Terluka dan Panik

"Sayang kau menginginkan dia?" tanya lady manja

"Oh sayang.... jangan marah, tentu tidak aku hanya ingin bermain dengan nya saja, tapi dia sangat sombong jadi aku ingin menghukum nya, apa kau suka?" ucap Alex yang tidak mau lady marah

"Sangat suka, dia kemarin Sombong sekali dan menantang ku seakan dia pemilik dari kampus ini, aku ingin dia jera dan pergi dari kampus ini" ucap lady.

"Baik lah akan ku berikan keinginan mu" ucap Alex

"Kalian lakukan lah" ucap Alek lagi

*

*

*

Sedangkan di posisi lain teman teman Raya mencarinya sedari tadi, saat bertanya dengan teman sekelas nya mereka bilang raya sudah keluar kelas karena dosen mengusir' nya.

Mereka panik, karena teringat dengan kejadian kemarin Alex dan lady jadi dengan cepat mereka pun pergi keluar sekolah, untuk bertanya pada Neo dan Jeslin.

"Kak Neo kak Jeslin, apa Raya kemari?" tanya Lexa

"Tidak, bukanya dia sedang di kelas" jawab Jeslin

"Tidak ada kak, dia di keluarkan oleh dosen saat kelas berlangsung. kami sudah mencari nya tapi tidak ketemu" ucap Adele

"Apa...!!! jadi maksud kalian Raya hilang?" tanya Neo dan Jeslin panik

"Benar kak, ayo kak kita cari, kami tamu ini ada hubungan nya dengan lady dn Alex kemarin" ucap ketiga teman Raya.

"Ayo cepat kita cari berpencar, kita kecolongan" ucap Neo

"Kak bukanya Raya memiliki orang yang mengawasi dari jauh, kemana mereka?" tanya Oden

"Mereka sedang di hukum oleh tuan muda" jawab neo singkat.

Saat mereka akan masuk ke gerbang kampus mereka tertahan karena ada sepuluh mobil mewah yang masuk ke dalam lingkungan kampus, setelah itu keluar lah puluhan orang orang berhasil hitam dengan tubuh tegap dan tidak lama keluar lah pria baruh baya yang usianya kisaran empat puluh lima tahunan, dengan wajah dingin dan terlihat ada kemarahan disana. Mereka semua bergerak kearah bekajan kampus lebih tempat nya gudang paling belakang kampus.

"Siapa mereka dan ada apa ini, bagaimana Raya" ucap mereka

Saat mereka sedang kebingungan ada seorang pria berjas hitam datang mendekati mereka.

"KK alyan ikut kami, Nona muda Raya ada di belakang kampus di sekap disana" ucap pria itu dingin

Mendengar ucapan itu mereka semua shock dan berlari kearah belakang kampus tanpa menunggu orang tadi.

Sedangkan di posisi Raya, ia sudah terluka di bagian tangan dan bahu karena berusaha melawan, mereka melepaskan ikatan itu agar bisa memangsa Raya tapi begitu ikannya terlepas raya menendang pria pria itu, tapi karena ia melum pernah berlatih bela diri akhirnya terluka juga karena melawan lima pria sekaligus, sedang kan Alex dan lady hanya duduk santai sembari bermesraan di sana dan tidak peduli dengan keadaan Raya.

Saat Raya sudah hampir lemas, tiba tiba pintu di dobrak paksa hingga hancur membuat mereka semua kaget, dan masuklah pria pria berjas hitam dan meringkus semua pria yang di lawan Raya, mereka juga menangkap lady dan Alex, mereka di tampar hingga bengkak wajah mereka.

"Sayang kamu terluka, maafkan papa terlambat datang" ucap papa Wili yang sangat marah dengan keadaan Raya,

"Terima kasih papa sudah datang, hiks... Hiks...hiks" ucap Raya lemah sembari menangis lalu tidak sadarkan diri.

"Sayang bangun, kau pasti kuat bertahan lah" ucap papa Wili hampir menangis

"Dego hancurkan semua bisnis keluarga mereka, tangkap semua mereka buat mereka menyesali semua ini, kalian akan ku buat menderita karena sudah menyakiti putriku.

"Raya" ucap Neo dan Jeslin serta sahabat Raya yang sudah menangis melihat keadaan Raya.

"Kalian cepat bawa tas Raya kita kerumah sakit sekarang" ucap papa Wili dengan menggendong Raya.

Sebelum pergi papa Wili pun berbicara,

"Dego selidiki semua ini, dan kumpulkan semua dosen dan juga penjaga sekolah, jika mereka ada yang terlihat masukan ke daftar hitam dan buat mereka tersiksa" ucap papa Wili lalu pergi di ikuti asisten nya yang lain.

Semua mahasiswa di kampus itu melihat Raya yang di bawa ke dalam mobil sangat mewah.

"Morgan bawa mobil ini dengan cepat, kerumah sakit" ucap papa Wili

"Baik tuan" ucap Morgan dengn cepat

Sedangkan Jeslin dan Neo membagi tugas.

"Jeslin pergilah kalian kerumah sakit, aku akan di sini ya untuk mencari tau semua dan Ahan melaporkan ini pada tuan," ucap Neo yang sudah marah, takut dan menyesal.

"Baik kak kami pergi" ucap Jeslin

Akhirnya Jeslin dan Adele serta Lexa pergi kerumah sakit sedangkan Neo menelpon Kelvin, sedangkan Oden mencari tau semua di kelas Raya mengapa raya bisa keluar kelas saat jam pelajaran.

"Halo tuan, saya ingin memberi tau jika saat ini nona Ray masuk rumah sakit" ucap Neo

mendengar kabar itu Kelvin sangat kaget,

"Apa bagaimana bisa, siap yng melukai nya. Kami akan kesana sekarang" jaga Raya" ucap Kelvin yang langsung mengambil keputusan tanpa mendengar jawaban Neo dan itu lebih menakutkan baginya jika sudah begini, ketiga harimau yang tidur akan bangun.

...----------------...

Diposisi Kelvin yang baru saja mendapatkan kabar itu sangat kalut dan kebetulan sekali Liam dan Kean sedang berkumpul,

"Ada apa Kelvin?" tanya Liam

"Kak, beo baru saja mengabarkan jika Raya di larikan kerumah sakit dia di celakai seseorang, aku akan datang ke sana sekarang juga" ucap Kelvin

"Apa Raya celaka?, cepat kita pergi sekarang" ucap Liam dan Kelvin berlari kekamar mereka untuk bersiap dan akan berangkat malam itu juga.

Mungkin terdengar berlebihan atau apa, respon mereka begitu karena mereka menganggap Raya adalah suatu yang berharga yang harus di jaga dengan baik, ia adalah satu satunya keponakan dan anak dari Sovia, wanita yang menyayangi mereka seperti anak nya sendiri. mengurus mere dengan baik dan menjamin kehidupan mereka dengan baik, tanpa Sovia mereka tidak akan pernah bisa merasakan kasih sayang tang besar, hanya Sovia bunda dari Soraya mereka bisa mendapatkan kebahagian. dan kini putri satu satunya yang di titipkan pada mereka hal yang sangat berharga sedang terluka dan jauh dari mereka di negara orang tentu mereka jadi panik.

Karena prioritas mereka adalah kebahagiaan dan keselamatan Raya.

Sedangkan Raya sendirian sekarang sudah di tangani oleh dokter Orlando yang di panggil oleh papa Wili.

"Bagaimana putri ku dok?" tanya papa Wili yang panik

"Nona Raya sudah melewati masah kritis nya, tadi sempat kehabisan banyak darah karena tusukan di pundaknya sangat dalam, luka di pergelangan tangan juga parah karena ikatan yang sangat kencang, kaki nona juga cidera karena seperti menghantam benda keras lalu pipinya seperti di tampar berkali kali hingga bengkak. Tapi syukurlah semua sudah lebih baik walau saat ini nona muda belum sadar" terang Dokter Orlando

Mendengar ucapan dokter, papa Wili sangat sedih dan marah. Sedangkan Jeslin dan kedua teman Raya sudah menangis, padahal Jeslin dan Adele adalah orang yang pantang menangis tapi karena kondisi Raya membuat mereka tidak tahan untuk tidak menangis.

Bersambung

Terpopuler

Comments

Qaisaa Nazarudin

Qaisaa Nazarudin

Apa gunanya membayar bidyguard mahal2 kalo gak hisa menjaga nona mudanya,..

2024-12-16

0

Susynurul Nurul

Susynurul Nurul

banyak typo nya jdi tidak nyaman bacanya ,tolong author di perbaiki

2024-12-15

0

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

٭ 𝕰𝖑𝖑𝖊 ٭ ᵉᶠ ​᭄

* kalian ini kan ya

2025-01-09

0

lihat semua
Episodes
1 Tangisan Soraya
2 Pengurus makan
3 Surat dari bunda
4 Bertemu Liam dan Kean
5 Bertemu Tiga Om Tampan
6 Cerita Bunda Sovia
7 Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8 Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9 Perpisahan
10 Membantu
11 mencari penghianat dan papa baru
12 Coklat dan bunga
13 Teman Baru
14 Pengganggu
15 Saraman Bersama
16 Lady Membuat ulah
17 Kerumah Raya dan penyekapan
18 Terluka dan Panik
19 pembalasan
20 Kembali
21 kebenaran
22 Papa Wili
23 Kembali kuliah dan teman baru
24 Kembali
25 Rencana ke makam
26 Ziarah ke makam
27 Kedatangan papa Wili dan lainya
28 Hari pertama ke rumah sakit
29 Tuan Mugia
30 Operasi berhasil
31 Aksara Bintang Dirgantara
32 Kelakuan Bintang
33 Pertemuan Ke Dua
34 Melody
35 Surat Bunda Sovia
36 Surat Bunda Sovia 2
37 pelaku
38 penyusup
39 Kebahagiaan Bintang
40 Rapat pemegang saham
41 Bertemu semuanya
42 Rapat
43 kebenaran
44 Kedatangan keluarga
45 Suri
46 Tekat Bintang
47 Bertemu Dian
48 pertemuan
49 Kepesta
50 Suri berulah
51 permulaan
52 Dian membuat ulah
53 Penghinaan
54 Memberi tau
55 kebenaran Raya
56 Cerita
57 Kedatangan Bintang
58 Kumpul
59 59
60 60
61 kumpul
62 62
63 Usaha Bintang
64 Musibah
65 Memberikan pelajaran
66 Sadar
67 tingkah Bintang
68 68
69 69 kelulusan
70 Kejutan
71 Tidak Terduga
72 Nasib Ambar
73 kekampus
74 persiapan
75 Akad Nikah Raya & Bintang
76 Resepsi pernikahan
77 Pasangan baru
78 kabar
79 bab 79
80 kabar heboh
81 Masalah
82 Penangkapan
83 83 Bintang Berulah
84 perjuangan
85 Masak
86 Panik dan bahagia
87 Enzi dan Enzo
88 Akikah
89 Calon pelakor
90 kumpul
91 Memberi pengertian
92 Bertemu Ambar
93 pernikahan
94 kumpul keluarga
95 Kabar gembira
96 Mengejutkan
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Tangisan Soraya
2
Pengurus makan
3
Surat dari bunda
4
Bertemu Liam dan Kean
5
Bertemu Tiga Om Tampan
6
Cerita Bunda Sovia
7
Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8
Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9
Perpisahan
10
Membantu
11
mencari penghianat dan papa baru
12
Coklat dan bunga
13
Teman Baru
14
Pengganggu
15
Saraman Bersama
16
Lady Membuat ulah
17
Kerumah Raya dan penyekapan
18
Terluka dan Panik
19
pembalasan
20
Kembali
21
kebenaran
22
Papa Wili
23
Kembali kuliah dan teman baru
24
Kembali
25
Rencana ke makam
26
Ziarah ke makam
27
Kedatangan papa Wili dan lainya
28
Hari pertama ke rumah sakit
29
Tuan Mugia
30
Operasi berhasil
31
Aksara Bintang Dirgantara
32
Kelakuan Bintang
33
Pertemuan Ke Dua
34
Melody
35
Surat Bunda Sovia
36
Surat Bunda Sovia 2
37
pelaku
38
penyusup
39
Kebahagiaan Bintang
40
Rapat pemegang saham
41
Bertemu semuanya
42
Rapat
43
kebenaran
44
Kedatangan keluarga
45
Suri
46
Tekat Bintang
47
Bertemu Dian
48
pertemuan
49
Kepesta
50
Suri berulah
51
permulaan
52
Dian membuat ulah
53
Penghinaan
54
Memberi tau
55
kebenaran Raya
56
Cerita
57
Kedatangan Bintang
58
Kumpul
59
59
60
60
61
kumpul
62
62
63
Usaha Bintang
64
Musibah
65
Memberikan pelajaran
66
Sadar
67
tingkah Bintang
68
68
69
69 kelulusan
70
Kejutan
71
Tidak Terduga
72
Nasib Ambar
73
kekampus
74
persiapan
75
Akad Nikah Raya & Bintang
76
Resepsi pernikahan
77
Pasangan baru
78
kabar
79
bab 79
80
kabar heboh
81
Masalah
82
Penangkapan
83
83 Bintang Berulah
84
perjuangan
85
Masak
86
Panik dan bahagia
87
Enzi dan Enzo
88
Akikah
89
Calon pelakor
90
kumpul
91
Memberi pengertian
92
Bertemu Ambar
93
pernikahan
94
kumpul keluarga
95
Kabar gembira
96
Mengejutkan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!