicara lagi.

Om Liam 📞

"Kamu tau bunda mu bilang jika kamu sudah menghubungi om dalam waktu dekat, berarti bundamu sudah tiada. Apa benar sayang hiks... Apa yang terjadi?"

^^^Raya📞^^^

^^^"Benar Oma hiks... hiks... hiks, bunda dan ayah sudah meninggal karena kecelakaan kemarin malam om. Raya baru tau soal om saat membuka kotak penyimpanan bunda yang di titipkan pada bibi dirumah"^^^

Om Lian 📞

"Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un, Kak Soraya sudah tidak ada, hiks... Hiks lalu kamu dimana sekarang, biar om jemput kamu" terdengar suara tangisnya

^^^Soraya📞^^^

^^^"Raya ada di penginapan om, semalam Raya di usir oleh nenek dan kakek. Om raya mau sekolah di luar negri apa boleh?"^^^

Om lian📞

"Boleh sayang, itu adalah cita cita bundamu tapi kita harus bertemu dulu. Kamu tunggu disana biar om jemput kamu ya"

^^^Soraya 📞^^^

^^^"Tidak perlu om raya sudah terlanjur memesan tiket untuk ke luar negri "^^^

Om Lian 📞

"Batalkan saja, biar om yang jemput kamu. Kamu datanglah ke bandara 3 jam lagi kita akan bertemu disana"

^^^Raya📞^^^

^^^"Baik om, Raya tunggu om^^^

Om Lian

"Bagus, baiklah om akan siap siapa dulu. Kamu jangan keluar penginapan sebelum waktunya pergi kebandara"

^^^Raya 📞^^^

^^^"Baik om, om hati hati^^^

Om Lian 📞

"Iya terima kasih raya"

panggilan pun di akhiri.

Bersambung

Terpopuler

Comments

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

semangat raya, mulailah hidup baru dengan suasana baru dan tunjukkan kamu bisa melebihi mereka yg haus akan harta. terutama keluarga mu.

2025-01-08

1

Nurhayati Nia

Nurhayati Nia

semangat raya untuk mengabulkan cita" ayah bunda mu menjadi seorang dokter

2025-02-14

0

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

Semangat Raya, semangat juga Thor🤭🤭

2025-01-10

0

lihat semua
Episodes
1 Tangisan Soraya
2 Pengurus makan
3 Surat dari bunda
4 Bertemu Liam dan Kean
5 Bertemu Tiga Om Tampan
6 Cerita Bunda Sovia
7 Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8 Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9 Perpisahan
10 Membantu
11 mencari penghianat dan papa baru
12 Coklat dan bunga
13 Teman Baru
14 Pengganggu
15 Saraman Bersama
16 Lady Membuat ulah
17 Kerumah Raya dan penyekapan
18 Terluka dan Panik
19 pembalasan
20 Kembali
21 kebenaran
22 Papa Wili
23 Kembali kuliah dan teman baru
24 Kembali
25 Rencana ke makam
26 Ziarah ke makam
27 Kedatangan papa Wili dan lainya
28 Hari pertama ke rumah sakit
29 Tuan Mugia
30 Operasi berhasil
31 Aksara Bintang Dirgantara
32 Kelakuan Bintang
33 Pertemuan Ke Dua
34 Melody
35 Surat Bunda Sovia
36 Surat Bunda Sovia 2
37 pelaku
38 penyusup
39 Kebahagiaan Bintang
40 Rapat pemegang saham
41 Bertemu semuanya
42 Rapat
43 kebenaran
44 Kedatangan keluarga
45 Suri
46 Tekat Bintang
47 Bertemu Dian
48 pertemuan
49 Kepesta
50 Suri berulah
51 permulaan
52 Dian membuat ulah
53 Penghinaan
54 Memberi tau
55 kebenaran Raya
56 Cerita
57 Kedatangan Bintang
58 Kumpul
59 59
60 60
61 kumpul
62 62
63 Usaha Bintang
64 Musibah
65 Memberikan pelajaran
66 Sadar
67 tingkah Bintang
68 68
69 69 kelulusan
70 Kejutan
71 Tidak Terduga
72 Nasib Ambar
73 kekampus
74 persiapan
75 Akad Nikah Raya & Bintang
76 Resepsi pernikahan
77 Pasangan baru
78 kabar
79 bab 79
80 kabar heboh
81 Masalah
82 Penangkapan
83 83 Bintang Berulah
84 perjuangan
85 Masak
86 Panik dan bahagia
87 Enzi dan Enzo
88 Akikah
89 Calon pelakor
90 kumpul
91 Memberi pengertian
92 Bertemu Ambar
93 pernikahan
94 kumpul keluarga
95 Kabar gembira
96 Mengejutkan
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Tangisan Soraya
2
Pengurus makan
3
Surat dari bunda
4
Bertemu Liam dan Kean
5
Bertemu Tiga Om Tampan
6
Cerita Bunda Sovia
7
Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8
Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9
Perpisahan
10
Membantu
11
mencari penghianat dan papa baru
12
Coklat dan bunga
13
Teman Baru
14
Pengganggu
15
Saraman Bersama
16
Lady Membuat ulah
17
Kerumah Raya dan penyekapan
18
Terluka dan Panik
19
pembalasan
20
Kembali
21
kebenaran
22
Papa Wili
23
Kembali kuliah dan teman baru
24
Kembali
25
Rencana ke makam
26
Ziarah ke makam
27
Kedatangan papa Wili dan lainya
28
Hari pertama ke rumah sakit
29
Tuan Mugia
30
Operasi berhasil
31
Aksara Bintang Dirgantara
32
Kelakuan Bintang
33
Pertemuan Ke Dua
34
Melody
35
Surat Bunda Sovia
36
Surat Bunda Sovia 2
37
pelaku
38
penyusup
39
Kebahagiaan Bintang
40
Rapat pemegang saham
41
Bertemu semuanya
42
Rapat
43
kebenaran
44
Kedatangan keluarga
45
Suri
46
Tekat Bintang
47
Bertemu Dian
48
pertemuan
49
Kepesta
50
Suri berulah
51
permulaan
52
Dian membuat ulah
53
Penghinaan
54
Memberi tau
55
kebenaran Raya
56
Cerita
57
Kedatangan Bintang
58
Kumpul
59
59
60
60
61
kumpul
62
62
63
Usaha Bintang
64
Musibah
65
Memberikan pelajaran
66
Sadar
67
tingkah Bintang
68
68
69
69 kelulusan
70
Kejutan
71
Tidak Terduga
72
Nasib Ambar
73
kekampus
74
persiapan
75
Akad Nikah Raya & Bintang
76
Resepsi pernikahan
77
Pasangan baru
78
kabar
79
bab 79
80
kabar heboh
81
Masalah
82
Penangkapan
83
83 Bintang Berulah
84
perjuangan
85
Masak
86
Panik dan bahagia
87
Enzi dan Enzo
88
Akikah
89
Calon pelakor
90
kumpul
91
Memberi pengertian
92
Bertemu Ambar
93
pernikahan
94
kumpul keluarga
95
Kabar gembira
96
Mengejutkan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!