Menghubungi Opa dan Oma Soraya

"Opa dan Oma marah pada bunda mu yang menikah dengan ayah mu karena Meraka tau jika keluarga ayahmu itu sangat jahat apa lagi waktu itu opa dan Oma sedang menjodohkan bunda dengan seorang pengusaha, jadi karena marah Meraka pindah dari sini dan pergi ke luar negeri untuk menetap disana" ucap Kean

"Kami hanya bisa menceritakan itu saja dulu untuk lebih dalam nanti saat kamu sudah dewasa dan mengerti, ini juga demi keselamatan kamu kelak" ucap Liam dan di angguki oleh Kelvin dan Kean.

"Baik om Raya mengerti, lalu kalau om Kelvin dan om Kean bagaimana?" Tanya Raya

"Om Kelvin dan om Kean adalah adik angkat kami dulu om dan om Kelvin serta om Kean adalah gelandang di jalan tapi kebaikan bundamu yang mengajak kami untuk tinggal bersamanya hingga di sekolahkan dan sekarang Om dan om Kean adalah Dokter ya walau bukan profesor seperti bunda mu, sedangkan om Kelvin sebenarnya sudah di suruh bundamu membuka perusahaan untuk jadi pengusaha tapi ia tidak mau pisah dan memilih jadi asisten tapi dia bukan asisten biasa dia adalah ahli IT semua kendali IT dia yang mengurus" ucap Liam

"Wahhh hebat raya punya dua om yang ganteng dan seorang dokter dan satu om ganteng ahli IT, kalian keren" ucap Raya dan itu membuat ketiga pemuda itu tersi malu, di puji gadis muda.

"Hahaha kenapa om berdua memerah, malu ya" ucap Raya

"Raya jangan usil ya," ucap Kelvin.

"Iya iya maaf, om Kelvin harus ajari Raya besok soal IT sebelum Raya berangkat ya?" ucap Raya memohon

Melihat itu mereka sangat gemas.

"Raya kondisikan wajah mu, jangan buat kami ingin menggigitnya ya" ucap Kean

"Hahaha... Ada ada saja, oh iya om lalu apa Oma dan opa sudah tau jika bunda sudah tiada?" Tanya Raya serius.

"Belum tau, Om masih bingung mau menyampaikan nya. Om takut kesehatan opa terganggu" ucap Kelvin

 "Tapi tadi pagi oma menelpon om, bertanya soal kabar dan ingin bertemu" ucap Lian

"Raya takut, apa mereka mau menerima raya nantinya?" Raya

"Tenang saja ada kami, kita lihat saja nanti " ucap Lian

"Baik om " jawab Raya dan setelah itu mereka pun terdiam cukup lama dan terdengar suara Raya kembali.

"Om, saat bunda dan ayah menikah bukanya opa datang, lalu bagaimana cara mereka menikah, kok gak ketahuan jika opa orang kaya" tanya Raya.

"Saat itu opa tidak bisa jadi wali nikah karena Opa sedang koma, sehari sebelum pernikahan, ada seseorang yang mencelakai opa, padahal waktu itu bunda akan memberikan kejutan dan akan menunjukkan siapa dirinya tapi lagi lagi gagal, dan Oma memberi kuasa untuk wali hakim.

"Oh gitu, tapi om kita harus kasih tau sekarang soal bunda, jika kelamaan akan jadi masalah nantinya, raya yakin Oma dan opa akan kuat" ucap Raya

"Tapi om takut mereka shock" ucap Liam

"Opa dan Oma siapa yang paling tenang dan tidak ada penyakit jantung" tanya Raya

"Oma adalah orang yang paling tenang" jawab Kelvin dan Liam serta Kean bersamaan.

"Baik jika begitu kita harus menelpon Oma sekarang, bukanya sekarang adalah siang disana?" Tanya Raya.

"Iya benar, disana siang saat ini " jawab. Liam

"Baiklah ayo kita telpon sekarang " ajak Raya

"Siapa yang mau bicara, aku takut" ucap Kelvin dan Kean bersamaan

"Kenapa takut?" Tanya Raya

"Oma orang yang baik tapi sangat tegas dan ceplas-ceplos" ucap Kean

"kita telpon sama sama jadi jika kena marah ya sama sama" ucap Raya

"Baiklah" ucap Kelvin dan Liam serta Kean

Mereka pun mencoba menghubungi Oma dari Raya, mereka akan melakukan video call tapi sudah dua panggilan belum ada jawaban jingga panggilan ketiga baru di sambut.

Liam📞

"Halo assalamualaikum mommy safiyya"

^^^Oma Safiyya📞^^^

^^^"Waalaikumsalam Lian, ada apa tumben sekali kamu menghubungi mommy duluan. Ada apa dengan kakak mu, apa dia baik baik saja?" Tanya Oma yang terlihat khawatir walau masih tenang.^^^

^^^Liam 📞^^^

"Ma maaf kan Lian, maafkan Lian baru kasih kabar mama karena Lian juga baru tau tadi pagi kabar ini dari Soraya" ucap Lian dengan rasa bersalah dan takut.

^^^Oma Safiyya📞^^^

^^^"Bicara yang jelas Lian ada apa ini, dan siapa Soraya baru kali ini kalian membahas nama itu?" Tanya Oma safiyya^^^

Liam

"Soraya adalah putri tunggal kak Sovia" jawab Lian

^^^Oma Safiyya📞^^^

^^^"Apa putri Sovia, kenapa selama 17 tahun ini kalian sangat sulit jujur pada mommy. Kalian selalu menutupi banyak hal dari mommy, lalu dimana cucu mommy dan diaman Sovia sekarang, mommy Selalu mencari nya tapi kamu tau sendiri dia sangat pintar menyembunyikan diri sampai sampai kami sangat sulit mencari nya. Kalian juga selalu menurut padanya, hingga terakhir kali dia menghubungi mommy untuk tidak mencarinya dan dia bilang dia baik baik saja, karena kami berjanji padanya karena itu kami tidak mencari lagi, apa lagi dia mengirimi fotonya tapi dia selalu merahasiakan siapa anaknya" ucap Oma Safiyya^^^

Liam

"Maaf mommy, ini semua demi kebaikan kita semua, nanti jika Soraya sudah dewasa dan kuat baru bisa kita tau masalah nya. Karena semua itu di simpan kak Sovia di suatu tempat dan hanya Soraya yang bisa mengambil bukti kenyataan itu" ucap Lian

Kelvin

"Mommy ada hal yang lebih penting saat ini yang perlu kami sampaikan untuk masalah kenapa selama ini itu kita simpan sampai usia Soraya 22 tahun nanti" ucap Kelvin

^^^Oma Safiyya📞^^^

^^^"Emhhh baiklah mommy akan menunggu nya, lalu apa yang kalian ingin sampaikan?" Tanya Oma safiyya^^^

Liam

"Mommy kemarin malam kak Sovia mengalami kecelakaan bersama suaminya, dan meninggal di tempat"

^^^Oma Safiyya^^^

^^^"Apaaa...!!! Tidak mungkin Lian, jangan bercanda nak" mommy safiyya yang shock dan menangis seketika^^^

Kean📞

"Tidak mommy kami tidak bercanda, kami juga awalnya tidak tau tapi tadi pagi Soraya menghubungi kami" ucap Kelvin dengan sedih.

^^^Oma Safiyya^^^

^^^"Hiks... hiks... Hiks.., bagaimana bisa kenapa Sovia meninggalkan mommy, mommy menahan rindu demi kamu tapi kamu meninggalkan mommy selamanya"^^^

"Mommy kenapa menangis, bicara dengan siapa mommy?" Tanya pria di sebrang sana.

"Daddy... Putri kita, putri kita meninggal hiks... hiks.. hiks.." jelas mommy safiyya kepada suaminya Daddy Matteo Abraham Dimitri

" Mommy tau dari mana dan apa itu benar, bagaimana bisa tiba tiba meninggal, tidak mungkin" ucap Daddy matteo

"Itu Lian yang berbicara bersama Kelvin" ucap mommy safiyya dengan tangisan nya.

"Lian tolong ceritakan semuanya" ucap Daddy tegas.

"Baik Daddy" jawab Lian dan mulai menjelaskan semua yang terjadi seperti yang di ceritakan ke mommy dan juga cerita bunda Sovia yang meninggal karena kecelakaan, serta menceritakan bagaimana dia tau dari Soraya putri bunda Sovia. Lalu bagaimana Soraya tau tentang Meraka hingga pengusiran Soraya oleh nenek dan kakeknya.

"Begitulah Daddy mommy, semua yang terjadi" ucap Liam dan Kelvin yang bergantian bercerita.

"Lalu dimana cucuku" ucap opa Matteo yang berderai air mata seperti Oma.

Bersambung

Terpopuler

Comments

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊

lian kah liam🤔

2025-01-10

0

mak mak doyan novel

mak mak doyan novel

diaman? typo

2024-12-05

0

sasip

sasip

suka ceritanya.. 👍🏻 semangat berkarya terus ya.. tapi mohon maaf neh, sejujurnya terasa aga aneh seh kalau keluarga yg kaya raya banged, masa keberadaan anak kesayangan sendiri ga bisa dilacak dalam kurun waktu yg sekian lama? umur cucunya aja udah 16 tahun kan itu? berarti secara logika anak kesayangannya itu sudah meninggalkan mereka lebih dari 17 tahun.. masa iya ga bisa diselidikin keberadaannya? 😉🤭

2024-10-12

4

lihat semua
Episodes
1 Tangisan Soraya
2 Pengurus makan
3 Surat dari bunda
4 Bertemu Liam dan Kean
5 Bertemu Tiga Om Tampan
6 Cerita Bunda Sovia
7 Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8 Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9 Perpisahan
10 Membantu
11 mencari penghianat dan papa baru
12 Coklat dan bunga
13 Teman Baru
14 Pengganggu
15 Saraman Bersama
16 Lady Membuat ulah
17 Kerumah Raya dan penyekapan
18 Terluka dan Panik
19 pembalasan
20 Kembali
21 kebenaran
22 Papa Wili
23 Kembali kuliah dan teman baru
24 Kembali
25 Rencana ke makam
26 Ziarah ke makam
27 Kedatangan papa Wili dan lainya
28 Hari pertama ke rumah sakit
29 Tuan Mugia
30 Operasi berhasil
31 Aksara Bintang Dirgantara
32 Kelakuan Bintang
33 Pertemuan Ke Dua
34 Melody
35 Surat Bunda Sovia
36 Surat Bunda Sovia 2
37 pelaku
38 penyusup
39 Kebahagiaan Bintang
40 Rapat pemegang saham
41 Bertemu semuanya
42 Rapat
43 kebenaran
44 Kedatangan keluarga
45 Suri
46 Tekat Bintang
47 Bertemu Dian
48 pertemuan
49 Kepesta
50 Suri berulah
51 permulaan
52 Dian membuat ulah
53 Penghinaan
54 Memberi tau
55 kebenaran Raya
56 Cerita
57 Kedatangan Bintang
58 Kumpul
59 59
60 60
61 kumpul
62 62
63 Usaha Bintang
64 Musibah
65 Memberikan pelajaran
66 Sadar
67 tingkah Bintang
68 68
69 69 kelulusan
70 Kejutan
71 Tidak Terduga
72 Nasib Ambar
73 kekampus
74 persiapan
75 Akad Nikah Raya & Bintang
76 Resepsi pernikahan
77 Pasangan baru
78 kabar
79 bab 79
80 kabar heboh
81 Masalah
82 Penangkapan
83 83 Bintang Berulah
84 perjuangan
85 Masak
86 Panik dan bahagia
87 Enzi dan Enzo
88 Akikah
89 Calon pelakor
90 kumpul
91 Memberi pengertian
92 Bertemu Ambar
93 pernikahan
94 kumpul keluarga
95 Kabar gembira
96 Mengejutkan
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Tangisan Soraya
2
Pengurus makan
3
Surat dari bunda
4
Bertemu Liam dan Kean
5
Bertemu Tiga Om Tampan
6
Cerita Bunda Sovia
7
Menghubungi Opa dan Oma Soraya
8
Meninggalkan Kenangan Untuk Sementara
9
Perpisahan
10
Membantu
11
mencari penghianat dan papa baru
12
Coklat dan bunga
13
Teman Baru
14
Pengganggu
15
Saraman Bersama
16
Lady Membuat ulah
17
Kerumah Raya dan penyekapan
18
Terluka dan Panik
19
pembalasan
20
Kembali
21
kebenaran
22
Papa Wili
23
Kembali kuliah dan teman baru
24
Kembali
25
Rencana ke makam
26
Ziarah ke makam
27
Kedatangan papa Wili dan lainya
28
Hari pertama ke rumah sakit
29
Tuan Mugia
30
Operasi berhasil
31
Aksara Bintang Dirgantara
32
Kelakuan Bintang
33
Pertemuan Ke Dua
34
Melody
35
Surat Bunda Sovia
36
Surat Bunda Sovia 2
37
pelaku
38
penyusup
39
Kebahagiaan Bintang
40
Rapat pemegang saham
41
Bertemu semuanya
42
Rapat
43
kebenaran
44
Kedatangan keluarga
45
Suri
46
Tekat Bintang
47
Bertemu Dian
48
pertemuan
49
Kepesta
50
Suri berulah
51
permulaan
52
Dian membuat ulah
53
Penghinaan
54
Memberi tau
55
kebenaran Raya
56
Cerita
57
Kedatangan Bintang
58
Kumpul
59
59
60
60
61
kumpul
62
62
63
Usaha Bintang
64
Musibah
65
Memberikan pelajaran
66
Sadar
67
tingkah Bintang
68
68
69
69 kelulusan
70
Kejutan
71
Tidak Terduga
72
Nasib Ambar
73
kekampus
74
persiapan
75
Akad Nikah Raya & Bintang
76
Resepsi pernikahan
77
Pasangan baru
78
kabar
79
bab 79
80
kabar heboh
81
Masalah
82
Penangkapan
83
83 Bintang Berulah
84
perjuangan
85
Masak
86
Panik dan bahagia
87
Enzi dan Enzo
88
Akikah
89
Calon pelakor
90
kumpul
91
Memberi pengertian
92
Bertemu Ambar
93
pernikahan
94
kumpul keluarga
95
Kabar gembira
96
Mengejutkan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!